
hai semua jangan lupa tinggalkan jejak vote, like dan komen ya.....β
selamat membaca.....πΉ
πΏπΏπΏmy beautiful target πΏπΏπΏ
kudengar detak jam...
berbaring disini didalam kegelapan...
bertanya-tanya dimana kau berada saat itu...
malam berlalu dengan lambat...
sendirian hingga kini aku sendiri...
aku tak perduli akan apapun...
hingga aku melihat dirimu...
dan kini aku sungguh merasa kedinginan...
bagaimana aku bisa membiarkanmu sendiri lagi...
kau tak tahu berapa lama aku menunggu...
menyentuh dan mendekatimu,kau tak tahu berapa lama aku menunggu...
dan akan kukatakan padamu malam ini...
perasaan yang hanya aku yang tahu dan cintaku kau bahkan tidak menyadarinya...sendiri!.
πΏπΏπΏ my beautiful target πΏπΏπΏ
disebuah ruangan dengan nuansa coklat kayu dengan lampu kristal dan sebuah lemari dipenuhi botol anggur,seorang ayah sedang menatap putra sulungnya intens.entahlah? terkadang pria paruh baya itu begitu heran dengan sikap sang anak yang bahkan tidak memiliki jiwa belas kasih manusia pada umumnya.anaknya layaknya seorang monster.
"hm.....menyiksa tahananmu,menyerang orang asing,membantai sembarangan dan membunuh didepan seorang gadis.Kansas kamu harus lebih berhati-hati jika bertindak,untung saja semua bawahanmu dan anak buah dad cukup profesional dalam membereskan ulahmu.malam kemarin kau bahkan membunuh hampir 15 orang seorang diri"ucap Rafendra sembil menggeleng takjub pada wajah biasa saja putranya itu.hell!! pria itu benar-benar heran dengan kelakuan putra sulungnya itu,bagaimana bisa didepan gadis yang dicintai putranya , Arkansas sendiri membunuh dengan sangat sadis?. Rafendra ingin tertawa kini.
tiga buah dish kini tergeletak diatas meja dengan Rafendra menatap mengejek pada putra sulungnya itu.dan Arkansas tau makna tatapan ayahnya itu,ayah yang benar-benar suka menggoda dan menjahili anak-anaknya.image Rafendra yang tegas dan kaku seakan hilang saat bersama keluarga kecilnya.
Arkansas menghela nafas berat,sampai saat ini meski telah dewasa.Rafendra tetap menganggap ia dan saudara-saudaranya layaknya anak remaja yang harus diawasi.kapan Rafendra sang mantan leader BE itu akan melepaskan bayangan dirinya dari anak-anak nya?. Rafendra membuat arti prifasi menjadi tidak berguna saat dia terus memata-matai anak-anaknya diluar sana .bahkan sampai sekarang para bawahannya masih lebih takut dengan ayahnya dibanding ia dan saudara kembarnya .
"sudahlah dad,jangan menganggap perbuatanku lebih buruk darimu dulu.kau bahkan membelah dua tubuh korbanmu,jadi jangan menggurui aku"jawab Arkansas kesal.rafendra terkekeh dan menggeleng takjub dengan balasan putranya.
"kau benar,namun dad tidak pernah membunuh didepan mommymu.Blood Eagle dad bangun bukan hanya demi bisnis namun juga demi melindungi orang-orang yang Daddy sayangi,semua perbuatan kejam BE dibawah Daddy dulu tidak pernah sekalipun dilihat oleh mommymu.dan kau menjadi leader bayangan BE karna dad dan semua orang tahu kau lebih mampu dari Arion .namun semua perbuatan mu justru membuat mommy mu istri dad kecewa,dan mommy mu hanya tidak ingin gadis yang kau cintai takut padamu suatu saat nanti"jelas Rafendra menatap serius pada wajah terdiam putranya.menyimak dan mendesah lelah,Arkansas terlalu banyak berfikir kini.
"dad hanya berharap kau dan saudara-saudaramu tidak terluka dengan mengikuti jejak Daddy dulu.dad harap kamu menjalani hidup yang lebih baik tanpa perlu waspada akan kematian yang selalu datang entah dari mana ,mommy mu selalu berharap kau hidup tenang dengan istri dan anakmu kelak ,kami tidak ingin apa yang kami alami dulu terjadi pada kalian.kau tidak tau sakitnya Daddy saat harus kehilangan mommymu dan bagaiman upaya Daddy mencarinya.kita tidak selalu bisa memantau musuh selalu Ar,Daddy tidak ingin kau dan orang yang kau cintai merasakannya seperti kami"jelas Rafendra miris.
"tolong jangan khawatir dad, Arkansas akan lebih berhati-hati kini.dan katakan pada mom , Arkansas minta maaf untuk semua ini dan biarkan Arkan bereskan semua ini"Arkansas berbicara pelan dan beranjak pergi.
Rafendra menatap punggung tegap putranya.dipundak putra-putranya telah ia berikan beban berat mulai dari menangani kerajaan bisnis Wiguna hingga mengurusi kekuasaan Besar BE.rafendra tau beban itu karena dulu dialah yang membangun dan menjalaninya seorang diri.
