PRINCESS OF DARKNESS (My Beautiful Target)

PRINCESS OF DARKNESS (My Beautiful Target)
Tristan Heart



Jangan lupa untuk selalu tinggalkan jejak vote, Like dan komentar....🌹


Terima kasih buat yang selalu sabar menunggu story iniπŸ’•



...🍁 H A P P Y R E A D I N G 🍁...


Suasana didalam ruangan dengan aroma hangat dari minyak telon dan coklat terasa jatuh dalam keheningan yang begitu besar.


Gadis dengan rambut dikuncir kuda berantakan lengkap dengan mata sembab,hidung memerah dan bibir bergetar itu duduk tegak dengan pandangan kosong menatap sosok tampan menjurus manis yang kini terbaring menatapnya dengan senyum lemah namun terkesan nakal disana.yah,setelah tadi mengusap pucuk rambut sakura sebelumnya.


Tristan menatap wajah cantik itu dalam diam,senyum merekah kelegaan terpatri indah dari bibirnya.


"Tris...Tristan...kau...hiks...kau bangun?!!" Sakura,gadis itu terisak dengan tubuh bergetar dan air mata meleleh deras.


"HM....bahkan Kematian enggan menyapa saat ada gadis cantik yang duduk menangis disampingku" polos,sangat polos ucapan dengan senyum lebar itu begitu terasa, MENJENGKELKAN!.


Bugh.....Bugh...... Bugh......


pukulan kekesalan segera mendarat diatas dada bidang si bungsu BE saat kini sakura justru terlihat emosi .


"aduh...aduh...akh...hei...hei...jangan pukul lagi!! nanti justru tanganmu yang sakit" Tristan si setan berwajah manis itu meringis kala sakura tak berhenti memukul tubuhnya yang masih berbaring sembari berderai air mata.


"hiks...hiks...dasar!! dasar...kau iblis pembohong!!" maki sakura geram.wajah gadis itu memerah dengan manik yang melotot garang.


"baiklah....maafkan aku jadi? apakah pengakuanmu itu benar? kau setuju menikah denganku HM?!" Tristan bergumam nakal dengan alis yang naik dan turun menggoda jahil.


bwhahahha....


Keduanya menoleh kearah pintu saat suara-suara laknat terdengar keras saling bersahutan dalam tawa mengejek.


sakura melongo!!...


gadis itu mendelik tajam pada pria manis nan tampan yang menatapnya polos.polos-polos tak berakhlak inilah definisinya!.


"hahahaha....kau...kau lihat sayang?! hei Tan,lihat! bahkan sakura memakai sendal hotel terbalik demi menemuimu yang katanya sekarat!!" James datang dengan tawa keras tak terbendung,pintu terbuka dengan wajah geli semua orang menahan tawa.


sakura menunduk dan melihat sepasang sandal dan sebuah flat shoes tepat disamping ranjang .


"Hahahaha...Tan,selamat kau berhasil! eh, bukan-bukan.para ipar tersayang,selamat kalian berhasil mengerjai dua orang malang ini!!" Dexter yang kalem entah mengapa kini hancur sudah imagenya,bersama James dan Marsel ketiganya tertawa begitu keras bersama para istri mereka.


Liora bahkan harus menghadap Arkansas yang kini menghapus air matanya karena tertawa begitu lepas.


"oh..hiks...betapa menyentuhnya pengakuanmu sakura!! sayang sekali aku tak bawa handycame untuk merekam moment lucu kalian!!" Kayra.dengan tanpa dosanya ia menagis sekaligus tertawa drama tanpa peduli akan wajah nelangsa malu sakura dan wajah linglung Tristan.


"ya... benar-benar sangat menyentuh sekali!!" Amber tergelak sembari punggung Axel yang malang harus merasakan pukulan manis istrinya yang kini sibuk tertawa tanpa dosa.


"hahaha...sialan perutku sakit!!" Jessy bahkan dipapah oleh Marsel suaminya akibat keram perut yang parah akibat tertawa.


"hahahaha..bagus Tristan kau sangat berbakat membuat orang jantungan!!" Daisy melirik licik dengan senyum devil para saudarinya.


sakura mendelik,berbalik dan memukul kembali Tristan kalap.sungguh ucapan Daisy berhasil memakan hatinya hingga kini Tristan tanpa bisa dicegah menjadi kambing hitam dari para ipar rubahnya.


