
Hai semua jangan lupa tinggalkan jejak vote, like dan komentar....🌹
...🦂...
...H...
...A...
...P...
...P...
...Y...
...R...
...E...
...A...
...D...
...I...
...N...
...G...
...🦂...
...Bayangan indahnya telah datang...
...bayangan cinta yang mengisi hati...
...bahkan saat harapan hampir lenyap...
...dan saat kata manis tertelan sepi...
...Senyuman itu telah lampaui...
...lampaui gemilang yang bersinar hingga fajar...
...mengubah warna langit gelap...
...caramu mencintaiku...
...membuat awan hitam itu menjauh...
...untuk segala cinta...
...telah lalui malam panjang...
...dan pada akhirnya cinta itu kembali pulang...
...sekarang...
...hari ini...
...takdir telah menyatukan kita...
...dan cinta datang tak akan pernah berubah...
...kenangan pahit hilang tenggelam ilusi...
...sayang...
...sebelum terlambat...
...aku mencintaimu...
...bahkan sinar mentari...
...tak bisa secerah senyumanmu...
...hati yang terluka itu telah sembuh...
...dengan sentuhan kasihmu...
...bayangan pudar menjadi cahaya...
...aku disini,disisinya...
...karena cinta kita saling terikat...
...kita disini...
...bertahan...
...tak ada yang perlu ditakuti...
...seumur hidupku,aku milikmu...
..............🔱.............
Kamar tidur dengan segala kemewahan disana menjadi saksi saat dua anak manusia berbeda gender itu saling terdiam dan tenggelam dalam perasaan masing-masing.
yah,Arkansas terbangun terlebih dahulu dibandingkan istrinya.dan saat ia memasuki kamar mandi dan tak lama keluar kembali,manik tajamnya bertemu tatap dengan manik indah Liora yang nampak bergetar memandangnya dari arah ranjang.
dan kini Arkansas terduduk di sofa tunggal di samping meja rias,belum cukup berani mendekati sang istri.meski semalam ia begitu bahagia bisa terlelap sambil memeluk tubuh istrinya lagi.namun kini ia akan lakukan perlahan dengan lembut dan sabar.
"Liora......" panggil Arkansas dengan lembut,bahkan suaranya terdengar serak dan bergetar.
Liora diam,mengigit bibir bawahnya menahan tangis sembari menatap wajah tampan itu dengan manik bergetar.
"taukah kau sayang? ada ruang hampa yang lingkupi hatiku saat aku tinggalkanmu.wajah manis nan sendu yang kutinggalkan jauh saat itu,tanpamu.hati dan jiwaku tak bisa tenang" ucap Arkansas lirih,menatap Liora sayang dan kembali berucap meski dibalas keterdiaman wanita cantik itu.
"kemanapun aku pergi,hanya ada dirimu.telah kucoba tenangkan hatiku seolah kau baik-baik saja.aku bohongi diriku sendiri.aku membuka mataku,namun yang kudapat adalah separuh diriku tidur bersama luka tangismu.aku berdoa meski aku tau Tuhan bahkan mungkin kini telah menertawai ku,aku hanya berharap sedikit saja Luka hati ini terobati,tapi........tanpamu apalah aku? tanpamu jiwaku tak akan utuh.terkadang,semua ini membuatku mati rasa.namun senyum indahmu terus terngiang membuatku bertahan!!" menutup mata dan Arkansas tanpa sadar mulai menangis.
"rasanya,rasanya aku tenggelam didalam samudra seorang diri,istriku.semua tertulis diwajahmu saat terakhir ku tatap wajah penuh kekecewaan itu,dan aku tau.aku telah lakukan kesalahan besar.kucoba lanjutkan hidup seolah aku baik-baik saja,tapi semua hanya kebohongan pahit yang menyiksa.aku tersiksa baby!! aku mencoba segala cara agar sakit ini terobati,bahkan aku lari darimu.aku menyesali itu disetiap waktu...." Arkansas memukul dadanya sendiri, sungguh demi apapun ini lebih sakit dari pada tertembak peluru dan tersayat sebuah katana sekalipun .rasa sakit yang bahkan tak berdarah!.
mengusap air matanya benci lalu kembali mengatur nafas yang terasa sesak,menatap Liora disana yang menatapnya dengan manik kosong gelap tenggelam dalam kesedihan.
