
Hai semua jangan lupa tinggalkan jejak vote like dan komentar ya......✌️
...💠...
...H...
...A...
...P...
...P...
...Y...
...R E A D I N G...
...💠...
Seorang pria dengan kemeja kaos hitam berbalut jaket kulit berjalan keluar dari pesawat.wajah tampannya begitu maskulin dengan mata tajam yang dibingkai sebuah kaca mata hitam mewah.pria yang baru saja kembali dari pendidikanya itu terlihat begitu memukau dari terakhir kali ia menampakkan kakinya di tanah ratu Elizabeth itu.
menggeret sebuah koper dengan wajah kaku ia berjalan menuju dua orang pria yang berdiri menunggu dirinya lengkap dengan sebuah spanduk besar bertuliskan nama pria itu,dan seorang wanita cantik yang terlihat tengah hamil muda berdiri menatap kearahnya dengan senyum kerinduan yang mendalam.
MY BROTHER LUCAS...WE MISS YOU!!
yah,senyum hangat pria itu terbit kala melihat beberapa orang berdiri dengan spanduk menyambutnya hangat.
"Lukas!! well... atau aku akan panggil dengan Kapten Lukas!" James menggoda saat Lukas berjalan semakin mendekat.
Lucas! yah,pria yang tanpa diperkirakan oleh siapapun kini telah kembali dengan gelar sebagai lulusan terbaik dari sekolah tinggi penerbangan dengan gelar Bachelor di Aviation.yah,Lucas kini adalah seorang pilot terlepas dari kuliah yang pria itu ambil dulu.
seorang wanita dengan sebuket bunga mawar berwarna oranye yang disambut keryitan heran oleh Lucas.
"kak? mengapa kau memberiku bunga mawar orange? mengapa tidak mawar merah atau putih?" Lukas bertanya sembari menerima buket bunga cantik yang disodorkan oleh sang kakak.Liora tersenyum dan meraih tangan hangat suaminya yang berdiri tepat disampingnya.
cup.....
Liora mengecup manja pipi dengan rahang tegas Arkansas dan pria itu tak kuasa menahan senyum bahagia nya.
"Lukas.mawar merah dan putih hanya untuk suamiku,dia adalah perlambangan cinta! dan untukmu adikku yang kini telah berhasil meraih gelar pilot terbaik harus mendapat mawar orange! karna apa? itu karena mawar itu melambangkan kehangatan keluarga dan juga semangat kerja keras,jadi....kakak hanya ingin kamu terus bersemangat atas apa yang kamu sukai" jelas Liora lembut.
Lukas berdesir,hatinya dipenuhi kehangatan dan suka cita.tak ia sangka,ia berfikir.mungkin selama ia pergi menimba ilmu,Liora akan melupakan dirinya karena bagaimanapun bentuknya, mereka hanyalah adik dan kakak tiri! Lukas tenggelam dalam rasa bahagia yang begitu dalam.
"Lukas selamat datang!!" James berseru heboh sembari menerjang tubuh Lukas dengan pelukan keras yang membuat pria muda itu tersentak kaget.
" James!! kendalikan dirimu,jangan membuat malu!" Arkansas mendesis dingin,dan pria itu seketika sadar bahwa masih ada predator pembunuh disini! James mendengus dan melepas pelukan mereka jengkel.
"kakak ipar apa kabar?" Lukas mencoba berbasa-basi meski sungguh kini ia harus melawan ketakutan saat wajah dingin Arkansas benar-benar tak pernah berubah sampai sekarang.
" hm!" balas Arkansas dingin.
menghela nafas dan tertawa canggung,andai saja kakaknya Liora tak menikahi manusia kutub seperti Arkansas! Lucas menahan kesal sekaligus putus asa akan kepribadian si Hades.
"kak...maaf aku melewatkan kehamilanmu beberapa tahun belakangan dan kurasa keponakanku pasti sangat lucu!' Lukas berseru riang mengingat bahwa setidaknya Liora kini telah memiliki satu anak laki-laki berusia sekitar 5 tahun.
"lucu? kau akan mati Lukas jika kau berurusan dengan kepala para bocah neraka itu!! oh Tuhan....semoga lukas selamat!' James membatin sembari menatap sosok Lukas penuh iba.
akhirnya mereka berjalan keluar dari Bandara,mobil Alphard hitam elegant milik Arkansas sudah terparkir rapi diarea parkir bandara.
