
hai semua jangan lupa tinggalkan jejak vote like dan komentar ya....🌹
⚜️ Happy Reading ⚜️
kediaman keluarga Aprilio kini tengah dirundung duka.Rebecca menangis pilu didepan peti mati putrinya,Kevin hanya mampu menatap miris nasib Natasha yang kini sudah tak bernyawa lagi.
raga nya kembali dalam keadaan mengenaskan.penuh luka penyiksaan dengan beberapa bagian tubuh terpotong.sadis! sangat keji dan begitu mengerikan.
"hiks....sayang bangun nak!! hiks....jangan tinggalkan mama sendiri Tasha!! bangun....bangun putriku!! hiks....mama janji akan membuatmu menikah dengan Arkansas jika kamu bangun dan menatap mama lagi hiks....bangun Tasha.... bangun!!" jerit Rebecca putus asa.
"sudahlah Beca,kau dan Natasha sudah aku peringatkan sedari dulu.jangan mengusik Arkansas dan calon istrinya,tapi kalian tak pernah mendengarkan ku dan sekarang semua sudah terlambat! Natasha sudah tiada dan kau harus menerima semua sebagai konsekwensinya perbuatan keras kepala kalian!!" ucap Kevin tegar.pria itu menepuk pundak sang istri berusaha membuat wanita paruh baya itu sadar.
Plak...........
Rebecca menepis kasar tangan suaminya,wanita itu menatap nyalang wajah Kevin .tatapan penuh dendam dan juga amarah yang membara.
"DIAM!! KAU...JANGAN BANYAK BICARA JIKA KAU TIDAK BISA MEMBERIKU KEADILAN ATAS PUTRIKU...DIA PUTRIMU KEVIN!! TAPI PERNAHKAH KAU MEMBERI DUKUNGAN ATAS APAPUN KEINGINANNYA?!! KAU AYAH TIDAK BERGUNA!!" ucap Rebecca murka.dengan derai air mata wanita itu menunjuk wajah suaminya emosi dan benci.
"kau!! tidak sadarkah kau Becca? semua ini karena didikanmu!! kau harusnya berkaca diri dan berusaha memperbaiki kesalahanmu!! siapa yang begitu ingin berbesan dengan Wiguna? kau!! jika kau tidak selalu mendorong Natasha pada Arkansas,maka putri kita tidak akan salah mengerti bahwa semua yang ia rasakan itu obsesi,bukan cinta!! kau dan segala keegoisanmu membuatku muak!!" desis Kevin sengit.Nafasnya memburu dengan kilatan kemarahan pada matanya.Rebecca diam! benar.tapi semua kata-kata Kevin tak akan pernah ia Gubris,wanita itu berlalu sembari memerintah para pekerjanya mempersiapkan pemakaman putrinya.
keluarga Houston tau? tidak! karna Arkansas melakukannya secara rapi dan bersih.Marvel yang tengah membawa istri dan juga putranya ke pulau pribadi Wiguna membuat semua semakin mudah,para tetua Houston sudah menetap di Korea hingga Rebecca kini berdiri seorang diri.
"lihat sayang,bahkan semua keluarga Houston meninggalkan kita hiks....mama sangat marah hingga rasanya ingin mengamuk!!" desisan Lirih Rebecca terdengar kala peti mati itu kini telah mulai tertimbun tanah.
hari itu pemakaman dilaksanakan tertutup tanpa media tahu,karna bagaimanapun Natasha adalah seorang model terkenal.bagaimana jika semua orang tau bagaimana wanita itu tewas? Rebecca akan sangat malu jika Dunia menggunjingkan kematian putrinya.
setelah semua selesai, Rebecca yang tidak mengetahui bahwa Kakaknya Marvel tengah berada di pulau pribadi Wiguna langsung saja menuju kediaman Houston,ia tak terima saat tak ada satupun keluarga besar Houston yang menghadiri pemakaman Putrinya itu.
🖤🖤🖤
"MARVEL.......ZOYA KELUAR KALIAN!! TEGA SEKALI KALIAN MENINGGALKAN KEPONAKAN KALIAN!!" Rebecca berteriak murka didepan pintu masuk mansion Houston,seorang wanita berusia 50 tahun keluar dan dengan tergesa-gesa membuka pintu.
ceklek........
