PRINCESS OF DARKNESS (My Beautiful Target)

PRINCESS OF DARKNESS (My Beautiful Target)
Beautiful night



hai semua jangan lupa tinggalkan jejak vote like dan komentar ya........🌹



⚜️ Happy Reading ⚜️


Rion berjalan sembari menggendong tubuh Kayra masuk kedalam kamarnya dalam diam,mereka terdiam dan tak ada yang bersuara satu sama lain.


dibaringkan tubuh Kayra diatas ranjang king size milik nya,kedua mata mereka saling bertemu.manik memerah Kayra menatap penuh sesal manik dingin Arion.Pria itu hanya diam meski maniknya tak lepas menatap bagaimana gadis itu kini menatapnya.


"istirahatlah aku akan pergi" ucap Rion tanpa ekspresi apapun diwajahnya.pria itu bangkit dan berbalik pergi.


Greph.......


deg........


jantungnya seakan berhenti sesaat saat lengan mungil itu melingkar memeluk tubuhnya dari belakang.


"ma...maafkan hiks...aku" Isak Kayra Lirih,gadis itu memeluk erat tubuh Rion dari belakang dan menangis disana.


Arion menutup mata,jujur saja hatinya sakit saat mengetahui bagaimana gadis itu memilih pergi meninggalkan dirinya dengan cara seperti itu? Rion kecewa sungguh!.


"aku.....aku kotor Rion!! hiks.....aku bahkan malu pada diriku sendiri hiks...aku tidak pantas mendapatkan hatimu" Isak Kayra semakin lirih,Rion dapat merasakan bagaimana tubuh itu bergetar dari balik punggungnya.


"istirahatlah maid akan membantumu mengganti baju" ucap Rion dingin,sungguh hatinya masih sakit karena apa yang Kayra lakukan.menyerah pada hidup dan melupakan cinta yang ia berikan untuk gadis itu,Rion merasa hancur.


pria itu mencoba melepas pelukan Kayra lembut,namun Kayra tidak mau dan gadis itu semakin mengeratkan pelukannya.


"Lepaskan Kayra" pinta Rion sendu.


"tidak hiks... jangan" tolak Kayra tak mau.


tubuh dinginnya sedikit menghangat akibat panas tubuh Rion menjalar pada tubuhnya,aroma maskulin darinya membuat hati gadis itu sedikit tenang.


"saat aku menutup mata hiks...hanya bayangan bagaimana pria itu melecehkanku hiks...yang terbayang hiks...noda buruk yang sudah lama kubasuh kembali hiks..dan kau tak tau betapa tersiksanya aku,hatiku terus sakit.jadi apa salah jika aku ingin melebur semua derita ini? hiks.....aku ingin melupakannya" Kayra berucap lirih,kemeja belakang Rion telah basah oleh air mata gadis itu,dan kemeja depan-nya yang basah oleh tubuh Kayra yang sebelumnya telah basah membuat malam semakin dingin.


berbalik dan mengusap wajah berderai itu,Rion membawa tubuh gadisnya ke atas ranjang.


"jika ini hanya mimpi,tolong segera bangunkan aku hiks...mimpi ini membunuhku.namun sayang semua ini memang nyata,kenyataan buruk yang kualami" tambah Kayra yang sudah menutup wajahnya dengan kedua telapak tangan.ia tak sanggup melihat wajah tenang Rion,apa pria itu tak mengerti arti kata sudah kotor? Kayra benar-benar merasa hina.


"apakah kau percaya Takdir?" tanya Rion sembari menyingkirkan telapak tangan yang menutupi wajah cantik gadisnya,pria itu lalu membelainya dengan lembut.


gadis itu mendongak dan menggeleng samar,ia benci kata takdir.


tersenyum dan kembali berucap,Rion tak ingin rasa cintanya kalah oleh masa lalu.


