PRINCESS OF DARKNESS (My Beautiful Target)

PRINCESS OF DARKNESS (My Beautiful Target)
kesalahan fatal



Hai semua jangan lupa tinggalkan jejak vote like dan komentar ya......πŸ¦…



...πŸ¦… H A P P Y R E A D I N G πŸ¦…...


...πŸŽ„...


...H...


...A...


...P...


...P...


...Y...


...N...


...E...


...W...


...Y...


...E...


...A...


...R...


...S...


...πŸŽ„...


Malam dengan udara dingin menusuk dan keadaan sunyi disertai gerimis kecil membasahi setiap sudut dari kota yang kini hampir sebagian penghuninya bersiap menyapa buaian mimpi.


dan disalah satu jalanan sepi itu,sebuah motor sport melaju kencang dengan wajah gelisah sang pengendaranya.


"damn!! mengapa aku bisa melupakan untuk menjemput Freya?!! sial,jika saja Samantha tidak menelepon habislah aku!!" rutuk James sembari membawa motornya semakin melaju dengan gas terkendali penuh.


# flashback on#


Galaxy club


Seorang pria tengah duduk ditemani dua orang wanita penghibur yang kini tengah memberi servis pada sang pria.


James! pria Player itu benar-benar tenggelam dengan permainan para penghibur yang dengan suka rela datang sendiri padanya.jangan tanya mengapa hingga kini ia belum mau menikah,sungguh! Jeremi dan sang istri sudah pusing melihat kelakuan James dengan pola hidup bebasnya.diantara para inti memang dialah yang paling hancur mengenai jalan hidup.


jangan tanya apakah ia masih suci ? yah.benar! James memang suka bermain wanita namun diantara semua itu,tak pernah sekalipun ia memberi sentuhannya pada wanita.wanitalah yang harus memuaskan dirinya! James dan segala sifat dirinya yang berbeda hampir 180Β° dari saudara intinya yang lain.namun apa boleh buat,memang begitulah dia!.


"ahhhhh........bit*h!! lakukan dengan benar,jangan sampai gigimu mengenai milikku!! atau kubunuh kau!!" desis James ditengah rasa nikmat yang membuat juniornya berkedut.


wajah kedua wanita itu memerah melihat betapa tampannya pria dewasa yang kini tengah mereka puaskan.


wajah Tampan dengan otot perut terbentuk sempurna dan jangan lupakan pusaka yang mengacung tegak nan besar tepat didepan mata mereka.


blow job!!!


James mengerang dengan kepala menengadah membiarkan para wanita bayarannya bekerja memuaskan hasrat lelakinya.james masih berpakaian lengkap hanya saja juniornya keluar bebas dari sarangnya.dan kedua wanita itu sudah naked dengan satu duduk diatas pangkuannya dan satu lagi berjongkok memuaskan bagian bawahnya.


tubuh wanita itu terguncang akibat kasarnya tangan kekar itu menyiksa tubuhnya .


hingga......


"ahhhhh......" wanita diatas pangkuan James tumbang setelah ia keluar dengan wajah puas.hanya permainan tangan dan wanita itu tumbang.


"cih...payah sekali kau!!" sarkas James dan mendorong wanita itu jatuh dari atas tubuhnya.


drttt.......


sister Sam calling........


James mengeryit,menatap jam tangannya sudah pukul 10 malam dan mengapa Samantha menelpon? James meraih ponsel diatas meja ruang VIP club.


"well.... ada-apa Sam?" James bertanya sembari memasang kembali resleting jinsnya.tangan pria itu mengibas dan kedua wanita itu mengerti bahwa tanda untuk mereka segera pergi telah tiba.


"kak,kata kakak ipar Liora kau akan menjemput Freya? sungguh mengapa belum sampai juga? ini sudah hampir satu jam dari waktu pulangnya,kakak jangan aneh-aneh cepat antar Freya pulang!!"


DEG......


tubuh James menegang dan saat itu juga seakan seluruh waktu berhenti.


