
hai semua jangan lupa tinggalkan jejak vote, like dan komentar ya....🌹
jika kalian menemukan chp 127-128 terbalik sorry ya,karna ada adegan 21+ jadi review-nya lama
⚜️ Happy Reading ⚜️
pagi hari bersinar cerah dengan silau sang Surya yang mulai meringsuk masuk melalui celah-celah gorden,menerpa tubuh pasangan yang masih tertidur lelap sehabis berolahraga keras semalaman.
Liora menggeliat saat merasakan perutnya tertimpa suatu beban,maniknya perlahan terbuka.wanita manis itu menatap kearah perutnya,disana sebuah tangan kekar tengah memeluk dirinya erat.
Blushhh...
wajahnya sukses merona merah begitu mengingat bergumulan panas mereka semalam,betapa gagah suaminya itu memakan dirinya beronde-ronde hingga hampir fajar.rasanya ia begitu tenggelam dalam kenikmatan yang menyiksa,sakit namun sungguh tak dapat ditolak.dan kini gadisnya telah terganti wanita seutuhnya!.
kepala wanita itu menoleh kearah samping dimana suaminya tengah tertidur lelap dengan wajah lelah namun terulas senyum penuh kepuasan disana.
Liora bergerak perlahan menghadap arah suaminya,Arkansas begitu damai dengan wajah terlelap itu.ketenangan yang begitu memikat.pria itu terlihat bak malaikat yang mampu menjerat ribuan wanita kedalam genggamannya,sedang saat sadar dan menampilkan sosok Hades ,maka ia mampu membunuh nyawa siapapun tanpa iba.
beruntung sekali Liora memiliki pria seperti Arkansas disisinya sebagai suami! meski hidup dalam kegelapan penuh dosa,Arkansas tak pernah mempermainkan hati wanita manapun,tidak seperti kawan-kawannya yang lain,mereka dulu kerap kali bermain-main dengan wanita di club meski tak sampai berhubungan badan,namun sungguh mereka bukanlah pria suci.dan Suaminya adalah pengecualian,pria itu menjaga dirinya hanya untuk istrinya.
Liora merasa gatal ingin menyentuh wajah damai disamping nya itu,jemarinya naik dan mulai membelai seluruh pahatan sempurna tuhan itu.
Alis hitam sehitam malam,bulu mata yang lumayan panjang,mata tajam yang akan mengintimidasi siapapun yang melihatnya jika terbuka,hidung kokoh yang mancung sempurna,bibir.bibir yang begitu lihai menari membelai bibirnya,gadis itu terkekeh sendiri mengingat bagaimana Arkansas menciumi dan bermain dengan lidahnya semalam.
andai saja mata Hazel tajam dan mempesona itu sudah terbuka,Liora yakin ia akan malu setengah mati saat ini.
"Ar.... seperti nya kau harus bercukur,hihihi...lihat telapak tangan ku geli saat mengelus rahangmu seperti ini" monolog Liora yang tak tahan untuk tidak membelai wajah tampan suaminya itu.
"kau tau,saat dulu kau menarik ikat rambutku? saat itu kau tampak menyeramkan sekaligus bagai pria mesum kurang ajar! hihihi...tapi aku berusaha tak takut padamu,bibirmu itu selalu saja bicara frontal sungguh membuatku malu dan merinding sendiri!! tapi sayangnya wajahmu sangat tampan,huh.....aku terkadang kesal kala tuhan menciptakan pria buaya berwajah tampan seperti mu,tapi aku bersyukur kau bukan buaya" ucap Liora yang sibuk memainkan bibir Arkansas ,mencubit pelan bibir nakal yang selalu mencuri ciuman kilat padanya dulu.
"tidak bisakah kau jangan terlalu tampan? huh....tidur saja kau tampan?!! kau...jika kau berani bermain wanita dibelakang ku,akan kucincang junior Ar-mu itu!!" ucap Liora tanpa sadar kesal sendiri,ia menatap bibir Arkansas yang entah dirinya masih mengantuk atau tidak,Liora melihat sekilah bibir itu menyeringai.
"aku salah lihatkah?" tanya Liora pada dirinya sendiri.
Liora menaikan wajahnya agar sejajar pada wajah suaminya,gadis itu semakin jahil.ia menjepit bibir Arkansas dengan jari-jemarinya sendiri.