"takdir,takdir burukmu membawa pria seperti diriku jatuh padamu.seperti takdir,kau dan masa lalumu seakan memanggilku dan aku tak bisa menolak untuk itu,tolong berpeganglah padaku percaya padaku.apakah kau takdir Tuhan untukku? yah,aku selalu bertanya-tanya pada Tuhan untuk itu,aku sadar aku bahkan lebih kotor darimu,dengan semua dosa yang telah kulakukan dan aku tak perduli kau ternoda atau tidak.aku tulus" Rion menatap Kayra penuh cinta dan kasih,pria itu membuka resleting gaun Kayra perlahan .tergoda? tentu saja namun situasi saat ini tidak memungkinkan Rion untuk melepas jiwa lelakinya,gadis itu tersentak namun senyum hangat Rion membuatnya sedikit rileks.


pria itu melangkah ke arah walk in closet dan mengambil sebuah piyama dari sana.


setelah membuat Kayra memakai pakaian kering dan menaikan suhu kamar agar membuat tubuh mereka hangat,Rion kembali bersuara.


"aku yakin kaulah gadis terakhir untuk diriku,meski bukan yang pertama namun percayalah hanya kau yang akan menjadi wanita terakhir dalam hidupku,jangan bicara tentang noda.semua orang punya noda! apapun yang kau alami dimasa lalu aku bersumpah tak akan perduli untuk itu.hatiku tenggelam,tetaplah bersamaku sayang! apakah kau hidup atau mati sekalipun.jauh didalam hatiku telah terisi sepenuhnya olehmu" Rion berucap tegas penuh kelembutan dan kasih.


Kayra menggeleng lirih,nodanya terlalu hitam dan Rion pantas mencari wanita yang lebih baik dari dirinya.


"kenyataan yang tersembunyi dalam diriku membuatku tak berani menatap dunia yang sama dimana laki-laki itu berada,dia menumpahkan tinta hitam dan pekat dalam hidupku,tiap kali aku menutup mata.hanya ada kenangan saat pria itu menyentuhku melukai harga diriku.kematian kelaurgaku kubayar dengan harga yang mahal" ucap Kayra miris.Air matanya terus mengalir dan gadis itu mengigit keras bibirnya agar tak bersuara.


Greph.....



"menangis sayang,menangis lah jangan menahannya.bahuku siap menjadi tumpuan mu" ucap Rion lembut,pria itu membawa tubuh Kayra berbaring lalu semakin mengeratkan pelukannya menghangatkan tubuh bergetar gadisnya.


"saat kau menutup mata,cobalah hanya melihat diriku dan bagaimana aku mencintaimu.lihat mataku dan disana hanya ada dirimu,saat kau menangis percayalah aku lebih sakit,jadi lupakan semua dan tata hidupmu bersamaku.lupakan itu,lupakan semua ! isilah mimpimu dengan ku dengan kisah yang akan kita untai bersama takdir kita akan kita ukir sendiri bukan dengan masa lalu,masa depan!" ucap Rion tegas.


keduanya berbaring saling memeluk satu sama lain, kata-kata Rion terus berputar jelas didalam fikiran-nya.


"sentuh ini" ucap Rion membawa telapak tangan Kayra dimana jantungnya berada.


"jantungku terus berpacu dan bahkan noda itu tak mampu menghalangiku melihatmu,melihat sinarmu.aku seakan tak bisa bernafas saat kau lakukan hal tadi,aku akan menghapus masa lalu pahit itu.dan aku seperti ini karnamu cahaya redup itu akan kuganti dengan matahari hanya untukmu! karena dirimu,mataku hanya melihat indahmu cintaku tak terbatas" Rion terus berucap menyakinkan Kayra untuk terus hidup dengan percaya pada cintanya.


"kau hiks..bisa membawa matahari untuk ku? hiks...kau pembohong!!" Isak Kayra sungguh hatinya membuncah dengan rasa cinta Rion untuk dirinya.


HAHAHAHAH.....


Rion tergelak setelah sekian lama,pria itu menarik hidung memerah gadisnya dan mengecup kening gadis itu sayang.


"bukan begitu sayang,itu hanya perumpamaan!! hahahaha...oh sayang jika matahari bisa kubawa maka bumi ini akan hancur haha.....astaga aku bisa kehilangan akal jika berbicara denganmu!! manisnya" gelak Rion tak habis fikir dengan pertanyaan gadisnya.


