
hai semua jangan lupa tinggalkan jejak vote like dan komen ya.....β
selamat membaca...πΉ
πΏπΏπΏ My beautiful target πΏπΏπΏ
dua orang gadis tengah berdiri dengan waspada kala beberapa orang pria berwajah sangar menghadang jalan mereka.kedua gadis itu melirik satu sama lain dan saling melindungi punggung dengan tubuh menghadap kearah para pria itu.liora dan Amber yang baru saja kembali dari restoran Daisy dan Angel dihadang ditengah jalan pulang oleh beberapa mobil Jeep hitam.dan disinilah mereka berdua ditanah lapang dengan posisi terpojok.
"Amber siapa mereka?apa mereka orang yang sama dengan penyerangan kita dulu?"bisik amber pada liora,dan sialnya mereka kini tidak membawa senjata apapun, hanya terlihat sebagai dua gadis cantik yang berasal dari keluarga terpandang.
Wushhhh........
semua terasa cepat dan tidak terduga,para pria itu melemparkan bom asap yang mengandung obat bius hingga kedua gadis itu tumbang tidak sadarkan diri.
"bagaimana sekarang Kabuto-sama?" seorang pria bertanya pada seseorang yang berdiri dengan topeng putih menutupi sebagian wajahnya.
( sama dipakai untuk menyebut seseorang yang dihormati dalam panggilan Jepang)
pria bertopeng putih yang dipanggil Kabuto itu menyeringai dan membelai wajah liora pelan.
"inilah gadis yang berharga bagi Mr Arkansas sang shadow BE dan wanita itu membayar kita mahal demi menangkapnya.dan lihatlah ternyata gadis ini adalah gadis yang bermasalah dengan kak Kakuzu,sungguh takdir yang menarik kita dibayar untuk melenyapkannya. hahaha.....bawa dia dan tinggalkan yang satunya"perintah Kabuto pada anak buahnya.liora dibawa dan amber dibiarkan setelah gadis itu diletakkan kembali kedalam mobilnya.
π€π€π€
"APA YANG KAU KATAKAN TRISTAN!!? CEPAT BERSIAP,AKAN KUBUNUH MEREKA JIKA MENYENTUH MILIKKU"suara bariton penuh amarah membuat seluruh kaca ruangan bergetar.bahkan para sahabatnya pun bergidik ngeri melihat kemarahan pria berhati es itu.
setelah mata-mata delta melapor pada Tristan akan penyerangan yang terjadi kepada calon ratu mereka,tanpa banyak kata pria manis itu berlari dengan panik menuju kantor sang bos dan masih dengan nafas yang memburu,dengan keberanian diujung tanduk akhirnya Tristan melaporkan kegagalannya menjaga gadis sang bos tiran.dan kini lihatlah kemarahan besar yang menakutkan didepan mata nya.
tak banyak bicara, Arkansas langsung membawa inti BE tanpa pasukan tambahan menuju markas Kakuzu si tangan kanan Master.
Arkansas pergi diikuti Ryu, Axel,Tristan dan james yang bertugas mengudarakan helikopter BE.Arkansas tidak mau repot-repot menunggu ditengah kemacetan jalan kota New York.
kini ke 5 pria berhati iblis itu pergi dengan keinginan kuat meratakkan tempat seseorang yang sudah berani bermain-main dengan calon ratu iblis BE.
π€π€π€
liora terbangun dengan keterkejutan luar biasa setelah mengetahui bahwa ia berpisah dengan Amber dan sekarang gadis itu tidak tau dimana ia sekarang berada.
rumah besar bergaya Jepang kuno itu menyapa pandangannya saat pertama terbuka.pria kasar yang duduk disampingnya mendorong liora keluar dari mobil dengan kasar memasuki rumah mewah bergaya Jepang dihadapannya.
"masuk!!! dan jangan banyak tingkah"ketus pria berwajah sangar itu menyeringai sinis menatap wajah cantik liora.
"siapa orang ini dan mengapa mereka masih mengangguku,bukankah Robby sudah mati"batin liora memandang seluruh sudut rumah itu
duakh.......
liora didorong dengan kasar memasuki sebuah kamar yang hanya terdapat sebuah ranjang Queensize disana.gadis itu menggeram dan mendelik emosi.
"kau pecundang!! bisakah kau tidak mendorongku!! kau fikir tubuh gorilamu tidak membuat tubuhku sakit,baji*gan!!" maki liora saat tubuhnya terjerembab diujung ranjang hingga perutnya terhantam kayu meja didekat tempat tidur.pria itu terkekeh tidak perduli.tak lama liora terbelalak horor saat pintu tertutup dan dua orang pria duduk disudut ruangan hanya menggunakan celana kain panjang tanpa pakaian atasan sedang mengawasinya.
Brak....Brak....Brak....
