PRINCESS OF DARKNESS (My Beautiful Target)

PRINCESS OF DARKNESS (My Beautiful Target)
preparation



Jangan lupa untuk selalu tinggalkan jejak vote, like dan komentar ya.....πŸ™



mohon maaf ya para reader.... berhubungan El kini punya banyak kegiatan di dunia nyataπŸ˜…


so....El tak bisa up serutin dulu,nah kalau kegiatan sudah sedikit longgar,El bakal rajin up sampai tamat.


...🌾 H A P P Y R E A D I N G 🌾...


" Your punisment dear!"


lum*tan lembut penuh kasih sayang,cinta,kerinduan serta pemujaan begitu terasa.Liora mematung,tubuhnya lemas saat bibir hangat pria suami incaran Nasional seluruh wanita di Eropa itu kini begitu lembut memanjakan dirinya.


"daddy! lepaskan tanganmu dari mataku!" pangeran hades kecil berseru jengkel.


pria Tiran ini!!


apakah ia tak malu saat masih ada malaikat kecil mereka ? Liora mendesah linglung.


sungguh! Satu tangan kokoh Arkansas meraih tubuh kecil putra dan menutup matanya dengan erat,dan kini setelah beberapa detik dalam kegelapan.Rayganta mengernyit saat melihat wajah putih sang ibu tercintanya berubah merah melebihi buah tomat yang baru matang! menyipit menatap wajah santai sang ayah dengan ekspresi penuh permusuhan.


beraninya ayah laknat itu mencuri star darinya!!


Rayganta menarik telapak tangan Liora cepat dan memaksa wanita cantik itu menunduk kemudian .


Cup........


Blushhhh.....


"mommy!! pasti Daddy tadi mencium mommy bukan? nah,bekas Daddy sudah hilang dan kini hanya ada ciuman dari Ray untuk mommy" ucapan terlewat polos bin ajaib Rayganta terdengar renyah didalam ruang Gym yang sunyi.


"khem!!" berdehem keras,Arkansas dan wajah datarnya yang kini tersirat kejengkelan luar biasa atas tingkah ajaib turunan dirinya itu.


"sudahlah,sekarang mommy sudah pulang dan kini adik kamu lapar sayang.nah,sekarang bolehkah kita makan siang?" Liora memecah perang dingin ayah dan anak itu cepat.


Arkansas mengangguk ringan dan meraih cepat pinggang istrinya dan .


"Ar!!" kaget Liora saat tubuhnya diangkat mudah dalam gendongan ala bridal kini berjalan keluar dari ruang Gym.


"Daddy!!lepaskan mommy!!" Rayganta berteriak kesal dan berlari menyamai langkah panjang sang ayah.


benar-benar!!.


Liora menghela nafas dan menatap wajah tampan suaminya yang kini terlihat menyeringai sambil membawa tubuhnya menuju ruang makan setelah sebelumnya telah memakai sebuah kaos sederhana.


dengan hentakan keras,Ray kecil berlari dengan wajah masam mengikuti kedua orangtuanya.


Helaan nafas berat terdengar dari beberapa orang yang kini tengah duduk di kursi jamuan makan menunggu sang tuan rumah.


disana duduk pasangan seluruh inti BE yang kebetulan masih menginap prihal kemalangan Tristan.


"ck...ck...ck....kau dan dramamu brother!!" seruan drama terdengar dari seorang pria yang tengah memangku seorang gadis kecil di ruang makan.


"cella sayang...duduk di kursimu!!" seorang wanita dengan rambut hitam dikuncir kuda tinggi memerintah putri kecilnya.


gadis kecil itu merenggut dan mencium pipi ayahnya sebelum turun dan bergabung dengan saudara kembarnya yang terlihat terkikik menertawakan.


"diamlah alarik!! mami hanya cemburu


karena papi memangku diriku!!" seru gadis kecil itu sinis.


para wanita dewasa terkikik saat wajah merah gadis kecil putri pasangan Axel dan Amber itu berseru jengkel.


"sudah...sudah...ribut lagi mami Kay kurung kalian dikandang Lucy!!" Kayra,istri dari Rion berseru pening kala melihat keributan yang terjadi.