"bukan maksudku berlarut dan tinggalkanmu,meski aku melangkah jauh pergi namun percayalah.aku tak sanggup sedetikpun melepaskanmu, aku tak ingin kau hadapi dunia ini seorang diri dan aku merasa tak cukup kuat bahkan untuk melindungi dirimu,salahkan lah aku dan bencilah aku jika itu bisa mengurangi sakitnya.aku...aku sungguh tak berguna!!!" Ucap Arkansas serak dengan senyum pahit menatap nanar sosok malaikat cantiknya.
"sudah...sudah selesaikah? sudah...sudah selesai dengan semua beban dihatimu?" tanya Liora lirih.
Arkansas mengangguk dan kembali bersuara saat Liora kembali terdiam.
"Baby......" Arkansas kembali memanggil lembut meski istrinya nampak masih terdiam.
"hiks......" keluar sudah satu isakan pedih dari bibir manis bergetar itu.Arkansas menutup mata dan saat ia membukanya,betapa kagetnya dia saat Liora tiba-tiba bangkit dan berjalan cepat menuju dirinya dari ranjang tadi.
"kumohon...jangan...jangan berlari nan-"
Grephhhhhh........
Arkansas membalas erat pelukan dari Istrinya,maniknya terpejam kala merasa tubuh mungil itu kini bergetar semakin hebat dengan raungan pedih kala air mata itu jatuh deras diatas bahunya.Liora memeluk tubuh kokoh itu erat, menyembunyikan wajahnya di ceruk leher Arkansas dan menangis disana.
"maafkan aku sayang....maafkan suamimu ini" bisik Arkansas sembari menepuk punggung istrinya sayang.
"hiks... jangan..jangan pernah tinggalkan aku lagi hiks...bisakah kau berjanji?" Isak Liora,aroma maskulin tubuh Arkansas benar-benar membuat hatinya bergetar penuh kebahagiaan.ini nyata bukan khayalan dirinya lagi.
"ya sayang.aku bersumpah dibawah langit dan atas nama bayi kita,aku.Arkansas putra dari Rafendra Wiguna tidak akan pernah lagi meninggalkan dirimu,aku akan selalu berada disisimu untuk selamanya !!" tegas Arkansas mutlak.Liora mengangguk ribut dan semakin tenggelam dalam pelukan hangat itu lagi.
" apapun yang terjadi,mulai kini percayalah pada cinta kita.bila perlu aku akan membuang hatiku untuk menjadi pelindungmu satu-satunya aku mencintaimu sayangku!" tegas Arkansas dengan senyum teduh diwajahnya.
"hm...aku tahu" balas Liora lirih,Arkansas terkekeh samar lalu menarik pelan hidung mancung istrinya sayang.keduanya akhirnya tertawa dan tersenyum lembut menatap satu sama lain.Arkansas menunduk dan meraih dagu istrinya perlahan.
cup........
akhirnya,ciuman panjang penuh cinta itu terjadi.Arkansan mengecup , melu*at dan mengeksplor masuk begitu mulut mungil istrinya terbuka.
"engghhh" Liora mengerang kala ciuman panjang itu begitu panas dengan cinta yang teramat besar didalamnya.
"hah...hah...." nafas Liora memburu kala ciuman itu terlepas sudah,Arkansas mengusap bibir Liora yang telah sedikit bengkak karena ulahnya.tersenyum dan kembali mengecup kedua pipi istrinya dan mulai meraih tubuh itu dan menggendong ala bridal menuju kamar mandi.
Blushhh
"merona heh? istriku sangat manis!!" goda Arkansas dengan gelak tawa renyahnya.
Liora tersenyum malu dan mencubit pipi Arkansas gemas.kenapa suaminya semakin mesum saja? Liora geli sendiri.
..............🔱...............
hari ini Markas BE nampak ricuh kala para inti membawa para istri mereka untuk pertama kali ke markas para Eagle.
"oh..my Angel,diriku telah jatuh cinta padamu.kalau kata orang Indonesia,terimalah hati abang Tristan ini" Suara dengan pelafalan bahasa Indonesia yang belepotan terdengar dari mulut pria manis itu,pria itu rupanya sedang menganggur hingga memutuskan berbuat rusuh dengan drama menggoda Angel,istri dari Ryu itu nampak tersenyum geli dengan dengusan keras Ryu melihat kelakuan sahabatnya itu.
