
Hai semua jangan lupa tinggalkan jejak vote, like dan komentar ya......⭐
Selamat Membaca......🌹
⚜️⚜️⚜️My Beautiful Target ⚜️⚜️⚜️
Suara bunyi dentingan jarum jam terus bergema diseluruh ruang,dan disebuah kamar dengan dua buah ranjang Queensize,terlihat seorang gadis cantik yang terduduk dengan canggung dihadapan seorang pria tampan yang tengah duduk santai sembari menyilangkan kedua kakinya ditepi ranjang.pria itu terdiam dengan senyuman menyeringai sembari terus menatap wajah canggung sang gadis.
liora begitu gugup dan jantungnya terus memompa dengan cepat.gadis itu bahkan tidak fokus membaca buku yang tengah berada ditangannya.dari balik buku ,liora dapat melihat Arkansas.pria tampan itu tengah melepas jam tangan mahalnya sembari tersenyum menyeringai menatapnya.
deg....
"apa-apaan pria mesum ini?" batin liora saat Arkansas dengan sengaja mengedipkan sebelah matanya sembari terkekeh menjengkelkan.
"aku tahu bahwa aku memang tampan,tapi tidak perlu curi-curi pandang seperti itu jika ingin melihatku.katakan saja" kekeh Arkansas geli,liora mendengus dan memalingkan wajahnya jengkel.tiba-tiba pria itu berdiri sembari melepas kancing kemejanya satu persatu. dan kini pria itu justru berjalan kearah liora sembari menaikan sebelah alisnya menggoda.
liora,gadis itu gelagapan dan melotot horor saat kini setengah tubuh atletis Arkansas terpampang jelas didepan wajahnya.
deg....deg....deg...
"kau...kau mau apa?" gugup liora saat pria tampan itu kini telah berdiri menjulang dihadapannya.
"buku apa yang begitu sulit kau pahami? kau bahkan membacanya terbalik lebih dari 15 menit yang lalu.bahkan satu halamanpun belum kau balik,katakan sayang apa perlu aku bantu kau memahami bukumu dengan benar"bisik Arkansas tepat ditelinga liora,hembusan nafas hangatnya membuat bulu kuduk liora berdiri.
liora menunduk memaki dirinya sendiri dalam hati.malu,gadis itu sungguh malu kini.mengapa ia bisa salah tingkah begini? tuhan rasanya ia ingin mengubur wajahnya kini.liora memalingkan wajahnya bungkam,gadis itu bahkan tidak berani menatap wajah Arkansas yang kini memandangnya gemas.
deg....
Arkansas tiba-tiba menunduk dan wajahnya kini begitu dekat menatap setiap sudut pahatan wajah manis liora,gadis itu tersentak.
"kau!"
hahahaha...
"eh"
liora melongo saat Arkansas tiba-tiba tertawa sembari mengibaskan tangannya didepan wajah tampan angkuh itu.
"hahaha...apa yang kau fikirkan baby? puft...apa kau fikir aku akan menciummu?" Arkansas berkata sembari menahan tawanya.sungguh wajah malu liora teramat sangat menggemaskan dan rasanya ia ingin mengarungi gadis itu untuk dirinya sendiri.
"kau ingin melakukan apa?! jangan main-main denganku!" rasa malu ini sungguh membuat liora geram.apa-apa pria ini mempermainkannya.
tangan kekar itu terjulur dan liora seketika menutup kedua maniknya gugup.tunggu,liora ingin menangis sekarang kala Pria itu menatapnya geli sembari meraih bag paper disamping meja sebelah liora duduk.
"puft.....aku hanya ingin mengambil pakaianku dan mandi baby,apa kau ingin menemaniku mandi ?" Arkansas terkekeh dengan wajah menggoda yang sangat menjengkelkan dimata liora.
"MESUM....MANDI SAJA SENDIRI !!" liora terpekik jengkel dan .
Duak...
buku tebal itu melayang dengan wajah merah merona liora yang sangat kontras dengan kulit putihnya.
Brakh...
pintu kamar mandi itu tertutup cepat dengan tawa membahana Arkansas terdengar dari dalam.
HAHAHAHAHHA....
"manisnya calon istriku hahaha!!" Sungguh Arkansas sangat bahagia dapat menggoda hingga gadisnya terlihat manis dengan wajah merah. entah karena marah atau malu?entahlah,apapun boleh saja selama pria itu bahagia.
...................................⚜️⚜️....................................
tubuh atletis itu terus terguyur oleh air hangat yang terus mengalir keluar dari shower.pria itu menumpukan kedua tangannya pada dinding dan terlihat kedua maniknya menajam sengit.
menutup mata dan menghela nafas panjang,Arkansas tenggelam dalam fikiran-nya ditengah air yang terus mengguyur tubuhnya.
