
Hai semua jangan lupa tinggalkan jejak vote, like dan komentar ya.......🌹
...💞...
...H...
...A...
...P...
...P...
...Y...
...R...
...E...
...A...
...D...
...I...
...N...
...G...
...💞...
...rasa cinta tidak bisa dipaksakan...
...kau datang dan membuat air mata ini selalu mengalir...
...dia adalah diriku,bukan dirimu...
...kututup mata,aku hanya bisa melihat dirinya...
...bahkan saat semua terasa sunyi,aku hanya bisa mendengar suaranya...
...seseorang yang datang sebagai sinar...
...seseorang yang bahkan hanya dengan senyuman,dan gelap pun sirna...
...seseorang yang berharga...
...hari berlalu yang terasa berat nan panjang...
...meski kau merenggut senyumku...
...dia ada untuk mengembalikan itu...
...kau mungkin datang dan membawa luka...
...namun dia akan kembali untukku...
...kau tak tau,seberapa besar rasa sakit yang kau beri...
...jika aku bisa memilih...
...aku akan terus tetap bersamanya...
...bahkan jika kau merenggut segalanya...
...siang dan malam kau haus akan cinta...
...tak perduli cinta itu membawa luka...
...dapatkah kamu mendengarku?...
...aku akan setia pada cintaku...
...maaf aku bukan untukmu...
...hanya untuknya...
...cinta dan obsesi...
.............❇️❇️............
ruang Balairung nampak ramai dengan suara kasak-kusuk panik para dewan istana.
"yang mulia kaisar....bagaimana ini? apa yang harus kita lakukan sekarang?!!" panik Aiko begitu penjaga perbatasan pulau kekaisaran dan ibu kota kaisar memberi laporan kedatangan sebuah kapal Very dan sebuah helikopter yang mendekati perairan batas wilayah Kazehaya.
"jangan bicara apapun dulu,sekarang kita harus cepat menuju pintu masuk ibu kota dan mari sambut para Wiguna itu dulu!! jangan membuat kecurigaan!" titah Hideki tegas.
kini.......
Para Dewan istana beserta keluarga kekaisaran berdiri pucat didepan pintu masuk wilayah kekaisaran mereka.
iring-iringan mobil hitam lengkap dengan pelapis baja datang mendekat dengan sebuah helikopter berada diatasnya,terbang dengan rendah.
tak lama, helikopter itu mendarat dengan dua orang pria penguasa Inggris itu turun dengan wajah gelap dan aura bak iblis yang sangat pekat mencekik.
para penjaga kekaisaran Kazehaya bergetar ketakutan kala sorot mata hitam nan gelap itu seakan menenggelamkan jiwa mereka hingga kedasar.
kaisar Hideki maju bersama putra mahkota Hyuga untuk menyambut Rafendra beserta rombongannya.
"khem...selamat datang Tuan besar Rafendra dan tuan muda Wiguna.ada gerangan apakah pria besar nan berkuasa seperti anda mendatangi kekaisaran kami?" ucap Kaisar Hideki tersenyum ramah.sungguh sebenarnya kakinya sudah lemas dibawah tekanan dua iblis,tidak.tiga iblis Wiguna beserta para pengikutnya itu.
kaisar melirik kebelakang menatap Lingga,pria pengusaha serta menantu dari Tuan besar Hara itu tengah menatap dirinya dingin.
Glek......
Hideki meneguk Saliva nya gugup.sungguh bahkan jika keluarga bangsawan Hara sudah turut serta,maka dipastikan masalah kali ini sangat pelik.
"Blood Eagle,find your Queen right know!!" titah Arkansas bengis.tiada basa-basi,sekali ia menargetkan.akan ia porak-porandakan musuhnya.
"RIGHT BOSS!!" jawab para BE serentak.mereka tanpa basa-basi segera menerobos masuk kesemua paviliun keluarga kekaisaran.Ryu,Tristan,Gabril,Bahkan Marsel dan Xander ikut memimpin jalan.Hyuga menahan lengan Ryu.pria tampan berdarah Jepang itu mengeram kala sorot matanya bertemu dengan manik tajam Hyuga.
"jangan berani menerobos paviliun milikku!!" tegas Hyuga tajam.Ryu menyerigai remeh,ia sang Dewa Yama ketua Delta sang Eagle tak bisa ditahan kala perintah dari sang Hades telah turun.bahkan putra mahkota sekalipun tak akan mampu menghentikan langkahnya.
sringggggg....
katana miliknya sudah keluar mengancam.