Arkansas menurunkan Liora tepat dikursi samping kursi tempatnya duduk.



kini ruang makan dengan nuansa penuh keangkuhan dan sentuhan outentik itu begitu penuh dengan suara canda,tawa dan perdebatan hangat para keluarga kecil BE.


"uwahhhh...paman Dyazel bekerja cepat!! mami lihat....bukankah ini soto? itu...makanan Indonesia yang selalu Oma Valeri buat saat musim dingin" suara antusias Diego terdengar disela kesibukan para maid mengatur segala makanan yang telah siap diantas meja.


ada soto, sate,sussy,segala olahan ayam khas Indonesia, seafood bahkan lontongpun ada.


"Ar...kamu mau makan yang mana?" Liora bertanya dengan lembut sambil meraih piring suaminya diatas meja.


Arkansas tersenyum tipis dan mengusap rambut istrinya perlahan.


"yang mana saja,asal kamu yang ambil pasti aku makan" balasnya lembut.


telinga setiap pria disana berdiri tegak dengan ekspresi ingin muntah,sementara para istri memerah malu sembari melirik suami mereka penuh arti.


seakan,'racunpun akan ku makan selama itu darimu' para bocah seketika menatap miris ayah mereka.


Liora terkekeh manis.menarik sebuah piring berisi ayam bakar tanpa tulang,nasi,sesendok capcay dan potongan tempe bacem.


"ini ya Ar,kamu habis Gym jadi makan sayuran yang banyak" ujar Liora lembut.


semua mulai makan dengan aksi saling suap menyuapi.


hingga.....


"PAPI!! APA KAU MASIH BAYI HINGGA MAMI HARUS TERUS MENYUAPIMU?!!" suara teriakan keras kembali terdengar dari bocah yang sama.


kali ini tidak pada ibunya,kini Acella kecil berteriak kesal pada ayahnya.


alarik menggeleng melihat tingkah adik 5 menitnya itu.


"HUAAAA.....CELLA MAU MAKAN AYAM,TAPI..TAPI MAMI DARI TADI SIBUK SAMA PAPI!! MAMI...CELLA LAPAR!!" gadis kecil dengan rambut lucu diikat dua tinggi itu berteriak nyaring.


para ayah menutup mata,para ibu menghela nafas dan para bocah terlihat tertekan akan ulah satu-satunya saudari perempuan mereka itu.


"cup..cup..cup...sini..sini putri mami,sini sama mami Angel saja ya.cella mau makan apa mami ambilkan" angel yang duduk tepat disampingnya gadis kecil putri Axel itu mengambil tindakan cepat sebelum suara tangisan si kecil membesar.


Ryuga mendengus.


ini kenapa jadi ibunya yang repot coba?


dan sang ayah,Ryuiji berdecak saat melihat raut santai Axel,si tersangka yang tak bertanggung jawab!.


"itu....cella mau ayam kecap ,mami!" gadis kecil itu menunjuk dengan air mata yang sudah berbekas di pipi bulatnya.


dan disaat semua kehebohan itu,ada sesosok pemuda yang duduk merenggut dengan tangan di gips.


"suapan-suapan saja kalian terus!! jangan hiraukan aku!!" gumamnya sarkas.yah,kini Tristan duduk dipojok dengan semangkuk soto yang masih mengepul dihadapannya.


miris!!....


ia jomblo!!......


dan para pasangan laknat itu tengah asik saling melempar kemesraan diatas derita yang ia alami.


"sudahlah Tristan....tahan kenapa? lagipula kau itu hanya retak tulang,bukan patah tulang!! jangan manja,mau calon istrimu datang tidak?!!" suara malas terdengar dari seorang wanita yang asik dengan sepiring sate kambing lengkap dengan lontong nya.


Nixon terkekeh melihat raut malas istrinya.


poor Tristan......


"yakhh!! kalian....kalian adalah wanita tega!! mana?!! mana?!! sakura bahkan tak menelpon ku?!!" balas Tristan jengkel sembari menatap seluruh wajah para wanita rubah betina yang kini terlihat tak memiliki satupun penyesalan atas perbuatan mereka.


"banyak bicara kutebas kepalamu ya, Tan!!" kini suara laknat kayra ikut menyembur.


leher Tristan meringsut kalah telak.


para inti hanya menatap iba pada anggota bungsu mereka,ayolah! jangan pernah berani menantang para kaum emak-emak.