...# flashback off#...


sungguh demi seluruh karma yang harus James terima.kini jantungnya berdegup dengan perasaan ketakutan yang entah mengapa.


ia menekan Earphone sistem khusus buatan Axel untuk para inti terhubung dan ia menekan jalur pada nomor ponsel freya.sembari terus melaju James entah mengapa merasakan firasat buruk.


"the number you are calling Its not active"


"DAMN IT!!" maki James saat bukanya suara freya yang terdengar namun suara operator yang justru semakin membuat jantungnya semakin berdebar takut dan gelisah.


...........πŸ¦…...........


PLAK........


Freya jatuh tersungkur dengan sudut bibir sobek dan berdarah.pria bertato itu menampar tubuhnya dengan keras dan terlihat ekspresi wajah buas yang semakin membuat seluruh sel dalam tubuh Freya seakan hancur.


air mata deras sudah mengalir saat dua pria dengan badan cukup besar itu menarik tubuhnya kesebuah taman pinggir kota yang nampak tak terurus.


HAHAHAH......


Freya semakin meraung dan memberontak kala tawa bejat pada pria asing itu terdengar mengerikan ditelinga.


dan disana.sebuah rumah tua yang hampir bobrok semakin membuat ketakutan Freya sampai mencapai batasnya.


"jika saja kau tak jual mahal dan suka rela ikut bermain dengan kami tanpa bersikap kurang ajar,aku janji kami akan bermain dengan lembut.hahah.......tapi sayang sekali,rupanya kau suka bermain kasar!!" Pria bertato itu mencengkram kasar dagu Freya hingga gadis malang itu meringis kesakitan.


Srethhh....


"TIDAK!!!!!" jerit Freya saat pria itu dengan kalap mengoyak blues depan yang ia kenakan. Kini bra berwarna cream itu terlihat jelas mengundang kabut gelap Dimata para pria bejat yang kini mengelilingi tubuhnya.


tubuh Freya mengigil kala tau benar apa yang akan ia alami jika masuk kedalam rumah tua itu.


beberapa langkah lagi Freya akan benar-benar masuk kedalam rumah tua itu,namun gadis itu tak mau pasrah begitu saja.


"AKHHHH....BIT*H SIAL!!" pekik pria itu kala Freya mengigit tanganya dengan kuat.cengkraman terlepas!


Duakh........


"AKHHHH.....BEDEBAH!!" pria yang memegang tangan kiri Freya memekik saat Freya dengan kencang menghantam rahangnya dengan pucuk kepala gadis itu.


Duakhhhh.....


satu pria lagi meraung kala Freya menendang ************ pria yang memegang tangan kirinya.pria yang meraih kunci rumah tua satu lagi mematung.


Freya berlari sekuat tenaga menjauh dari taman tak terurus itu,Gadis itu berlari sambil mengigit bibirnya keras tak perduli kini darah kembali mengalir.kedua lengannya biru lebam,kakinya lecet karena diseret paksa ,rambutnya berantakan akibat jambakan dan blousenya sobek tak karuan karena tarikan paksa saat dibawa menuju rumah tua.


gadis itu berlari dan menangis pilu saat mulai melihat sebuah lampu terang menyorot dirinya dari kejauhan.


"Ya Allah tolonglah!!" batin Freya pilu.sungguh,jika sampai ia tertangkap lebih baik nyawanya hilang saat itu juga.


DEG......


Manik gadis itu melotot dan air matanya semakin deras mengalir kala melihat sosok pria tampan dengan jaket kulit hitam turun dari motornya.jarak mereka masih cukup jauh namun sungguh,sorot mata dingin,tajam dan buas layaknya predator dari pria itu cukup membuat udara yang sudah dingin kini jatuh ke titik nol.


James membuang helmnya dengan kalap dan berlari menghampiri Freya yang kini menatapnya penuh luka dan ketakutan.


Greph.....


Deg......


Jantung James mencelos.tubuh gadis yang jatuh kedalam pelukannya begitu bergetar hebat dengan raungan ketakutan yang menyayat hati.