"aku ingin mencium dirimu suamiku,tolong jangan cepat bangun atau aku akan malu sendiri hihi...." kekeh geli Liora,gadis itu menutup mata lalu mulai menempelkan bibirnya pada bibir hangat suaminya,Liora tak sadar Arkansas sudah terbangun sejak ia bicara sendiri sedari tadi,pria itu sekuat tenaga menahan tawa hingga tak sengaja seringainya terbit tadi,beruntung Liora tak sadar atau kejahilan balik yang ingin pria itu lakukan akan gagal.
Cup...........
bibir manis wanita cantik itu menempel sempurna dan bertahan selama beberapa detik,hingga.
deg.......
manik Liora membola kala maniknya terbuka dan menatap wajah jahil disertai seringai iblis itu kini telah terbit didepan matanya.
Liora mendorong dada bidang Arkansas kuat,gadis itu reflek berdiri tanpa sadar tubuhnya yang masih polos tak tertutup apapun .
"a...aku..Bu..bukan aku tidak sengaja tadi...aku...aku jangan melihatku begitu!!" ucap Liora terbata-bata,malunya setengah mati.
Arkansas menyeringai sembari menjilat bibirnya sendiri,setengah mati ia menahan tawa tapi yang sulit ia tahan adalah libidonya yang seketika terbakar.
damn!!
pagi-pagi sudah menatap surga dunia,lelaki mana yang tak goyah menatap tubuh polos wanitanya?.
"sayang apa kau menggodaku? aku tak masalah bermain beberapa ronde lagi" goda Arkansas dengan mata yang tak lepas menatap sosok wanita cantik itu.
"a..apa?" liora bertanya linglung.
Arkansas menggeleng merasa lucu,pria itu berpangku tangan duduk diatas ranjang,pria itu menatap Liora jahil nan lapar.senyum smirknya terbit begitu lebar.
"bukankah kau menciumku tadi,mengapa kini berdiri seperti itu? pakai baju sayang!!" ucap Arkansas serak nan menggoda.
deg...
Liora menunduk.
"DAMN!! TUTUP MATAMU!!" pekik Liora kalang kabut sendiri.
"BWAHAHAHAH...untuk apa kututup kala hidangan surga didepan mata? aku sudah merasakan semua semalam dan pagi ini aku ingin lagi" frontal Arkansas tak perduli lagi.
sungguh tidak dipungkiri telinga pria itu memerah,dan sungguh istrinya ini begitu menggoda jiwa lelakinya.
"TUTUP MULUTMU....AR KAU MESUM!!" teriak Liora yang sudah melompat masuk kedalam selimutnya.
"oh baby.....aku mesum? kau bercanda? kaulah yang mesum sayang.dan siapa yang mengajari gadis polos ini menjadi penggoda lihai?" jahil Arkansas sembari meringsuk masuk kedalam selimut,dan membelai dada ranum sang istri.
desah Liora saat jemari besar itu terus menggoda dadanya.
Cup.....
"Ahhh... ARKANSAS STOP....ahhhhhhh...geli Ar!!"
"aku lapar sayang" Arkansas berucap santai tanpa dosa telah membuat istrinya ketar-ketir.
"hah...hah...ahhhh..ma...makan didapur sana!! Ar....stop...ahhhhhhh" nafas liora memburu akibat permainan nakal dipagi hari suaminya,apa pria itu tak lelah?.
jleb.....
" PELAN......KAU .......PRIA GILA AHHHH...." pekikbLiora kembali digempur oleh pria jantan itu tak perduli tubuhnya masih serasa remuk.
"tenang sayang nikmati saja ahhh..." racau Arkansas menggila.
Brrrttttttt......
suara bel pintu kamar mereka terdengar nyaring.
dari layar cctv pintu kamar,Arkansas dapat melihat sosok tengil Tristan memanggilnya ribut.
"KAKAK IPAR...BOSSSS...BANGUN!! SARAPAN !! KAMI LAPAR BOS...LAPARR" disana Tristan berteriak heboh tanpa malunya.Arkansas mengeram jengkel kala santap paginya terganggu.