"Bibi Ri-ah dimana kak Marvel?!! dimana mereka semua?!!" pekik Rebecca nyalang.kepala pelayan mansion Houston itu mengeryit menatap penampilan Rebecca yang kini memakai pakaian serba hitam,tak mau ambil pusing kemudian wanita setengah abad itu dengan sopan berucap.
"nyonya Rebecca sebaiknya masuk dulu,apakah anda tidak tau bahwa tuan besar Marvel dan nyonya Zoya tengah keluar negri.mereka menghadiri acara tuan muda keluarga besar Wiguna" jelas kepala pelayan itu sopan.Rebecca tertawa kecut,disaat ia tengah memakamkan putrinya.Marvel justru membawa keluarga nya menghadiri acara pembunuh keponakan nya sendiri.Rebbecca menertawakan takdirnya.
"kapan mereka kembali?" tanya Rebecca dingin.
kepala pelayan itu tersenyum sopan lalu menjawab.
"saya tidak tahu pasti nyonya,tuan Marvel tidak memberi tahu saya" jawabnya sopan.
Rebeca bangkit dan memandang seluruh Foto bahagia keluarga kakaknya itu.disana juga ada beberapa foto Anggi bersama Zoya dan foto Marsel bersama Arkansas dan para putra rekan keluarga besar Wiguna dan Houston lainya.
"haha...kalian semua bahagia diatas penderitaan aku dan putriku!!" tawa sinis Rebcca terdengar mengerikan ditelinga kepala pelayan Houston itu.tapi tidak taukah Rebecca,semakin melawan semakin balasanya lebih mengerikan lagi.
"katakan pada tuanmu itu,Marvel Lee Houston yang terhormat.salam dari adiknya yang terlupakan!!" ucap Rebecca dingin.wanita itu akhirnya berlalu pergi meninggalkan kediaman Houston dengan hati yang hancur.
🖤🖤🖤
"pria baj*ngan itu benar-benar beruntung!! bagaimana dia bisa mendapat malaikat yang sudah aku cap sebagai milikku?!! bagaimana?!!"
pria dengan cat rambut silver itu menggebrak meja dengan raut wajah gelap.pria yang berdiri membungkuk dihadapannya meringkuk ketakutan saat melihat kemarahan dari pemimpinnya itu. Arkansas Dimitri Leander Wiguna ! nama pria putra mahkota Wiguna itu benar-benar menjadi penyebab kemarahan besar seorang bergelar master oleh para bawahan pria itu.pria dengan topeng silver itu berdiri gusar.
Arkansas benar-benar pria yang sulit dihadapi.bahkan dengan semua tim paling tangguh miliknya sekalipun bahkan tak akan mampu menembus barel pertahanan dari tim Betta dari Blood Eagle,putra Rafendra itu sangat teliti dan juga penuh waspada.
bahkan sudah beberapa kali sang master berusaha menerobos ,namun 6 orang iblis inti dari BE itu begitu tangguh dan tak meninggalkan celah sedikitpun.dan berita tentang lamaran itu kini menjadi kabar buruk bagi pria yang selama ini sudah mengintai Liora selama hampir beberapa bulan lamanya.
Arkansas Dimitri Leander Wiguna,pria itu benar-benar bermain cantik.Liora kini bagai putri didalam sangkar emas lapis baja buatan para iblis Wiguna itu.
PRANKKKK.......
Dor.....Dor......Dor.....
"ARKH......LIORA KAU MILIKKU!! "
pria itu mengamuk dengan membanting dan membuang barang apa saja yang terlihat oleh matanya.
ruang pribadinya hancur dengan pecahan vas dan kaca dimana-mana.
Srethhh.....
tes.....tes....tes....
dengan tawa menyeramkan,pria itu menyayat dan mengukir nama Liora di pergelangan tangannya sendiri, mencium ukiran nama itu penuh damba tak perduli darah itu mengotori bibir dan wajahnya.
para bawahannya bergidik ngeri, pemimpin mereka sangat mengerikan dengan obsesi gilanya.
bangkit dan berlalu meninggalkan para bawahannya ,pria itu memasuki sebuah kamar yang berisi seluruh foto Liora yang memenuhi setiap sudut tempat itu.
menaiki sebuah ranjang king size dengan foto liora yang terukir disarung sebuah bantal guling,memeluk benda itu lalu mengecup foto wajah Liora sayang.
