PRINCESS OF DARKNESS (My Beautiful Target)

PRINCESS OF DARKNESS (My Beautiful Target)
bayi rebutan



Terima kasih untuk vote,like dan komentar kalian.


meski cerita ini masih amatir semoga tetap bermanfaat habiskan waktumu ❣️



...🌴...


...H...


...A...


...P...


...P...


...Y...


...R...


...E...


...A...


...D...


...I...


...N...


...G...


...🌴...


Terlihat wajah cemas para keluarga besar Wiguna.Para inti merangkul istri mereka dimana para anak mereka sendiri di tenangkan oleh para ibu.


yah, definisi ayah tak berakhlak ya begini!.


" Rafen..apa cucu dan menantu kita baik-baik saja? sudah begitu lama dan bayi kedua belum lahir? astaga rasanya waktu berjalan lambat!" Anggi mengigit kuku jarinya sembari terus berjalan bolak-balik gelisah didepan pintu bersalin.


Rafendra hanya diam,pria tua ayah dari para leader itu juga tak menampik bahwa ia juga tengah gelisah menunggu cucunya lahir.meski wajahnya terlihat tenang,namun hatinya sudah ketar-ketir bibir terkunci rapat.


ini gila!.....


Rayganta,bocah tampan dengan kemeja putih itu terlihat berdiri mematung memasang telinga menunggu suara adik kecilnya yang sudah berjam-jam lamanya tak terdengar.


yah,Liora sempat tak sadarkan diri beberapa kali akibat terlalu lelah menjalani proses persalinan kedua bayi kembarnya.


Arkansas sendiri terus berusaha menjaga agar sang istri bisa tetap sadar .


ingin pria itu melakukan operasi sesar,namun Liora tak menginginkan hal itu terjadi meski wanita itu sendiri sudah bak diambang batas kekuatan fisik.


"papa...mama takut melahirkan seperti kak Liora" Dysabel istri dari Lucas bercicit cemas disamping sang suami yang nampak tengah khusuk berdoa.


Lucas menoleh,pria itu mengusap rambut sang istri lembut .


"jangan takut ma,papa yakin mama kuat! lagipula kata dokter bayi kita tunggal.jelas saja kak Liora begitu kesulitan,dia harus melahirkan bayi kembar dan itu membutuhkan tenaga ekstra,jadi mama jangan pesimis dulu optimis ya" jelas Lucas sabar.


Dysabel mengangguk meski perasaan takut masih ada.


Kayra menatap sekeliling,ia mengigit bibir bawahnya melihat awan kelabu diwajah semua orang hingga maniknya tak sengaja menatap sosok Freya yang terlihat menyembunyikan air matanya dalam diam.


ada-apa?


kesedihan Freya terlihat tak wajar.


Sementara Freya,wanita istri dari James itu menunduk dan mengelus perut ratanya dalam kesedihan.


meski sakit,apakah dirinya bisa merasakannya juga?.


Freya bangkit dan melangkah pergi tak perduli sorot kesedihan James yang menangkap duka dihati sang istri.


"Freya...mau kemana nak?" Anggi bertanya saat melihat sosok keponakannya itu akan pergi entah kemana.


menoleh dan tersenyum manis menyembunyikan air matanya.


"ketaman sebentar mom,Freya mau cari angin" ucap istri dari James itu beralasan.


Anggi mengangguk dan tersenyum tipis mengizinkan.


"hati-hati sayang" ucap Anggi mengingatkan.


hening.....


hingga...


"James...istrimu kenapa?" Tristan yang duduk didepan pasangan itu bertanya bingung,sungguh semenjak menikah kadar kepekaan Tristan lumayan meningkat.


James terdiam dan hanya tersenyum tipis sebelum beranjak menyusul sang istri.


"Kita semua sadar tidak? ditengah kepanikan dan kebahagiaan ini Freya dan Cristal tak akan pernah sama?" Suara lirih Samantha terdengar memecah keheningan.


"Samantha sudah cukup!" Cristal mengancam.


"ada-apa Samantha? Cristal kenapa sayang?" Selenia mendekat dan bertanya melihat wajah gelap istri dari Nixon itu.


yah, Cristal dan Freya memang menyimpan sebuah rahasia menyakitkan dari semua orang.


"Samantha ,kakak peringatkan jaga bicaramu!" tekan Cristal mencoba menutup luka..


Samantha bergeming,gadis cantik itu menatap Cristal tegas dan menatap wajah bertanya-tanya keluarganya.


"sebenarnya......."


"SAMANTHA SUDAH CUKUP! KAK NIXON MOHON JANGAN BUAT MASALAH!" Nixon membentak keras mengagetkan semua orang termasuk para anak-anak.


