
hai semua jangan lupa tinggalkan jejak vote, like dan komentar ya...🌹
⚜️ Happy Reading ⚜️
"bagaimana malam pertama kalian?" tanya Axel dengan wajah berbinar setan nya.
mendelik dan duduk dengan kasar disamping sang istri.Arkansas berujar.
"malam pertama kepalamu!! wanita tega ini justru tidur meninggalkan diriku!!" sindir Arkansas membuat Liora terkekeh geli sendiri.suaminya merajuk!.
"kasihan pasti sakit tuh ular piton!!' celetuk Marsel dengan frontal nya.
sudahlah,Arkansas kini diam malas meladeni ejekan-ejekan kawan-kawannya itu.
Rafendra berjalan santai menuju ruang keluarga dengan Anggi yang berada didalam rangkulannya.sungguh kini tawa laknat itu membuat Rafendra terlihat menjengkelkan.
Tristan menyeringai menatap kehadiran Anggi tameng otomatis dirinya.berjalan perlahan mengabaikan keberadaan semua orang.
Greph.....
"eh!!" kaget Liora saat tubuhnya dipeluk erat orang pria manis itu,Tristan terkekeh dengan wajah dibuat sepolos mungkin.
"TRISTAN!!" amuk Arkansas yang kini terlihat begitu murka,enak saja anak setan itu memeluk istrinya! sungguh kedua tangannya sudah gatal ingin memberi pelajaran bocah kurang ajar itu.
"hehehehe.. posesive sekali sih bos!! Tristan yang tampan ini hanya mau bilang.selamat ya kakak ipar Liora,semalam Tristan kan tidak sempat salaman,jadi sekarang peluk sajalah karena sudah basi kalau mau salaman lagi.kakak semoga kau kuat dan betah hidup bersama dengan pria pemarah dan Arogant itu,kalau bos berulah.kakak ipar kunci saja dia diluar kamar" ujar Tristan dengan wajah polos bak malaikat itu.Arkansas mengeram!! kurang ajar sekali anak satu ini!.
Liora melirik geli wajah muram suaminya itu.
"benar Liora,kalau dia kasar dan membuat ulah.kunci saja dia diluar jangan kasih masuk kamar" kompor Rion menyeringai picik,kapan lagi bisa menistakan si Tiran? kesempatan adalah emas.
Arkansas mendengus kesal lalu berucap sarkas penuh ancaman.
"jangan coba-coba mengotori fikiran istriku dengan ajaran sesat kalian itu!!nah sayang,sekarang cepat bersiap sehabis sarapan kita akan ke Paris!" ucap Arkansas dengan santainya.
"APA!!" pekik Liora dan Ara yang entah mengapa ikut-ikutan juga.
"Ara ikut kak!!' pinta gadis itu heboh.
"kau mau ikut mereka pergi bulan madu Ara? kau gadis kecil malang!!" ejek James dramatis.
"YAKH!! mana ara tau kakak mau pergi bulan madu sekarang!! ya sudahlah tidak perlu mengejek Ara juga kali kak!!' grutu gadis cantik itu kesal.
"kau yakin Kansas!! sekarang??! tapi aku bahkan belum mempersiapkan apapun!!" panik Liora menatap tak percaya apa yang baru saja suaminya sampaikan.
"tenang sayang,Daddy dan mommy sudah siapkan semua akomodasi kalian disana.kalian tinggal berangkat saja!!" ujar Rafendra yang kini sibuk dengan segelas black cofee buatan istrinya.
"cepatlah sayang!!" Lamunan Liora terhenti kala suara Arkansas kini tepat berada disampingnya,menoleh dan.
cup.......
bibir hangat pria itu tepat mengecup pipinya.
"cie.... pagi-pagi sudah sibuk nge-bucin sajalah terus!!" goda James gemas melihat kelakuan tidak Arkansas sekali.
"diam kau!!" sembur Arkansas tajam.
"panas...panas aroma...aroma suami BUCIN!!" celetuk Axel ikut-ikutan gila,sungguh Liora malu ditambah lagi wajah masa bodoh Arkansas membuat wanita cantik itu frustasi.
"bucin apa kak? bahasa dari mana itu?" tanya Ara polos,James terkekeh kemudian melirik Anggi yang nampak malas mengurusi kelakuan para anak muda itu.
"bahasa dari negara asal mommy.bucin itu artinya budak cinta!! semacam perilaku gila dan tidak normal akibat terlalu cinta pada seseorang" jelas Ryu dengan kalem.
"ooohhhh......." reaksi Ara sungguh membuat Tristan tergelak,sudah dijelaskan panjang lebar hanya dibalas oh saja.sungguh beruntung Ryu adalah pria sabar.
