
Hai semua jangan lupa tinggalkan jejak vote, like dan komentar ya.....🌹
...💞 Happy Reading 💞...
Flashback
pintu kamar mandi maid itu tertutup keras.
Hueekkkkk.....
Anggi tersentak kala mendengar suara seperti orang muntah dari balik pintu kamar mandi para maid.wanita paruh baya itu segera meraih ponselnya dan menelpon nomor putra sulungnya.
bip....
"ia mom" suara berat Arkansas terdengar samar.dan dari seberang Anggi juga dapat mendengar begitu ramai disana, seperti putranya tengah rapat.
"Kansas......cepat pulang istrimu muntah-"
Tut......
Anggi mendengus atas ketidak sopanan putranya itu,menutup telpon bahkan sebelum ibunya selesai bicara.anggi menghela nafas sabar.
ceklek....
Liora keluar dengan wajah pucat dan tubuh yang terlihat lemah.
"kak.....kakak kenapa?!! mana yang sakit kak?!!" tanya Ara cemas.gadis itu memapah tubuh Liora bersama seorang maid dan membawa Liora menuju sofa di ruang keluarga.
"Liora mana yang sakit nak,coba kasih tau mommy?" tanya Anggi lembut.wanita paruh baya itu duduk disamping Liora dan memijit tengkuk menantunya itu lembut.
"tidak apa mom....perut sama kepala Liora sedikit tidak enak" Ucap Liora pelan.sungguh Liora merasa tenaganya terkuras habis.
"mom telpon mami Zeline ya buat periksa kamu?" Anggi berucap lembut, sungguh wajah pucat Liora membuatnya sangat cemas.
"tidak mom... Liora mau tidur saja" balas Liora lirih.
Ara menggeleng ribut dan mulai berucap sabar.
"kak....kakak itu sakit,wajah kakak pucat biarkan mom telpon mami Zeline" ucap Ara protes.
Liora mendesah, Wanita itu menatap dalam wajah cemas ibu mertua serta adik iparnya itu.dan tak lama kesadarannya pun hilang.
"LIORA......"
"KAKAK....."
Anggi dan Ara terpekik kaget saat Liora jatuh tak sadarkan diri.
Falsback off
............❇️...........
Anggi berjalan mondar-mandir didepan ranjang dimana menantunya itu tengah tidak sadarkan diri,Ara sudah menelfon Zeline sebelumnya dan beberapa menit lagi mungkin ibu dari Gabril itu akan tiba.
Brakhhhh........
"ASTAGA TUHAN!!! KANSAS.........ANAK INI,APA KAU TIDAK BISA PELAN SEDIKIT?!! JANTUNG MOM BISA BERHENTI KARNA ULAHMU!!' sembur Anggi kaget saat Arkansas dengan kasar mendobrak pintu kamar itu dan masuk dalam keadaan kacau.
dasi sudah longgar,kemeja yang kancingnya sudah lepas dua baris,serta jas yang sudah entah kemana? sungguh Anggi melihat penampilan putranya kini kaget setengah mati.
"bagaimana istriku mom?!!" Arkansas berucap kalap tanpa memperdulikan lagi ocehan sang ibu.anggi mendesah putus asa sedang Ara sudah menggeleng iba menatap wajah kesal sang ibu.
"tunggulah Mamimu datang,dia akan periksa Liora sebentar lagi" ucap Anggi sembari berjalan dan duduk disamping Ara yang sudah sibuk menutup mulutnya agar tak tertawa melihat wajah kesal Anggi.sungguh kakak sulungnya ini benar-benar jelmaan iblis yang suka membuat orang darah tinggi,contohnya saja ibunya kini.
"engghhh" suara erangan seseorang mengalihkan atensi ketiga orang tersebut,Liora nampak membuka mata perlahan dan dengan sigap Arkansas duduk disamping sang istri dan dengan lembut membantu istrinya duduk.
"kamu kenapa sayang? mana yang sakit kasih tau aku?!!" ucap Arkansas lembut membelai wajah pucat sang istri.