Liora bersama Arkansas menunggu James kembali dari parkiran mengambil mobil bersama Lukas.bagaimanapun,Lucas tak akan tenang jika berdiri disamping Arkansas si manusia es,maka dari itu ia lebih memilih pergi bersama James mengambil mobil.
dan tak berapa lama, mereka akhirnya bergerak meninggalkan bandara dengan James duduk mengemudi sedang Lucas duduk disampingnya dan pasangan dimabuk cinta itu duduk dibelakang.
..............💠................
mobil kini memasuki tanah pribadi Wiguna Mansion.Lukas tak pernah berhenti berdecak kagum akan keindahan panorama alam disepanjang jalan,meski dulu sekali ia sering datang.namun tetap saja selama ia pergi telah terjadi banyak perubahan .
"Kak,apa kabar dengan mom Veleri dan para ayah ibu lainya?" Lucas bertanya saat gerbang mansion awal terbuka.
Liora yang sedang asik menikmati belaian sayang Arkansas dirambut indahnya mengangkat wajah dan memandangi Lucas dari kaca tengah depan.
tersenyum hangat dan mulai duduk tegak kembali setelah sebelumnya bersandar nyaman didada bidang suaminya.Arkansas mengeram,saat tangan besarnya kehilangan kehalusan surai indah Istrinya.
"Mom sekarang tinggal terpisah,dad dan mom kini memilih menghabiskan hari tua mereka disebuah vila dikota kecil Swiss.namun terkadang mereka akan datang menemui cucu-cucunya,kau tau kini kakak tengah mengandung dan tidak memungkinkan bepergian jauh " jelas Liora lembut.
Arkansas menarik bahu istrinya tak sabar,dan segera wanita cantik itu kembali jatuh bersandar di dada bidang hangat nan nyaman tubuh kekar suaminya.
James melirik sesekali terkekeh,entah! selama kehamilan Liora.bagaimana seorang tiran seperti Arkansas mendadak menjadi lebih manja,dan itu sukses menjadi bahan gosip ria para BE dan bahan kekesalan Rayganta yang merasa tersaingi oleh sang ayah.
"Aduh....Ar!! sakit......." kesal Liora kala kening mulusnya tanpa bisa terhindar harus beradu dengan dada keras pria pujaan sejuta hawa di seluruh London!.
Arkansas meringis,pria tampan itu meraih dagu istrinya lembut dan menatap kening yang terlihat memerah samar.
apa dadanya sekeras itu? Arkansas menghela nafas panjang.
dan....
cup.....
Blushhh......
sebuah kecupan manis dikening mulus Liora,dan wanita cantik itu segera memerah bak kepiting rebus.
"puft........"
Liora menoleh cepat saat suara menahan tawa terdengar dari arah depan.
sial!!.........
wajah Lucas memerah dan James yang sibuk menutup mulutnya dengan satu tangan yang bebas dari kemudi.
" Liora....kau harus sadarlah,disini masih ada jones kalau kata orang Indonesia !!' James terkikik geli melihat semburat merah di ujung terlinga Lucas.
pria tampan adik dari Liora itu menunduk menyembunyikan rasa malunya dari tiga pasang mata yang kini menatapnya iba.
sialan!!........
"benar Luc?! kau...kau sampai sekarang belum pernah punya kekasih?!!' cecar Liora tak percaya.sungguh ini mustahil!
bagaimana tidak? Lukas tampan,tubuhnya yang dulu masih remaja kini bertumbuh pesat terbentuk sempurna.tinggi,atletis dengan warna kulit coklat gandum yang terlihat begitu jantan dan memancarkan aura hangat pria dewasa.sungguh hal yang sangat tidak terduga jika ia sampai sekarang melajang!.
Lucas menunduk,kini bukan hanya telinganya yang memerah.namun dari leher hingga pipinya pun memerah sudah,Liora tertawa lepas tanpa bisa dicegah.dan,ketiga mata pria didalam mobil itu begitu terpaku akan sosok indahnya yang tertawa saja begitu merdu dan manis seindah simfoni.
" James!! kau sudah bosan hidup?! palingan matamu.Lucas,aku mengawasi DIRIMU!!'
Deg.....
setan demit!!.......
kedua pria beda usia itu segera berpaling mata tak lagi melihat Liora,atau! Raja setan dari Neraka itu akan menebas kepala mereka.
Mobil kini melewati Gerbang kedua memasuki tanah Mansion utama.Didalam mobil terasa hening karena Liora sang pawang Hades itu telah jatuh tertidur dibawah usapan lembut tangan hangat suaminya.