"dad,mom kami akan kekamar dulu" ucap Arkansas yang lebih memilih membawa sang istri pergi dari pada harus menonton drama picisan keluarganya.
"selamat bersenang-senang nanti sayang,titip oleh-oleh buat para ibu dan adikmu!!" Anggi bahkan melambai heboh saat pintu lift mulai tertutup.Arkansa mendesah jengah,sungguh ibunya terlalu berlebihan.
⚜️⚜️⚜️⚜️
pria dengan topeng silver itu merangkak naik ke atas ranjang dimana seorang wanita berada dengan tubuh polos tanpa sehelai benangpun.
"kau akan menjerit nikmat sayang!!" desis Pria itu penuh penekanan.pernikahan liora membuatnya kalap dan kini demi mengurangi rasa sesak dihatinya,akhirnya kini seorang jal*ng berakhir diatas ranjang salah satu kamar di mansion ya.
"kau sangat tampan Tuan" wanita itu menggoda dengan suara sensual dan jemari yang sibuk mengusap rahang tegas sang master.
"ARKHHH....." wanita itu menjerit kesakitan saat tiba-tiba pria itu menyayat kulit lengan kirinya.
"berani sekali kau bertidak tanpa izinku!! wanita jal*ng !!! " pria itu tiba-tiba kehilangan selera saat wajah manis Liora tiba-tiba hadir memenuhi seluruh isi fikiran-nya.
"kau harus kuberi pelajaran!! dasar wanita bodoh!!"
Grephhhh........
"isshh" wanita itu mendesis saat cengkraman pada lengan nya begitu erat hingga ia yakin lengannya akan memar.
Brakhhhh....
Brukhhhh...
PRANK....
"ARKH......" pekik wanita itu saat tubuhnya dilempar kesebuah ruangannya tepat di balik sebuah pintu yang tadinya tertutup sebuah lukisan.tubuhnya terhempas dan menghantam sebuah meja yang terbuat dari kaca.
deg.......
ruang tamaram dengan pisau dan segala jenis alat penyiksaan kini membuat seluruh tubuh wanita itu mengigil,tadinya ia merasa senang dibawa oleh pria kaya itu ke mansion ya dari club malam,tapi kini bukan kesenangan yang ia dapat tetapi sesuatu yang sangat mengerikan menunggunya didepan mata.
Grephhhh...
"uhuk...le..lepaskan akuh!!" telapak tangan berbalut sapu tangan kulit itu mencekik kuat leher wanita malang itu hingga tubuhnya terangkat naik,tubuh tanpa busana itu tak menarik lagi,pria itu butuh darah!.
BRAKH........
kepala wanita itu terantuk menghantam sebuah dinding yang terbuat dari kaca dengan keras,darah mulai bercucuran akibat hantaman pada kepalanya.pecahan kaca bahkan menancap di wajah dan kepala wanita itu.
cekikan pria itu semakin kuat,bayangan sosok indah Liora dengan balutan gaun pengantin membuat emosinya terbakar habis!!.
"ARKHHH...MATI....MATILAH KAU!!" erang Sang Master yang semakin menyiksa tubuh korbannya dengan terus menghantamkan nya pada dinding dan kini beralih pada lantai yang dingin dan telah dipenuhi darah.
"ARKHHHH...HENTIKAN!! AM.. AMPUNI AKUH!!" jerit wanita itu,kepala bagian kirinya sudah hancur akibat terus dihantamkan ke dinding kaca.
"MATI KAU!!"
Duakhhhh.......
Jleb........
wanita itu akhirnya meregang nyawa setelah pisau menancap tepat pada jantung nya.
"ambil organ tubuhnya dan bawa ke laboratorium,kabuto!!" Titah pria itu sembari melepas sarung tangan nya.
setelah mayat mengenaskan wanita itu dibawa oleh para anak buahnya,pria itu nampak berdiri dengan pandangan tajam menatap sebuah bandul yang berisi foto wajah Liora yang diambilnya diam-diam.
" kau harus menjadi milikku!!"
⚜️⚜️⚜️
Perancis pukul 8 malam...
"baby" Arkansas memanggil lembut sang istri yang terlihat sibuk memandangi malam lewat kaca pesawat yang kini mereka tumpangi.
wanita cantik itu memandang kagum pada menara Eiffel yang terlihat jelas dari balik kaca pesawat.
"indah" gumam Liora samar.
"tapi tak seindah dirimu sayang,kita akan berada disini selama 7 hari dan akan kubawa kau menjelajahi seluruh kota ini" ucap Arkansas dengan senyum hangat diwajahnya.