"NIXON,KENAPA DENGANMU? KENAPA KAU MEMBENTAK ADIKKU?" amuk Xander menekan kuat kemarahannya.


"Samantha, Cristal,Nixon ada-apa dengan kalian ?" Xavier bertanya setelah melirik wajah gelap Rafendra .


"kak,kalian boleh marah pada Samantha nanti! tapi keluarga kita harus tau apa yang terjadi,kalian tak bisa sembunyikan ini selamanya!!" ucap Samantha menahan tangis .


"bisakah kalian orang dewasa sedikit tenang? bisakah bicara dengan kepala dingin! " suara dingin rayganta memecah suasana tegang yang terlihat di lorong lantai utama VVIP healthy hospital.


"sebanarnya....."


semua orang menatap serius saat Samantha mulai bersuara kembali.


............🌴...........


"ma...." James mendekat dan memeluk tubuh Freya dari belakang.


wanita cantik itu tengah menangis Pilu ditaman belakang rumah sakit.


"P..pa..papa !" dengan panik Freya menghapus air matanya.


"ma..sudah cukup! jangan pikirkan tentang anak lagi jika memang kita tak memiliki nasib sebagai orang tua oleh Tuhan ,papa cukup bersyukur hidup hanya dengan mama! lagipula kita punya banyak keponakan yang selalu memanggil kita mama dan papa, syukuri semua itu ma" James berucap lembut mengecup pucuk rambut istrinya.


.


"maaf hiks...maaf papa! andaikan mama tidak mandul,kita pasti sudah memiliki bayi kecil kita hiks... sendiri" Freya terisak,ia berbalik dan memeluk erat tubuh tegap suaminya,menangis hingga kemeja abu-abu James itu basah oleh air matanya.


"pah.. keponakan kita semua itu nakal,Acella terlalu cengeng,dan para bocah nakal itu sangat tidak ada manis-manis nya! Rayganta terlalu dingin,Xain terlalu acuh,Raider terlalu pendiam dan sekalinya bicara mereka pasti berkelahi hiks...mama mau anak imut,manis dan sangat cantik seperti malaikat kecil hiks...." Freya merengek mengingat watak para bocah keturunan be itu.


James terbahak,benar! para keponakannya itu memang lebih disebut sebagai kumpulan para setan kecil daripada malaikat kecil yang manis!.


"hahaha..ia ma,berdoa saja semoga si kembar Dari raja iblis itu akan sedikit imut nanti!" James terkekeh setelah menghapus sisa air mata diwajah istrinya.


"pa...em...apa mama Alika dan papa Jeremi tidak masalah aku tidak bisa memberi mereka cucu? mama takut papa" adu Freya mengingat wajah ayah dan ibu mertuanya.


James tersenyum dan mengecup kening Freya manis.


"sayang...mama dan papa tidak akan marah,percaya padaku! jika mereka ingin cucu kita bisa mengadopsi anak" terang James mencoba menghilangkan kecemasan sang istri.


Freya menggeleng keras.tidak!


dalam keluarga Wiguna,tidak sembarang orang bisa masuk meski anak kecil sekalipun!.


"tidak perlu papa,kita tak perlu mengadopsi anak mama tidak mau jika nanti anak yang kita adopsi tidak cocok dengan para anak-anak saudara papa yang lain" Freya menolak halus,james mengangguk saja.


"sudah tidak sedih? kita kembali?" tanya James lembut.Freya mengangguk sebelum itu menarik tangan James ke kamar Mandi khusus rumah sakit.


"kenapa kesini?" tanya James heran.


"mama tetap cantik" James membalas asal.


blushhhhhh.....


wajah Freya sukses memerah.


sial!.


bakat menggombal James tidak juga hilang!...


"IHHHH.. PAPA,MAMA MALU!!" jerit Freya sebelum berlari cepat menuju kamar mandi dengan tawa iblis James yang begitu bahagia berhasil kembali menggoda istrinya .


"hahaha..i love You to my wife!!" gelak James sebelum suara keras pintu kamar mandi yang tertutup.


.......🌴.......


hening.......


begitu kata-kata Samantha jatuh,semua orang jatuh dalam rasa terkejut luar biasa terutama Alika dan Jeremi.


menantu mereka mandul!...


"papa" Alika memeluk tubuh Jeremi dalam tangis.


"sudahlah ma,ini pilihan putra kita dan ini takdir mereka jadi kita hanya bisa mendukung apapun yang terjadi jangan buat Freya semakin terpuruk dengan penolakan kita nanti,mama mengerti maksud papa?" Jeremi menasehati sang istri.


pantas saja sudah lebih 5 tahun pernikahan putra mereka dan mereka belum mendapat cucu!.