Ckitttttt......
Mobil berhenti di depan sebuah Mansion besar dengan jejeran anak tangga untuk menuju pintu masuk utama.
deretan pohon Bonsai terpajang apik diatas setiap tingkatan tangga.
diujung anak tangga teratas,berjejer para penjaga dan maid yang menyambut sang tuan.
begitu ketiganya keluar,James memaju mobil kearah Garasi khusus dan kini tinggalah Lucas yang menatap ngeri sesosok anak kecil laki-laki yang berwajah bak pinang dibelah dua layaknya Arkansas versi kecil.
anak tampan itu berdiri bersilangkan tangan didepan dada,manik tajamnya menatap kebawah ujung tangga tempat Lucas berdiri.
Glek.........
"seperti tengah diintai predator saja! apa itu anak kak Liora?! ' batin Lucas ngeri.
"Selamat datang Tuan Arkansas" sapa Dyazel begitu Arkansas tiba tanpa ekspresi apapun setelah menggendong tubuh berbadan tiga Liora naik melewati 20 tingkatan anak tangga.
"stttt...diamlah Dyazel! kau tak lihat nyonyamu tengah tertidur!!" Desis Arkansas tajam menatap kepala maid-nya itu jengkel.
Dyazel menggaruk tengkuknya canggung dan memilih berbalik memimpin jalan dan memerintah semua orang untuk kembali bekerja.
"what wrong with my mom?!'" suara kecil manis namun terselip kedinginan mengerikan itu terdengar.
"tidur ,sudah jangan ganggu dad! Daddy akan bawa mommy untuk istirahat " Arkansas berkata menatap wajah tampan putranya santai,bocah kecil itu mengangguk dan berpaling menatap Lucas menyelidik.
barang Lucas telah dibawa semua kedalam kamar yang sudah Liora persiapan kan untuk sang adik tempati,para maid bekerja cepat tak mau membuat nyonya muda mereka susah.
krik......krik...krik.....
terjadi keheningan yang parah,Lucas mati rasa saat mata tajam bocah berwajah tampan bak dewa Yunani kuno itu kini menatapnya intens.
"are you my uncle?"
Deg.....
sumpah! Lucas bahkan merasa kakinya melemas hanya mendengar suara yang disertai udara dingin menusuk.sungguh! Arkansas versi kecil ini sangat mengerikan.
"i...ia,pa..paman Lu..Lucas Alexander,kau..kau bisa panggil paman Lucas!" damn! Lucas benar-benar merutuki kegagapan bicaranya.
hening.....
bibir tipis selurus jalan tol itu benar-benar membuat Lucas frustasi.
"kau gagap paman? aku tak menerima orang cacat menjadi pamanku! jadi....perbaiki cara bicara paman! "
Lucas melongo! pria itu menatap bocah kecil yang baru saja mengatai dirinya cacat!
cacat! tolong garis bawahi itu.
Rayganta menyerigai dingin,ia berbalik dan dengan santai melangkah pergi.
Deg.....
jantung Lucas hampir copot saat baru menyadari kehadiran seekor anak harimau putih yang baru kini terlihat berjalan dibelakang tubuh putra sulung dari Arkansas itu.
Demi Tuhan........
anak itu adalah perwujudan Pewaris Hades yang sempurna,sang Zeus!.
pukh......
Lucas menoleh saat tepukan pada bahunya terasa,James berdiri disampingnya dengan wajah prihatin.
"kau katakan anak Arkansas lucu saat dibandara bukan? nah...kau makanlah lucu itu! hah....Lucas,selamat datang di dunia dengan kesabaran harus setebal tembok China!!" ucap James dramatis.Lucas tanpa sadar mengangguk kaku,pria itu membenarkan ucapan sang Driversky.
"James.....ku..kulihat ada seekor harimau ta.... tadi?!!" ucap Lucas kaku,James terkekeh.
"kau lihat saja nanti, baiklah aku pergi dulu !" James berucap penuh arti dan berbalik pergi.yah,selama Tristan belum kembali maka pekerjaannya akan berlipat ganda.
Lucas menatap kepergian James linglung hingga seorang maid datang dan membawanya menuju kamar untuk ia beristirahat.
didalam kamar Lucas termenung.
"Lihat saja nanti? lihat apa?!! " Lucas bergumam frustasi dan akhirnya menghempaskan diri memilih tidur untuk melupakan semua yang terjadi hari ini.
sementara itu......
