PRINCESS OF DARKNESS (My Beautiful Target)

PRINCESS OF DARKNESS (My Beautiful Target)
Tahta dan wanita



Hai semua jangan lupa tinggalkan jejak vote, like dan komentar ya.......🌹



...💞 Happy Reading 💞...


semua pelayan dan penjaga yang berada di paviliun Naga tercengang saat melihat apa yang kini terjadi dihadapan mereka.putra mahkota kekaisaran Kazehaya yang terkenal suka bermain dengan wanita namun tak pernah membiarkan satupun dari para wanita itu memasuki kediaman pribadinya akhirnya saat ini,hari ini dan waktu ini.pria itu,sang putra mahkota membawa seorang wanita masuk sembari menggendong tubuh wanita itu ala bridal dan berjalan dengan wajah penuh kebahagiaan memasuki kamar yang para pelayan itu lihat belum lama ini di bangun tepat disamping kamar sang putra mahkota.


" siapa wanita yang dibawa oleh yang mulia?"


"wanita itu sepertinya bukan orang Jepang!"


"astaga akan terjadi perang dengan nona Aikaru !!"


"bagaimana dengan nenek ratu? semoga beliau tidak membuat keributan!"


"lihat...lihat bukankah wanita itu sangat cantik?!! kulitnya seputih batu giok!"


bisik- bisikan heboh dari para pelayan di kediaman putra mahkota membuat telinga pria itu berdengung sakit,melirik pada Kabuto dan mulai berjalan cepat meninggalkan kaki tangannya mengurusi masalah dari para pelayan itu.


Kabuto berbalik dan menatap wajah para pelayan dingin.


"DENGAR!! WANITA ITU ADALAH CALON PERMAISURI DAN MULAI HARI INI JAGA MULUT KALIAN ITU!! SAMPAI HARI PENOBATAN KEBERADAAN CALON PERMAISURI TIDAK BOLEH TERDENGAR SAMPAI KELUAR PAVILIUN NAGA!! JIKA KALIAN SAMPAI MELANGGAR, PUTRA MAHKOTA AKAN MENGEKSEKUSI KALIAN DAN TUJUH KETURUNAN KALIAN! PAHAM?!!" ucap Kabuto lantang.para pelayan itu menegang dan mengangguk ribut kemudian dengan wajah penuh ketakutan semua berbalik dan mulai melakukan kembali pekerjaan mereka yang sempat tertunda.


Kabuto menyerigai dan mengangguk puas.para pelayan ini harus diingatkan akan tempat dan posisi mereka agar tidak lancang.


...............❇️❇️.............



Hyuga memasuki kamar yang berada tepat disamping kamarnya dengan senyum lebar yang tak pernah luntur dari wajah tampan nya.


tubuh mungil nan hangat Liora terasa mampu membakar hatinya yang telah lama membeku.bahagia dengan cara apapun yang bisa dilakukan.


pria itu meletakkan tubuh indah Liora diatas ranjang perlahan dan menyelimuti calon permaisuri-nya dengan lembut.


jemari Hyuga membelai lembut rambut panjang sehalus sutra itu perlahan dan mengecup ujung dari surai itu penuh cinta.


tok.....tok...tok


"yang mulia...ini saya kabuto.ada hal darurat yang ingin saya katakan!!" ucap Kabuto dari balik pintu.


Hyuga melirik sekilas pada pintu dan berucap tegas.


"masuk!"


Kabuto masuk dengan kepala menunduk sopan,tak lama ia menatap Hyuga dalam.


Hyuga mengangguk dan Kabuto mulai bicara.


"yang mulia......kaisar...kaisar dan nenek ratu memanggil anda ke Balairung" ucap Kabuto gagap.demi apapun informasi apapun didalam istana akan menyebar secepat hembusan angin.benar-benar membuat sakit kepala.


berdecak kesal lalu bangkit menuju Kabuto setelah merapikan kembali jas-nya.Hyuga menatap sosok Liora dan membelai wajah wanita itu sayang.


"aku akan segera kembali permaisuriku,dan saat aku kembali kuharap kau sudah sadar" gumam pria itu tegas.berbalik dan segera berjalan keluar dengan Kabuto yang mengikuti dari belakang.


"yang mulia,apa yang akan anda katakan jika kaisar dan para menteri istana bertanya tentang nona Liora?" Kabuto bertanya sembari mengikuti langkah cepat Hyuga.