"aduh...aduh...maaf..maafkan kami sakura...ini ide Tristan,ya benar...pukul saja dia!!" Freya menumpahkan bensin tanpa perduli raut wajah ngeri Axel,Ryu,Xander,Rion bahkan James!.


Arkansas menggeleng lelah melihat betapa nestapa nan malang nasib adik bungsu mereka,namun ia tak bisa berbuat apa-apa kala tawa istrinya terdengar cukup manis mengalahkan rasa ibanya pada Tristan.poor men!.


"Sakura...ingat yang kau katakan! jangan menariknya lagi dan terimalah adikku itu!!" Cristal bersuara tegas meski susah payah menahan semburan tawa dari mulutnya melihat wajah malu-malu kucing kedua manusia didepan mereka itu.Tristan si bodoh dalam cinta dan sakura si gengsi nan tidak peka garis keras!.


prok....prok.....prok...


Tristan bertepuk tangan riang dan berseru.


"benar-benar!! kau tidak bisa mundur sakura,kau harus tanggung jawab pada diriku!!"


Sakura menatap wajah semua orang dalam diam,riak malu tadi kini berganti menjadi kekosongan.


"apakah puas?!"


"apa?"


Liora menjawab linglung kala wajah sakura terlihat berubah.tak ada lagi wajah malu-malu tadi,dan kini terganti wajah kekosongan penuh kecewa.


"sayang... sebaiknya kita keluar,biarkan Tristan selesaikan semua ini!" Arkansas segera menyadari perubahan situasi dan menarik lembut istrinya keluar setelah memberi tatapan tajam pada para saudaranya.


semua telah keluar dengan tatapan tegas para suami dan helaan nafas paksa para istri.


benar, seperti mungkin mereka sudah keterlaluan......!.


hening.....


kesunyian yang mencekik.....


Tristan menatap langsung manik bergetar sakura yang menatap dirinya kecewa.


berbalik,sakura turun dari ranjang dan memasang kembali alas kakinya dalam diam.


sakit......


hatinya sakit......


melangkah pergi dibawah tatapan sendu Tristan yang menatap sosoknya sayu.


beberapa langkah lagi......


tes.....tes...tes....


menutup mata dan lelehan air mata kembali turun,sakura mengepalkan kedua tangannya erat.


" mengapa aku sungguh lemah?! menyedihkan!!" batin sakura tertawa miris.


Deg...........


tubuhnya mematung kala sepasang lengan kuat melingkari perutnya dalam diam.


sosok Tristan entah sejak kapan sampai dibelakangnya tanpa menimbulkan suara,dan kini pria itu tengah memeluk dirinya dari belakang.


"maaf"


Sakura menutup mata kala suara pria itu terdengar lemah.


sungguh! Tristan merutuki kejahilan para kakak iparnya yang seenak jidat melempar semua kesalahan pada dirinya.yah,meski ia senang pada akhirnya bisa membuat gadis keras kepala itu mengaku atas balasan semua perasaannya.


sudahlah......!!


sakura bergerak gelisah berusaha melepas lilitan Tristan pada tubuhnya.namun,pria itu bersikukuh dan semakin merapatkan tubuh mereka.


Baiklah,mari lihat apa pelajaran cinta James akan bekerja dengan baik kini.


cinta....


ketulusan....


hati kehati....


dan.....


usaha......


empat jurus cinta dari mantan Playboy BE.


"lepaskan aku" sakura bersuara lirih,dapat Tristan rasakan tubuh dokter manis itu bergetar.


Tristan menutup mata,hatinya berdenyut nyeri.


"sialan!! kenapa rasanya sesakit ini?! ya Tuhan sakit...aku tak kuat melihat air matanya!" mendesah dan menutup mata sejenak,Tristan mengeratkan pelukannya hingga tubuh gadis itu terkulai lemas bersandar di tubuhnya tanpa berbalik.


"apakah perjuanganku tidak cukup sakura?apa kebohongan terpaksa yang dilakukan para kakak iparku mengingatkanmu padanya? aku tau itu benar! tapi kamu tau garis besarnya berbeda,kami...aku tulus! tidak bisakah perasaanku mengisi tempat kosong di hatimu lagi?" Tristan berujar sendu.


sakit...........


sangat....!