"tadi kau bilang akan membawa matahari untukku?!!" tanpa sadar Kayra merajuk manja,Rion tergelak rasanya ingin ia melahap gadis manis dalam pelukannya itu,tapi sayang mereka belum resmi.sebejat- bejatnya seorang Rion,ia tak akan menyentuh seorang gadis tanpa status yang jelas.


pelukan hangat yang begitu dirindukan oleh Kayra,pelukan hangat penuh cinta tanpa syarat dan terima kasih ia masih bernafas meski sudah bertindak bodoh.sungguh malam dingin terganti rasa hangat hingga membuatnya ingin menangis.yah,lepaskan semua noda dan percayalah pada pria ini.pria takdir Tuhan untuk dirinya.


"terima kasih Rion" lirih Kayra tulus.


"Anything for you my future wife" jawab Rion lembut.


cup.........


keduanya berciuman intens,saling menyalurkan perasaan dengan sentuhan bibir yang mampu mengungkapkan semua rasa.


............⚜️⚜️⚜️............


"baby"


Arkansas memanggil Liora yang kini terduduk membelakangi dirinya,gadis itu memandang kearah belakang mansion dari atas balkon kamarnya.


wajah istrinya begitu dingin,manik Liora begitu memerah dengan kedua tangannya yang terkepal erat,tubuhnya bergetar dan itu cukup membuat Arkansas serasa terhatam batu besar pada hatinya.


Greph..........


tak ada yang bisa membuat kemarahannya hilang,Arkansas memeluk tubuhnya dari belakang.memeluk leher istrinya dan menyandarkan dagunya diatas pundak sang istri.


"aku akan melakukan apapun untuk membuatmu bahagia,apapun itu baby" ucap Arkansas lembut.


"kenapa? kenapa takdir begitu jahat? apa kesalahan kami Ar? ap...apa bahagia semahal ini?" tanya Liora begitu terasa memilukan,perih sungguh perih yang Arkansas rasakan untuk pertama kalinya dan itu semua karna derita Liora terasa juga olehnya.


"apa yang kamu katakan baby? tutup pintu busuk masa lalu itu.tiada kesalahan yang kalian lakukan,hanya niat jahat saja yang tidak tau malu mengikuti kalian.sekarang kau,kalian tidak berada disana lagi tapi disini" tunjuk Arkansas tepat dijantungnya,pria itu kini berdiri tegak didepan sang istri.


"kalian berada di jantung para Wiguna dan disinilah tempat kalian kini bukan dimasa lalu" ucap Arkansas tegas menatap lembut pada wajah sendu sang istri.


"pahit Ar.....sakit sekali saat kami harus berjuang untuk bisa sekedar tersenyum menatap dunia,tak ada sandaran,harapan palsu yang mengejek dan tatapan buruk yang harus kami terima bahkan dari keluarga yang harusnya merangkul kami,aku tau derita kami berbeda namun satu hal yang pasti kami korban dari kebusukan dunia hingga menyerah adalah janji yang indah" ujar Liora lirih.


"jika waktu bisa berputar kembali,apakah kenangan pahit ini bisa terhapus? kebahagian yang tak bisa Kayra,aku,dan Nixon rasakan apakah bisa kami rasakan? apakah kamu tahu? aku merasa lelah,hidup melihat air mata yang selalu kami tumpahkan dibalik kegelapan.kami menyesal dan tiada siapapun yang bisa kami salahkan untuk derita ini" lirih Liora kala Arkansas kini membawa tubuhnya berdiri dan masuk kedalam kamar mereka,Angin membuat tubuh gadis itu mengigil dan Arkansas sadar itu.


"aku tau kau lelah sayang,tapi tak bisakah kau lihat kini ada aku untukmu dan ada Rion yang ada untuk Kayra, mengganti masa lalu kelam itu dengan cinta,percaya padaku waktu akan berlalu membawa kenangan buruk dan meninggalkan cinta di sisa hidup kita" ucap Arkansas,pria itu menarik selimut dan menyelimuti tubuh mengigil sang istri dengan lembut.


"aku mencintaimu,terima kasih dan tolong peluk aku dengan hangat jangan pernah tinggalkan aku.kali ini aku percaya,cinta memang seperti ini,hatiku lega.ini keserakahan ku dan terima kasih cinta yang telah kau beri akan ada dan tak akan kulupakan" ucap Liora dengan senyum indah terpatri diwajah yang semula suram kini berganti cerah.