Liora menggeleng lemah.
"kita kerumah sakit sekarang!!" ucap Arkansas tegas kala melihat betapa lemah dan pucat wajah cantik istrinya itu.
" tidak Ar...biarkan aku tidur sebentar,aku hanya butuh berbaring" jawab Liora serak.
Arkansas menggeleng dan menatap tajam sang istri,bagaimana Liora bisa bicara hanya butuh istirahat kala wajah wanita itu sudah sangat pucat? Arkansas mengeram kesal.
"butuh istirahat apa?!! kau sakit Liora dan aku tidak mau terjadi apa-apa karna itu!! " suara Arkansas naik satu oktaf,Liora tersentak dan tak lama manik indahnya terlihat berkaca-kaca.
"KANSAS!! JANGAN BENTAK ISTRIMU!!" pekik Anggi tajam.Arkansas menghela nafas,bukan maksudnya membentak istrinya.ia hanya terlalu cemas,bahkan ia hampir menabrak saat menuju ke mansion tadi karena terlalu mengebut dan fikiran-nya yang melayang kemana-mana akibat khawatir akan istrinya.
"maaf sayang,aku hanya tidak ingin terjadi apa-apa padamu.maaf baby jangan menangis" bujuk Arkansas penuh sesal.pria itu mengusap pipi memerah Liora yang sudah basah oleh air mata dan mengecup kening wanita cantik itu sayang.
cup.......
"tidurlah aku disini bersamamu" bisik Arkansas kemudian membawa istrinya. berbaring dengan dirinya yang memeluk tubuh Liora lembut.Liora mengangguk lemah dan mulai terpejam.
.............❇️............
kini ruang tamu Mansion Wiguna telah dipenuhi oleh para inti BE,para ayah dan ibu mereka.para sahabat Liora bahkan datang dengan wajah panik saat Ara memberi tahu mereka bahwa Liora sedang sakit.
sementara itu,Zeline sudah masuk membawa tas berisi alat-alat medis miliknya.
Arkansas menunggu dengan gelisah didepan pintu kamar saat Zeline bersama Anggi dan Zenit masuk kedalam.
"bisa kau duduk bos?!! kau membuat kepala kami pusing karena ulahmu!!" sembur Gabril mulai kesal melihat Arkansas yang terus mondar-mandir layaknya setrika dihadapan mereka.Arkansas kini terdiam dan menatap tajam pada sosok kawan-kawannya itu dan seketika para pria itu terdiam dengan senyum kikuk mereka.sial!! mereka sudah salah menganggu singa jantan yang dalam mode siaga penuh.
Ceklek.......
semua mata kini tertuju sosok Zeline yang terlihat keluar dengan mimik wajah penuh arti.
"bagaimana istriku mi?!!" Arkansas langsung bertanya cepat .Zeline menatap Anggi yang sudah mengulum senyum misteriusnya.
Arkansas mendesah dan akhirnya duduk angkuh menatap Zeline kesal,wanita paruh baya itu terkekeh dan mulai buka suara setelah meneguk segelas teh dingin yang disediakan seorang maid.
"jadi.semua baik-baik saja Kansas,kau tidak perlu cemas!" ucap Zeline begitu santai tak perduli wajah Arkansas yang kini bak predator siap memakan orang.
"bagaimana mami bisa mengatakan semua baik-baik saja?!! istriku bahkan muntah-muntah dan tidak sadarkan diri.apa yang baik-baik saja?!!" suara Dingin nan bernada bengis Arkansas terdengar murka meski wajah pria itu nampak tenang.
Semua orang seketika menutup mata kala mendengar alunan suara bak melody kematian itu,bahkan Zeline hampir spot jantung karenanya.
"tenang dulu Kansas!! biarkan Mamimu bicara,tak perlu emosi begitu!!" suara Rafendra terdengar tenang mengingatkan.Arkansas menghela nafas dan menutup mata sejenak lalu kembali menatap wajah ibu dari Gabril itu tenang.