Sumpah! selama lebih dari 4 tahun yang lalu ia mengenal Freya,gadis ceria nan heboh 11 12 dengan Tristan itu tak pernah menangis.dan kini James melihat sendiri kondisi terpuruk gadis cantik dipelukanya itu.


keempat pria itu seketika merinding melihat sorot tajam nan dingin dari pria dengan wajah tampan dalam balutan jaket kulit hitam jantan dihadapan mereka itu.pria itu masih setia berdiri sambil memeluk tubuh Freya dan menenggelamkan wajah sembab itu didada bidang beraroma Citrus itu.


rahang James mengeras melihat bagaimana bibir gadis itu sobek dengan pipi,lengan yang lebam.belum lagi rambut dan pakaian yang berantakan serta dapat ia lihat kaki indah itu sudah tak lagi beralas.


"hey man!! berikan gadis itu pada kami dan pergilah dari sini!!" pria dengan kaos hitam dan jaket denim itu mendengus keras menantang.


"benar......serahkan dia,jangan jadi sok pahlawan kau!!' sembur pria bertato tengkorak menimpali Kawanya.


Freya semakin memeluk erat tubuh atletis James, tangisannya memang mereda namun getaran mengigil ketakutan masih terasa berat melingkupi tubuh James.


"Freya.....tenang ya,aku disini jangan takut!" James berucap lembut menenangkan.Freya menggeleng dan mencengkram kemeja depan James dengan isakan pilu sembari memeluk erat tubuh pria itu kuat.james mendesah dan ia begitu terpukul atas rasa bersalah yang disebabkan kelalaiannya.


"HEY BEDEBAH!! KUBILANG LEPASKAN GADIS ITU,DIA MILIK KAMI!!" teriak pria bertato itu mulai emosi.


"hiks...kumohon....jangan biarkan mereka!!" Isak Freya memohon.


"HEI BIT*H KEMBALI PADA TUANMU SEKARANG!!" teriak pria bertato itu nyalang.tubuh Freya menegang dan James kini kehilangan kendali dirinya.


kedua manik coklat gelap itu menajam dan James kini meraih dagu Freya menatap dirinya.


"aku akan melindungi dirimu,percaya padaku sekarang lepaskan pelukanmu dan pergilah ke arah motorku terparkir" ucap James lembut.Freya menggeleng keras ketakutan dan James akhirnya tak bisa bicara selain melakukan hal yang mungkin akan ia sesali nanti.


cup.........


isakan Freya terhenti dengan manik yang sukses membola ,para begundal itu menegang menatap aksi yang James lakukan .


James tersenyum lembut sembari mengusap bibir manis yang tak pernah ia sangka akan begitu manis dirasakan olehnya.


"sudah ya....sekarang pergi dan tunggulah aku" ucap James mengecup kening Freya lembut.gadis itu terlihat linglung dan hanya bisa mengangguk patuh dan berlalu pergi .


"BRENGSEK!! KAU PRIA SIALAN, BERANINYA KAU-"


DOR................


BRUKHHHH.......


"aku biasanya suka berbasa-basi,namun untuk kalian pengecualian!!" James berucap dingin,tubuh pria diujung dengan jaket denim itu ambruk dengan jantung tertembus timah panas.


tiga sisanya menegang.mereka menatap James mengigil dan horor.


"pria itu memiliki senjata api!!" batin mereka saling melirik bersamaan.


Freya berjongkok menutupi kedua telinganya mengigil.james membunuh ! dan Freya baru pertama kali melihat seseorang mati begitu mudahnya didepan matanya.


taphhhh.......


taphhhh.......


taphhhh.......


para pria itu mundur ketakutan kala langkah kaki berbalut sepatu Converse hitam itu semakin mendekat dengan seringai keji diwajah buas nan tampan itu.


dia,sang pengendali driver sky Blood Eagle! jangan lihat bagaimana kelakuannya selama ini,namun saat ia memegang senjata maka James tak kalah buas dari Para inti lainya.di dalam dunia bawah kau tak bisa menjadi lemah atau kau akan tersingkir dengan hanya meninggalkan nama.


Glock 20 itu bermain indah kala tangan dengan jari-jari panjang itu mulai memasukkan peluru kedalam body Gun.