"siapapun yang bermain-main denganku!tunggulah giliran kalian semua.sampai tiba waktunya,aku sendiri yang akan menebas kepala kalian semua" gumam Arkansas tajam.
mematikan shower dan segera mengerikan tubuhnya dengan handuk.pria itu bergegas keluar setelah mengenakan setelan kemeja dan celana kain hitamnya,dan tak lama tersenyum tipis saat melihat gadisnya tertidur nyenyak di atas kursi sedari tadi.
"gadis ceroboh,kucing liarku yang manis" gumam Arkansas kemudian mengangkat tubuh liora perlahan dan membaringkan tubuh gadis itu diatas ranjang.
menarik selimut dan merangkak naik berbaring disamping liora tertidur.
cup.....
" sleep well my baby"Arkansas tertidur dengan kedua tangan nya memeluk posesive tubuh liora,tubuh gadis itu terasa sangat pas dalam rangkulannya.wangi manis dari tubuh liora benar-benar membuat Arkansas mabuk dan tersenyum bahagia.Liora Queensia Benedict hanya milik Arkansas Dimitri Leander Wiguna.
disamping liora yang tertidur tenang,Arkansas menjulurkan telapak tangannya membelai sayang lekukan wajah manis yang terlihat begitu indah disampingnya.jari-jemari pria itu memainkan ujung surai coklat liora sembari terkekeh pelan.bahagia,pria tampan itu kini merasakan arti bahagia yang selama ini dirasakan ayahnya.
Cup.....
deg......
manik coklat itu perlahan terbuka akibat merasa sedikit terganggu oleh kecupan-kecupan singkat Arkansas pada wajahnya.pandangan keduanya bertemu dengan Arkansas yang menatapnya intens seakan mampu menyelam kedalam manik coklat teduh liora.gadis itu mematung dan terhanyut dalam pandangan dalam Arkansas,keduanya terdiam memandangi satu sama lain.
"kau,sedang apa?" liora bertanya dalam kebingungan nya saat melihat beberapa helai rambutnya masih berada dalam telapak tangan pria tampan itu.
"KYAAAA...................."
"amber!"
"Tristan!"
keduanya terperanjat serempak .
suara teriakan dari luar menyentak kedua sejoli itu.Arkansas menoleh menatap kearah pintu dan refleks bangkit dan berlari keluar meninggalkan liora yang masih terlihat linglung berusaha bangkit dari ranjangnya.
"what the hell!!!" Arkansas menatap geram pemandangan dihadapannya.pria itu seketika kehilangan kata-kata.
"KYAA....ADA TIKUS....ADA TIKUS JAUHKAN DARIKU"teriak Amber melompat dan naik keatas kursi.
"TIKUS....TIKUS..PERGI ....PERGI !!SYUH...SYUH"liora yang baru tiba melongo kala melihat Tristan dan Amber saling berpelukan ketakutan dengan James tengah memegang sebuah sapu sambil menatap Amber dan Tristan yang terlihat ketakutan.
"dimana? dimana tikusnya?" ucap James pusing mendengar teriakan kedua manusia absurd dibelakangnya.tristan,selain hantu pria itu juga sangat membenci tikus dan segala jenis serangga.maka katakanlah saat membunuh ia akan maju dengan berani,sedang jika melihat binatang pengerat itu maka jangan heran jika pria manis itu akan berteriak seperti anak perempuan.
sedang diatas ranjang lain terlihat Ryu,Axel yang tengah menguap malas dan Nixon yang tengah menutup telinganya dengan bantal.sungguh Amber dan Tristan membuat mereka gila.
Arkansas dan liora,kedua orang itu terlihat kesal luar biasa.mereka berlari dari lantai dua hanya untuk melihat adegan melawan seekor tikus? kurang ajar.
"pergi tidur! jika tidak,kubuat kalian tidur selamanya! tidur sekarang!" suara tinggi penuh penekanan menandakan pria tampan itu benar-benar marah sekarang.
"maaf bos,ia kami tidur sekarang juga" ucap James menggaruk tengkuknya gugup melihat wajah emosi sang bos tiran dihadapannya.sedang Tristan dan Amber? mereka berdua malah melompat naik keatas ranjang dan segera menutupi seluruh tubuhnya dengan selimut tanpa mau bertanggung jawab atas keributan yang mereka buat.sangat kurang ajar sekali bukan?.
"tidur!" Arkansas berbalik sambil menggandeng tangan liora lembut dan meninggalkan kamar yang dihuni dua makhluk absurd Amber dan Tristan.
🖤🖤🖤🖤
seorang wanita paruh baya yang masih terlihat sangat cantik tengah bersandar nyaman pada pria paruh baya yang masih terlihat tampan meski usia mereka sudah tidak muda lagi.
"Rafen" panggil wanita itu lembut pada suaminya.pria itu menunduk dan mengangkat sebelah alisnya menatap penuh tanya pada sang istri.