"memangnya apa? aku tak akan membiarkan mereka mengaturku!!" ucap pria itu dingin.


Kabuto mengangguk dan memilih diam.


mereka telah tiba didepan pintu masuk ruang Balairung.kasim yang melihat kedatangan calon kaisar itu menyeru lantang.


"YANG MULIA PUTRA MAHKOTA HYUGA TELAH TIBA!!"


pintu ruang Balairung terbuka perlahan oleh dua orang dayang.


Hyuga berjalan masuk dengan Kabuto yang berdiri menunggu di luar Balairung.


"Saya memberi salam pada anda,yang mulia kaisar Hideki" ucap Hyuga dengan wajah datarnya.


"kau.apa yang kau lakukan putra mahkota?!! beraninya kau membawa masuk wanita asing kedalam istana naga!!" amuk nenek ratu Aiko berang.


"wanita asing? dia adalah permaisuriku jadi jangan pernah menyebut dirinya wanita asing!!" balas Hyuga dingin.


"kau tidak bisa mengangkat permaisuri tanpa izin dari ratumu dan kau tidak bisa berbuat seenaknya Hyuga....dia...wanita itu adalah istri dari seseorang. bukankah begitu?!!" ucap kaisar Hideki membuat seluruh mata para pejabat kekaisaran membola.


"putra mahkota!! sungguh tindakan tidak terpuji anda membawa istri seseorang kedalam kediaman calon kaisar!! anda sungguh keterlaluan!!" ucap Perdana mentri,ayah dari Aikaru.


"Putra mahkota.kau bahkan lebih tau siapa suami dari wanita itu! kembalikan dia dan jangan menyebabkan kekacauan besar jika mereka tau kau membawa wanita itu ke istana" ucap Kaisar mencoba tenang.


"ampun yang mulia, siapkah wanita itu hingga yang mulia tampak tertekan?" ucap salah seorang Mentri yang berdiri dikursi mentri keuangan kekaisaran.


"kalian pasti tau Wiguna bukan?wanita itu adalah menantu dari putra sulung Rafendra!!" ucap kaisar memancing.


mata para pejabat itu membola horor.Wiguna? keluarga mafia besar dari benua Eropa itu? bahkan berita saat kepala keluarga Wiguna membantai keluarga Yakuza Takegawa masih teringat jelas dibenak mereka.Rafendra! pria iblis tirani itu bahkan namanya menjadi momok menakutkan bagi kelompok-kelompok gangster diseluruh benua ini.dan kini putra mahkota berani membawa bom waktu pulang ke istana? apa pria muda itu sudah gila?!.


"kalian tidak perlu banyak bicara disini.ini adalah urusanku dan istana tidak akan kulibatkan untuk itu,cukup tutup mata dan mulut kalian tapi buka telinga kalian baik-baik" sarkas Hyuga jengah.


sementara itu....


Liora membuka mata perlahan dan mulai mencoba duduk.


Nyutttt...


"issshhhh"


wanita cantik itu mendesis lirih kala merasa kepalanya begitu berdenyut sakit.ia menelisik dimana ia kira-kira berada kini.


ruang klasik dengan dinding kaca melingkupi sekitar ranjang. kamar dengan perabotan mahal nan elegant juga lantai yang terbuat dari kayu,ada lampu kristal ditengah ruangan serta sebuah balkon yang terlihat dari salah satu sisi ranjangnya.


Liora perlahan bangkit dan mencoba mencari tahu dimana dia.tangan halus nan putih itu terulur membuka sebuah pintu besar dengan daun pintu geser yang terbuat dari ukiran bambu.


"ini...?"



sebuah walk in closet mewah berisi segala jenis kebutuhan wanita tersedia rapi disana,walau tidak sebesar miliknya di mansion Wiguna.namun tetap saja semua merk didalam sana sangat fantastik.


Liora berdiri linglung menatap kedalam ruangan.apa-apaan ini? hingga.


deg.........


tubuh wanita cantik istri dari Arkansas itu menegang kaku saat sebuah lengan kini melingkari pinggangnya dan wajah seorang pria yang tiba-tiba bertumpu diatas bahunya.


"jadi kau sudah bangun permaisuriku? apa kau suka walk in closet milikmu ini?" pria itu bertanya lembut sembari menghirup aroma vanila manis dari tubuh indah wanitanya.


Brukhhhh


saat kesadaran mulai kembali,Liora


pria itu tersenyum mengerikan mendapati penolakan dari wanita cantik dihadapan-nya itu.mata tajam mengelap dan ia mulai berujar dingin.


