PRINCESS OF DARKNESS (My Beautiful Target)

PRINCESS OF DARKNESS (My Beautiful Target)
ikrar



hai semua jangan lupa tinggalkan jejak vote, like dan komen....⭐


selamat membaca......🌹


🌿🌿🌿my beautiful target 🌿🌿🌿


dimalam yang sunyi terdiam seorang diri.....


sangat ingin seseorang menemani....


πŸ–€πŸ–€πŸ–€


Liora merapatkan jaketnya,jam tanganya menunjukkan pukul 10 malam namun gadis itu entah mengapa berjalan sendiri di kedinginan malam yang terasa sunyi.


manik indahnya menatap langit malam yang dipenuhi kegelapan tanpa bintang.kaki jenjangnya menyusuri jalanan yang sepi,sesekali menarik nafas dalam.kini fikiranya dipenuhi akan tatapan wajah seorang pria yang menggenggam kelas kaca begitu kuat hingga tetesan darah mengalir dari telapak tangan itu.


menghela nafas lagi dan lagi,liora merasa sesak .ada apa dengan hatinya?.ada sorot mata kecewa dan terluka dari manik pria itu saat mereka saling menatap malam yang lalu.


gadis itu melamun dengan fikiran kosong hingga.


Srakh...Srakh....


pendengarannya menangkap suara aneh dari belakang tubuhnya.menoleh dan tak mendapati apapun disana.liora memincinkan mata dan memasang pendengarannya baik-baik.


Srakh....Srakh....


suara itu semakin dekat dengan liora semakin was-was,ia sendiri dan tidak membawa apapun untuk melindungi diri.liora,gadis itu berbalik dan berjalan dengan langkah cepat.


"nah,mau kemana kau gadis manis.kali ini kau tidak bisa lolos"liora mundur saat dihadapannya berdiri beberapa pria yang memiliki tato yang sama dengan mereka yang menyerangnya dulu.para pria berwajah sangar itu menyeringai sembari menatap seluruh tubuh liora penuh rencana.


"breng*ek!!! kalian semua pengecut!!" geram liora merasa terpojok.kini dihadapannya berdiri sekitar 15 orang pria berbadan besar yang tidak sebanding dengan tubuh kecilnya.


"kau yang memulai mencari masalah dengan kami"ucap salah seorang dari mereka santai.


"itu karena kalian mengusik ketenangan kami"jawab Liora geram.


Sretth.......


tiba-tiba salah seorang dari mereka menarik rambut panjang liora dan mendorong gadis itu jatuh.


"Akkhhh,bajing*n kalian beraninya main keroyokan hanya dengan seorang gadis "pekik liora meringis.


Bukh......


liora membalas menendang tulang kering dan perut pria-pria yang berdiri didekatnya.


5 dari pria - pria itu mendekat dan memojokkan liora kesebuah bangunan didekat mereka berdiri.


Plak........


ujung bibir liora robek dengan pipi putih itu memerah jelas.gadis itu meringis dan mengusap pipinya yang terasa sakit.


"karna kau seorang gadis,kau fikir kami tidak bisa menyakitimu.kau akan kami jadikan jal*ng diluar sana"maki salah seorang lagi sembari membelai wajah cantik liora.


"lalu,kalian fikir aku takut!!"tantang liora sembari meludah kesamping menatap hina pada para penyerangnya.


Bugh......


Bugh.....


liora menendang Dua diantara pria itu dengan keras hingga tersungkur .namun,tetap saja gadis itu kalah jumlah.


grep......


pemimpin mereka mencekik leher liora tanpa belas kasih hingga gadis itu kesulitan bernafas.beberapa diantara mereka bahkan mulai melecehkan tubuhnya.liora menangis dalam diam,mereka semua menahan tangan dan kaki gadis itu dan menghentikan pergerakan ya.


"body gadis ini sangat bagus,master akan senang menidurinya nanti hahaha......"


"seseorang tolong aku " batin liora sembari merasa terhina dan menutup kedua matanya.liora lebih baik dibunuh dari pada dilecehkan seperti sekarang.tangan laknat para pria itu mulai menyentuh tubuh yang selama ini ia jaga.


krakh.....


bugh....


sretth....


duakh.....


"Brengs*k bunuh pria sombong itu!!!!"


deg......


pria berkemeja hitam dengan sebilah belati lumayan panjang berada ditangan pria itu dengan noda darah menetes dan masih baru.


disana,pria tampan dengan wajah dingin tanpa ekspresi tengah menebas tangan para pria yang menyentuh nya tadi.bahkan pria itu sudah membanting tubuh mereka hingga terdengar retakkan tulang patah dan terlihat darah dari penyerang liora . namun wajah itu terlihat dingin tanpa ekspresi apapun.seakan membunuh adalah hal yang biasa baginya,Arkansas.pria itu membantai dengan tenang.


"don't touch my mine" Arkansas berucap dengan wajah dingin penuh intimidasi dan perintah mutlak.


