
Hai semua jangan lupa tinggalkan jejak vote like dan komentar......✌️
...💠...
...H...
...A...
...P...
...P...
...Y...
...R E A D I N G...
...💠...
cuaca hari itu sangat tidak mendukung,awan hitam gelap menggantung di langit.angin kencang dan suara petir yang datang bersahutan.
Klik.........
Pria berwajah manis yang menyiratkan kelelahan pasti itu menyalakan lampu dan sekejap mata,ruangan yang semula gelap gulita kini terang benderang .
melangkah sambil mengaitkan tas ranselnya,Tristan memasuki kondominium sang kakak.duduk diruang tamu yang bernuansa simpel elegant,Tristan membuang sembarang tas ranselnya.
duduk dengan kepala menengadah kelangit-langit ruangan.
"hah....cuaca sial!! andai tidak hujan badai,aku akan langsung menuju alamat rumah sakit tepat yang kakak beritahu sebelumnya.dan......sepertinya aku melupakan sesuatu,tapi apa?!" pria manis itu bergumam seorang diri.
hingga....
my big boss calling.....
Tristan mengangkat ponselnya dan melihat id Si Hades menelpon.
"ada-apa? masa baru sampai si Hades itu suruh kembali lagi? wah... benar-benar kejam itu manusia batu kalau benar!!"bergumam dan menggeser ikon hijau pada ponselnya .
"aduh bosss.....aku baru saja sampai dan kau ingin aku segera kembali? sungguh tega sekali kau ini bos!!" cecar Tristan tanpa aba-aba.
"TRISTAN!! INI KAMI KAKAK IPARMU!!"
Dhanggg!!!
telinga pria itu berdengung akibat suara jeritan Kayra dan dapat ia dengar kasak-kusuk dari sebrang sana.aneh! mengapa Kayra memakai ponsel si Hades? dan mengapa suara-suara para kakak iparnya saling bersahutan samar dari sana?.Tristan linglung sendiri.
"kak,bicara pelan-pelan kenapa?" protes Tristan kesal.
suara tawa Kayra dan para wanita lainya terdengar samar disana,dan dengusan kesal Tristan semakin keras.
"ia...ia.....hey!! cepat alihkan kemode vicall!!" Kayra berseru heboh .
dan tak lama.....
"TRISTAN!!! BAGAIMANA....KAU SUDAH BERHASIL MENEMBAK GADIS ITU?!!' Cristal mencecar begitu mode Vidio dialihkan.
"Menembak? kakak bagaimana sih?!! kalau Aku tembak,bisa mati nanti calon kekasihku!! kakak ini tidak waras!" Hardik Tristan kesal.
Disana.Angel, Jessy, Daisy,Starla maupun Ara dan Freya sudah menepuk jidat mereka sendiri kesal.
Liora menggeleng miris dan amber yang sudah tertawa keras sembari menepuk bahu Kayra keras.Cristal? bolehkah ia menangisi kepolosan adik bungsunya itu?.
Liora merebut posisi Cristal yang berdiri tepat kearah kamera dan menggantikan dengan posisinya lalu mulai menatap Tristan iba.
"Tristan...! bukan menembak pakai senjata api nak!" baiklah Liora sudah dalam mode ibu bijak yang menasihati anaknya.
Tristan mengeryit lalu menatap binggung wajah-wajah frustasi disana.
"sudahlah Liora kamu jangan banyak basa-basi! otak Teletubbies nya tak akan menangkap ucapanmu!!" bukan,bukan suara halus seorang wanita salah satu kakak iparnya yang terdengar.namun itu suara laknat Marsel!.
"benar-benar!! kamu harus jelas,sejelas rumus matematika untuk memberitahu anak baru gede itu BWAHAHAHA.....aduh gila Ryu!!" baiklah,dan itu suara nista Xander yang tengah memukul punggung Ryu bringas.sumpah! Tristan merasa tidak satupun dari saudaranya yang punya otak!.
belum juga ia bisa bicara,tapi mulut mercon para inti dan istri mereka merepet terus tak bercela! jadi, bagaimana dia bicara coba? Tristan meringis jengkel.
" ya mana aku tahu? kalau bicara itu yang jelas!! mana pakai menyalakan aku lagi?!! punya otak tidak?!!" baiklah,Tristan mulai emosi.rasa rindunya tertunda dan mereka sudah sibuk mencecar dirinya.
hening......
krik...krik..krik....
para inti saling melirik dan para istri saling senggol.rupanya adik mereka marah!.