Tristan berlari kesudut ruangan dan meraih asal bunga mawar yang Kayra simpan disebuah vas bunga sebagai hiasan disana.
pria itu berlutut dan mulai menjulurkan bunga itu kearah Angel yang terlihat senyum canggung melirik suaminya yang sudah mengeram jengkel sejak tadi.
"heh bayi,kau mau mati oleh Kayra dan Ryu?!! matilah kau jika Kayra datang dan melihat vas bunganya.dan apa kau bilang? minta angel terima cintamu? kau tidak lihat Ryu sudah siap tempur?!!" Ucap Gabril jengah sendiri.
Tristan mencibir,dasar dokter gila itu tak tau apa dia sedang bosan.main sedikit tak masalahkan? sayang sekali mainan kali ini membuat nyawanya terancam dan Tristan sungguh tak sadar itu,satu kata.Bodoh!.
"maaf saja tuan Gabril,cinta itu buta dan saya tidak melihat ada masalah untuk cinta saya!!" ujar Tristan acuh.
"buta? apa kau mau kubuat buta benar?!! "
Glek...
Tristan menoleh patah-patah sembari meneguk salivanya susah payah,sial salah sasaran.Ryu mode iblis!.
"hehe...ih...baby Ryu galak.pindah deh godain sayang Daisy!" ucap Tristan sembari berlari layaknya pria gemulai kearah Daisy yang sibuk dengan kacang kulitnya.
"apa?!! mau kuberi tinju kau?!!" sembur Daisy galak saat Tristan mulai mendekat.
BWAHAHHAHA....
pecahlah tawa para anggota yang hadir dan para inti BE itu.para wanita ? mereka sibuk menutup mulut melihat wajah nelangsa Tristan.
"Daisy...kenapa galak sama Abang Tristan? nangis nih!!" Ancam Tristan dengan wajah cemberut menatap Daisy jengkel.
"Uluh...uluh.... Daisy!! jangan galak-galak sama bayiku!! sini nak sama mama!!" ucap Jessy tersenyum jahil.
"bayi-bayi!! Cel istrimu buta ya?!! berhentilah panggil aku bayi!!" amuk Tristan kesal sendiri,lihat.niatnya menjahili kawan-kawannya malah dia yang dijahili, nasib-nasib.
Tristan merajuk,pria manis itu kini berjalan dan bersender manja pada Xander yang sedari tadi sibuk dengan email-email di tabletnya.
"mas Xander....lihat dedek di bully!!" adu Tristan dengan manja sembari menatap mengejek kawan-kawannya.
Pukhhhh...
"aduh....kepala cantik Tristan!! ih...kok nenek Starla jahat sih mukul dedek gemes!!" Protes Tristan kaget saat Starla tiba-tiba menimpuk kepalanya keras.
"menjauh dari suamiku!!" amuk Starla kesal sendiri lama-lama,mana Xander sedari tadi sibuk sendiri.lihat teman-teman bermanja ria dengan suami mereka,sungguh Starla iri sendiri.mana lagi si Tristan malah datang ngerusuh lagu,hancur sudah mood baik Starla.
hahahaha....
semua orang menoleh kearah pintu masuk,suara tawa manis nan renyah Liora membuat semua mata terpana dan tenggelam dalam keheningan.
"astaga...itu suara tawa manis-nya!! bikin hati meleleh!!" ucap James dengan senyum jahil diwajahnya.
"heh...diamlah kau plankton!!' sembur Axel melirik kode keras pada James kala tatapan mata Arkansas begitu tajam.
"apa kau bilang,plakton? kau badak!!" sembur James tak terima.
" kuda Nil!! balas Axel.
" banci!!" sengit James.
" monyet!!" balas Axel sengit.
" dugong!!"jawab James jengkel.
"idiot!!" balas Axel balik.
" Tante girang!!" ucap James emosi.
" setan!"Ucap Axel menantang.
"gila!!" sembur James sengit.
"Banci perempatan!!" jawab Axel tak mau kalah.
"setan-" ucapan james terpotong amukan Rion .
"DIAM!!" sembur Rion emosi,sungguh telinganya panas mendengar umpatan-umpatan tidak jelas Kedua inti ini.