" seorang permaisuri tak pantas menolak calon rajanya!!" master menekan dingin sembari menatap tajam mata indah yang selalu membuat darahnya berdesir.


Liora menatap dingin sosok pria dihadapannya itu,jangan samakan dia dengan wanita lemah dan pasrah diluar sana jika ia tak bisa melawan kembali.


"Rajaku hanya suamiku.seorang raja seperti dirimu hanya pantas mendapat penolakan,tidak ada laki-laki terhormat yang menculik istri dari pria lain dan kau adalah bajing*n yang bersembunyi dari balik wajah penuh topeng malaikat kepalsuan itu!!" ujar Liora telak.


"suami heh?!! kau tidak memiliki suami selain diriku dan kau adalah calon istriku jadi lupakan mafia sial itu!!" tekan Hyuga mencoba menahan emosinya.


"kau yang bajing*an sial!! kau.kau tidak bermoral!! pergi...lepaskan aku!!" ucap Liora murka.


"DIAM!!"


"KAU YANG DIAM SIALAN!!LEPAS-"


PLAK.........


wajah cantik liora menoleh seketika,wanita itu terkekeh sinis kala rasa panas menjalar mulai terasa dipipi dimana mendapat tamparan untuk pertama kalinya setelah tamparan William dimasa lampau.


Hyuga membeku,pria itu menatap telapak tangan yang baru saja ia gunakan menampar wajah wanita yang ia cinta.cinta? entahlah ia hanya merasakan perasaan ingin memiliki dihatinya.apapun itu akan ia dapatkan.


tangan itu bergetar dan saat Liora menoleh dan menatapnya kembali dengan sorot mata dingin penuh kebencian itu,hati Hyuga mencelos sakit.


Hyuga mencoba mendekat dan ingin memeluk tubuh wanitanya.satu langkah ia maju dan Liora mundur dengan tiga langkah menjauh.


"pergi" ucap Liora dingin.


"maaf...maafkan aku Liora....sayang tolong izinkan aku melihat wajahmu lebih dekat" ucap Hyuga memohon.


"kau tuli?!! kubilang pergi... tinggalkan aku!!" desis Liora tajam.


Menghela nafas dan akhirnya Hyuga keluar.sebelum pintu itu tertutup pria itu berujar lembut.


"istirahatlah dan saat fikiranmu tenang,aku akan kembali"


blam.....


pintu tertutup.


hening......


tubuh Liora luruh kelantai,air matanya jatuh mengingat senyum dan sentuhan lembut Arkansas.


"hiks...Ar.....kumohon jemput aku hiks...jujur aku takut hiks..." ucap Liora lirih sembari mengusap perutnya sayang.


"sayang bertahanlah Daddy akan jemput kita nanti" menghela nafas lalu berjalan kembali kearah ranjang.ia butuh tidur dan melupakan semua yang terjadi.


Jepang ,pukul 12 siang.


Liora kini telah terbangun,percuma ia berusaha tidur namun fikiranya terus melanglang buana.akhirnya ia memilih berdiri di balkon menatap seluruh taman bunga aster dibawah balkon kamarnya.


hingga.....


Brakhhhh.....


...........❇️............


Aikaru berjalan dengan amarah diujung batas kesabaran nya.setelah melihat kepergian Hyuga,wanita itu memasuki paviliun Naga dan masuk ke kamar dimana Liora beristirahat.


"nona Aikaru anda tidak boleh masuk tanpa izin putra mahkota!!" tegas dayang yang menjaga didepan pintu kamar Liora.


Aikaru mendelik dan mendorong tubuh kedua dayang yang menjagal jalan nya hingga.


Brakhhh..........


wanita itu masuk dengan mendobrak pintu dengan kasar.


kedua wanita itu bertatapan dalam diam,nafas Aikaru memburu menatap wanita calon rivalnya itu.Liora menatap malas wanita yang entah siapa itu.


"siapa kau? apa perlu kucongkel bola matamu itu?! kau tidak sopan memelototi orang seperti itu dengan mata sipit jelekmu itu!!" ucap Liora jengah.Aikaru meradang.belum apa-apa dirinya yang calon ratu itu sudah dihina begini oleh wanita yang datang dari antah berantah seperti ini? Aikaru berjalan dan menunjuk Liora bengis.


