PRINCESS OF DARKNESS (My Beautiful Target)

PRINCESS OF DARKNESS (My Beautiful Target)
Pertemuan tak terduga



hai semua jangan lupa tinggalkan jejak vote, like dan komentar ya......⭐



jangan pernah mempercayai sampul sebuah buku......


karna saat kau tertipu sebuah cover......


maka saat itu penyesalan mu tak akan berarti...


sama hal dengan manusia....


wajah tenang dan damai.....


tak membuat kau akan mengetahui apa yang ada dalam fikirannya.....


Happy Reading....🌹


Liora hari ini duduk diam sembari menatap wajah kesal Amber dan wajah bosan Nixon.semalam,saat keduanya menghubungi Liora, beruntung gadis itu belum tertidur.dan disinilah Liora dengan penjagaan ketat para delta Be duduk bersama kedua sahabatnya di sebuah cafe.


"jadi? sebenarnya ini masalah antara Angel dan model itu,namun karena kau ikut campur.akhirnya si Mikha itu justru menjadikanmu sasaran kemarahannya?" tanya Liora menyelidik.Amber mengangguk dan tersenyum misterius.


"jadi,hm......berani juga teman Natasha itu menganggu sahabat kita.baiklah sudah lama juga kita tidak bermain-main,si mesum itu selalu mengurungku di mansion miliknya.berhubung si tiran tidak ada,tidak masalahkan kita pergi bermain sebentar" smirk Liora terlihat dalam dan penuh rencana.


"karna ini urusan para gadis,aku akan berlibur dan ingin jalan-jalan sebentar,tidak masalahkan?" ucap Nixon menatap dua sahabat cantiknya itu.


"hm... pergilah" liora tersenyum lebar sembari melambai pada Nixon yang telah melangkah pergi.


"baiklah Q,oh ia aku melupakan sesuatu,Keira akan berkunjung.dia akan datang dan menemui kita!!" suara Amber terdengar begitu antusias.manik liora membola penuh binar.


"APA!! SERIUS?" tanpa sadar suara Liora begitu keras hingga para pengunjung cafe serentak menatap mereka,Amber meringis malu sedangkan Liora sudah tak perduli lagi.


"astaga Q!! bisa tidak jangan heboh?!! kau membuatku malu!!" maki Amber kesal.baiklah Kaira,gadis itu adalah sahabat Liora yang paling misterius dan tak suka keramaian,penyendiri namun sangat perduli pada para sahabatnya.dan Kaira adalah seorang yatim piatu yang bertemu Liora karena gadis itu adalah sahabat kecil Nixon.


"hm...maaf,baiklah apa rencana mu?" tanya liora antusias.Amber menyeringai dan Liora terkekeh mengerti akan arti senyuman maut Amber.


"bukan aku,tapi Kaira Romanov yang akan mengurus wanita itu,kau tau? dia bilang hadiah jauh darinya" kekeh Amber dan liora seketika terbahak.Habis sudah siapapun yang berurusan dengan gadis psikopat itu,Kaira akan menghabisi siapapun tanpa ampun.


🖤🖤🖤


gadis berkulit putih itu melajukan mobilnya dengan perlahan menuju sebuah kawasan apartemen mewah dikawasan kota London.seringai buas terpatri indah dibibir penuh nan se*si miliknya.mobil BMW itu berhenti dan tepat saat itu,sebuah mobil Audi tepat berhenti dan penghuninya sudah turun memasuki kawasan apartemen mewah itu,seringai gadis cantik itu semakin lebar kala buruannya telah terlihat.


"gotcha"


gadis itu Kaira.Kaira Romanov sahabat dari Liora,Amber juga Nixon.gadis itu datang dengan niat membunuh yang pekat.


Kaira turun,gadis itu bersiul senang melihat objek buruannya terlihat gusar.


"sial para pembunuh amatir itu,bahkan membunuh gadis bar-bar seperti Amber itu saja tidak bisa!!" Mikha,yah.wanita ini terus menggerutu begitu orang-orang suruhan ya nampak menghilang ditelan bumi.


bip....bip...bip...


Mikha menekan tombol pintu masuk apartemen miliknya,wanita itu masuk dan hendak menutup kembali pintunya.