"hahaha....My Beautiful women, you're my mine only mine! siapapun tak boleh memilikimu hanya aku.aku!! akulah pemilik mu dan kau hanya milikku!!" tawa picik Pria itu terdengar mengerikan ditengah kamar dengan lampu tamaram .
🖤🖤🖤
kali ini Axel mendapat giliran menjaga Tristan bersama Marsel dan juga James.sungguh hari ini merupakan cobaan besar bagi para inti BE,bahkan Ryu sudah menyerah dan pergi begitu saja membawa Angel tanpa perduli lagi amukan Yura padanya.
Xander,Nixon,Gabril bersama Rion kini tengah berkeliling pulau membawa para kekasih mereka.sedang Arkansas? pria es tanpa emosi dan ekspresi itu kini justru sibuk bermanja-manja pada Liora tanpa perduli derita Axel,Marsel dan juga James yang kini harus menghadapi Tristan.
"HUA...... MOMMY AXEL TIDAK MAU MERAWAT TRISTAN!!"
Axel melotot horor dan segera membekap mulut bocor Tristan sebelum para ibu datang dan mencincang dirinya.
" mau susu kocok dengan madu dan juga banyak wip cream" ucap Tristan pelan,pria manis itu sedikit menyesal telah berteriak karena kini tenggorokannya justru terasa sakit.
"kau sedang sakit Tan!! jangan minta macam-macam atau para ibu tega itu akan menjadikan kami samsak hidup!!" ucap Marsel jengkel.
Tristan menatap mereka dengan mata yang kini sudah berkaca-kaca,bibirnya sudah maju beberapa senti dan yakinlah sebentar lagi telinga para pria tampan itu akan segera berdengung.
"gila ini memang anak setan!!" umpat Marsel dalam hati.
"hais.....bayi besar ini bikin kesal saja!!" James menghela nafas sabar dengan batin terus memaki.
"bunuh kawan sendiri boleh tidak ?!! lama-lama aku bisa gila!!" Axel mengelus dada sabar dengan manik menatap tajam wajah manis Tristan yang kini nampak memerah karena demam.
"WIP CREAM....MAU WIP CREAM!! HIKS...HIKS...HUAAAA.....MOMMY....MAMA...MAMI... BUNDA......TRISTAN DI ANIAYA!!" jerit Tristan menjadi.pria manis itu tak akan diam sebelum keinginannya tercapai.yah,semua orang harus sabar jika si bungsu BE itu tengah sakit,maka sabar adalah satu-satunya solusi.
"hais......diam Tristan!! diamlah !! ia...ia aku akan ambilkan sekarang tutup mulutmu itu!! kau menangis seperti bayi!!" umpat Marsel kesal setengah mati.pria itu bangkit lalu berlalu pergi keluar kamar.
Blam.........
suara daun pintu yang tertutup keras menandakan betapa kesal pria berdarah Asia itu kini.
Axel tersentak kaget dengan James yang sudah jatuh terjungkal dari atas tempat tidur.
"Bangs*t ini !!" amuk James dengan telapak tangan mengelus bo*ongnya yang mencium lantai dengan kerasnya.
"sabar......sabar...pria sabar kekasihnya berdada lebar" ucap Axel sambil mengelus dada dan menatap bengis pada Tristan yang menatap mereka polos tanpa dosa.
"Marsel kenapa? kasian pintu kamarnya nanti nangis" ucap Tristan tak sadar diri.ayolah semua terjadi juga karna dirimu nak,sadarlah!
sungguh,hari yang berat!.
"James kepalaku sakit,cepat pijat" ucap Tristan santai sembari mulai berbaring kembali.
James melongo dengan tawa nista Axel menatapnya prihatin.
"anak setan kepar*t!!" umpat James jengkel.
"MOMMY.... JAMES MMMPPHHH" seketika mulut lemas pria manis itu dibekap paksa oleh James sebelum ibunya Alika datang dengan sebuah teplon dan memukulnya seperti pagi tadi.
"ia...ia...sini ku pijat!!" James berucap sangat tidak rela.