"wanita murahan!! berani sekali kau menggoda calon kaisar dan kau.berani sekali kau menghina diriku!! aku calon ratu kekaisaran ini dan kau akan mati jika aku berkehendak!!" ucap Aikaru emosi.


Liora terkekeh sumbang dengan wajah cantiknya yang nampak sekali sedang menahan kebosanannya.apa wanita Jepang itu tengah mendongeng? Liora sungguh bosan mendengar suara wanita asing itu.


"huft......kau ingin membunuhku? hahahaha...aduh lucu sekali? sebaiknya kau urusi saja urusanmu dengan pria gila itu.kau fikir aku mau berada disini? aku wanita murahan kau bilang?! harusnya kau berkaca diri nona!! pria itulah yang membawa paksa diriku,asal kau tau!!" ucap Liora tertawa sinis.


"kau.kau wanita rubah! aku membenci dirimu yang telah merebut hati calon suamiku!!" Murka Aikaru dengan mata memerah menahan tangis.


Liora terdiam,menatap kasihan pada wanita malang dihadapan-nya itu.membenci dirinya hanya karena seorang pria yang bahkan tak mau melihat cinta darinya.Liora merasa prihatin,sungguh.


Liora bangkit dan berjalan mendekati sosok Aikaru yang terlihat dibungkus apik dengan lautan amarah,kebencian,kecemburuan dan putus asa.


Pukh.....


tangan halus Liora bertengger manis dibahu bergetar Aikaru.


"sekarang aku tanya padamu.apa,apa yang sudah kuberbuat padamu hingga rasa benci itu tumbuh dihatimu? apakah aku yang meminta semua ini terjadi? pria itu masalahnya.kau mencintainya tapi dia tidak.dia mencintai diriku katanya, namun aku mencintai suamiku lalu dimana salahku?!!" ucap Liora dengan suara yang begitu lurus tanpa emosi,tenang.


Plak....


tangan Liora ditepis kasar oleh Aikaru.


"kau!!" tunjuk Aikaru pada Liora penuh dendam.


"kau masih berani bertanya?!!kau dan kehadiranmu saja sudah salah!! kau merusak semuanya.aku tidak bisa mendekati yang mulia karenamu!!" maki Aikaru menatap nyalang wajah dingin Liora.


"baiklah.kau sangat ingin laki-laki itu bukan?!! ambil!! bawa dia menjauh dariku,aku bahkan tidak sudi melihat wajahnya" ucap Liora acuh.


Aikaru tertawa kecut.ia menatap wajah cantik Liora iri,tak lama ia mulai duduk disalah satu sofa dan menyilangkan kedua kakinya angkuh.


"kau tahu nona.saat kulihat wajahmu aku berfikir sudah berapa banyak laki-laki yang kau ajak tidur bersama? ah...aku kemudian mengerti,pasti putra mahkota sudah merasakan tubuhmu juga hingga dia rela membawamu kemari sebagai penghangat ranjang dengan title permaisuri sebagai pengalihan.kau menjual tubuhmu pada calon suamiku hingga kau bisa merasakan posisi tinggi di istana ini!!" ucap Aikaru sarkas.


hening....


Liora menutup mata kala kepalanya berdenyut sakit mendengar kata-kata tak berotak wanita dihadapan-nya itu.membuka mata dan menatap sosok Aikaru menyelidik.


wanita Jepang itu memakai kimono modern yang benar-benar terbuka hingga belahan dadanya menyembul keluar.make up tebal dengan bibir yang berwarna merah penuh,parfum bunga yang terlalu menyengat hidung dan entah mungkin wanita itu tak memakai pakaian dalam hingga apa yang berada dibalik kimono itu terlihat membayang.Liora terkekeh mengejek.


"aku binggung dengan isi otakmu nona.kau mengatai aku tanpa berfikir,apa kau tengah mengatai dirimu sendiri? kau bilang tidur dengan pria? oh God!!.... i'm the Queen of Wiguna Great Kingdom and i'm not like you.i'm a married woman and i don't need another man once the greatest man is my husband. jadi kuharap gunakan otakmu sebelum menghina orang lain" balas Liora tajam.Aikaru meradang.


Brakhhhh...


TBC......


lelah...sedih dan meradang.silent reader ini benar-benar nimbun dosa!! susah banget hanya buat tekan like dan bintang buat support kami!! gratis saja susahnya minta ampun apalagi pake bayar.sudahlah El pasrah saja nangis dulu deh!.