Takh......


sebuah kaki berbalut sepatu Converse kini menahan pintu masuk dan pandangan kedua wanita itu bertemu,bukan! satu wanita dan satunya lagi seorang gadis.


Mikha terkejut dan menatap nyalang gadis yang entah siapa,berani sekali mengganggunya saat suasana hatinya sedang tidak bagus!.


"kau!! kalau ingin tanda tangan besok saja!! jangan mengangguku,dasar stalker kurang kerjaan!!" umpat Mikha jengkel.Keira menyerigai,tanpa aba-aba.gadis itu mendorong daun pintu kasar hingga tubuh Mikha terjungkal.


tap...tap....tap...


Klik.......


Kaira masuk dan mengunci pintu tanpa berbicara sepatah katapun.Mikha entah mengapa merasa bergidik saat aura gadis itu terasa begitu menakutkan.


srakh....srakh.......


Mikha menyeret tubuhnya sendiri menjauh dari gadis yang bahkan tidak ia kenal.


"hai nona Mikha, perkenalkan saya Kaira sahabat Amber dan saya kemari ingin menyapa anda.sungguh tidak sopan reaksi anda ini" ucap Kaira memelas,wajah cantik yang kini menampilkan ekspresi sedih seakan tersakiti.namun percayalah sorot mata berkilat itu membuat Mikha merinding ketakutan.


"AKU TIDAK MENGENALMU!! PERGI DARI SINI!!" Mikha berteriak marah sembari menunjuk wajah cantik Keira yang menatapnya santai tak bergeming.


Greph......


Keira bosan,gadis itu menarik kaki kiri Mikha kuat hingga wanita itu kini terbaring tepat dibawah kakinya.


Duakh....


Krakh....


"AKHHH" jerit Monika saat Kaira membanting tubuhnya dan memutar pergelangan tanganya hingga suara tulang patah terdengar.


Kaira tersenyum samar saat menatap korban yang terkulai lemas.gadis itu berjalan menuju sofa dan duduk disana dengan tenang sembari menikmati suara jeritan kesakitan Mikha.


"JAL*NG!! SIAPA KAU?!! MENGAPA KAU BERBUAT INI PADAKU?!!" murka Mikha,tubuh dan lengan kirinya begitu sakit tak tertahankan.Kaira mendengus jengah,apa wanita ini tuli? bukankah dia sudah memperkenalkan diri tadi? Kaira tertawa terbahak dan berdecak singkat.


gadis itu sibuk membuka sebuah koper besar yang ia bawa.mata Mikha melotot horor kala melihat apa yang dikeluarkan dari dalam koper gadis itu.


belati,sebuah palu, penembak paku,sebuah botol antah apa isinya dan terakhir.sebuah gergaji mesin.


"ma...mau apa kau?!!" panik Mikha.


Keira bangkit dan berjalan mendekati Mikha.seringai iblis di wajah cantik itu benar-benar sebuah malapetaka bagi Mikha.dan wanita itu merasa nyawanya tidak akan lama lagi.


drttt...........


ponsel gadis itu berbunyi.nama Amber terlihat disana sedang melakukan sebuah panggilan Vidio,senyum Kaira mengembang dan gadis itu mengangkat panggilan itu dengan cepat.


"KAIRA!!! I MISS YOU SO MUCH!!" wajah Liora terlihat tersenyum lebar menatapnya,Kaira tertawa senang menatap wajah kedua sahabatnya disana.


"i miss you to girl......" balas Kaira tak kalah antusias.


"bagaimana kau sudah bersenang-senang? apa wanita itu sudah kamu atasi? dimana dia?" tanya Amber beruntun, disebelah gadis itu nampak liora terkikik geli melihat wajah cemberut Keira.


"sabar,kalian mau lihat bagaimana aku menyiksanya? tidak masalah juga" Keira mengarahkan kamera ponselnya pada tubuh mengenaskan Mikha yang tergeletak tak berdaya sembari menatap penuh kemarahan pada mereka bertiga.Amber terbahak dan bertepuk tangan heboh.


"hai Mikha....suka dengan hadiah balasan dariku? bagaimana, sahabat ku lebih hebat bukan dari pada ke empat tikus yang kau kirim? selamat menikmati nerakanmu" kekeh Amber penuh ejekan.