"istrimu baik-baik saja kansas.percayalah pada mami!! ini hanya sebuah gejala awal dar-"
"gejala?!! apa maksudmu mi?!!" Zeline berdecak kesal kala ucapanya terpotong begitu saja oleh Gabril putranya sendiri.
"bisa diam tidak?!! apa perlu mami jahit mulutmu itu hah?!! jadi anak tidak ada sopan sama orang tua!!" sembur Zeline dibalas kekehan kikuk putranya itu.
"jadi?!!" tanya Arkansas tajam.
Zeline tersenyum manis lalu berucap santai.
"mami akan meminta seorang teman dokter spesialis untuk meresepkan obat pereda mual dan pusing Liora" jelas Zeline lalu wanita itu melirik Anggi yang mengangguk mantap.
"dan Kansas.selamat istrimu-"
"mami kenapa sih?!! kakak ipar Tristan lagi sakit malah bilang selamat!! wah....mami dokter gadungan nih!!" Tristan berucap santai memotong kembali Ucapan zeline.dokter paruh baya itu mengeram dan menoleh pada Tristan dengan sorot mata pembunuh kejam miliknya.
"diam!! mau kamu mami mutilasi hah?!!" Sembur Zeline emosi.Zoya terkekeh melihat interaksi absurd keluarga nya itu sedang Para ibu lainya sudah malas ikut campur.biarkan saja anak-anak tidak berakhlak itu sesuka hati mereka.
"mami tega sekali?!! nanti kalau putra tampan mami ini dimutilasi,tidak ada lagi lah anak setampan dan seimut Tristan ini!!" ucap Tristan dramatis.
" kalau kamu mati masih ada Lukas buat mami!!" jawab Zeline santai.
duar......
BWAHAHAHHA....
bagai petir disiang bolong,Tristan menatap syok tawa membahana para ayah dan kawan-kawan laknatnya itu.para gadis? mereka hanya terkekeh geli melihat kelakuan para kekasih mereka.
"teganya............hiks.....mommy......" adu Tristan dramatis.anggi menggeleng dan tersenyum lembut sembari membelai rambut hitam Tristan sayang.
"jadi?!!" Arkansas kembali berucap datar,sungguh jika mereka semua bukan saudara dan keluarganya maka Arkansas dengan senang hati memerintah Demon dan kawan-kawan hewan itu mencabik mereka semua.mendesah dan memijit pelipisnya yang terasa sakit,Arkansas memilih diam saja menunggu Zeline kembali bicara.
"huft...dengar semua dan jangan potong ucapan mami lagi!! Kansas.......selamat istrimu....dia hamil!!" ucap Zeline bahagia.
deg.......
jantung Arkansas terasa dipompa lebih cepat.para ibu dan sahabat Liora tersenyum bahagia dengan para ayah yang menatap Arkansas bangga.para inti BE? mereka sibuk bersiul menggoda yang diacuhkan oleh Arkansas,sungguh berita ini merupakan berita terbaik dari sekedar memenangkan Tender bernilai jutaan dollar.
"ha...hamil?!! ma..mami serius?!!" gagap Arkansas dengan wajah bodohnya.
"hahaha...benar!! selamat kau akan menjadi ayah sebentar lag-" Zeline mendengus kala Arkansas sudah meninggalkan nya begitu saja dan berjalan cepat membuka pintu kamarnya.
"dasar anak itu?!! hei Rafendra....kau dan Arkansas sama saja selalu arogan!!" sembur Zeline yang menatap kesal wajah tenang Rafendra.sungguh mengapa para pria Wiguna ini sangat dingin? apa hati mereka terbuat dari batu? Zeline berdecak kesal.
sementara itu......
Arkansas berjalan tergesa-gesa masuk dan menemukan Istrinya tengah terbaring diatas ranjang dengan senyum manis di wajah lelahnya.
Arkansas tersenyum dengan manik yang bergetar menghampiri istri manisnya itu.
Semua orang mengikuti langkah Arkansas dalam diam.Senyum bahagia nan haru mereka terukir jelas terutama anggi.ia rasanya baru kemarin menimang kedua putra kembarnya itu dan kini tak terasa sebentar lagi ia akan bisa mendapatkan cucu pertamanya.