" Aete jama shinaide kudasai, sa mo nai to shinimasu!! ( jangan berani menghalangi,atau kau mati!!) " desis Ryu tajam.Hyuga mengeram namun senyum palsu diwajahnya tetap terukir.
yah,Ryu tengah memimpin para elit menuju kediaman putra mahkota untuk memeriksa jejak Liora disana.dan Hyuga tak akan biarkan itu.
" watashi wa jama ni narimasenga, Anata no yona minkan hito ga watashi ni son'nani bureidearu no wa fusawashiku arimasen!! ( aku tak menghalangi,namun tak pantas rakyat sipil seperti kamu begitu kurang ajar pada diriku!!) " balas Hyuga dingin.Ryu terkekeh samar lalu menyentak tegas tangan Hyuga yang masih menahan pergerakan dirinya.Ryu bukanlah seseorang yang patuh pada aturan.
"Ryu!! jangan banyak bicara,cepat lakukan titahku!!" suara bengis nan berat Arkansas terdengar menyentak.
para dewan tak bisa berbuat apapun kala persiapan yang mereka lakukan sungguh hancur berantakan akibat tak tepat memprediksi waktu kedatangan para Wiguna Family.
"kaisar Hideki.anda sepertinya tau alasan apa kedatangan kami kemari?!! dan seharusnya Anda tak mencoba menghalangi!!" ucap Rafendra dingin dan tanpa ekspresi.
pria paruh baya itu berdiri disamping kedua putranya,Rion yang tak berhenti mengeram menahan emosi.sedang Arkansas yang tak berhenti mengeluarkan aura gelap yang mampu membuat udara seakan dingin mencekam.
Kaisar Hideki tersenyum kecut,ia maju dan mencoba menenangkan para Wiguna yang kini terlihat jelas siap meledakkan amarah mereka .
"Mr Wiguna,maafkan atas ketidak sopanan kami.jika boleh kami harap anda mau masuk dan mari kita bicarakan ini baik-baik" ucap Kaisar Hideki mencoba tenang.
Rafendra melirik Arkansas sejenak,terlihat jelas wajah dingin putranya begitu sulit diartikan.melirik Rion dan pria muda itu menyeringai bengis saat para BE sudah menerobos masuk tanpa bisa dicegah lagi.
"baik.mari lihat apa yang bisa kau katakan!!" ucap Rafendra sarkas.
kini ruang Balairung terasa hening mencekam,Hyuga mengeram kala orang suruhannya mengatakan kini seluruh paviliun para keluarga kekaisaran telah lantak disisiri oleh para anggota mafia itu,Hyuga menatap Arkansas tajam kala melihat ekspresi bengis di wajah pria Hades itu.
"jadi ap-"
Brakhhhh........
Seluruh penghuni istana menegang kaku dengan keringat dingin mulai membasahi kening dan punggung mereka.bahkan saat sang kaisar sendiri belum selesai berbicara,Putra sulung Wiguna itu telah bangkit dan menggebrak meja dengan manik memerah penuh amarah tertahan.
Rafendra dan seluruh putra dan sahabatnya diam.mereka tau,kemarahan Arkansas benar-benar buruk dan tak dapat dicegah.jadi mari lihat dan biarkan saja.
"tutup mulutmu!! sekarang....kutanya pada anda tuan kaisar,apa kau tau dimana istriku?!! ah...bukan,sekarang kuperintahkan kau untuk membawa istriku kehadapanku!!" suara bengis disertai tatapan dingin bak iblis itu menyentak seluruh jiwa yang tengah tenggelam dalam ketakutan mereka.
Hideki ingin buka suara,namun Hyuga sudah berdiri dan melirik padanya dengan tajam.diam! Kaisar Hideki memilih diam.
"maaf tuan muda Wiguna,atas dasar apa kau meminta kami mengembalikan istrimu?!! dia istrimu dan mengapa kau mencarinya disini?!!" ucap Hyuga remeh.
"khem...benar tuan muda Wiguna,istr-"
Dor...........
tubuh Hideki menegang kala sebuah peluru baru saja ditembakkan kearahnya,beruntung peluru itu bukanya bersarang di kepalanya namun menancap tepat didinding dibelangkang tubuhnya.
para pengawal istana berdiri gusar dengan para dewan,mereka mengeluarkan senjata api dan samurai yang kini terarah pada Wiguna dan para inti BE.
Rafendra menyerigai.Lingga, Alex,Bimo bahkan Jeremi sudah menguap bosan menunggu perintah.ayolah mereka sudah lama tak bermain,menghancurkan sebuah kerajaan kecil tidak masalah bukan? Lingga terkekeh.