"darah memang lebih kental dari air,kau putraku dan darah kejamku mengalir dalam dirimu.dad tidak akan kaget melihat dirimu kini yang telah melampaui ayahmu ini"gumam Rafendra sembari menatap layar tabletnya dimana wajah cantik sang istri membuat senyuman terukir sempurna diwajah tampan yang bahkan tidak terpengaruh usia.
π€π€π€
ditaman dengan bunga mawar penuh warna yang tumbuh dengan mekar sempurna, Arkansas .pria itu terdiam duduk dengan terus memikirkan perkataan sang ayah.benar,dia sadar sudah bertindak terlalu kejam didepan gadisnya.bukan apa-apa jika saja liora tidak ada , arkansas bahkan bisa lebih kejam lagi.
"aku akan menjaga milikku dengan tanganku sendiri,Daddy tidak perlu khawatir karena mereka ,BE dan liora adalah hidupku dan akan kujaga tanpa perlu Daddy terlibat lebih jauh"tekad Arkansas memandang hamparan mawar kusukaan sang ibu.
pukh.....
tepukan tangan lembut dan hangat menyentuh pundak Arkansas tiba-tiba.pria itu menoleh dan mendapati wajah lembut sang ibu tersenyum hangat padanya.
"ada masalah boy,apa daddymu menjahili mu lagi?"tanya Anggi sembari mengusap rambut hitam putranya yang masih terduduk diam sembari menatap nya.
Arkansas menghela nafas berat dan membalas senyum hangat wanita yang paling ia sayangi di dunia ini,wanita yang telah melahirkannya dan mendidik dirinya dengan penuh kasih .
"boleh mommy duduk?"tanya Anggi yang dibalas anggukan singkat dari putranya.
keduanya menatap ke depan ,memandangi hamparan bunga mawar merah dan putih.anggi terdiam mengenang kembali kisah cintanya dulu,wanita itu tersenyum lembut dan meraih telapak tangan besar sang anak.
"jangan berfikir terlalu jauh sayang,Daddy berbicara seperti itu karena tidak ingin melihat kau terluka.mommy bahkan akan lebih memilih mati jika kalian putra-putri mommy sampai terluka,meski kau telah dewasa kalian tetap bayi kecil kami.tugas sebagai seorang pemimpin di sebuah organisasi mafia besar membutuhkan hati dan fikiran yang kuat.jika kau sudah menemukan pemilik hatimu maka jangan perlihatkan sisi kejam dirimu padanya.ingat nak,ditinggalkan itu menyakitkan . jika kau ingin membalas musuh-musuh mu jangan didepan seorang gadis bagaimanapun gadis itu menjalani kehidupannya namun tetap saja hati pria dan wanita itu berbeda nak.jangan tunjukan kekerasan mulai saat ini,kau boleh membunuh siapapun jika mereka mengusik milikmu namun lakukan dibelakang.kau mengerti sayang"jelas Anggi menatap dalam wajah tampan Arkansas.pria itu mengangguk,sungguh ibunya adalah wanita yang sabar dan penuh kelembutan.
"mom benar,terima kasih"balas Arkansas sembari menggenggam telapak tangan hangat sang ibu.
"kau tahu mengapa daddymu hanya membolehkan mawar merah dan putih saja yang boleh tumbuh di seluruh tanah Wiguna termasuk mansion mu?"tanya Anggi yang dijawab gelengan kepala pelan oleh putranya .
"kisahmu baru dimulai sayang,lakukanlah seperti daddymu .ia kejam dan sadis pada orang lain,namun ia bagai malaikat pelindung untuk orang yang ia kasihi,berjanjilah pada mom.membunuhlah dalam diam dan tenang"saran Anggi tidak main-main,wanita lembut itu bagai iblis dengan tampilan malaikat jika keluarganya terusik.arkansas mengangguk tegas dan mencium pipi ibunya sebagai ucapan terima kasih,hatinya sudah tenang dan pria itu sudah siap dengan sejuta rencana manisnya.
"apa kamu mencintai gadis itu sayang?"tanya Anggi memastikan.
"aku masih mencari arti perasaanku sendiri mom,saat ini aku hanya selalu ingin berada disisinya dan melindunginya "ungkap Arkansas.kini wajahnya menengadah langit dan memandang awan putih yang terbingkai langit cerah.
"kamu selalu ingin menjaganya,tersenyum atas tingkahnya,tidak ingin ia terluka dan hatimu akan berdesir hangat saat bersamanya.kau mencintai gadis itu sayang,kau mencintainya,cinta yang sesungguhnya"tekan Anggi menyadarkan putranya itu yang masih samar dengan hal yang berbau perasaan seperti cinta.
pria itu terdiam memandang wajah cantik sang ibu dan meresapi ucapan wanita itu.Arkansas tersenyum dan mengangguk bahagia.