Duakh.....


Arkansas menginjak tubuh pria yang menyentuh dada liora.dan membunuh pria itu dalam satu injakkan kuat.liora mematung menatap betapa beringas nya pria tampan itu membunuh.apakah ini benar CEO AR SECURITY SISTEM Arkansas?.


Arkansas sangat mengerikan.membantai dan membunuh dengan kejam bagai sosok malaikat pencabut nyawa dan tidak akan berhenti membunuh hingga merasa puas.


"Ar.... Arkansas!"panggil liora benar-benar merasa ketakutan melihat sisi arkansas yang seperti ini.


Arkansas seakan tuli,kini pria itu berjalan mendekat kearah pria yang dilihatnya sebagai pemimpin orang-orang yang sudah ia bunuh.


pria itu bergetar ketakutan menatap aura iblis pekat dari pria tampan yang sudah melenyapkan teman-temanya.


duakh....krak.....


aaaarrgghhkk..........


suara jeritan disertai retakan tulang terdengar saat Arkansas memutar pergelangan tangan pria itu ,tangan yang sudah berani meraba tubuh gadis itu tadi.


liora menyadari kini, Arkansas bukan pria pada umumnya.dia berbahaya dengan membawa atmosfer gelap yang pekat dan mencekam .15 orang itu sudah hampir tewas semua hanya menyisahkan 2 orang yang nampak lebih lemah.


"Arkan"panggil liora lembut menekan rasa ketakutannya demi membuat Arkansas berhenti membunuh .


"pergi dan lapor pada pemimpin kalian,aku Arkansas menunggu one by one until dead"tegas Arkansas pada dua pria yang tersisa.


bantaian pria itu berhenti namun masih enggan melihat liora,pria itu memunggunginya.


grep......


liora entah setan dari mana,gadis itu memeluk tubuh tegap berlumur darah itu dari belakang dan perlahan membuat tubuh tegap itu kini menghadapnya.


"kumohon berhenti"pinta liora sembari menatap manik Arkansas dengan mata teduh ya.perasaan hangat menjalar mengisi hati dingin itu.sejenak,sejenak iris mereka bertemu dengan manik coklat bening itu seakan membiusnya.arkansas tersenyum tipis hingga liora bahkan tidak dapat melihat senyum itu.liora tersentak kala manik hazel itu menatapnya sendu.


liora sudah tidak tahan lagi dan hampir pingsan saat melihat betapa kejinya Arkansas membantai orang lain.penyiksaan Arkansas layaknya hukuman mati dewa Hades.


"kau terluka?"tanya Arkansas lembut meski sorot matanya terlihat dingin.liora tersentil,tidak biasa nya pria itu bersikap dingin padanya.


"tidak apa,tolong jangan lakukan lagi"mohon liora mengusap noda darah pada wajah Arkansas lembut.


Arkansas melepas pelukan mereka pelan,pria itu mengusap sudut bibir liora yang berdarah dan menyentuh pipi gadis itu lembut.noda merah pada wajah cantik itu membuat amarah Arkansas kembali.telapak tangan pria itu bergetar menyentuh luka-luka liora,gadis yang ia cinta.


"kenapa keluar malam-malam sendiri,dan kenapa jalan kaki?"tanya Arkansas lembut sembari menuntun liora menuju mobilnya.pria itu melepas syalnya dan memakaikannya pada leher gadis itu.


blush......


liora merasakan panas pada wajahnya saat wajah tampan Arkansas tepat didepan wajahnya.pria itu memasangkan syal dengan hati-hati.


"apa aku terlambat ?"suara Arkansas terdengar bergetar.liora tersentak dan menatap kembali manik mata sendu pria itu.


tes....tes....


liora entah mengapa .kini air mata yang sedari tadi ia tahan akhirnya jatuh juga.gadis mana yang terima dilecehkan?.sekuat apapun liora ia tetaplah seorang gadis dengan hati yang lemah dan rapuh.guncangan yang ia terima teramat menyakitkan.


grep.....


Arkansas menarik liora dan membawa gadis itu dalam pelukan hangatnya dalam diam.


"don't cry i'm here for you my lady"Arkansas mengusap air mata liora dengan ibu jarinya lembut ,seulas senyum akhirnya hadir dari wajah cantik itu.


"te..terima kasih hiks,terima kasih sudah menolongku.kalau kamu tidak ada entah bagaimana aku"ucap liora dengan isakan Pelan yang masih tersisa.


Arkansas terpaku,hanya karena ucapan sederhana dari liora hati dingin ya kembali mencair pria itu kembali tersenyum.entah mengapa gadis ini begitu mudah merubah dirinya?.


"i swear,as long as my breath last no one will ever hurt you again"janji Arkansas dengan sumpahnya.pria itu membelai rambut panjang liora dan mengantarnya pulang .


janji sudah di ikrarkan oleh pria berhati dingin itu,meski apapun yang terjadi nanti Arkansas akan berjuang untuk cinta tulusnya.


TBC........