"aku tak memintamu bertele-tele!! KATAKAN DIMANA ISTRIKU?!! " Arkansas telah diambang batas kini,darahnya mendidih dan kemarahan sudah mulai menelan akal sehatnya.
"TUAN ARKANSAS!! ISTRIMU TIDAK ADA DISINI,ANDA TERLALU LANCANG BERTERIAK PADA KAISAR!!" pekik Hyuga emosi.
Slashhhh.....
"makan itu!!" hardik Tristan kesal.
"Kurang ajar!! kau rakyat jelata...beraninya kau pada seorang putra mahkota!!" suara Aiko terdengar naik pitam,wanita tua itu berdiri dan menatap nyalang pada wajah masa bodoh Tristan,hell!! Tristan tidak perduli,maaf saja!.
"jangan berani membentak adikku!!" Suara dingin Wanita cantik dengan jaket kulit hitam itu terdengar mengancam.Aiko berbalik menatap sosok Cristal dan mengeram kesal untuk itu.
"dasar perempuan tidak punya etika!!" desis Aikaru menatap sosok Cristal mengejek.
"hihihi...kak,kau dengar ada lintah bisa bicara?!! hahahaha..lihat...lihat dia disana, disamping nenek berwajah monyet itu!!" suara mengejek Tristan terdengar nyaring penuh hinaan.para inti terbahak keras dengan senyum geli para ayah mereka.sungguh disaat seperti ini masih saja putra-putra mereka itu bisa bercanda.
"APA KA-"
"DIAM!!" suara dingin dan tegas Rafendra membungkam kubu Aiko dan Tristan seketika.
Arkansas kini berdiri,berjalan tenang dengan seringai bengis diwajahnya.
"lalu jelaskan siapa wanita yang dibawa itu?,putra mahkota!!" Arkansas bertanya lembut,sangat lembut namun suara serak dan berat dari pria itu cukup membuat pedang yang dipegang para penjaga bergetar.
" hahahaha...itu..itu adalah Aikaru,dan putraku Hyashi yang baru pulang dari berobat di luar negri" jelas Kaisar Hideki setenang yang ia bisa.Arkansas menoleh padanya dan tanpa bisa dicegah.
Srathhhhh......
Tubuh Hyashi, Aiko,Para dewan istana dan Hyuga.mereka semua menegang kala belati berbentuk bulan sabit itu menggores dalam leher Hideki dengan cepat.
Arkansas berjalan mundur saat melihat noda darah mengalir diantara jemarinya dan menetes dari ujung belati ditangannya.ia tak mau main-main lagi.
Brukhhhh.......
kaisar terjatuh dari kursi kebesarannya.sungguh ia tak menyangka akan diserang langsung oleh putra sulung Wiguna itu.
"ARKHHH...PUTRAKU!!" Aiko menjerit seketika,para penjaga mulai mengelilingi Arkansas dengan samurai yang terarah langsung dileher pria Hades itu.Arkansas menyerigai dingin dengan tawa membahana Rafendra melihat kelakuan putranya itu.Rion berdecak dengan para ayah yang mulai mengeleng miris,dasar keluarga tidak normal.ayahnya tertawa saat belasan samurai teracung pada leher putranya,sedang putranya hanya diam dan justru tersenyum santai-santai saja,sungguh tidak waras!!.
kaisar menekan lehernya yang terasa panas,tubuhnya ambruk didalam dekapan Hyashi.
"ayah...ayah...tuan muda Wiguna,apa yang kau lakukan pada ayahku?!!" pekik Hyashi panik.
" oh...maafkan aku,belati ini bergerak sendiri.maaf lain kali aku akan pegang benda ini benar-benar agar selanjutnya tidak meleset lagi!!" gurau Arkansas tersenyum remeh.
" apa?!! kau mencoba membunuh kaisar!! jangan fikir karna kami diam saja maka kami akan takut melawannmu?!! anda terlalu menganggap tinggi diri anda tuan Arkansas!!" pekik Hyashi emosi,
"pengawal!! tangkap pria sombong itu!!" titah Hyuga picik.
Rafendra mendesah,sebuah tawa membahana kini terdengar dari dirinya.semua orang menoleh menatap mantan Leader Blood Eagle itu.
Lingga,Alex,Bimo bahkan Jeremi telah terkekeh kala melihat sebuah shot Gun laras panjang kini telah berada ditangan sang Lucifer.
"mau mati?!! baiklah akan kusedikan jembatan untuk kalian menyeberangi akhirat!! ucap Rafendra santai.
"wow....nice Gun!!" ucap Gabril terkekeh kecil melihat Rafendra.