Liora menyentuh perut ratanya dan mengusapnya dengan senyum haru penuh syukur itu.
Greph........
Arkansas memeluk dan menghujani wajah Liora dengan ciuman bertubi-tubi,rasa bahagia membuncah dihatinya.
"hiks....disini...disini ada bayi kita Ar.... sebentar lagi kita akan menjadi ayah dan ibu hiks....apa kau dengar itu?!!" Liora berucap disertai tangisan kebahagiaan yang disambut pelukan cinta Arkansas.
"ia...ia...sayang....terima kasih telah mengandung calon anak kita!!" Ucap Arkansas bahagia.
"bicara apa kau ini?!! itu adalah tugasku sebagai istrimu!! dan terima kasih telah menjadi suamiku" balas Liora dengan senyum cerah diwajahnya yang masih terlihat pucat meski tak sepucat sebelumnya.
Arkansas berbalik dan menatap kawan-kawannya sombong.
"kalian dengar?!! istriku hamil,liora hamil dan aku akan segera menjadi ayah!! dan kalian menikah saja belum! ck....ck....ck...kasihan!! mau kuberi tips membuat adonan bayi sekali jadi tidak?!!' ucap Arkansas sombong,lihat karna begitu bahagia ia bahkan sampai keluar dari karakter dingin dan irit bicaranya itu.
Rion,Ryu, James,Tristan,Gabril,Marsel,Xander bahkan para gadis mereka melongo spechless melihat kelakuan luar biasa arkansas.apa pria itu kerasukan? seketika semua saling melirik kesal.
"wah.....coba lihat pria bermulut pedas itu?!! kau mengatai kami Kansas?! wah......Amazing!! aku sampai tak bisa berkata-kata!!" ucap Xander sinis.
mengangkat bahu dan tersenyum arogant,Arkansas mengabaikan wajah syok kawan-kawannya serta wajah geli para ibu dan ayah mereka itu.
"mom.....aku dan Kayra akan menikah Minggu depan.dan tidak ada protes!!" Rion Berucap tegas tak perduli wajah syok Anggi dan senyum malu kayra.rafendra? pria paruh baya itu hanya terkekeh mendengar ucapan rion.tentu saja tidak masalah mau menikah kapan saja,lagipula bahkan Rafendra bisa menyelenggarakan pernikahan mewah kapan saja.
"kami juga,Ryu sudah janji akan menikah dihari yang sama dengan Rion dan Xander.sedang Minggu berikutnya Marsel akan menyusul bersama Axel dan kami sudah membicarakan itu saat diindonesia" ucap Ryu menyambung.
"ya Tuhan aku terkena syok jantung!! anak-anak ini sudah gila!!" celetuk Selenia yang terlihat begitu kaget.
"AKU AKAN JADI SEORANG AYAH!! DAD...KAU DENGAR ??KAU AKAN SEGERA MENDAPATKAN CUCU!! " pekik Arkansas mengabaikan perdebatan kawan-kawan serta para ibu mereka.
Liora menggeleng geli sembari memukul lengan Arkansas gemas.kenapa suaminya menjadi manis begitu ? astaga Liora jadi ingin mengantongi pria tampan itu sendiri!.
"baiklah Daddy dan para ayah kalian akan segera membicarakan hal ini.kita akan menyambut berita ini dengan makan malam besar bersama para calon besan.jadi Daddy harap kalian segera mengurus semua bersama para ibu kalian!!" putus Rafendra diangguki Bimo dan para ayah yang ada.
"baik dad,kami memang sudah mempersiapkan ini sejak beberapa hari yang lalu" ucap Rion santai.Anggi tersenyum geli melihat tingkah laku lucu para putra mereka.
sungguh berita rencana pernikahan para putra dan calon cucu penerus Wiguna membaut Rafendra merasa bahagia.sebentar lagi anak-anak nya akan merasakan bagaimana mengurus anak dan belajar menjadi orang tua.
TBC........