"bocah sialan itu!!" desis Arkansas geram,Liora dengan nafas yang masih tersengal-sengal sudah terkekeh sendiri melihat kekesalan suaminya itu.
"sudah bangun cepat,aku mau mandi" ucap Liora yang sudah duduk sembari memeluk erat selimut menutupi dadanya yang sudah penuh kissmark oleh Arkansas.
"KYAAAA....AR..." pekik Liora saat Arkansas sudah membopong tubuhnya bridal memasuki kamar mandi.
"mandi sama-sama,aku masih mau satu ronde lagi" ucap Arkansas santai dengan kerlingan jahilnya.
"mesum!!" omel Liora jengkel sendiri.
"tidak mesum bukan jantan namanya baby" balas Arkansas santai sembari memasukkan tubuh istrinya ke dalam bathup.
"apa?" tanya Liora acuh.
"banci" jawab Arkansas yang sudah menumpahkan sabun beraroma mawar pada tubuh sang istri dan mulai menggosoknya lembut.
"aku tidak nakal sayang,tanganku yang nakal" balas Arkansas malah main-main,tidak serius sama sekali.Liora mendengus percuma melawan setan mesum ini!.
........⚜️⚜️⚜️.........
semua orang dimeja makan merasa ngeri melihat wajah gelap Arkansas dan senyum jahil Liora,yah.hubungan Kayra dan Liora sudah membaik,acara marahan mereka telah usai kini semua duduk sembari menunggu para maid selesai menghidangkan sarapan pagi.Ara belum turun dan Freya sedang menginap di rumah Samantha.
Anggi menatap wajah gelap putranya heran.ada-apa dengan Arkansas?.
"bos,kau sakit perut? wajahmu jelek sekali?" nah lihat bagaimana pria manis itu bertanya dengan santainya.
"Kansas apa kau baru kalah tender besar?? jangan bawa awan gelap mu kemari,kami tidak enak makan!!" Rion berucap santai sembari menyuapi Kaura.sungguh dunia berasa milik berdua.
"diam dan tutup mulut kalian itu!!" desis Arkansas geram,lihat bagaimana setan tengil itu makan dengan lahap setelah membuat acara makan ranjangnya berantakan! sungguh Arkansas benar-benar ingin membuang kawan bungsunya itu ke samudra paling dalam.
"Gempur mu gagal son? "
uhuk..............
Liora dan Anggi tersedak seketika.
"apa" Rafendra bertanya tanpa dosa setelah melihat delikan tajam sang istri.
"gempur apa dad? kita sedang tidak ada masalah dengan organisasi lain sehingga harus tempur,Daddy pagi-pagi sudah mengngigau" cerocos Tristan menatap wajah Rafendra dramatis.
"kakak ipar,kenapa dileher kakak merah besar begitu?" tanya Tristan dengan polosnya.
uhuk......
Kini Liora benar-benar mau mati rasanya,wajahnya perlahan terangkat menatap malu-malu pada setiap wajah geli setiap anggota keluarga Wiguna saat ini.
"y...yah...a..ada serangga besar yang naik ketempat tidur semalam" jawab Liora asal.
"PUFT........."
Rafendra,Anggi,Kayra,Rion sudah sibuk menutup mulut mereka menahan tawa sementara Tristan menatap mereka aneh.
"serangga apa yang mengigit sebesar itu?"
deg.....
semua menoleh kearah lift,Ara berjalan riang lalu duduk disamping sang ayah.
"pagi Daddy Ara,mommy, kakak dan kakak ipar" sapa Ara riang.
cup.....
"pagi little girl-nya Daddy" balas Rafendra setelah mengecup sayang kening putrinya itu.
"wah....tidak mungkin kamar sekelas kamar bos bisa ada serangga,mana gigitannya besar lagi....astaga pasti sakit ya kakak ipar" ucap Tristan dengan tampang polosnya.
"kalau Tristan lihat,akan kubun-"
TAKH.........
"ASTAGA....COPOT!!!"
pisau daging itu menancap sempurna diatas roti sandwich Tristan dan pelakunya dengan santainya kembali makan seakan tak terjadi apa-apa.
"wah...kau...kau ingin membunuhku dipagi hari yang cerah ini bos?!!! wah...mommy lihatlah iblis busuk ini" adu Tristan dramatis,sungguh salah sedikit saja tanganya yang akan tertancap pisau tadi.