Alex melakukan hal yang sama diikuti para putra mereka.tas berisi senjata api sudah mengeluarkan isinya kini.live or die!.
lingga meraih semangat samurai peninggalan ayah mertuanya.diikuti sang putra Ryu yang baru saja kembali setelah menggeledah seluruh istana dalam.
"wow...Ryu kau pakai katana sekali dua?!! Marvelous!!" heboh Tristan kagum.
Ryu menyerigai dan mulai mendekati Arkansas,berdiri disamping sang bos sebagai ketua delta.
Rion mendekat disisi kiri Arkansas sebab Ryu berdiri di kanan saudara kembarnya itu.pria itu juga membawa katana mengganti short Gun yang diambil seenak hati oleh James sebelumnya.
"kau bisa memakai katana?!!" Goda Ryu melirik wajah jengah Rion.
"lihat saja nanti!!" balas Pria itu kemudian menarik keluar katana miliknya,yah.itu adalah pemberian Lingga saat ulangtahun ke 15 dirinya dulu,memang ayah laknat.seorang ayah memberi kado sebuah pedang pada putranya yang bahkan belum berumur 20 tahun,definisi tak berotak adalah Lingga.
dan tak lama kemudian.....
shringggggg......
Srakh........
tranggg.....
Ryu maju cepat menebas para pengawal yang menjaga Hyuga.Katana dikedua tanganya mengayunkan telak menangkis dan menahan setiap serangan sembari menebas telak tubuh.menyayat dan membalas tak berbelas.
Rion terkekeh,Gerakan tubuh secepat kedipan mata pria itu tak bisa dibayangkan saat katana bermata dua itu kini terayun menebas siapapun yang mendekatinya.
teriakan panik para dewan dan nenek ratu terdengar kala suara tembakan senjata api bersahutan memenuhi ruang sakral kekaisaran.
Hyashi menatap kosong semua yang terjadi.
Hyuga kini berhadapan dengan sosok Hades yang terkenal kejam seantero Eropa.
"karena ini adalah Jepang,maka mari kita saling menebas!!" ucap Arkansas santai.
"kau bedebah!!"maki Hyuga emosi.
Tranggg......
keduanya saling beradu kini,empat buah pedang saling mengincar membelah tubuh.
Tringgggg.....
Slashhhh......
"ishhh...." Hyuga meringis kala katana milik Arkansas berhasil menyayat lengan kirinya,sedang katana ditangan kanan pria itu berhasil menahan seranganya.
wushhhh....
Tringgggg....
Slashhhh
Trankkkk....
serangan membabi-buta dilakukan kedua pria yang kini sama-sama terbakar emosi,Hyuga terus menyerang kalap kala seringai remeh Arkansas bak mengejek dirinya.
"MATILAH KAU WIGUNA KEPARAT!!" amuk Hyuga berang.
Arkansas terkekeh santai,namun kedua tangannya tak berhenti menyerang.
Slashhhh...
samurai Hyuga menyabet lengan kanan Arkansas,pria tiran itu berdecih dan menyobek kemeja lengan kanannya sekali sentak,darah merembes namun ia bahkan tak bisa lagi merasakan sakit.
Arkansas menghela nafas sembari terpejam sesaat,lalu dengan secepat kedipan mata.
Zrashhhh....
jlebbbb....
"ARKHHH...."
"lemah!!" ucap Arkansas kala melihat tubuh Hyuga ambruk kala katana miliknya berhasil menebas perut Hyuga dan menusuk paha kiri pria itu.
darah segar mulai mengenangi seluruh lantai dan mencipta disetiap dinding ruangan.
.............❇️❇️...........
Liora kini nampak duduk gelisah disebuah ruangan kosong tak berpenghuni,Kabuto sudah pergi begitu Liora telah dikurung kembali.
Liora mengintip dari sela kunci dan terasa semua begitu sepi.mengambil sebuah besi panjang kecil yang ia dapat saat berada di kamar istana,ia mulai menaikan pada lubang kunci dan.
trakhhh...
berhasil!.
Liora membuka pintu perlahan dan mulai meneliti keadaan,sepi!.
hanya ada beberapa penjaga disana.
Wanita cantik itu mengambil sebuah pisau buah yang berada diruang tempat dirinya tadi disekap.
tap....tap....tap....
"maaf jika kebebasanku dibayar dengan hidup kalian,maka maafkan aku!!" gumam Liora sesaat dan.
Sretth........
brukhhhh.....
tubuh itu tewas dengan darah yang menggenang di atas dingin nya lantai kayu .
...TBC........
see you next chapter 🤗