"KALIAN JA*ANG BEDEBAH!! LEPASKAN AKU!!" pekik Mikha murka,rasa sakit pada punggung dan lengan kirinya membuat air mata wanita itu mengalir deras .


"sudahlah Kay,kau main-main saja dan tutup saja aku tak mau melihat mu dan teman-temanmu itu, bisa-bisa aku bermimpi buruk nanti,sudah kami tutup dulu ,bye Kay!!"


Tut......


Kaira menganga spechless menatap layar ponsel yang kini telah mati,sungguh Liora ini sangat menjengkelkan menutup bahkan saat dia belum menjawab apapun.


"huft....baiklah kurasa sekarang gikiranmu" ucap Kaira santai,gadis itu berjalan mendekat dan.


kaki jenjang berbalut sepatu Converse itu menginjak kuat dada Mikha hingga wanita itu meringis kesakitan.


"AKH....le....lepaskan akh...a...aku" pinta Mikha,dadanya terasa sakit akibat injakan kuat yang dilakukan Kaira.sebuah pisau kecil nan tajam ditangan gadis itu terlihat menakutkan, keringat dingin mulai mengalir membasahi pelipis Mikha.


deg.....


Srethhh.....


besi pipih yang terasa dingin itu menyentuh kulit wajah Mikha,pipi kanan wanita itu terasa perih saat benda tajam itu mulai menyayat kulitnya.


tes....tes...


"ARKH.......HENTIKAN!!" jerit Mikha memohon.


cairan merah kental itu mengalir turun hingga mengotori dress ketat yang wanita itu kenakan.bibir gadis itu tertarik menikmati cairan merah yang kini mengenai telapak tangannya.


Jleb....Jleb....jleb....


"ARKHHH..........sakit....kumohon....hentikan" suara Mikha melemah,darah yang terus mengalir membuat semua tenaganya terasa tersedot.pusing,kepala wanita itu berdenyut sakit dengan nafas yang terengah-engah .


tikaman Kaira berikan bertubi-tubi pada tubuh Mikha,tidak mengenai titik Vital namun mampu memberikan kematian yang menyakitkan.


Kaira mengambil sebuah sapu tangan dan mengelap kedua tangannya yang berlumur darah.


Ngingggg.............


Mikha melotot saat gergaji mesin itu tepat didalam jangakuan penglihatannya.


Krakh............


"ARKHHH......OH TUHAN........."jerit Mikha saat gergaji itu memotong kaki kirinya.kaira benar-benar psikopat!! wajah cantiknya benar-benar kamuflase yang luar biasa.


wajah dan seluruh tubuh Kaira terciprat darah dan gadis itu terkekeh pelan.tak perduli kini Mikha telah diam dan tak bergerak lagi.


"Tuhan? wanita jahat seperti mu tak pantas menyebut nama Tuhan !! matilah kau dan pergilah ke neraka!!" ucap Kaira bengis.


"well....kau pantas mati" Kaira mematikan gergaji mesinnya dan melangkah kekamar mandi.tubuhnya penuh darah dan gadis itu tak suka!.


🖤🖤🖤


Malam semakin larut,gadis dengan kaos putih berlapis jaket kulit hitam itu keluar dari pintu basecamp parkiran bawah tanah sembari menyeret sebuah karung .meski terlihat kesusahan,Kaira tak mau ambil pusing.


Klik......


alarm mobilnya berbunyi dan gadis itu mengangkat susah payah karung yang tadi ia seret.


"sial!! dosa wanita ini banyak sekali,tubuhnya seberat gajah hah....hah...hah....harusnya ku minta Nixon datang membantu" Kaira terengah-engah,peluh membasahi wajah cantiknya.


dari jauh seorang pria tampan berdiri santai disamping motor sportnya menatap Kaira dalam diam.pria itu menarik sebuah seringai sembari manik itu terus mengawasi apa yang Kaira lakukan.


"kuat juga gadis kecil itu menyeret karung sebesar itu" gumam pria itu, Wajah tampannya bahkan tak berpaling sedetikpun dan hebatnya Kaira bahkan tak menyadari keberadaan pria itu.


Pria itu,awalnya ia baru saja dari apartemen salah satu anggotanya dan kini bersiap pulang,namun siapa sangka.sosok gadis yang tengah menyeret sebuah karung membuatnya penasaran dan memutuskan melihat sebentar.pria itu bukanya tidak tau apa isi dari karung yang diseret si gadis,bahkan bau anyir pun tidak bisa ditutupi .