"makan saja makananmu sebelum kau yang ku jadikan makanan demon!!" ucap Arkansas santai menyebut nama salah satu serigala peliharaanya.
"dasar iblis gila, keparat,muka tembok,setan jahanam-"
"kau terus merutuki diriku dan akan ku bakar semua minyak kayu putih milikmu" potong Arkansas jengah mendengar dumelan sumpah serapah Tristan padanya.
Tristan sudah cemberut masam dengan kekehan geli Ara dan Anggi,Liora sibuk menunduk malu sembari menutupi lehernya dengan rambut panjang yang sudah ia gerai,Kayra asik bersiul ria sembari tersenyum menggoda pada Liora yang ditanggapi lucu oleh Rion.
"khem....soal semalam Lio serius dad, Ar,Rion"
hening.......
seketika ucapan Liora menghentikan segala aktifitas riang yang ada,manik Rafendra menatap menantunya itu penuh arti,sedang Rion melirik pada Arkansas yang terdiam dengan wajah yang sulit ditebak.
"Liora,Daddy paham apa yang kalian rasakan.tapi masalah ini biar para pria yang menyelesaikan,Daddy harap kamu mengerti.lagipula...." Rafendra berhenti sejenak sembari melirik ke arah Kayra yang sudah terdiam dengan Rion yang sudah merangkul gadis itu sayang.berdehem sejenak sebelum menatap sang istri dengan senyum lembutnya.
" seseorang dibalik pria itu jauh lebih berbahaya dari yang kalian para gadis tak akan bisa bayangkan.lagipula kami belum mengetahui motif apa dibalik semua kejadian ini,jadi dad harap kalian bersabar untuk tidak buru-buru membunuhnya" terang Rafendra bijak.
"baik.Liora tak akan memaksa Daddy dan semuanya untuk membunuh pria itu,tapi Liora punya sedikit masalah yang harus diselesaikan ,bukankah pria itu sudah ditangkap? boleh bawa aku dan Kayra kesana dad?" tanya Liora penuh harap.
"kakak ipar, seperti itu sangat berbahaya membawa wanita kesana.bukannya Tristan ragu pada kemampuan kakak ipar,tapi berjaga-jaga itu lebih baik" ucap Tristan yang melihat keterdiaman Rafendra, Arkansas dan Rion.
Liora terdiam sejenak,jujur amarahnya belum padam dan jika tak terlepas pada pria tidak tau diri itu,maka hatinya tak akan tenang.
"dad,Liora janji tidak akan ada masalah.hanya sedikit bermain" ucap Liora tegas diakhir ucapannya.
Arkansas menyerigai,sungguh istrinya tak akan puas sebelum beban dihatinya lepas.
Rafendra menatap Kayra yang kini tersenyum tipis dan mengangguk samar,akhirnya pria paruh baya itu mengangguk juga.
"baiklah,tapi berjanjilah jangan membantah apapun peringatan suamimu nanti" tegas Rafendra menyerah juga.
Anggi mendesah lelah.tidak anak, menantu,suami.semua suka bermain nyawa! sungguh Anggi menatap was-was pada putri bungsunya yang masih duduk anteng tidak perduli percakapan keluarganya.
"Ara makan yang banyak sayang,mommy hanya punya kamu yang normal disini" ucap Anggi mendesah frustasi.
Liora terkekeh bersama Kayra menatap wajah frustasi nyonya besar Wiguna itu, Rafendra tergelak menatap geli keputusan asaan istrinya itu,Rion menggeleng prihatin sekaligus iba, Tristan mengangkat bahu acuh lebih tertarik melahap sarapannya.sedang si sulung tiran? dia masa bodoh saja.
"mau buat anak lagi sayang,adik Ara mungkin?" tanya Rafendra jahil.
"DADDY!!"
"NOOOO!!!"
"RAFEN!!"
nah kan,Rion berteriak geram bersama dengan Tristan,Anggi sibuk menutup telinga putrinya sembari berteriak jengkel,sedang Liora dan Kayra sudah memerah malu.sungguh ayah mertua Liora ini sangat ajaib.dan Rafendra hanya menanggapi dengan tawa lepas tanpa beban.
HAHAHAHAHAH......
TBC.......