
hai semua jangan lupa tinggalkan jejak vote, like dan komentar...🌹
⚜️ Happy Reading ⚜️
Rion sedang dalam kondisi mood yang tidak baik,pria itu gelisah akibat tak mendapat kabar dari Kayra selama hampir dua hari ini sejak pernikahan Arkansas.
ada-apa dengan gadis itu? Rion terus bertanya-tanya tanpa mendapat satupun jawabannya.
suasana markas terasa sesak dengan keterdiaman seorang Arion Drew Lyesander Wiguna itu.Ryu,Marcel,James bahkan Tristan memilih bungkam.
Axel,pria tampan dengan laptop di genggaman nya itu masuk dan terlihat nampak sibuk sendiri.
"wah..... perkembangan senjata sniper 9mm itu cukup lambat!! sialan menambah kerjaanku saja!!" umpat Axel yang kini sudah duduk gusar disamping Tristan yang memilih mengutak-atik ponselnya entah buat apa?.
" Tan,seingatku ponselmu kemarin itu Samsung?? kenapa sekarang malah Apple iPhone Xs?" tanya Marsel heran melihat ponsel canggih yang kini dimainkan kawan bungsunya itu.
pria manis itu mengangkat bahu lalu menjawab santai.
"yang kemaren tak bisa hidup lagi setelah aku ajak berenang sama Ara" jawab Tristan santai.
Marsel heran,bukankah ponsel itu anti air? meski masuk kedalam kolam sekalipun ponsel itu tidak akan rusak,lalu kenapa bisa tidak bisa hidup? Marsel memandang curiga pada Tristan.
"bagaimana tidak mati Cel,bayi bodoh itu melepas semua bagian ponsel itu lalu mengajak benda malang itu berenang,memang gobl*k!!" umpat James kesal sendiri.
Ryu,Marsel bahkan Axel langsung menoleh dengan wajah melongo mereka.sungguh kebodohan bungsu BE ini sudah sampai ke taraf kuadrat pangkat tak terhingga!.
"kau...kau gila!!" ucap Marsel tak percaya.ayolah itu ponsel mahal bukan barang KW!.
"kenapa? Marcel mau? banyak itu dirumah ambil saja tinggal pilih!!' ucap Tristan sombong. songong sekali anak satu ini!.
"bagaimana tidak banyak,mommy lelah harus ke ritel Ponsel setiap anak iblis ini merusak ponsel barunya karna tidak tau cara pakai,jadi sekalian mommy beli untuk stok setahun.jadi setiap rusak tinggal comot aja di ruang penyimpanan ponsel!! memang anak idiot ini!!" kesal James menatap bengis wajah santai Tristan.sabar brother!.
"anak ini memang tidak cocok pakai ponsel mahal,masa ia seminggu bisa ganti sampai 3 kali?!! untung papi Xavier punya toko ritel Smartphone" ujar Ryu menatap miris pada Tristan.anak ini benar-benar otak karatan.
Tristan masa bodoh,games lebih penting!.
Rion menatap Axel yang sedari tadi terlihat sibuk.
"Xel" panggil Rion pelan.
"kenapa Ion?" menengadah dan menatap penuh tanya pada wajah cemas Rion.
"Kayra ada keluar dengan sahabat-sahabat nya?" tanya Rion serius menatap dalam wajah binggung Axel.
lima detik berlalu dalam keheningan.
"ah!! tunggu!!" Axel segera mengutak-atik Laptopnya dan mulai menampilkan cctv di area Apartemen Kayra,cctv yang dipasang diam-diam oleh anggota mereka demi mengawasi setiap para gadis inti BE.
"aneh!!" gumam Axel yang menatap heran cctv yang menampilkan tayangan selama dua hari berturut-turut.
"kenapa Xel?!!" kini Tristan bertanya heboh dengan Rion yang mengeryit kala kecemasan mulai datang.
"dari tanggal 10 sampai tanggal 11 setelah acara pernikahan,gadismu itu tak pernah keluar dari apartemen nya.kurasa ada yang aneh disini!!" ucap Axel serius.
deg...........
jantung Rion terasa berdebar, perasaan tak enak dan pria itu takut!.
ponsel Android Rion tiba-tiba berdering menampilkan pesan dari salah satu anggota delta spy.
from : Eagle eyes 3
to : Second Leader.
bos something happen!! ada seorang pria asing berumur sekitar 40 tahun tengah berada di depan pintu apartemen Miss Kayra,wajah nona Kayra terlihat tegang.
deg....