"Li,apa langkah selanjutnya?" Amber bertanya saat makan siang hampir berakhir.


"well....tunggu dua hari lagi" smirk Liora penuh rencana .


Glek......


Tristan meneguk Saliva berat penuh kengerian.


para Inti menatap was-was akan nasib buruk apa yang akan Tristan alami nanti.


para bocah? mereka kini sibuk sendiri bersiap turun dari kursi dan menuju ruang bermain.


"kakak ipar...kumohon,tidak cukupkah mobilku saja yang jadi korban? lihat...bahkan tangan dan kakiku saja belum pulih!" mohon Tristan penuh harap.


"ck....kau hanya lecet Tan,jangan drama!!" suara laknat Daisy kini terdengar renyah.


"setan betina ini !!" batin Tristan jengkel sembari menatap Daisy penuh permusuhan.


"Kening sobek,tak apalah.....pipi lebam,tulang lengan retak dan kaki keseleo sedikit.kurasa efeknya sudah bolehlah!! kini mari lihat dampaknya!!" Liora memindai seluruh luka Tristan dengan senyum merekah mengerikan .


"Tuhan....apa tak adakah wanita normal disekelilingku?! " batin Tristan menjerit.


"Daisy... Amber....angkat bocah ini ke kamarnya!!" titah Liora dengan evil smile.sedang para pria sudah naik ke lantai dua.


"no..no...no..... TIDAK!!!LEPASKAN AKU...JANGAN PERKODOK AKU!!" Tristan menjerit ketakutan .


Kayra terbahak diikuti Daisy,Ara juga Freya dan Jessy yang baru saja memasuki Mansion.


ditengah jeritan ketakutan Tristan,para inti yang melihat dari lantai dua hanya bisa menghela nafas pasrah melihat kelakuan akward para istri mereka.


"kenapa anak itu?" Marsel bertanya begitu baru saja keluar dari lift dan tiba di lantai dua.


"biasa...istri bos punya hal" jawab Gabril asal.


"sudahlah,cepat keruang kerja ada yang mendesak" ucap Axel berbalik dan bergegas keruang kerja Arkansas saat pria Tiran itu sudah pergi dahulu.


..........


dan sementara itu.....


Sakura menatap linglung deretan koper yang entah bagaimana bisa ia bereskan.diatas sebuah nakas samping ranjang,sebuah tiket ekonomi keberangkatan menuju London telah tergeletak disana.


ting.....


LioraAr@Wiguna :


Sakura!! tolong segeralah ke London,Tristan dia sekarat!!


Deg......


tubuh sakura membeku,gadis itu berdiri dengan manik memerah dengan sebuah pasport tergennggam erat.


"Tris.....Tristan!!" monolognya dengan lelehan air mata yang entah bagaimana bisa telah jatuh tanpa ia sadari.


berbalik dan segera meraih koper besar juga tiket pesawatnya.


dan saat itu,kakinya melangkah pergi menuju arah hati yang mulai terbentuk tanpa disadari.


........☘️.........


hari berikutnya.........


Tristan terbaring lemah dengan sisa kesadarannya.


semalam,para rubah betina itu telah menyuntikkan sesuatu kedalam tubuhnya.


ia tak bisa bergerak,berbicara bahkan membuka mata.dan nasib baik,pagi ini ia bisa bangun meski seluruh tenaganya hampir habis!.


"Li, bagaimana?!"


Samar-samar Tristan mendengar suara salah satu iblis betina ,Kayra! yah,wanita licik dan mengerikan itu semalam telah merantai tubuhnya dengan Jessy yang tanpa basa-basi menyuntikkan sebuah obat pelumpuh kedalam tubuhnya.dan apa yang dilakukan para saudara nya? mereka diam dan hanya bisa tertawa tak berdaya,sial!.


Tristan rasanya tenggelam dalam penyiksaan para kakak iparnya setelah para ibu malaikatnya pergi menyepi kepedesan kecil menghabiskan hari tua mereka.


"hehe...tenang saja,kata Nixon pesawatnya sudah take off tadi malam.dan menurut perkiraan gadis itu masih dilema dan kini sedang menginap disalah satu hotel Wiguna"


telinga Tristan berdiri tegak saat fikirannya mulai melayang.


gadis? siapa?


entah mengapa hatinya mulai berdebar,meski tak bisa membuka mata seutuhnya.