Tristan dan Kayra saling berbagi popcorn sembari duduk anteng menyaksikan kelakuan para pria itu,Liora sudah duduk dan memandangi laptop bersama amber dengan Nixon ditengah mereka.
Jessy, Daisy dan Angel masih setiap berpelukan ria bersama suami mereka.Arkansas? pria itu memeluk posesive pinggang Liora dari samping sembari memainkan ujung rambut halus nan panjang itu sesekali melirik malas kelakuan para sahabatnya.
"malu dilihat anggota kalian!! " sembur Rion emosi.
"eh si bos Rion!! apa kabar nih? oh ia...gimana istri,anak, simpananya pak.aman?" tanya James asal.
Baiklah udara dingin langsung terasa dari balik punggung Rion.tatapan mata tajam seakan menghunus dirinya.
"kau punya anak lain dan simpanan suamiku?!!"
Glek....
Rion membeku,sungguh aura bengis Istrinya sangat menakutkan.sial! si James mulutnya sungguh kurang ajar,mana ada dia menyimpan wanita lain selain istrinya.
"malam ini kamu tidur diluar!!" titah Kayra dan langsung berdiri diikuti para sahabatnya lainya,baiklah para wanita merajuk kini dan para suami terkena imbasnya.
"JAMES!! BEDEBAH KAU!! SINI...AKAN KUBUNUH KAU!!" amuk Rion .
James menegang,sial dia salah bicara! berlari dengan ekspresi ngeri diwajahnya.dibelakangnya berlari Ryu, Axel,Rion, Gabril dengan emosi.sedang Arkansas dan Xander sudah menyerigai bengis bersiap akan permainan ala BE.
"TIDAK!! OH..MY GOD...BENCANA!! " pekik James ngeri dengan tawa membahana Tristan yang sibuk dengan popcorn dan soda diikuti para anggota mereka,duduk sembari tertawa nista seakan melihat tontonan komedi lucu disana.
"hoshhh...ampun...sumpah nafash...nafasku mau habis hoshhh....hoshhh...main kejar-kejaran berhenti dulu!!" ucap James ngos-ngosan.
Bugh....
"****...kalian main keroyokan!!" sembur James kala Rion sudah membogem wajahnya tak main-main.kini James diseret ke rumah pondok salah satu pos yang tak jauh dari markas,gila saja para inti itu memakai markas mereka untuk mengerjai James.
Axel dan Marsel memegang kedua tangannya,Ryu dan Rion dengan smirk menarik rantai dan mengikat terbalik kini tubuh James.
baiklah penyiksaan dimulai.
"TIDAK!!! JANGAN..... JANGAN WAJAH TAMPANKU....HEI..
LEPASKAN TANGANMU DARI CELANAKU..ARKHHH...AKU TAK PERAWAN LAGI!!" jerit James heboh kala Marsel dengan tawa nistanya menarik celana James hingga color kuning dengan gambar spongebob itu terlihat jelas.
Bwahahahah....
"mamp*s!!" gelak Tristan sendiri.
"MOMMY....OH TIDAK...DADDY..PAPI..PAPA..MAMA...MAMI...LIORA TOLONG AKU!! TOLONG AKU DARI MAKHLUK CABUL INI..ARKHHHH!!" pekik James kala camera Axel mulai merekam dirinya saat para wanita club kekasih James datang entah dari mana dan mulai menggerayangi tubuhnya.sungguh James geli dan mau pingsan kala tombaknya bangun dengan tidak elitnya.sungguh permainan kembar Hades ini terlalu!.
"abis ML bawa dia Sparing!! akan kuremukkan tulangmu James, bersiaplah!!" Suara jenaka Arkansas terdengar mengerikan dengan intonasi dalam dan berat.
"TIDAK...AHHHH...AH... BERHENTI BIT*H....JANGAH MAINKAN TOMBAKKU!!" jerit James heboh.baiklah meski color kuning itu tidak terlepas,namun lidah apik para wanita panggilan itu sungguh membuat kepalanya pusing.
baiklah mari tinggalkan James dan derita nikmatnya.
..............🔱............
...TBC...
well.....maafkan el yang sudah buat otak kalian traveling,kalau kalian mikir aneh-aneh,dosa tanggung sendiri.
bye...😂
i love you all...see you next chapter