"BEDEBAH!!" umpat Rion panik.
"James kunci!! mana kunci mobil!!" panik Rion yang bahkan melupakan bahwa ia sendiri membawa mobil tadi.
"ah...apa?!! kau kenapa sih ion?!! coba tenang!!" ujar James ikut panik.
" banyak omong!! kunci motor mana Ryu berikan padaku!!" amuk Rion sudah terbakar amarah,sungguh pesan itu membuat aliran darahnya seakan mendidih dan respon lambat James membuatnya bertambah emosi.
Hap..........
kunci motor itu kini ditangkap oleh Rion setelah Ryu melempar benda itu cepat.
"RION.... ARION...KAU JANGAN KALAP BEGIT-"
BLAM.......
terlambat,pintu ruang utama markas senjata itu kini tertutup rapat dengan kepergian tergesa-gesa sang second Leader.
sembari berlari menuju basemant,Pria tampan itu memasang jaket kulit serta helmnya.
kini motor melaju kencang membelah jalanan malam kota London.
"please tunggu aku kay!! kumohon!!" lirih Rion dibalik helm full face nya.
motor sport besar itu mengaung mengamuk membelah malam membuat semua menyingkir kala iblis jalanan itu tak menurunkan sedikitpun kecepatan meski lampu akan segera berganti merah.
.........⚜️⚜️⚜️..........
hari ini Kayra terdiam sendiri di kamar apartemen nya,gadis itu memandang seluruh kota dari jendela balkon kamarnya.
"apa kini aku benar-benar telah menerima Rion sepenuhnya? aku...aku sedikit takut!! tapi apa yang pria itu lakukan selalu membuat hatiku menghangat,Tuhan tolonglah aku" lirih Kayra menyadarkan tubuhnya pada dinding disamping nya berdiri.
tes......tes....tes....
"apa aku akan bahagia seperti Q?" tanyanya lirih.
Ting...tong......
lamunan Kayra terhenti saat bel apartemen nya berbunyi cukup keras, sepertinya sang tamu tidak sabaran.
berjalan setelah menghapus air mata dan merapikan sedikit penampilannya.
"tunggu" ucap Kayra malas.
klik...........
deg....
"an...anda!!"
tubuh Kayra menegang setelah melihat siapa tamu tak diundang itu.
pria paruh baya itu menyeringai penuh arti.
"sepertinya kau hidup bahagia Rara!!" ujar pria itu bengis.
deg.....deg.....deg.......
takut!! gadis psikopat cantik itu kini diserang ketakutan terdalam yang sudah lama ia coba kubur.
pria itu,paman Nixon! pria yang selama hidup Kayra dulu selalu memberi didikan kejam dan bengis pada kayra.laki-laki yang membawa trauma buruk bagi hidup Kayra,meski karna laki-laki itu Kayra berhasil membalas dendam pada pembunuh keluarganya,namun laki-laki gila dan pembunuh berdarah dingin itu jugalah yang telah membawa awan hitam kedalam hidup seorang Kayra.
Kayra kecil yang selalu disiksa secara fisik dan batin,dan semua itu dilakukan oleh pria dihadapannya itu.
Kayra.atau bagi pria itu Rara kini mulai bergetar ketakutan.
"siapa yang mengajarimu menjadi gadis lemah!! kau sudah berani sekarang ?!! kemana Rara ku yang suka membunuh?!! aku tidak suka Rara ku yang sekarang!! dimana Rara!!" suara dingin penuh ancaman itu membuat lelehan air mata Kayra semakin deras mengalir.
⚜️⚜️⚜️
BRUUUMMMM
sungguh kecepatan motor Rion benar-benar mampu memanggil malaikat maut!.
fikiran melayang,perasaan yang terselip kecemasan luar biasa.Rion gelisah!
"DAMN!!"
Brakh.......
motor sport besar Honda R6 itu terhantam sebuah minibus yang melaju dari samping tepat di persimpangan. tubuh Rion terpental dengan motor sport milik Ryu yang sudah terjatuh terseret jauh hingga terlihat percikan api dari body motor yang terseret pada aspal.
semua orang yang melihat menjerit ngeri.bahu kiri Rion terluka akibat hantaman pada aspal, helmnya terlepas.
kini dahi pria itu sudah penuh darah.