"yah,mom benar aku sudah jatuh cinta.dan aku sudah jatuh sejatuh-jatuhnya pada pesona gadis itu"tegas Arkansas dengan senyum tulus pada wajah dinginnya untuk pertama kalinya senyum itu terbit untuk orang lain selain keluarganya.
"kau mencintai orang lain Arkan? baiklah akan kubunuh wanita j*lang itu "batin seseorang dari balik pagar taman mansion.wanita itu berbalik dan berlalu pergi dengan penuh amarah dan niat jahat.
#flasback on#
didalam mobil Arkansas terdiam seribu bahasa dengan liora yang juga bungkam tak berani menatap wajah dingin yang kini nampak berbeda dari biasanya.
"kau mengenal pria itu,pria yang berdansa dan menemanimu di balkon saat pesta?"suara dingin Arkansas membuat liora mematung.ada apa dengan arkansas?.
"Leonardo?"tanya liora bercicit,sungguh ia tidak berani bersuara kala aura gelap pria itu sudah keluar.
"jangan sebut nama pria lain di depanku dan jangan mendekat padanya aku tidak suka!! kau hanya milikku dan jangan membantahku,kau lihat liora.aku bahkan bisa membunuh mereka semua tanpa berkedip"tegas Arkansas menatap manik liora tegas tak terbantahkan.liora tanpa sadar mengangguk takut dan mengigit bibir dalamnya gugup.pria tampan ini sangat mengerikan.
Arkansas keluar dan berjalan memutari mobilnya membukakan pintu untuk liora.kemudian tanpa aba-aba pria itu menggendong liora ala bridal dan membawanya menuju pintu masuk kediaman Anderson itu.
"baiklah sleep well and good night my lady"ucap Arkansas saat sudah sampai didepan pintu mansion yang telah terbuka dan dijaga oleh beberapa orang bodyguard. wajah liora memerah dan mengangguk pelan masih terasa saat Arkansas menggendongnya sampai kedepan pintu mansion.dan hal itu dilihat oleh para pelayan bahkan kakaknya dari atas balkon lantai 2.
liora telah pergi dan memasuki mansion Anderson dengan arkansas yang berbalik dan berlalu pergi begitu saja tanpa sepatah katapun membuat para penjaga sungkan bertanya.
kini arkansas sudah berada di markasnya berkumpul bersama James, Tristan, Axel,Ryu bahkan Rion dan Gabril bersama Xander dan Marsel pun datang.
"perlu kita buat pengumuman untuk seluruh wanita di London bahwa pria pujaan mereka telah berlabuh?"tanya James sembari memandang kawan-kawannya.
Ryu dan Axel tengah sibuk dengan games di ponsel mereka,Xander dan Tristan sedang bermain catur,Rion dan Gabril tengah sibuk dengan penelitian racun terbaru mereka dan James tengah sibuk dengan dunia mayanya.
"kenapa begitu?"tanya Tristan ingin tahu.
"bodoh!! bos sudah menjadikan Miss liora pemilik hatinya,so....hari patah hati nasional nih buat penggemar CEO AR si pangeran kutub"jelas Axel menimpali.
"damn!!! dari Natasha sampai liora,kita cuman dapat ampasnya si bos.nasib.....nasib"kelakar James heboh.
"kalau mau seperti bos lompat dulu dari pesawat setelah itu operasi plastik wajahmu supaya tampan seperti bos James"ejek Tristan dengan santainya.james mendelik,laknat memang si babyface ini.
HAHAHAHA...
"kau benar Tan"kompor Axel puas.
"kita lihat kapan kau jadi loncat dari jetfly James?"timpal Ryu.
"akan hahhaah..... akan ku siapkan peti matinya jika kau tewas"tambah Marsel dengan tawa terbahak ya.
"kau mati pakai rencana James? ck ck ck matimu tidak elit sekali"ejek Rion ikut-ikutan.seru juga menjahili Kawanya itu.
"ia...ia sesuka kalian saja,memang kalian sahabat terlaknat didunia.malang sekali aku berteman dengan kalian"desah James merasa ternistakan disini.
"sudah hentikan,bagaimana dengan penyerangan kemarin Ar?"kini Xander mulai serius.dan seketika ruangan mulai sunyi.
"lihat dulu,setelah mereka puas.Bantai mereka "tekan Arkansas dengan serigai buas terbit dari wajah dingin nan mengerikan itu.
"yah,jika mereka datang 50 kita bantai 100 hahaha....."tawa seram Gabril sembari bertos ria dengan Rion.
"jasad mereka akan menjadi santapan Tiger,Alpha dan para piranha"
π€π€π€
malam telah berlarut dan kini Arkansas kembali ,pria itu memasuki kamar liora diam-diam dan memandang wajah cantik yang kini pipinya telah dibalut kapas dan perban.setelah sebelumnya berbicara dengan Mathew.
cup.....
"mimpi indah my lady,aku akan selalu melindungimu"pria itu membelai sayang rambut liora dan mengecup keningnya lembut dan berlalu pergi meninggalkan kamar gadis itu dalam ketenangan dan keheningan malam.
#off#
TBC.....