"BUKA....BUKA PINTU INI!!! KALIAN SEMUA AKAN KUHABISI JIKA AKU BERHASIL KELUAR DARI SINI!!" teriak liora sembari memukul daun pintu panik.liora ketakutan,tubuhnya belum pulih dan perlakuan para pria itu kembali membuat ia terluka.untuk melawan? lupakan saja.liora memohon sebuah keajaiban kini.
"hahaha...lihatlah kak,gadis ini tidak sekuat yang dikatakan orang.kau takut sayang? sayangnya kau tidak akan bisa lolos kali ini"kekeh pria yang memiliki rambut berwarna hitam dengan topeng putih.liora membalik tubuhnya ,kini wajahnya dipenuhi kekhawatiran melihat tubuh berotot dan Shirtless kedua pria dihadapannya.
"hahahaha...kau benar Kuzu,kita bermain dulu sebentar baru memberikan gadis ini pada master.lihatlah wajah cantiknya ingin menangis kini"ejek seorang pria dengan rambut bercat silver.
"dia telah menyebabkan kematian Yajirobo dan sakon.dan sekarang akhirnya kita punya kesempatan membalas kematian mereka"jelas Kakuzu penuh dendam.
pria berambut silver itu mendekat dan mencengkram dagu liora sembari menilai seluruh tubuh gadis itu lamat-lamat.
"pantas saja wanita yang membayar ku membunuhnya terlihat sangat marah dan begitu ingin melenyapkan nyawa gadis ini. wajah gadis ini sangat cantik,pantas kau berhasil membuat rival Master bertekuk lutut,memang cantik.kecantikan yang langka"gumam pria itu sembari menjilat bibirnya sendiri dan mendekatkan wajahnya sembari menghirup aroma manis tubuh liora.gadis itu merinding seketika saat hidung pria itu mengendus leher jenjangnya.
"Breng*ek apa yang kau lakukan!!! lepaskan aku baj*ngan!!" murka liora sembari mendorong tubuh pria itu kasar.
"hahahaha...sudahlah Kabuto cukup main-main nya tarik gadis itu ke ranjang"kekeh Kakuzu sudah tidak sabar.maniknya terus menatap lapar pada tubuh liora.
Plak......
liora menepis kasar tangan Kabuto yang menyeret paksa dirinya.nafasnya memburu penuh emosi.
Bugh......liora tanpa aba-aba menendang perut pria itu dan menginjak dadanya sekuat tenaga.
"jangan meremehkanku!! walau aku harus mati lebih baik dari pada harus melayani pria bejad seperti kalian"geram liora semakin menginjak dada Kabuto.pria itu mengeram dan menarik kaki liora dan menghempaskan gadis itu dengan kasar hingga gadis itu terjerembab dilantai dengan keras.
kakuzu diam saja dan membiarkan saudaranya melakukan apapun yang pria itu mau.kabuto berjalan cepat dan dengan wajah penuh amarah menindih tubuh liora dan berusaha menekan pergerakan gadis itu.
"LEPASKAN!!! LEPASKAN AKU DASAR KAU PRIA BRENG*EK!!!" pekik liora panik saat tangan pria itu sudah mulai membuka kancing blouse liora tergesa-gesa.manik pria berambut silver itu menggelap dan seringai mesum terbit dari wajahnya.
drap....drap....drap...
tok....tok....tok ....
suara langkah kaki dan ketukan panik terburu-buru membuat kegiatan kedua kakak beradik itu berhenti.
"sialan!!! siapa yang mengangguku!!"kesal Kabuto sembari bangkit dari atas tubuh liora yang bergetar.pakaianya koyak,riasan wajahnya luntur akibat air mata dan rambut yang acak-acakan ,sungguh penampilan liora sangat kacau.
"kakuzu-sama , Kabuto-sama kita harus pergi dari sini.Leader BE sudah mengepung kita!!" pekikan panik dari luar pintu membuat kedua pria Jepang itu panik dan dengan terburu-buru merapikan diri mereka.bagimana bisa pria iblis itu tahu secepat itu?.liora memanfaatkan situasi dan dengan cepat menendang selan*kangan Kabuto hingga pria itu menjerit kesakitan.
Brugh.......
liora menendang wajah pria itu keras hingga Kabuto jatuh terjerembab dari atas ranjang meringis kesakitan dan memaki kelakuan kurang ajar gadis itu.
"APA YANG KAU LAKUKAN GADIS KURANG AJAR!!" murka Kakuzu melihat adiknya jatuh kesakitan akibat perlawanan liora.
"mati saja kalian berdua bedebah!!" sengit liora tajam.
duakh....duakh...duakh...
"tayuya,cepat susul Kabuto dan aku akan melapor pada master"panik Kakuzu dan memerintah cepat pada salah seorang pembunuh bayaran wanita yang sudah lama menjadi tangan kanannya.tayuya mengangguk dan membawa liora pergi dengan cepat.
π€π€π€
Arkansas berjalan dengan langkah berat penuh kemarahan begitu helikopter mendarat,manik tajamnya berkilat murka dan menendang pintu dengan kasar.