"siapa yang kau tanya punya otak?! kau mau otakmu di tarik keluar oleh Tiger?!!"
merinding disko,sambungan terasa dingin mencekam saat suara maskulin pembawa kemalangan itu terdengar! Arkansas meraih ponsel dan kini wajahnya lah yang terlihat oleh Tristan.
tertawa canggung dan Tristan mulai merutuki si Hades yang tempramen itu.
"ia..ia...aku yang tak punya otak!! puas!!" putus Tristan pasrah.
"Bwahahahah.....bagus nak! kamu akhirnya sadar....hahaha...aduh keram ini perut!!"
meradang,Tristan benci mendengar suara nista si Driversky itu.sungguh! James benar-benar tertawa diatas penderitaannya.
"baiklah.... Tristan,maksud kakakmu menembak itu bukan dengan senjata,tapi dengan kata-kata romantis dan tindakan ! paham?!" Liora merebut ponsel ditangan Arkansas dan pria tampan itu hanya bisa pasrah saat istri sudah bertindak.
"ohh..... kata-kata? aku fikir senjata!" balas Tristan dengan polosnya.
heran! ini adik mereka dikasih apa dulu oleh para ibu hingga kepolosannya diambang batas!.para inti meringis sendiri.
"bagaimana mau ketemu, kakak ipar?! baru sampai disini mendadak hujan badai,perkiraan cuaca mungkin akan normal besok harinya.jadi aku harus menunggu dulu" desah Tristan lemas sudah.
para wanita itu mengangguk paham dan menatap iba adik malang mereka itu,dan kurang ajarnya adalah.para saudara inti justru menertawakan dirinya penuh ejekan! bolehkah Tristan menghapus manusia-manusia tak berotak itu?sungguh andai ia punya kekuatan super!.
"jadi kau belum bertemu dengannya?!! wah...betapa buruknya adikku ini! dia kalah hanya oleh cuaca!!" ejek Cristal berjalan mulus bak jalan tol.
"sudah..sudah...pokoknya selamat berjuang Tristan,jangan lupa habis dari Sunfloris segera kirim fotomu saat mengambil pesanan bunga!!" ucap Liora lembut.
Tristan mengangguk dan mendengus saat sambungan diputus sepihak oleh tiran tidak punya hati disana, nasip-nasip.
kruyuk..........
Tristan menyentuh perutnya yang berbunyi samar,benar! ia belum makan apapun sejak tiba di California.
"baiklah mari cari makan dulu ke dapur!!" Tristan bermonolog dan segera bangkit setelah menyimpan ponselnya diatas meja.
berjalan lunglai kedapur,membuka lemari es dan saat itu juga rohnya bagai ditarik paksa keluar.
"apa ini?!! apa benar kakakku seorang wanita?!! kenapa tidak ada satupun yang bisa dimasak?!! ARKHHH....setidaknya sedikit kue untukku makan!!" erang Tristan frustasi.sungguh lemari pendingin itu benar-benar kosong hanya berisi botol air mineral dan beberapa kotak susu dan beer!.
mendesah dan ia mulai membuka laci yang terdapat diatas kitchen set.
akhirnya.....!!
Senyum pria manis itu terbit lebar saat melihat beberapa bungkus mie instan dan beberapa butir telur serta sosis.
"setidaknya aku tak mati kelaparan sebelum berjuang!!" gelak Tristan heboh sendiri.
ia meraih sebuah panci kecil didalam rak penyimpanan dan mulai mengisinya dengan air,menyalakan kompor gas dan mulai menyiapkan bumbu mie kedalam mangkuk.
air mendidih dan mi mulai dimasukkan bersama dengan dua butir telur.
"tidak apalah makan mie dulu,andai saja ada kakak ipar atau mommy! pasti makan besar hujan-hujan begini!!" Tristan mendesah lelah meratapi kesendiriannya.
"bagaimana ya jika sakura memasak untukku?! hihihi...pasti enak!!" Tristan menghayal dengan kekehan geli sendiri.
5 menit kemudian....
semangkuk mie ekstra telur dengan asap mengepul membuat bunyi perut Tristan semakin keras.
"lapar!!!! kapan dinginnya sih ini mie,tidak tau apa orang sudah kelaparan!!" Tristan marah-marah sendiri.
"ADUH... panas... panas....." pria malang itu terpekik saat kuah panas mie membakar lidahnya.