"aku tak punya waktu,kalian menganggu milikku!!" milikku? James terkekeh entah kapan jantungnya berdebar kala merasakan lembut tubuh gadis itu melingkupi dirinya .


James sendiri binggung,selama ini tak ada perasaan apapun yang ia rasakan dan hanya sebatas perlakuan layaknya pada keluarganya yang lain.James menyentuh dadanya yang masih berdebar kala aroma parfum manis Freya masih terasa di Indra penciuman nya.


apa ia jatuh cinta?


apakah masih ada tempat untuk perasaan seperti itu ? James tersenyum kecut melihat apa yang kini dihadapi batin Freya nantinya.


Ketiga pria itu berbalik dan siap melarikan diri.


James mengeram,pria itu mulai mengambil langkah cepat memburu buruan.


Dor............


pria yang berlari kearah selatan menjauhi lokasi taman menjadi target kedua.


bahu kiri pria itu tertembak dan ia merasakan cairan hangat merembes pada pakaianya.


hingga....


Dor.......


James menembak kalap dan tepat menembus jantung korbanya hingga tumbang seketika.menyerigai dan membidik target ketiga yang berlari menuju rumah tua .


sang kepala!!...


pria bertato tengkorak.


"matilah kau bajingan!!" smirk James emosi mengingat bagaimana hancurnya tangisan Freya dipelukanya.


dan dengan tiga tembakan beruntung.kepala,jantung dan perut.peluru senjata James menembak tepat dari belakang.


Brukhhhh....


tubuh pria itu tumbang tepat didepan pintu. darah segar merembes mengotori lantai dari kayu tepat diteras rumah tua.


James berbalik dan memburu pria terakhir.


pria itu berlari menuju jalan raya kota.


Dor.......


tulang lutut hancur dengan satu kali tembakan melesat cepat dari pria yang kini terbakar amarah .


menjerit sembari jatuh menyentuh lututnya yang masih sebuah peluru bersarang disana.


James tertawa dingin.pria dengan rambut sedikit ikal itu mendekat dan dengan kejam menginjak lutut yang kini penuh darah itu.


"sampah!! "


Dor...........Dor


kepala itu berlubang dengan dua tembakan peluru tepat menembus tempurung .


berbalik dan menatap sosok Freya yang kini masih berjongkok mengigil memeluk tubuhnya.pandangan gadis itu kosong.


"Freya......." James memanggil lembut penuh kasih.


diam.........


mendesah dan meraih sebuah helm dibody motornya.


meraih kedua tangan rapuh gadis itu berdiri.


"maaf aku terlambat Freya....maafkan aku" desah James penuh penyesalan.pria itu melepas jaketnya dan melampirkan benda itu menutupi blouse freya yang sudah hampir koyak dimana-mana.


takh.....


helm dikepala gadis itu terkunci.melupakan helmnya sendiri James mulai membawa tubuh kosong bak tanpa jiwa itu naik keatas motor sportnya.


naik dan meraih kedua tangan halus gadis itu, James membuat Freya memeluk tubuhnya meski gadis itu tetap diam tak bersuara.


meraih Earphone khusus organisasi,James menghubungi Ryu.


"apa? kau tidak tau ini sudah malam?!!" suara jengkel Ryu terdengar dari sebrang.


"kirim Delta ke jalan Edenburg street dan tolong bersihkan tikus yang baru saja kubereskan" ucap james terdengar dingin .tak biasanya! Ryu terdiam sesaat, terdengar pria berdarah Jepang itu mendesah dan mulai menghubungi Axel.


Tut.............


terputus dan motor melaju pergi meninggalkan kejadian buruk sepanjang gadis rapuh dibelakang James kini.


pria itu menegang saat merasakan tubuh freya semakin merapat padanya,demi Tuhan entah mengapa jantungnya semakin bertalu-talu dan James tak pernah merasakan hal seperti ini sebelumnya.


cinta? apakah benar dia mulai merasakan jatuh cinta setelah banyaknya wanita yang sudah rusak disekelilingnya? James terdiam meresapi aroma manis gadis yang dulu sudah ia anggap layaknya adiknya sendiri.


...TBC...


sayonara my lovely reader😘