
hai semua jangan lupa tinggalkan jejak vote, like dan komentar ya.....⭐
selamat membaca....🌹
sudah berulang kali rasanya Liora menghela nafas berat,bayangkan saja disaat kau mengantuk.seorang pria dengan wajah rupawan tidak manusiawi justru seenak hatinya datang dan ikut berbaring disamping tempat kau tidur, bagaimana perasaanmu?.liora rasanya ingin menangis saat ini juga.ditambah lagi pria itu tengah bertelanjang dada.oh ayolah gadis mana yang akan taham pada pemandangan dada bidang dengan perut penuh roti sobek? liora mendesah frustasi.
"Ar...please jangan seperti ini,aku sungguh mengantuk"lirih liora frustasi menatap wajah tampan Arkansas yang terlihat begitu santai.lihatlah kini pria tiran itu berbaring santai dengan tangan menopang kepalanya sembari menatap intens liora dengan senyum manisnya yang melelehkan iman,namun sayangnya liora bukan gadis yang akan langsung terpekik senang saat seorang pria justru tidur seranjang dengan ya.seranjang!.
liora menggeram marah,namun pria itu justru terlihat menikmati setiap ekspresi wajah liora.
"kau mengantuk baby? ya sudah tidur saja ,lagipula tidak ada yang melarang mu" santai Arkansas sembari menggulum bibirnya menahan tawa.
"Ar!!" desis Liora tajam.
"apa baby,kau ingin aku mendongeng untukmu hem? atau kau ingin kecupan selamat malam" kekeh Arkansas ,sungguh perut pria itu keram menahan tawa melihat wajah memerah menahan kesal liora,oh sungguh gadisnya sangat manis!.
Bugh....Bugh....Bugh....
sudah cukup,liora dengan beringas memukul dada Arkansas dengan kepalan tangan mungilnya.bukanya kesakitan,pria itu malah tertawa terbahak.
HAHAHAHHA
"sudah cukup,kau ingin menggodaku hem? jika kau merajuk seperti ini .kau akan kuhukum" tegas Arkansas setelah berhasil melerai tawanya.sungguh hanya liora yang mampu menghadirkan tawa dalam kehidupan seorang Arkansas si tiran diktator.
"SIAPA YANG MERAJUK?!! KAU...KAU PERGILAH KEKAMARMU...JANGAN TIDUR DISINI!!" teriak liora frustasi.
"hey,ini mansion milikku.semua ruangan didalam tempat ini adalah hakku termasuk kamar ini! jadi diam dan tidur dengan tenang baby,sebelum aku memakan dirimu hingga fajar!!" ancam Arkansas berpura-pura marah.namun sungguh pria itu ingin memaki wajah polos Liora yang menatapnya tajam.oh Tuhan tolong kuatkan iman si tiran.
"kau...kau...baiklah aku saja yang keluar" liora sudah tak bisa berkata-kata menghadapi sifat arogan Arkansas,dan gadis itu memilih mengalah saja.
"tidak.diam.dan.tidur.bersamaku!!" tekan Arkansas keras kepala.
greph...
"akh..."
liora terpekik saat tubuhnya ditarik dan kini mendarat mulus diatas dada bidang Arkansas yang terbaring sembari tersenyum memandangi wajah terkejut liora.aroma maskulin Arkansas seketika membuat wajah liora memerah.panik,liora panik seketika saat lengan kekar itu melingkar sempurna pada pinggang ramping nya.Damn!! liora terdiam kaku saat debaran jantung Arkansas terdengar olehnya.
sementara itu....
"heh...kenapa sepi,mana perang rumah tangganya?"tanya Tristan yang masih asik menempelkan daun telinganya bersama James didepan kamar sang bos.
"wah.....Miss liora diapain tuh sama si bos?!!" James tak kalah heboh,meski berbisik kedua pria itu masih asik dengan kelakuan absurd ya.
"mana kutahu, memang nya aku bisa melihat mereka sedang apa?!! kau buta atau apa sih James"sembur Tristan kesal,bagaimana bisa James bertanya padanya sedangkan dia sendiri tidak tahu, Tristan menggeleng miris melihat kebodohan temanya itu.james melongo dan menggeram kesal,betapa polos dengan kebodohan yang hakiki si babyface iblis ini! Axel mendengus melihat kelakuan kurang ajar kedua sahabatnya itu,Ryu menggeleng takjub sekaligus iba.jika Arkansas tahu dipastikan kedua pria gila itu akan menangis nanti!.Gabril dan Rion,kedua pria itu hanya terkekeh geli terlalu malas untuk sekedar menegur perbuatan James dan Tristan.biarkan saja mereka dengan kegilaanya.
"heh setan....kalian tidak ada pekerjaan apa selain menguping disana?!!" tanya Axel kesal.
"Axel kau bodoh atau apa,kau tidak lihat kami sedang bekerja?!!"balas Tristan sengit.
"memangnya kita kerja apa Tan? perasaan tidak ada perintah turun dari bos?" tanya James bingung.axel,Ryu,James,Gabril bahkan Rion kini menatap penuh tanya pada pria manis yang kini terlihat memutar maniknya jengah.mengapa sahabat-sahabatnya ini begitu bodoh semua?. Tristan mengerang frustasi.
"ck...sudah bodoh,buta tidak berguna lagi.wah......masih beruntung mommy Veleri punya putra manis seperti diriku.siapa dulu putra papi Thomas!!"Tristan berucap bangga sembari menyugar rambut santai.ryu,Axel dan James spechless seketika sedang Rion dan Gabril saling melirik tak lama kemudian.
BWAHAHAHHAH....
"hahaha...baiklah cepat katakan kerja apa?" tanya Rion sembari terus terkekeh geli.