Grephhh...


Anggi memeluk tubuh Cristal saat tubuh wanita cantik itu terlihat bergetar dengan tatapan kosong Nixon disamping wanita itu.


" jangan bersedih sayang.... kecelakaan itu adalah takdir dan kamu juga tidak menginginkan ini,jadi bersabarlah sayang anggaplah ini sebagai cobaan pernikahan kalian" Anggi menasehati dengan sabar.


"hiks...Cristal hanya bisa meminta maaf pada Nixon mom! hiks...Cristal sudah membuatnya tak akan bisa merasakan menjadi seorang ayah" Cristal terisak.


yah, kecelakaan beberapa tahun lalu menyebabkan rahimnya harus diangkat dan itu membuatnya tak akan pernah bisa mengandung seorang bayipun seumur hidupnya.


"Cristal ....Nixon...kalian punya anak, anak-anak kami adalah anak kalian juga! jangan lupakan itu" Amber berucap lembut dengan anggukan penyemangat semua orang.


"jika kalian ingin program bayi tabung,papa bisa mengusahakan untuk kamu dan Freya! dengan spe*ma suami kalian semua bisa diusahakan,papa akan minta langsung Gabril dan Rion membuat program untuk itu " Bimo memberi saran.


"tidak pah! Nixon tak ingin wanita lain menggantikan istri Nixon,kami tidak masalah hidup tanpa anak" tolak Nixon tegas.


"benar Bimo! Aku tak ingin gen lain masuk kedalam keluargaku!" Rafendra akhirnya bersuara dengan tegas.


semua menghela nafas,dan tak ada yang memperhatikan sorot mata gelap Raygan si Lucifer kecil.


"bayi dari gen lain selain gen murni harus mati! tidak ada gen lain yang boleh memasuki keluargaku" smirk Rayganta bengis.


Brrrrrr...


Raider dan Xain mengigil merasakan hawa pembunuh pekat dari tubuh saudaranya itu .


"Xain,kurasa Rayganta memikirkan suatu hal yang jahat!" bisik Raider yang duduk disampingnya Xain,yah mereka duduk tepat disamping sosok rayganta yang tengah berdiri tegap didepan pintu.


"diam atau kau akan bermalam bersama tigress" balas Xain mengigil kala lirikan mata tajam Raygan menyapu tubuh mereka berdua.


Rafendra menghela nafas berat dan menatap semua keluarganya dengan tajam namun lembut meski terkesan sangat tipis.


"Daddy harap kalian lupakan semua dan hiduplah dengan damai anggap semua anak saudara kalian adalah anak kalian sendiri,Daddy tidak mau masalah Cristal dan Freya yang tidak bisa hamil membuat buruk suasana kekeluargaan Kita! jadilah manusia yang berbesar hati dan anggaplah takdir ini sebagai hadiah Tuhan kala cobaan dia berikan untuk kita,paham?" Rafendra berucap tegas dan diangguki oleh anak dan para menantunya.


"psstttt...kak, grandpa Rafen bicara apa? dan kenapa mami Cristal menangis dan grandma vely memeluknya? apa ini hari kasih sayang?" si cerewet Acella bertanya pada Alarik yang sibuk menghela nafas akan sifat keinginan tahuan saudari kembarnya itu.


"mana aku tahu,kalau berani tanya pada Granpha sana! kuyakin kau pasti akan menangis duluan saat ditatap oleh Grandpa Rafen" jawab Alarik asal.


"hehehe..benar itu Rik! acella mana berani bertanya pada Granpa Rafen! jangankan dia,aku,Maxime,Bahkan Ryuga,Xain dan si kembar R juga tidak berani! yah,selain Raygan mana ada yang berani menatap Grandpa Rafen si raja Lucifer itu" Raino terkekeh ria bersama Maxim juga Gion.


"wajah Granpa Rafen terlalu dingin!" Ryuga bergumam diangguki para anak generasi inti


"hm...bahkan Daddy Ar dan papi Xander seperti kutub" Raino terkekeh ngeri mengingat wajah-wajah para pria dikeluarganya.


acella berdecak dan bersedekap dada jengkel akan sikap acuh saudaranya dan kebenaran yang ada.


.........🌴........


sementara itu....


Ruang Bersalin yang semula terdengar ribut oleh suara perjuangan keras dari seorang ibu,suara penyemangat seorang ayah dan suara kerja keras paramedis.kini ruangan itu terasa hening hanya menyisakan tangis keras seorang bayi mungil yang baru saja terlahir kedunia.


bayi perempuan mungil nan manis itu menangis keras menyambut air mata haru seorang laki-laki tampan yang kini seluruh wajahnya basah oleh air mata.