Liora menoleh menatap haru dengan manik yang berkaca-kaca,hatinya dipenuhi kebahagiaan.
grephhhh.....
pelukan hangat itu melingkupi dirinya.
"akan kuberikan apapun untukmu cintaku" ucap Arkansas dengan jemari yang membelai wajah yang kini memerah dengan liguid bening yang nampak menggenang di manik indah istrinya itu.
setelah pesawat turun,sebuah mobil Sport Lamborghini spot Hyper berwarna silver sudah menunggu mereka.
setelah turun dan membawa istrinya memasuki mobil yang telah dikirim oleh orang suruhannya,Arkansas membawa mobil itu menuju villa pribadi Wiguna di kota itu.
"Kansas kita mau kemana?" tanya Liora binggung.tersenyum dan membelai rambut istrinya sayang,Arkansas berucap santai.
"duduk tenang saja sayang,disini aku akan menjadikan harimu penuh dengan kebahagiaan" ucap pria itu lembut.
mobil berhenti setelah 30 menit berkendara.
"selamat datang di istana persinggahan kita istriku"
"ini?!!" ucap Liora tak dapat mengungkapkan kata-kata lagi.meski tidak sebesar mansion mewah Wiguna,tapi vila ini cukup elegant dan klasik.
"ayo" Arkansas membawa tubuh sang istri masuk,para maid berjejer rapi menyambut kedatangan tuan dan nona muda mereka.
"selamat datang di Bungalow Summer tuan dan nona muda!!" sapa ramah kepala pelayan wanita berusia 40 tahun itu.
"hm... lanjutan pekerjaan kalian" ucap Arkansas datar.
Liora mendesah lelah,suaminya terlalu kaku.
"kau lapar sayang?" Arkansas bertanya lembut pada sang istri yang masih sibuk dengan acara pengamatannya ,vila milik Wiguna benar-benar mengalihkan atensi Liora.
"baby!!" kembali Arkansas memanggil istrinya itu.
"eh...kenapa Ar?" jawab Liora akhirnya sadar juga.
"lapar sayang?" tanya Arkansas sabar.
"hehehehe... lapar" jawab Liora dengan tawa canggungnya.
"nakal!!" Ucap Arkansas sembari mencubit hidung mancung istrinya gemas.
"aduh...sakit Ar!!" rengek Liora manja.
Greph....
"Ar!!" rengek Liora malu saat dengan seenaknya pria berstatus suaminya itu menggendong dirinya ala bridal dihadapan banyaknya pasang mata maid dan penjaga di sana.
"diam baby!!" tegas Arkansas menatap wajah cantik Liora tegas.
Liora pasrah,aroma tubuh maskulin Arkansas benar-benar membuat jantungnya berdebar kencang,wanita itu menenggelamkan wajahnya di dada sang suami dan tersenyum tipis kala mendengar irama detak jantung Arkansas yang sama kencangnya.
"suamiku!!" batin Liora menangis haru.
deg.......
" ini!!' Liora sudah tak mampu lagi berucap.
makan malam romantis dengan pemandangan menara Eiffel yang langsung terlihat jelas.
" untukmu sayangku,istriku" ucap Arkansas yang sudah menurunkan tubuh Liora dan mendudukkan wanita itu di kursi meja makan.
tes.....tes.....tes....
"terima kasih hiks....suamiku" Isak Liora tak sanggup lagi menahan air mata bahagia nya.
Arkansas diam,namun jemarinya dengan lembut mengusap air mata sang istri penuh kasih.
cup....cup....
kecupan lembut mendarat di kedua mata indah itu begitu penuh kasih.
"jangan menangis sayang" ucap Arkansas yang kini telah duduk disamping Liora dan dengan telaten memotong kan steak daging Liora dan mulai membawa garpu berisi daging itu ke arah mulut sang istri.
"say aaaa" ucap Arkansas dan dengan senang hati wanita cantik itu membuka mulut dan mulai menikmati hidangan makan malam mereka dengan nikmat.
setelah makan malam selesai dengan tenang dan nyaman,kini Arkansas membawa tidak tubuh lelah istrinya berbaring diatas ranjang king size kamar mereka.
"beristirahatlah sayang, perjalanan kita cukup melelahkan dan kita butuh energi untuk berkeliling besok" ujar Arknasas lembut dan mulai menarik selimut menutupi tubuh lelah keduanya.