"huft...ini kujelaskan jadi dengar baik-baik.saat ini Aku sedang menjaga agar bos tidak membuat nona liora kesakitan karena tidak bisa berjalan,mommy Veleri bilang suruh jaga bos Ar jangan sampai Miss liora nanti tiba-tiba melahirkan anak Sebelum menikah" jelas Tristan sabar dan ketahuilah wajah kelima pria itu seketika melongo tak dapat berkata-kata,sungguh luar biasa ibu suri Anggita Veleria Hermawan Wiguna itu.
"kenapa mommy bilang seperti itu?" sekali lagi Rion benar-benar tak habis fikir dengan jalan fikiran sang ibu.wah....lihatlah betapa luar biasanya sang ayah bertahan dengan kegilaan seorang Anggita .Rion terbahak dalam hati.
"kau tanya lagi padaku?!! kalian semua ini ternyata bodoh!! ya mana ku tahu,tanya saja pada mommy,heran...punya otak tidak dipakai" sembur Tristan dengan santainya mengatai Rion yang nampak mengangga tidak percaya akan semburan pedas seorang Tristan,sungguh bolehkan Rion mencincang pria manis itu?.
"sabar Rion....sabar...anggap saja suara makhluk gaib"bujuk James panik melihat wajah masam Rion yang kini telah menggulung lengan bajunya hingga siku,bersiap membogem wajah manis namun kurang ajar Tristan.lihat saja kini pria manis itu malah dengan santainya kembali menguping tak perduli akan kekesalan para sahabatnya.masa bodoh! titah ibu suri lebih penting!.
"ini lagi!! James kau buta? jelas-jelas aku manusia tertampan dimuka bumi malah kau bilang makhluk gaib! kurasa matamu sudah buta dan otakmu mulai tumpul"ejek Tristan santai.dan ketahuilah wajah James kini lebih memerah dibanding Rion ,sungguh Tristan kau telah menumpahkan bensin pada api yang masih menyala.
Brakh......
James memukul meja penuh emosi,wah... benar-benar penguji kesabaran si babyface iblis ini.
"sabar James...sabar....jangan emosi,tarik nafas buang"panik Gabril seketika.
"kau kira mau melahirkan!!" sembur James sinis.Ryu dan Axel seketika terbahak ,sungguh mereka tak habis fikir.ini mereka organisasi mafia atau sekumpul manusia aneh yang sayangnya berwajah bak pahatan para dewa.
"ck...ck...ck...Gabril...Gabril,James itu pria bagaimana bisa melahirkan? kau sudah gila rupanya terlalu lama bermain dengan jarum suntik dan pisau bedah,kasihan papi Bimo putranya sudah gila!!" lagi dan lagi,Tristan berbicara tanpa difilter dulu.bedeb"h!! bolehkah mereka membuang anak itu?.
"hahahaha..aduh..sakit,kalian semua tidak waras meladeninya!!" tawa Axel pecah sembari menunjuk Tristan yang menatap mereka binggung.
"sudah pergi sana kalian,mendengar suara kalian membuat telingaku sakit" ucap Tristan pedas,seketika rasanya rahang ke lima pria itu jatuh.sungguh luar biasa bukan putra Thomas itu?.
Ryu,Axel,James, Gabril dan Rion seketika bangkit dan berlalu pergi .menghadapi seorang Tristan sama dengan menghadapi seorang bocah 5 tahun yang keras kepala dan tidak mau kalah.
dan dilain tempat....
Arkansas menarik senyum kala mendengar suara dengkuran halus diatas tubuhnya.liora tertidur pulas diatas dada bidang Arkansas.
gadis itu tertidur pulas setelah lelah beradu argumen dengan si tiran pemaksa,wajah manis yang terlihat polos,bulu mata lentik,alis senada dengan warna rambutnya tertata rapi,hidung mungil nan mancung sempurna,bibir Cerry yang selalu terlihat manis saat tersenyum bahkan saat marah sekalipun dan terakhir, rambut panjang coklat yang terasa sangat halus dikala jari-jemari kokoh Arkansas menyisirnya halus.Arkansas tersenyum penuh syukur bisa bertemu dan masuk kedalam kehidupan gadis manis seperti putri Benedict itu.
jemari Arkansas dengan pelan menyingkirkan rambut-rambut nakal yang menutupi wajah cantik nan manis gadisnya,dibelainya wajah bak boneka itu perlahan penuh kelembutan seakan takut menyakiti makhluk Tuhan paling cantik itu.
"saat pertama kali melihatmu,aku tidak tahu mengapa seakan separuh hatiku pun ikut pergi bersamamu saat itu.dari semua wanita yang selalu mendekat,mengapa harus kamu? gadis pembangkang keras kepala yang justru berhasil mencuri hatiku? apa yang telah kau lakukan padaku? kau kucing liarku,you are my mine.always be mine!" lirih Arkansas sembari memindahkan tubuh liora agar berbaring disamping nya.dan kini pria itu berbalik dan memeluk tubuh mungil liora posesive.
cup...
satu kecupan manis mendarat dikening liora, Arkansas menyentuh dadanya yang terasa berdebar luar biasa dengan degupan kencang bahkan pria itu seakan tak mampu bernafas dengan benar saat gadis itu menatapnya.liora adalah rotasi hidupnya.
"aku tidak pernah mempercayai cinta,namun dengan dirimu aku akan mencoba membangun cinta hanya untuk bisa bersamamu.selamanya kau tidak akan lepas dariku"
"good night My Beautiful Target"
malam ini Arkansas tertidur dengan perasaan damai memuncak.pria itu telah gila,gila karena cinta!.
TBC......
see you next chapter 🤗