Rion menutup mata sembari terdiam mengurangi rasa sakit yang terasa meremukkan seluruh tubuhnya.beruntung dirinya sudah terlalu kebal dengan rasa sakit hingga tidak perduli lagi kondisi tubuhnya,meski kini kening dan seluruh lengan kanannya harus beset hingga kulitnya sedikit koyak,tak masalah!! pria itu segera bangkit dan memungut helm dan segera berjalan meski tubuhnya terasa begitu sakit.berjalan tertatih menuju motor yang masih tergeletak dan tak lama mengangkat kendaraan itu agar kembali berdiri.
"BEDEBAH!!" umpat Rion kala kakinya terasa sakit luar biasa akibat lutut yang tak sengaja tertekuk dan menghantam aspal saat jatuh tadi.
puluhan orang tercengang melihat keadaan pria itu.gila!! satu kata yang menggambarkan kondisi Rion kini.
"berhenti disana!!" titah salah seorang polisi yang kini telah keluar dari mobil patroli.
manik gelap Rion semakin mendingin.pria itu diam menunggu apa yang para polisi itu ingin lakukan .
"Anda melanggar batas aturan kecepatan,mengacau lalu lintas dan membahayakan para pengendara lain!!" Seorang polisi berucap sarkas saat sosok dibalik helm full face itu terdiam.
menyanggah motor besarnya dengan standarnya,melepas helmnya kembali dan menyorot para polisi itu dingin menusuk.sungguh Rion tidak ada waktu untuk bermain-main sekarang!!
deg.......
para polisi itu mematung kala menatap sosok yang kini sudah melepas helmnya.
"tu...tuan muda Arion" gagap seorang polisi dengan kumis cukup tebal menghiasi wajahnya.
Brakhhhh..........
"BANGS*T!!" amuk Rion kala kini para polisi itu justru terdiam seperti patung.
"kalian ingin pertanggungjawaban ku?!! datang ke mansion Wiguna dan akan kulayani keinginan kalian!! sekarang minggir!!" amuk Rion mulai berang.
sial!!
para polisi itu langsung tersadar begitu suara bengis Rion terdengar.sungguh tiada manusia di tanah Britania Raya ini yang mau berurusan dengan para Wiguna itu,mereka masih sayang nyawa dan kehidupan damai mereka.
"ma....maafkan kami tuan muda Wiguna,silahkan.... silahkan anda lanjutkan perjalanan anda.kami akan bereskan semua ini!!" ucap kepala polisi itu gugup.keringat dingin mulai mengalir melihat aura gelap Rion.
tetes darah dari kening dan luka pada lengan kirinya itu tak membuat ketampanan seorang Rion berkurang,aura bengisnya benar-benar keturunan Wiguna sekali.
Brakh......
dengan emosi Rion menendang body mobil polisi yang menghalangi jalan nya.
"MINGGIR!!" titah Rion emosi.
para polisi dan penggendara itu otomatis menyingkir cepat saat motor sedikit ringsek itu mulai melaju kembali ,kali ini percayalah kecepatan motor itu kini sudah diambang batas.
⚜️⚜️⚜️
"hiks"
Kayra segera membekap mulutnya sendiri kala isakan tanpa sadar itu lolos begitu saja.
gadis itu berjalan mundur panik saat pria paruh baya mimpi buruknya itu berjalan mendekat dengan senyum psikopat nya .
"KAU TAU AKU BENCI GADIS LEMAH!!" suara teriakan murka itu terdengar dengan satu tangan pria itu yang sudah terangkat bersiap memukul hingga.
Brakhhhh......
pintu apartemen yang sudah tertutup itu kini terbuka dengan tendangan kasar hingga daun pintu malang itu terlepas sudah.
disana sosok Arion datang dengan mata memerah gelap,nafas memburu dan pakaian penuh darah.
iblis!!...
tab.....tab.....tab....
berjalan cepat dan penuh emosi.
Pria itu menatap nyalang pada tangan yang sudah terangkat bersiap memukul gadisnya.
deg.........
tubuh Kayra mematung saat sosok Rion kini berdiri dihadapannya pasang badan melindungi dirinya.
tes....tes....
"RI...Rion.....hiks" Isak Kayra lirih.
Nyuttttt.......
hati pria itu berdenyut sakit saat untuk pertama kalinya dalam hidup melihat gadis psikopat itu menangis, dihadapannya!.
"i don't care who are you!! but if you dare make my mine cry,i Will kill you!!" desis pria itu tajam.