"ia,night Ar"
"night baby"
⚜️⚜️⚜️⚜️
pagi hari dengan udara dingin membangunkan tidur Liora,wanita itu segera bangkit dan tersenyum mendapati suaminya masih tertidur pulas disamping nya.
berjalan kearah kamar mandi,mencuci muka dan menggosok gigi.Berjalan keluar dari kamar mandi dan mulai membuka gorden balkon kamar mereka,Liora tersenyum menatap pemandangan indah dihadapannya.
dengan segelas white tea hangat, Liora merasa hidupnya sangat indah.duduk sejenak di tepi balkon,Liora tengelam dalam lamunannya.
deg......
tanpa wanita itu sadari,Arkansas datang setelah terbangun dan kini duduk tepat dibelakang tubuh Liora membiarkan Istrinya duduk diatas pangkuannya sembari menikmati keindahan pemandangan fajar kota Paris.
"morning dear"
cup.......
menutup mata kala bibir hangat itu mengecup sudut bibirnya lembut.
" morning to " balas Liora malu.
"setelah sarapan kita jalan-jalan" ucap Arkansas santai sembari membelai rambut panjang istrinya sayang.
"hm!!" deheman Semangat Liora terdengar.Arkansas terkekeh gemas!! istrinya sangat manis.
⚜️⚜️⚜️
ke enam pria tampan itu memandang tajam seorang pria yang terlihat lebih muda dari mereka.
Rion mendengus kesal,Axel melirik tajam,James memindai remeh, Marsel sibuk mengetuk jemari telunjuknya di atas sanggahan kursi, Tristan? pria manis itu duduk diam sembari bertopang dagu menatap kagum sosok Pria bodoh yang berani-beraninya masuk ke sarang iblis!.
Rafendra? sang tuan rumah nampak terlihat duduk angkuh dengan senyum dingin diwajahnya.
Dexter.pria tuan muda Wishnutama itu datang ke Mansion Wiguna dengan percaya diri dan ketenangan yang patut diacungi jempol.
"mau apa bocah kampret ini!!" batin James kesal.
"pagi-pagi bukannya melihat kecantikan calon istri,ini malah lihat wajah si tuan muda sombong!!" batin Marsel nyeleneh.
"perang nih!!" batin Axel menatap ngeri wajah Rafendra Daddy mereka itu.
"wah tidak benar ini,masa Pria saling tatap-tatapan seperti ini?! wah...harus kasih tau mommy nih!!" batin Tristan ngawur sendri.
"ada urusan apa kemari?!!' nah kan,mulut pedas tanpa basa-basi king Wiguna itu mulai tidak bersahabat.
tersenyum manis dan tetap tenang,Dexter berucap sopan.
"sebelumnya saya mengucapkan selamat pagi pada anda tuan besar Rafendra,saya kemari ingin bertemu Ara" jelas Dexter sopan.
WHAT THE HELL!!
seketika para pria tampan itu melotot horor kala mendengar ucapan tenang Dexter,bahkan bulu kuduk Mereka meremang kala aura bengis Rafendra mulai terasa.
"hahaha...kau!! mencari putriku?!! jangan bermimpi anak muda!! pergilah Sebelum ku tebas kepalamu itu!!" baiklah Rafendra sudah mulai emosi,wajah tenang dengan aura bengisnya mampu membuat Dexter sedikit takut,ingat hanya sedikit!.
"tak kusangka ternyata tuan besar Rafendra ini benar-benar bengis seperti rumor yang beredar" batin Dexter tersenyum kecut.sial!! mendapatkan Ara ternyata sangat sulit.
ayolah,jangankan mendapatkan.membawa gadis itu keluar saja mungkin mustahil! lihat saja para penjaga neraka yang menjaga gadis itu.Dexter tertawa dalam hati.
"menarik,sungguh tantangan yang ekstrem!!" batin pria tampan itu senang.
"kau tuli?!! pergilah!!" ucap Rion bengis.
" tapi-"
"Ara sudah punya kekasih!!"
krik......krik...krik...
seketika suasana semakin hening mencekam kala ucapan tidak berotak James terdengar.
"memang ka...mmmppph" James dengan cepat membekap mulut bocor Tristan sebelum rencananya bubar.
putra Jeremi itu melirik tegas pada Axel,Rion dan Marsel yang seketika menyeringai paham.
menghela nafas dan Dexter pamit pergi dengan smirk penuh rencana.
"ayolah aku tidak akan mundur!!" batin Dexter mantap.
setelah mobil Buggati hitam itu tidak terlihat lagi, Rafendra terkekeh dan menepuk pundak James puas.
"bagus!!" ucap Rafendra dengan senyum lebar James sebagai balasannya.
"pria itu tidak akan menyerah begitu saja" ucap Rion setelah ayahnya tak terlihat lagi.
"aku akan awasi dia!!" balas Axel tegas.
"hm"
TBC....