"sejak kau menolak ku,aku sudah berusaha sakura....aku berusaha untuk menghapus perasaan ini,tapi...tapi sungguh aku tak bisa! tanpa aku sadari sejak pertama kali melihatmu,kau...kau sudah menjadi segalanya dihatiku.kamu......saat aku ingin melihatmu,ingin mendengar suaramu tapi aku tak bisa sakura,aku tak bisa bergerak sesuai keinginanku saat penolakan yang kamu berikan padaku.aku...aku sakit sakura,aku hancur karenamu aku tak bisa baik-baik saja seperti dulu" Sakura terisak sudah,bahunya basah nan terasa hangat saat air mata pria itu akhirnya jatuh juga.


keduanya menangis tertahan.meski Tristan tak bersuara namun pelukannya semakin erat dan tubuh sakura yang semakin bergetar dalam dekapannya.


"sakura.... perpisahan dan penghianatan memang menyakitkan,aku tau hatimu sakit tapi...tapi jika aku bisa melihatmu tersenyum lagi dan bahagia meski sedikit,aku...maka aku-"


desahan berat terdengar dari balik tubuhnya,sakura merasakan hangat nafas Tristan yang berhembus mengenai tengkuknya.


pria itu menderita kini!!......


Tristan menahan sakitnya seorang diri......


"aku...Ak-......"


"shuuut....diam dan dengar saja aku HM" tegas Tristan memotong ucapan sakura lembut.


"taukah kamu? semakin aku berusaha menghapus perasaan ini,entah bagaimana aku justru semakin merindukanmu.dan hari ini,kamu kembali menangis dan itu semua karena diriku.maaf...maafkan aku sakura.seperti takdir,aku tak pernah bertemu gadis seperti dirimu,hanya kamu...hanya dirimu seumur hidupku,sebanyak rasa sakit ini,kuharap kamu akhirnya akan bahagia meski nantinya bukan aku" Tristan melepas pelukannya dan perlahan membuat tubuh sakura menghadapnya.


wajah gadis itu sangat kacau!


maniknya memerah dengan lelehan deras air mata,bibir yang terlihat terluka akibat gigitan keras,mata bengkak dan hidung memerah.


Tristan tersenyum dan tangan hangatnya naik mengusap kedua pipi sembab sakura dengan lembut.


"apakah sekarang aku harus katakan good bye my love " lirih Tristan getir.


deg.......


kata-kata Tristan!...


sungguh tubuh sakura membeku kala kata-kata tulus dari pria itu sungguh menikam telak jantungnya.


"hatiku...aku sudah menyadari satu hal,aku tahu kamu tahu.perasaan kesepian dan dikhianati, dibohongi seperti apa? kamu tau..hiks...kamu tidak tau aku menyembunyikan semua itu bagaimana?! namun dimatamu semua bagai dinding transparan kamu tau tapi kami masih berbuat ini!! ya...aku akui,hatiku sudah menjadi tempat untukmu,apa kamu puas?!!"


Pelukan tanpa kata itu kembali sakura rasakan,semakin erat kala wajahnya kini tenggelam dalam dada bidang sang iblis berwajah manis BE.


pecah sudah pertahanan hati sakura.


"kau......aku takut memiliki harapan lagi,aku takut menyentuh kata cinta lagi.aku...hiks....aku bahkan lebih tidak baik darimu aku sakit!.sakit....air mata ini tidak mau berhenti!! " sakura meredam tangisnya,kaos sederhana Tristan basah dan pria itu menengadah menahan air mata kala perasaan itupun menghantam hatinya.


"hiks...kamu benar,semakin aku mencoba mengelak menghapus rasa ini,semakin aku merindukanmu.dan hari ini kamu melihat bagian terburuk dari diriku,air mata sialan!!" sakura memaki dirinya sendiri,senyum tipis Tristan terbit dan dalam diam bibir hangatnya mendarat di pucuk kepala sakura lembut.


"maafkan aku,bisakah kita memulai semua dari awal? bolehkah aku mencoba?" Tristan meraih dagu sakura dengan lembut mengangkat wajah gadis itu menatap matanya.


keduanya terus berdiri dalam posisi terus berpelukan erat dan Tristan yang merasa sangat bahagia kala merasakan anggukan lemah dari dokter cantiknya itu.