"ini.....ini put...putriku, mami?" Arkansas tergagap,nafasnya tercekat untuk pertama kalinya didalam dekapannya terlihat sesosok malaikat mungil nan cantik yang baru saja selesai menangis menyapa dunia.


Liora bahkan tak mampu menyembunyikan air mata ditengah rasa lelah dan setelah itu semuanya gelap.


"Dokter......mami...mami kenapa dengan istriku?!" Arkansas panik,istrinya yang begitu kuat kini tak sadarkan diri dengan wajah pucat.


Zeline mengecek keadaan tubuh Liora dan akhirnya dokter yang sudah pensiun dan terpaksa bekerja lagi itu bernafas lega.


"tenang Kansas,istrimu hanya kelelahan dia butuh istirahat setelah 11 jam berjaung melahirkan anak kalian" terang Zeline sabar.


setelan semua proses persalinan selesai dan bayi kembar Arkansas sudah dibersihkan,kini Arkansas keluar dengan wajah datar nan menyebalkan menatap para saudaranya yang bersiap menerima adegan pamer yang sudah mereka tebak akan terjadi.


raja iblis bermuka tembok ini benar-benar tiran menjengkelkan.


"hentikan senyummu itu!" sentak Rion jengkel.


bukan apa-apa! ini arkansas melihat para inti khususnya seorang Rion dengan alis naik dan senyum pongkah minta dihujat!.


"hadeh.....tau begini aku tak akan kembali hanya untuk melihat setan tiran ini berlagak!" James kesal.


" aku tak perduli suasana hati kalian para Pria menyedihkan" ucap Arkansas mengejek.


"apaan coba? "kesal Ryu yang merinding melihat wajah gelap angel.


sungguh Ryu ingin menambah anak,apa lagi kalau dia bisa dapat kembar! tapi ini istri cantiknya menolak keras apalagi setelah benih mereka seperti Ryuga! bocah Triplek yang 11 12 dengan Xain itu benar-benar menjengkelkan tidak ada manis-manis nya.


terpaksalah Ryu hanya bisa mendapat satu putra tanpa bisa menambah lagi meski setiap malam selalu olah raga ranjang.


Ryuga si setan kecil memang!.


"ingat...jangan ada yang berani menyentuh putri kecilku" Arkansas menyerigai melihat wajah jengkel para saudaranya.


benar! mereka sudah lama ingin memanjakan seorang putri.


acella?


jangan ditanya,gadis kecil cerewet dan bar-bar itu tidak ada manis-manis nya!.


dan rasanya para inti ingin menangis mengingat Arkansas si iblis gila itu mendapat jeckpot dengan mendapat seorang bayi perempuan mungil yang sudah mereka duga akan betapa manis dan imutnya bayi kecil itu .


"aku akan jadi ayah putri kecil itu!!" Rion meraung jengkel.


" tidak! bayi kecil itu akan jadi putriku!" Ryu ikut terpancing,sungguh jiwa kebapakan yang memimpikan putri kecil yang manja meraung ingin memiliki.


"tidak..tidak...bayi kecil cantik itu pasti akan memiliki aku sebagai ayahnya!" Axel ikut panas.dia sudah lama ingin anak perempuan yang manis bukan bar-bar seperti acella putrinya!.


"hei bedebah! kau sudah punya putri sendiri!berikan bayi manis itu pada aku dan Freya!" James meraung jengkel.


"bayi itu punyaku!" Xander si pendiam ikut bergabung keras kepala.


"enak saja! bayi cantik itu akan memanggil aku papa!" Marsel maju tegas.


"tidak..tidak...kalian pembunuh berdarah dingin tidak pantas! aku yang pantas!" Gabril ikut andil.


ayolah,dia ingin anak perempuan cantik dan manja! bukannya bocah laki-laki gila seperti Gion putranya,ayah laknat memang!.


"diam! itu.adalah.putriku.kalian.mau.mati?!" tegas Arkansas dengan manik berkilat tajam.


Glek.....


"kami lupa pawangnya ini raja iblis!" batin para inti ngeri.


"hehehe...tidak ada yang bisa memanjakan adikku selain aku! kalian boleh memanjakan adik laki-lakiku,tapi malaikat kecil manisku hanya boleh bermanja pada aku!" si kecil berwajah es yang berdiri dibelakang sang ayah menyerigai bengis dengan tubuh mengigil saudaranya yang lain.


...🌴...


...TBC...