"hm....kenapa sayang? kau butuh sesuatu?" Rafendra bertanya sembari mengusap pipi Anggi sang istri lembut.
Anggita,yah istri Rafendra itu menggeleng pelan dan mengecup rahang kokoh suaminya lembut.benar-benar pasangan yang tidak lekang oleh waktu,selalu harmonis dan bahagia saling menyayangi.
"aku sedang berfikir tentang gadis bernama Liora itu,aku berharap Putra es kita akan mendapatkan kebahagiaan seperti kita ini" ucap Anggi dan dibalas senyuman lembut suaminya.
"tidak perlu difikirkan sayang,aku percaya akan pilihan hati Kansas.jika memang gadis itu adalah takdirnya,maka apapun jalannya mereka pasti bersama" Rafendra menatap wajah sang istri lembut.sedang seorang pria dan seorang gadis belia manis dihadapan mereka menatap jengah kelakuan Kedua orang tuanya yang selalu mengumbar keromantisan mereka dimana saja.tidak tahukah bahwa kedua anak mereka ini masih single?.Arion dan Arabela rasanya iri dan kesal melihat kelakuan ayah mereka yang terlihat sangat sengaja berlaku romantis dihadapan mereka.
"dad,bisakah lihat kami masih ada disini?" tanya Rion kesal.
"kenapa memang?" balas Rafendra santai sembari tersenyum mengejek.
"Daddy ,Ara belum punya kekasih loh dad.jangan pamer kenapa sih?" Ara berkata kesal menatap ayahnya jengkel.
"ck ck ck ,Daddy kasihan melihat kalian berdua.istri Daddy ini ,ya suka hati daddy mau buat apa saja sama mommy kalian "ucap Rafendra santai sembari mengecup bibir Anggi dan Rion reflek menutup mata Ara dan mendelik tajam pada sang ayah.
"DAD!"pekik Rion geram.
"RAFEN!!"Anggi berbisik tajam sembari mencubit perut sixpack Rafendra .pria itu malah bersikap santai dan memberi kode dengan dagunya agar Rion pergi membawa Ara agar ia bisa melanjutkan kegiatan romantis bersama sang istri.sungguh ayah yang sangat luar biasa bukan?.bolehkah Anggi tertawa melihat kelakuan keluarga kecilnya itu.
"dasar Daddy mesum ,sudah tua tidak ingat umur"ejek Ara yang diangguki oleh sang kakak.mereka berlalu dan meninggalkan pasangan paruh baya harmonis itu.
"kamu ya,sama anak jangan terlalu jahil kenapa?" kekeh Anggi sambil mencubit lengan kekar Rafendra pelan.pria itu terkekeh dan malah menggelitik perut sang istri gemas.keduanya tertawa bersama dengan para maid dan bodyguard yang melihat itu merasa ikut bahagia .Mantan leader BE yang kini berubah sangat manis dan menjadi suami dan ayah terbaik bagi keluarganya.
Rafendra Wiguna sangat mencintai istri dan ketiga anaknya.pria yang dulu tidak mengenal cinta dan kasih sayang berubah menjadi penyayang dan lembut.
🖤🖤🖤
"kau yakin akan menerima pekerjaan ini? lagipula kita tidak tahu siapa yang membayar jasa kita?" seorang pria nampak memperhatikan seorang wanita yang sedang menyisir rambutnya didepan sebuah cermin didalam sebuah kamar.
"aku tidak perduli siapa yang membayar,yang penting kita menerima uang yang sangat besar untuk membunuh gadis manis malang itu" jawab si wanita dengan seringai keji diwajahnya yang terpantul cermin.
"kau harus waspada pada CEO AR SECURITY SISTEM itu" peringat si pria menatap wajah santai si wanita.
"hem....hem....hem....sudah lama aku bekerja sebagai pembunuh,dan kali ini pun aku akan menyelesaikan tugasku tidak perduli siapa yang membayar ku" tegas wanita berambut panjang hitam itu santai,ia bersenandung dengan suara dalam yang terdengar mengerikan.gaun putih serta rambut panjangnya tergerai terlihat sangat menakutkan.
"berhati-hati aku sudah memperingatkan dirimu "pria itu berlalu dan keluar diam-diam lewat pintu belakang,vila ini.mereka telah membunuh pemilik asli dari vila ini demi menjebak rombongan GLJ dan AR.
"malam ini aku akan membunuh mereka dengan caraku" gumam wanita itu dan mulai memasang sebuah lempengan besi yang menyerupai kuku panjang nan tajam pada jemarinya.kuku yang terbuat dari besi dan telah diolesi racun berbahaya.
"hihihi wajah manis itu akan hancur ditangan ku"
namun sayang wanita itu tidak mengetahui sedang mengusik siapa.mari lihat dan tunggu .
TBC....