"HAIS.....KAPAN AKU PUNYA ISTRI YA TUHAN?!!!" jerit Tristan jengkel.lidahnya terbakar dan perutnya berdemo,hujan tak kunjung reda dan jaringan ponselnya mati tak lama setelah panggilan berakhir tadi.
dan akhirnya,sebuah kipas angin besar ia letakkan didepan mangkuk mie demi membuat makanan itu cepat dingin.sungguh Tristan menderita sendirian di California tanpa ada yang bisa memanjakan perutnya.
nasib.....nasib.....
pagi hari berikutnya......
setelah mandi dan segala persiapan selesai,pria itu. Tristan ! ia turun dari lantai dua dan bergegas menuju basemant bawah demi melihat mobil kakaknya yang terparkir dibawah gedung kondominium.
"apa ini........mobil pemakaman?!! kenapa seluruhnya hitam?!! sakura bisa memandang aneh pada malaikat seperti diriku nanti!!" gumam Tristan absurd.ayolah, sebenarnya tidak ada hubungannya warna mobil dengan urusan pria manis itu,andai otak pria itu sedikit saja waras!.
"hm...beli mobil baru dulu sepertinya harus!!" monolognya antusias.
meraih ponsel dan mencari sebuah taksi yang bisa mengantarnya menuju showroom mobil.
..........💠..........
semua mata kini tertuju pada seorang pria manis nan tampan yang berjalan keluar dari taksi dan memasuki sebuah showroom mobil terbesar di California.
"selamat datang Tuan....anda mencari mobil seperti apa?" Seorang wanita dengan blose putih dan rok hitam diatas lutut mendekat dan bertanya ramah.
"aku akan cari sendiri,kau pergilah!' usir Tristan bergidik melihat tatapan genit wanita itu padanya.
berjalan menjelajahi aneka mobil yang berjejer rapi di dalam showroom,dan matanya jatuh pada sebuah mobil Porsche putih yang begitu menyilaukan terlihat bagus dimatanya.
"that's my next car!!' Tristan berseru semangat,berjalan cepat menuju mobil putih yang terlihat elegant itu.
"hihihi...aku akan jadi pangeran berkuda besi putih untuk sakura yang cantik!!" Tristan terkekeh geli dan terus membayangkan wajah terkejut Sakura yang akan melihatnya nanti.
itulah anak sultan,membeli mobil semudah membeli kacang goreng dipinggir jalan!.
setelah selesai mengurusi pembelian mobil,pria manis itu melaju cepat menuju Sunfloris mengambil bunga yang kakak iparnya sudah siapkan dengan pemesanan cepat.
dan setelah urusan bunga selesai,ia keluar dan mulai meminta salah satu pekerja toko bunga memotret dirinya dan hasilnya akan ia kirim pada para kritikus penampilan,siapa lagi kalau bukan para kakak ipar dan kakak cantiknya!.
klik.........
foto sudah terkirim dan tak berapa lama ponselnya berbunyi ribut.
Tristan@babyfaceBe :
my foto so handsome right?!
Cristal@Algarian :
apa-apaan pakaianya jelek itu?!! ganti!!
jessy@petslove :
kau fikir mau kekantor? cool sedikit lah Tan!
Liora_QueenBe :
astaga nak!! ganti pakaianmu!!
Amber@Axelio :
Mau kubakar pakaian mu itu? ganti!!
Kayra_R3 :
hiks....bocah ini bodoh sekali dalam gaya
James_Driversky :
Hahahaha....kau beli jas dipasar Tan?!
AraDex@Wishu :
Jangan bully kakakku!!
Axel@theGodeyes :
demi Tuhan mataku sakit,Tan! kau benar-benar buruk!
Rion@ KayraLov :
2
Ryu@YamaGods :
3
Marsel@Houstonprince :
4
Xander_Starluks :
5
Gabril@Crazydoctor :
6
Nixon_Cristal :
7
DexAra@wishu :
8
Sam@tha :
Gila!! kok aku tidak dikasih tau si babyface sudah ketemu setengah hatinya! hiks...jahat!!
dan spam terus bermunculan mengkritik penampilannya,Tristan mengerang kesal! ia harus apa? mana dia tau soal gaya!.
ArLy@Kingofhades :
Ganti! jangan buat malu!
Duar.........
komentar terakhir pada grup famili membuat petir seakan menyambar,si Hades sampai ikut berkomentar? jadi penampilannya benar-benar buruk? Tristan Pundung.
dan akhirnya,memilih pergi kesebuah butik untuk membeli setidaknya pakaian yang sesuai mata dari para kritikus itu.