Pria paruh baya dengan mantel hitam itu menyeringai,meski aura pria muda didepannya cukup mengerikan.namun percayalah kini pria paruh baya itu terlihat menyergai licik.
Deg.......
Krekh......
suara kokangan senjata api terdengar oleh Kayra saat Rion kini sudah menodongkan sebuah Dessert Eagle tepat di kepala pria paruh baya itu.
deg......
"Rion...kamu..berdarah" cicit Kayra khawatir.gadis itu menarik tubuh Rion mengahadap tubuhnya.sungguh karna diliputi rasa takut,gadis itu baru sadar akan kondisi Rion kini.
greph.........
deg........
"hiks...kau...kau datang hiks....terima kasih...Rion aku tak takut lagi hiks..." Isak Kayra yang kini telah memeluk tubuh Rion melingkupi pria itu dengan kehangatan dan kerinduan yang tak bisa dijelaskan.
"RARA!! KAU HANYA MILIKKU JANGAN MENYENTUH PRIA LAIN!!"
DOR............
PRAK.........
teriakan murka pria paruh baya itu dibalas tembakan timah panas oleh Rion,peluru itu menghancurkan sebuah vas bunga tepat dibelangkang tubuh pria asing itu.
sambil memeluk tubuh Kayra erat,Rion memandang bengis pria tidak tau diri itu.
"pergi!! atau detik ini juga kulenyapkan nyawamu!!" titah Rion menahan emosi,bisa saja ia membunuh sekarang,namun melihat tubuh bergetar ketakutan gadisnya yang Rion sendiri tak tau mengapa,kini lebih baik mencari aman.
HAHAHAHA
pria itu tertawa remeh menatap Rion dengan wajah memerah penuh kebencian.
"kau fik-"
Dor........
"ARKH......"
jerit pria itu saat bahu kanannya tertembus peluru lesatan Rion.
tubuh Kayra menegang.
"tenang Love" bisik Rion pada Kayra lembut.
tatapan mata mereka menatap tajam satu sama lain.
"kau.bukan.tandinganku!!" tekan Rion bengis.
jika soal melindungi miliknya,maka Rion tak kalah bengis dari sang ayah maupun saudara kembarnya Arkansas.para pria Wiguna akan menjaga harta hati mereka sampai titik darah penghabisan!.
"Bawa pria itu pergi!!" titah Arion begitu anggota delta yang ditugaskan menjaga Kayra dari jauh masuk.empat pria berkemeja hitam masuk dengan wajah kaku mereka.
"baik Leader!!"
tubuh pria itu dibawa paksa keluar dari apartemen Kayra.dan gadis itu hanya bisa bernafas lega.
gadis itu melepas pelukan hangat mereka,berjalan kearah dapur dan kembali dengan sebuah kotak P3K
"kau kenapa Rion?" tanya Kayra sendu melihat penampilan Rion kini,entah sejak kapan hatinya telah terisi oleh sosok Rion kini.
"kau tidak terluka Kayra?" mengacuhkan pertanyaan Kayra,kini Rion justru sibuk mengamati tubuh Kayra.pria itu takut jika ada sedikit saja luka pada tubuh gadisnya.
hiks..........
isakan itu terdengar lirih,sembari mengusap kening Rion dengan kain kapas dan Alkohol Kayra terisak lirih.
menutup mata dan menghela nafas berat dimana seakan pasokan udaranya menipis,Rion merasa gagal menjaga Kayra.
Greph......
mengabaikan rasa sakitnya,Rion memeluk tubuh bergetar Kayra penuh cinta.
"dia....hiks...dia yang menciptakan monster ini hiks....dan kini ia tak mau melepaskan ku hiks..." Isak Kayra lirih.
diam......
hati Rion yang biasanya tidak perduli akan apapun kini terasa hancur.jadi pria tadilah sosok dibalik perubahan Kayra yang mencoba kembali berdamai dengan masa lalu?.
"tenang Kayra,tak perduli apapun ada aku.aku yang akan melindungi dirimu sayang,kau harus percaya padaku!!" ucap Rion sembari mengecup mata berair dengan air mata yang terus mengalir itu.
"i do anything for make you safe" lirih Rion tegas.
cup.........
ciuman panjang dan lembut pada bibir Kayra membuat malam itu sudah cukup membawa semua kegelisahan seorang kayra.yah,percaya pada Rion adalah pilihan yang tepat.
TBC.....