"perasaan ini tak akan pernah hilang,kita bisa lewati ini bersama,waktu akan berlalu dan aku selalu katakan pada diriku.kau adalah nafasku yang berharga tetaplah percaya padaku dan isilah kenangan baru ini dengan cinta kita,diwaktu yang sangat sulit,jangan goyah dan yakinlah"


Liora mengangguk dan kini pria itu membawa tubuh sang istri berbaring,jantung Pria itu berdebar kala dada lembut Liora menekan dada bidangnya.


Cup.....


deg.....deg.....deg.......


saat itulah rasanya jantung Liora hampir copot,bibir Hangat Arkansas menyambar bibirnya penuh kelembutan ditengah jiwa lelakinya meronta,tangan pria itu meringsuk masuk kebalik gaun tidur sang istri.


Liora melenguh saat jemari nakal Arkansas kini menggoda kulit punggungnya begitu lembut dan membuai.


Kini Arkansas menatap dengan gairah penuh pada saat Liora mendongakkan merasakan sensasi geli pada bagian belakangnya.


Cup..........


Pria itu mulai menciumi leher jenjang sang istri hingga jejak kepemilikannya bertengger manis disana,kissmark indah yang membuat seringai Arkansas terbit dalam.


"bolehkah?" tanya Arkansas penuh harap.


Liora mengangguk malu,sudahlah ini kewajibannya dan sudah saatnya suaminya mendapat haknya.


Arkansas mulai mengecup seluruh wajah liora dan mengigit daun telinganya sensu*l.


desahan Liora terdengar.nafas keduanya memburu,manik Arkansas sudah mengelap penuh gairah dan saatnya hutang malam pernikahannya terbayar.


tangan Arkansas membuka kancing Piyama Liora terburu-buru,gejolaknya sudah naik dan kini piyama itu sudah jatuh menyisakkan bra hitam yang membungkus dada indah sang istri.


Glek.....


Arkansas terpukau kembali,lagi dan lagi.meski ini bukan pertama kali melihat sumber makanan anak-anaknya nanti,namun tetap saja ini adalah surga dunia yang berada ditubuh sang istri.


dalam kedinginan udara malam,lampu kamar yang remang membuat kulit halus itu begitu indah memanggil untuk ia sentuh.


racau Liora saat lidah Pria itu kini semakin Liar menjajah seluruh permukaan tubuhnya.


"ah....kau cantik sayangku....kau keindahan yang melebihi apapun yang indah di dunia ini" ucap Arkansas tersenyum puas setelah membuat tubuh sang istri polos sepenuhnya.


wanita cantik itu kini bergerak membuka kancing kemeja suaminya satu persatu.


diam.....


Liora menatap penuh pesona akan otot keras dan dada bidang nan kekar pria diatas tubuhnya kini,tanganya bergerak sendiri membelai otot perut Suaminya yang terbentuk sempurna itu.


"sayang jangan bermain-main" racau Arkansas menahan gejolak seperti tersengat listrik saat jemari lembut itu menggoda kulitnya.


"aku tak tahan lagi sayang,junior Ar sakit!!" geram Arkansas,Liora tersentak saat merasakan tonjolan keras dibawah perutnya.


Arkansas mengangkat kedua kaki Liora agar bertahan diatas pundaknya.


deg....


Liora melotot horor melihat rudal besar itu teracung gagah


"tidak tungg-"


Liora memekik keras saat tanpa aba-aba benda pusaka itu melesat menerobos dan merobek inti dirinya.


"ahhhh..maaf sayang aku sudah tak tahan lagi" racau Arkansas .


"ahhh...Ar...pelan.....sak...sakit Ar....ahhhh....." racauan Liora semakin tak terkendali,Liora merasa tubuhnya seakan terbelah saat Arkansas terus menggempur tubuhnya.


ranjang itu bergoyang keras,dinginnya malam menjadi saksi bisu bagaiman gagahnya putra mahkota Wiguna itu menjebol rahim sang istri.


"engghhh...ahhh...aku...aku mau ahhhh....ARKANSAS!!" pekik Liora kala kini dirinya terasa penuh oleh pelepasan mereka berdua.


"your body is mine" tegas Arkansas mutlak.


TBC.....


fiuh.....merinding disko🤣