Axel masih sibuk dengan tawa nistanya tak sadar kini Tristan tengah menatapnya licik.
"Axel kenapa tertawa? aku haus,sekarang buatkan jus jeruk cepat!" ucap Tristan santai.
tawa Axel berhenti dengan tawa mengejek James kini terdengar puas.
"m*mpus kau!!" ucap James tergelak.
Axel mendengus kemudian akhirnya pergi juga.
5 menit kemudian .........
"Axel jusnya kecut sekali!! ganti,aku tak mau" ucap Tristan sembari menyodorkan Gelas jus jeruk yang sudah dibuatkan sendiri oleh Axel berbekal menonton Vidio YouTube.kemana semua maid dan para ibu? mereka ada,tapi memang tak mau membantu para pria muda yang kini terkena hukuman mengurus tristan hingga pulih.
Axel mengeram,berdiri dan melangkah gusar membawa pergi gelas jus buatanya dengan gelak nista James mengiringinya.
"jangan tertawa saja James! pijat yang benar!!" hardik Tristan membuat tawa James lenyap dan terganti dengan dengusan kesal yang terdengar keras.Tristan tertawa keras dalam hati berhasil membuat kawan-kawan menderita.hanya satu yang ia sayangkan,Arkansas! sang bos tiran itu sampai kapanpun tak akan pernah bisa ia kerjai karna sebelum itu terjadi bisa dipastikan nyawanya akan berada dalam bahaya.
ceklek......
suara pintu terbuka dengan Wajah teduh Anggi dan Zoya masuk membawa sebuah nampan berisi bubur dan segelas air.
" Tristan makan dulu ya boy" ucap Anggi lembut.james segera bangkit dan membiarkan Zoya duduk disamping Tristan.ibu dari Marsel itu mulai mengusap rambut bercat pirang itu sayang.
"Tristan kata Marsel kamu minta susu kocok dengan wip cream ya?" tanya Zoya lembut.
"ia mami...lidah aku pahit mau yang manis-manis saja" ucap Tristan pelan.james berdecih,tadi saja anak itu teriak-teriak memerintah mereka, nah sekarang apa? benar-benar prince drama putra Thomas ini.
"tidak boleh Tristan,kamu sedang sakit wip cream itu tidak sehat" ucap Anggi lembut.
Tristan merengut.bungsu BE itu akhirnya mengangguk tidak ikhlas.
"mau mom buatkan martabak manis tidak?mommy kasih susu kental dan keju yang banyak asal kamu sehat dulu" tawar Anggi sembari menyuapi bubur pada si bungsu BE itu.
Tristan berbinar,jajanan Indonesia buatan Anggi benar-benar enak hingga siapapun akan selalu ketagihan dan meminta lagi.
"ia mom!!" balas tristan girang.
"James kamu pergilah istirahat dan bersiap .Daddy kalian memutuskan kembali besok pagi" ucap Anggi menatap lembut pada putra Jeremi itu,pria itu mengangguk kemudian berlalu pergi setelah melempar ejekan singkat pada Tristan yang dijawab cibiran sengit pria manis itu.
🖤🖤🖤
"bagaimana dad? apa acara perusahaan kita akan langsung dilaksanakan setelah foto prewedding Arkansas?" Rion bertanya setelah duduk dihadapan sang ayah yang kini terlihat sibuk dengan berkas-berkas diatas meja ruang kerja pribadinya yang berada di Vila.
"hm.....dad tidak bisa mengulur lagi" ucap Rafendra datar seperti biasanya.sangat irit bicara!.
"dad sudah dengar kabar dari keluarga paman Kevin?" Rion bertanya memancing reaksi sang ayah.Rafendra mengangkat wajahnya menatap Rion,pria paruh baya tampan berkarisma itu melepas kaca mata bacanya lalu mulai terkekeh samar.
"kau bertanya pada dad? haha...lucu sekali kau ini.apa perlu Daddy jawab hm?" kekeh Rafendra menatap lucu saat Rion mulai berdecak dan menatapnya malas.rafendra ini ditanya malah balik bertanya,sungguh Rion harus sabar dalam menghadapi sang ayah yang 11 12 dengan saudara kembarnya itu.Rafendra dan Arkansas sifat mereka bagai pinang dibelah dua.menyebalkan!.
TBC.....