"tunggulah Amber tengah melaksanakan bagiannya!!"


Liora menyeringai.


Tristan mulai merasa ingin menangis walau tanpa air mata!.


.............☘️.............


Keheningan berat terasa begitu mencekik saat gadis yang nampak terlihat lelah itu berdiri dengan tubuh menggigil didepan pintu sebuah kamar hotel.


didepanya seorang wanita dengan manik terasa begitu dalam penuh kesedihan menatapnya.senyumnya begitu terasa menyedihkan dan sosok cantik sakura terasa bagai tak berpijak.



"A..apa yang anda katakan nyonya?! Tristan.... Tristan kenapa?!!" Sakura bergerak maju dan mencengangkam kedua sisi lengan Amber keras.istri dari Axel itu meringis tertahan.


"drama sial ini!! mengapa kami harus punya adik bodoh seperti Tristan coba?!! hais....aku tak kuat lagi jika drama ini berdurasi lebih lama!!" amber membatin sambil memasang senyum sedih maksimal.


wanita cantik itu bergerak cepat saat merasa tubuh gadis dihadapanya melemas.


"sakura.... cepatlah!! Tristan dia sekarat,bocah itu !!!aku...aku takut kita terlambat!!" Amber dibantu oleh Daisy yang sedari awal berdiri diam tak sanggup mengikuti kerja drama amber hampir saja terbahak melihat bagaimana ibu dari kembar A berakting.


kedua wanita itu membantu memapah tubuh gadis itu.


"A..hiks...antar aku padanya,kumohon hiks..."


baiklah Daisy mulai merasa bersalah kala gadis malang itu mulai menangis.


dan tanpa banyak bicara,ketiganya bergegas keluar hotel menuju Mansion Wiguna.


........☘️........


sementara itu......


semua maid,penjaga bahkan para inti dan para anak mereka dibuat bingung akan kelakuan para nyonya BE.


pakaian serba hitam,dan lebih parahnya lagi.


Tristan disuntik total!!


pria itu tak bisa bergerak!


meski semua panca Indra pria bungsu itu berfungsi,namun dalam beberapa jam kedepannya tubuhnya akan kaku layaknya mayat!.


"mommy Lio!! apa uncle Tristan akan baik-baik saja?" putra tampan pasangan Marsel dan Jessy bersuara cemas.


para anak menatap ibu mereka ngeri, bagaimana tidak? tubuh Tristan ditutup oleh kain putih dan pria itu nyaris tak bernafas!.


"tenang sayang...kalian mau dapat ibu dari uncle Tristan, cepatkan? maka tenanglah, serahkan pada para ibu kalian ini!!" seru kayra menyahut.


Rayganta mendesah prihatin akan kelakuan ajaib para ibu cantiknya, berdoalah semoga adiknya tidak tertular kegilaan ibunya nanti.


...........☘️............


spoiler.......


air mata mengingatkannya


aku mencoba mengisi tempatnya di hatimu lagi


aku mencoba menghapus kenangan buruknya


meski tak bisa,akan kucoba


kau telah menjadi segalanya bagiku


kamu,cobalah melihatku


cobalah mendengarku


aku tak baik-baik saja tanpamu


pengkhianatan memang menyedihkan


hatimu sakit


tapi aku berjanji


aku akan bahagia jika bisa membuatmu tersenyum


semakin aku mengenalmu


semakin aku mencintai dan merindukanmu


hari itu aku melihatmu


menjatuhkan lagi air matamu


seperti takdir


aku akan selalu bersyukur saat wanita seperti dirimu menjadi mikikku


hanya kamu


sebaik air matamu


sebanyak itu akan kucurahkan bahagia dunia untukmu


selamat datang cintaku


hatiku sudah tahu


perasaan kesepianmu yang menyedihkan


kamu mencoba menyembunyikan namun kamu tak bisa


kini kau bagian hatiku


biarkan aku memilikimu


menyentuh hatimu


dan kita akan baik-baik saja


sakit,air matamu yang dulu mengalir deras


biarkan aku menghapusnya


...🍁...


...TBC...


maaf all...up selanjutnya Minggu depan 😘