"HABISI MEREKA"teriak Kabuto panik saat kawan-kawan mulai tumbang.mereka,Axel dan Tristan sibuk bermain-main dengan tangan kosong sedang James sibuk mengikuti sang bos mencari kamar tempat gadisnya disekap.
Bugh....Bragh.....
Hahahaha....
Axel menggila,pria itu menarik dan membanting tubuh Kabuto dengan mudah meski tubuh mereka hampir seimbang.
Sretth.....
entah dari mana belati berbentuk bulan sabit itu telah berada di tangan axel,Axel memainkan benda tajam itu dengan perlahan sembari bermain dengan riang layaknya tidak terjadi apapun didepan matanya.
Ryu dan Tristan terpojok saat beberapa pria besar mengepung mereka.
" ini nih,kalau bos sudah memeras tenaga kita.punya banyak anak buah buat apa kalau ujung-ujungnya kita juga yang turun tangan"omel Tristan saat tanganya terasa sakit akibat menghantam wajah salah seorang musuhnya hingga tersungkur akibat kerasnya pukulan pria manis itu.
"sudah hitung-hitung olah raga tanpa samsak hahaha...."tawa axel menggila.tanganya terus bermain indah dengan warna merah pekat,menumbangkan siapapun yang mendekatinya hingga belati dikedua tanganya berlumuran darah.
"baiklah,maju kalian semua" ucap Ryu yang kini tengah memegang katana lengkap dengan sarung pelindungnya.
mereka bertiga saling melirik dan menyeringai buas.
sring......
sretth....
jleb....
Bragh....
duakh.....
tes....tes....tes....
tebasan katana,tikaman belati hingga pukulan dan bantingan membantai tubuh-tubuh yang mulai tergeletak.ke tiga pria ketua tim Beta dan delta itu menggila dan membabi buta membantai lawan.
jleb......
semua diakhiri dengan permainan manis nan sadis dari para leader BE itu.
π€π€π€
Disini,wanita Jepang itu berdiri ketakutan saat iblis sebenarnya berdiri menghalangi jalannya.Tayuya,meski ia adalah seorang pembunuh.namun aura gelap pekat dari pria tampan dihadapannya tidak mampu ia hadapi.
Arkansas dan James berdiri dihadapan tayuya yang mencengkram lengan liora kuat.
"lepaskan tangan kotormu dari milikku!!"desis Arkansas murka saat ringisan kesakitan liora menusuk hatinya,belum lagi tampilan menyedihkan gadis itu membuat murkanya terbakar seketika.
"kau...kau menyingkir dari hadapanku,kalau tidak.aku tidak keberatan melenyapkan nyawa gadis cantik ini"meski gugup,tayuya tetap berusaha memberikan ancaman pada arkansas.
dor.......
dor......
dor.....
kepala,jantung dan perut wanita itu tertembus timah panas dari pistol Bareta milik James.
James menyimpan kembali senjatanya saat melihat isyarat mata sang bos,mereka sudah mengerti untuk tetap menjaga agar Arkansas tidak mengamuk didepan liora.itu semua atas permintaan dari ibu Suri agung Anggita Veleri Wiguna.
liora mematung dengan telinga berdengung sakit akibat suara tembakan tiba-tiba James.
"kerja bagus James,aku tidak suka wanita yang terlalu banyak bicara"ucap Arkansas menyeringai puas menatap mayat wanita yang sudah berani menentangnya.dengan lembut Arkansas membawa tubuh liora kedalam pelukannya.pria itu mengangkat tubuh liora dan menggendongnya ala bridal.meski gairahnya terbakar akibat tampilan liora kini,namun rasa cintanya pada gadis itu membuat ia mampu menguasai diri.
"bos bagaimana dengan pria yang bernama kakuzu itu,apa kau akan melepaskan nya begitu saja?" tanya James yang mengikuti langkah berat sang bos.
Arkansas menyeringai dan James segera paham maksud dari senyuman bengis Arkansas.
"tunggu tanggal mainnya,biarkan kulihat dulu sampai sejauh mana kemampuan sang Master" James benar-benar merinding melihat wajah gelap Arkansas .
wajah liora memerah jelas saat tubuhnya berada dalam dekapan hangat pria tampan dengan aura gelap itu,aroma maskulin hutan Pinus benar-benar membuat gadis itu tenang
deg.....
Arkansas menurunkan pandangannya ,manik mereka bertemu dan entah setan dari mana? kini bibir pria itu mengecup singkat sudut bibir liora yang kembali terluka.
cup...
blush...
"maafkan aku,maaf karena gagal menjagamu.menjaga malaikat hatiku"suara berat penuh nada penyesalan Arkansas dibalas keterdiaman liora dengan jantung berdebar kencang.
TBC....
El sambung besok,ini sudah sangat melampaui batas ketikan El dan see you next chapter π€
say Hay from 4 iblis BE anime version