"kau tau?" Tristan berujar lembut sembari menghapus sisa air mata dari sudut mata sakura.


gadis itu menggeleng dan kepala cantiknya terkulai lemah diatas dada bidang Tristan yang kini susah payah menarik tubuh mereka kearah sofa di sudut kamar.


"apa?" tanya sakura kala degupan jantung Tristan terasa nyaman menyapa telinganya.


terkekeh riang dan sakura kini duduk diantas pangkuan Tristan dengan kepala terkubur malu atas posisi mereka kini.


Tristan yang polos sayangnya sudah tercemar oleh otak encess james,dan kini betapa senangnya pria baby face itu kala bisa membuat dokter cantiknya duduk diatas pangkuannya.


"hihihi...apa kamu tidak dengar suara jantungku? hehehe...jantungku berdebar kencang saat kamu duduk seperti ini?" kekeh Tristan sudah mulai terlihat seperti James kini.


dan sungguh mata-mata iseng yang kini berkumpul menatap pantulan layar yang kini mengintai interaksi keduanya sungguh bergetar menahan sorak-sorai kemenangan.


blushhhh.......


sakura memerah telak tak kalah dari potongan tomat yang matang.


dan....


takhhhh......


"aduh!!....kenapa kamu sentil bibirku sakura?" kaget Tristan.tidak sakit memang,tapi sungguh dia kaget.


mau menggombal ria justru kena sentil sayang,kan realita tak sesuai ekspektasi!.


"sejak kapan mulutmu berlapis madu?!!" kesal sakura yang kini menunduk menutupi kedua pipinya dengan kedua tangan putihnya.


Tristan yang masih anak bawang soal cinta mengerjap bingung.


"eh..ini aku salah apa memangnya? kata James merayu seorang gadis harus digombalin dulu,ini kenapa malah kena sentil?!! wah.... jangan-jangan James tipu-tipu ini!!" Tristan membatin jengkel.


sementara diruang cctv....


"ini kenapa bulu romaku berdiri?" James si biang keladi merinding sendiri sembari mengusap tengkuknya bergidik.


"kenapa papi?" Freya bertanya kala melihat gelagat aneh suaminya .


"tidak apa Mi" balas James mengelak,entah? dia sendiri tak tau .


"well....mission completed let's start the party!!" Amber berseru heboh dengan anggukan semangat para betina lainya.


sungguh kumpulan wanita aneh memang.


krauk....krauk....krauk....


suara kunyahan kripik terdengar renyah dari belakang para orang tua.


"heh....padahal aku berharap ada badai besar hingga kakak cantik itu mau jadi calon istriku nanti"


krik.....krik....krik....


hening......


semua berbalik dan menatap seorang bocah lelaki tembem yang sibuk dengan kripik dimulutnya.


"apa...apa..Raino? coba bilang mami" kayra tergagap sambil menatap horor pada putra keduanya itu.


"apa sih mami!! kakak sakura kan cantik,jadi uncle Tristan tidak pantas jadi calon suaminya! Raino fikir,Raino cocok tinggal Tunggu Raino besar saja" jawab bocah itu enteng sembari menyenderkan tubuhnya malas pada kursi lembut dibelakangnya.


Kayra melongo,wanita cantik dengan dress rumahan manis itu menyentuh dadanya dramatis sembari menatap putranya itu ngeri.


"Ri....Rion...putramu sakit!!" racaunya shock.


"ihhh...Raino masih kecil tidak cocok!! uncle Tristan yang cocok!!" suara cempreng Acella membalas sengit.yah,tentu saja ia akan menolak kala diantara semua pamannya,hanya Tristan lah yang paling royal dengan semua kue,boneka serta permen manis yang selalu memenuhi kamarnya.


"tidak!! paman Tristan jelek,Raino yang tampan cocok sama kakak cantik!!" balas Raino sengit.


"tidak!!"


"ia"


"tidak Raino Jelek!!"


"ia Acella gendut!!"


HUAAAA....


nah kan!! pecah sudah tangis si chabby putri Axel .


dan para orang tua? menghela nafas pasrah dan kembali berbalik menatap kedua pasangan yang kini dimabuk cinta dibalik layar,biarlah si cengeng diurusi oleh ibu mereka.


...🐿️...


...TBC...