.............💠..............
sementara itu di Rumah sakit Jhony Hospital center........
ketegangan besar terjadi di ruang aula berkumpul seluruh staf medis.Ferdinand merangkul putrinya yang menangis sembari menutupi wajah dengan masker.
seluruh staf bertanya-tanya ada apa? mengapa mereka dikumpulkan pagi ini di aula sementara banyak pasien menunggu pemeriksaan.
"lihatlah semua....lihatlah dokter yang kalian sebut dokter manis dan baik hati.dia bahkan menampar pipi putriku hanya karena dokter Benjamin lebih memilih Dena!!" Raung Ferdinan emosi.
sakura tercengang,apa lagi ini? kapan ia menampar Dena? sakura menatap wajah lemah dena.dasar lotus putih penipu!.
"jangan asal menuduh saya pak Ferdinand! saya tak pernah menyentuh putri anda!!" elak sakura tegas.
"mana ada maling mau mengaku!!" sinis Dena .
"mulutmu terlalu beracun nona Dena!" balas sakura dingin.
"SAKURA!! KAU BEGITU TIDAK TAU DIRI! KAU MELUKAI ORANG LAIN DAN TIDAK MENGAKU?! BETAPA BURUK KARAKTERMU!!" maki Ferdinan geram.
"aku buruk?! sadarlah pak, putrimu bahkan lebih buruk dari seorang pela*ur!! merebut milik orang lain,mengobral tubuhnya sendiri dan suka menipu! apa lagi yang lebih buruk dari itu?!" sakura berucap lantang nan sarkas,gadis itu tak perduli lagi mata gelap penuh kemarahan pasnagan ayah dan anak dihadapanya itu.
para staf mulai berbisik-bisik dan mereka mulai menatap kearah kepala rumah sakit dengan mata jijik penuh cemohan.
"kau!!!" maki Dena geram,dan Ferdinan sudah siap melayangkan tangan pada sakura yang sudah berani menghina putrinya didepan staf rumah sakit .
hingga.......
"mau apa kau?!" suara dingin seorang pria terdengar,tangan Ferdinand dicekram erat oleh tangan putih dengan otot keras yang cukup terasa.
deg....
sakura menegang,ia melirik cepat kearah samping.
bola matanya membola sempurna kala sosok manis tampan nan gagah itu berdiri menghalangi tangan yang hendak menyentuh dirinya dengan kekerasan.
"waaaaa....siapa itu?!'
"ia..ia...tampan sekali, seperti dia orang kaya?!!"
"kyaaaa...betapa gentleman!!"
"itu siapanya sakura ya?!"
"Bla...Bla....".
"apa yang mau kau lakukan dengan tangan kotormu itu pada gadisku?!!" ucap pria manis itu serak murka.
Deg....Deg......
jantung sakura hampir melompat keluar saat mendengar apa yang pria itu katakan.gadisnya? sakura tertawa dalam hati dan merasa mulai gila.
"Tris...Tristan!!" panggil sakura samar .
Tristan menoleh dan tersenyum padanya.
Deg......
sungguh senyuman yang begitu manis dan memikat! lihat,bahkan para staf wanita rumah sakit mulai berteriak heboh dan sakura merasa ada jutaan wangi bunga yang menyebar dari sekitar tubuh pria itu.
"senang kau mengingat namaku lagi!" tersenyum dan Tristan menghempas tangan Ferdinand kasar.
pria berkumis tipis itu meringis dan menatap geram sosok asing yang berdiri disamping sakura.
"sakura...ini untukmu!" Tristan menyerahkan sebuket besar bunga mawar pink ,karena tulip yang dipesan Liora sebelumnya tak jadi karena hujan.
"Kyaaaaa.... romantis sekali!!"
"astaga dokter sakura beruntung!!"
"so cute.......!!!"
dengan tangan bergetar sakura menerima buket bunga yang Tristan berikan padanya,maniknya berkaca-kaca.bahkan Benjamin belum pernah sekalipun memberikan bunga padanya dulu! sakura tertawa miris.
Deg........
tubuhnya kaku saat sebuah tangan hangat membelai pucuk kepalanya.
"jangan bersedih lagi,aku ada untukmu"
ya Tuhan,bolehkah para wanita disana mimisan mendengar ucapan manis dari pria mempesona didekat sakura itu.
...TBC...