Arkansas meletakkan tubuh istrinya secara perlahan diatas ranjang.melepas flat shoes yang Liora kenakan dan perlahan menaikan selimut hingga batas perut sang istri.meraih remote pendingin ruangan dan mulai mengatur suhu agar tidur Liora terjaga nyaman.
tersenyum dan mulai berbalik ke arah walk in closet.
tak berapa lama keluar dengan hanya berbalut sebuah bathrope membungkus tubuh atletisnya,Arkansas melangkah kearah kamar mandi.sungguh tubuh sintal istrinya benar-benar membuat tubuhnya panas membara dan ia butuh air dingin segera.
satu jam telah berlalu,Liora terbangun dengan mata setengah terpejam duduk diatas ranjang.melirik seluruh kamar dan itu kosong!
tak lama gemericik suara air terdengar dan tak lama kemudian berhenti.Liora tersenyum tipis dan melirik ke arah jam dinding,itu pukul 2 siang! dan mengapa suaminya mandi siang hari begini? Liora merasa heran sendiri.
bangkit dan meraih helaian rambutnya yang sehalus sutra,itu tersebar indah menutupi punggung sempitnya.
dengan sebuah ikat rambut sederhana berwarna hijau tosca,Liora mengikat asal rambut indahnya.
"sayang....sudah bangun? " suara penuh maskulinitas terdengar serak dan Liora mengangkat wajah menatap sosok tampan bak lukisan agung ciptaan Tuhan yang dipahat saat seluruh kebahagiaan menari indah.Sosok tampan dengan sehelai handuk melingkari pinggang hingga batas lutut.tetes demi tetes air mengalir dari ujung tambut hitam arang itu,mengalir hingga turun dari pundak menuju dada,perut dengan roti sobek dan berakhir terserap pada handuk yang menutupi aset yang selama ini memuaskannya.
Blushhh......
wajah Liora panas hingga daun telinganya nampak memerah.Arkansas terkekeh dan ide jahil terbit dari otak liciknya.
"kau demam sayang? lihatlah wajahmu sangat merah mengalahkan kepiting yang di masak Dyazel! kau butuh obat baby?" smirk Arkansas penuh arti.
demit sialan!!
Liora memaki habis tingkah laku cabul dan tak tau malu suaminya itu,sungguh! apa pria itu masih perlu bertanya apakah ia demam atau apa? dasar sinting!
Mengelus dada dan Liora menghela nafas panjang.menepuk tepi kasur dan segera bangkit setelah Arkansas menurut dan duduk diam dimana istrinya menunjuk tadi.
Liora bangkit berjalan menuju walk in closet,memilih sebuah kaos hitam dan celana pendek berbahan kain selutut berwarna senada.
"pakai dulu" wanita cantik itu menyerahkan baju santai pilihannya untuk Arkansas kenakan .Pria tampan itu tersenyum dan mengangguk patuh .
cup.....
" Terima kasih istriku" satu kecupan di pipi dan sebuah ucapan semanis madu,Liora tersenyum penuh kasih.
"duduk sini" pinta Liora setelah suaminya selesai berpakaian.
dengan sebuah handuk kecil berwarna cream,Liora dengan lembut mengusap rambut basah suaminya dan dengan tangan kecilnya ia memijit kepala pria itu penuh kasih.
Arkansas berbalik,meraih pinggang istrinya dan memeluk tubuh indah itu lembut.
tangan Liora terus bekerja mengeringkan rambut hitam Arkansas dan pria itu dengan lembut menciumi perut yang mulai membuncit Istrinya lembut.
"terima kasih sayang....kau adalah hartaku yang paling berharga dengan anak-anak kita sebagai karunia terindah dari Tuhan! selamanya aku akan melindungi kalian karunia Tuhan yang maha agung! " Bisik Arkansas tulus.Liora tersenyum dan mengangguk haru.
"dad dan mommy adalah harta Ray yang paling berharga,dan adik-adik Ray adalah dunia Ray.Raygan akan jaga senyum Daddy,mommy dan calon adik Ray!" bocah tampan yang tengah memandangi keduanya orang tuanya dari balik layar laptopnya tersenyum lembut,senyum mahal yang tak pernah terbit selain untuk sang ibu.
...💠...
...TBC...
maafkan El ya jika up sudah tidak serutin dulu....
walau bagaimanapun El juga harus kerja di real world,jadi El minta maaf kalau kurang memuaskan reader dari membaca.
dan untuk sekedar info,El mungkin akan Hiatus dulu sampai waktu yang belum pasti.
Arigatou all.....😘