"menarik"


mobil melaju cepat meninggalkan area apartemen dengan si pria mengikuti dari belakang,sungguh entah Kaira yang lengah atau pria itu yang terlalu lihai menyembunyikan dirinya hingga Kaira tak sadar.


mobil berhenti dan Kaira keluar berjalan menuju bagian belakang mobil, mengeluarkan karung itu dan menyeretnya hingga ke tepi pantai.


manik pria itu membola saat jasad seorang wanita terlihat dan Keira yang tengah menyeret hingga hampir ketengah laut.gadis itu mengikatkan sebuah batu pada tubuh wanita itu dan mulai melepaskan tubuh itu terseret ombak.


"BYE....SEMOGA KAU BERTEMU MALAIKAT MAUT YANG BAIK YA....SEE YOU!!" heboh Keira dengan wajah polos dan binar tanpa dosanya.


pria itu terkekeh dan menggeleng geli melihat tingkah lucu gadis pembunuh yang berdiri tak jauh darinya.


"gadis yang menarik"


disana,disana Kaira mulai berdecak saat angin malam mulai membuat tubuhnya menggigil.


"hais......angin jangan meniup tubuh kaira kenapa? dingin tahu!" ucap Kaira menggerutu sendiri.


HAHAHAHHA.....


deg......


Kaira membeku saat maniknya mendapati seorang pria tampan dengan jaket kulit tertawa lepas sembari menatapnya .Kaira merasa dunianya berhenti saat pria itu berjalan mendekatinya.


"kalau mau membuang mayat,minta seorang pria yang melakukan nya . seorang gadis cantik seperti dirimu tak pantas menyeret karung sebesar itu" ucap Pria itu santai.


Pukh....


telapak tangan pria itu menepuk pucuk kepala Kaira dan tak lama mengacak rambut halus gadis itu gemas.


siapa? Kaira tak mengenal pria tampan yang tengah terkekeh geli menatapnya.


Takh...


Kaira menepis kasar tangan pria yang sudah berani mengacak rambutnya sembarangan.


manik Kaira menyipit memberikan ekspresi menantang dan tak terima.


"siapa kau?!! berani sekali menyentuh pucuk rambut ku bedebah!! pergi dan jangan ikut campur!!" ucap Kaira emosi.Pria itu terdiam dan kini menatap Kaira dalam,apa ini? mengapa Kaira tiba-tiba merinding.


"kau seorang gadis! dan kau membunuh!" pria itu berkata dengan wajah datar tanpa ekspresi,kemana wajah ramah dan jenaka tadi?.Kaira mematung namun tak mau menampilkan wajah takutnya.dia Kaira dan Kaira Romanov tak takut pada siapapun kecuali Tuhan.


"bukan urusanmu!! dan pergi dari sini breng*ek!!" ketus Kaira,maniknya menatap balik manik tajam pria itu meski jujur,kini jantungnya berdebar entah karena takut atau apa?.


pria itu menyeringai dan mendekatkan wajahnya pada wajah Kaira yang terlihat mulai panik,manik gadis itu bahkan sudah gelisah menatap sembarang arah asal jangan menatap pria tampan yang kini berdiri terlalu dekat dengan dirinya.


"tubuhmu beraroma darah,dan........aku membenci itu!" suara pria itu terdengar mengerikan.sumpah demi apapun,biasanya Kaira bisa dengan mudah membunuh siapapun yang mengganggunya,namun apa ini ? tubuhnya tak bisa bergerak didekat pria tampan yang kini terlihat dingin tak tersentuh.


"aku tidak perduli,pergi dari sini atau kubunuh kau pria sial" desis Kaira mulai tersulut emosi.


cup.....


deg.....


Pria itu menyeringai setelah berhasil mencuri sebuah kecupan pada bibir yang sedari awal menarik perhatiannya.


"bibir manismu terlalu banyak mengumpat" pria itu berucap santai dan tak lama pergi begitu saja setelah membuat Kaira menatapnya horor dan diam mematung.


"itu tadi apa? dia...dia mencuri ciuman pertama ku?" Kiara linglung seketika.


"RION" satu kata dan pria itu tak terlihat lagi.


TBC....