
Hai semua jangan lupa tinggalkan jejak vote, like dan komentar ya........🌹
...💞 Happy Reading 💞...
malam telah datang,Setelah semua keluarga besar Wiguna telah kembali ke mansion mereka masing-masing,Anggi duduk sembari menatap Liora lembut.Wanita paruh baya itu mengusap punggung tangan Liora sayang dan mulai memberi nasihat sebagai seorang ibu yang pernah merasakan kehamilan dan melahirkan anak sebelumnya.
"Nak,mom akan memberi sedikit masukan padamu karena sebentar lagi kamu akan memberikan mom seorang cucu,apa kalian berdua mau mendengarkan?" ucap Anggi lembut.Arkansas dan Liora mengangguk tegas sembari menggenggam erat tangan satu sama lain.
"di fase kehamilan awal,Liora.kamu tidak boleh terlalu lelah,tidak boleh makan sembarangan,tidak boleh banyak fikiran.usahakan agar fikiran selalu tenang dan jangan terlalu memaksakan diri" terang Anggi menatap haru keharmonisan putra dan menantunya itu.
"mom tenang saja.Kansas pastikan Liora tak akan kelelahan dan menjaga pola makannya agar selalu terjaga" ucap Arkansas tegas.anggi menyerigai dengan Rafendra yang sibuk berdehem aneh disamping nya.
"dan Kansas.ada satu hal yang mommy harap kau bisa menahannya selama fase awal kehamilan istrimu ini! dan hal ini tak bisa diganggu-gugat!!" Anggi berucap dengan senyum aneh diwajah,Arkansas mengeryit.entah mengapa fikiran-nya menjadi tak enak!.
"apa itu mom?" tanya Liora penasaran.
"selama tiga sampai empat bulan awal,kau.Arkansas putra tersayang mommy,kau tidak boleh berhubungan badan dengan istrimu bagaimana pun inginnya dirimu!!" tegas Anggi dengan senyum puas diwajahnya kala melihat wajah syok Arkansas.lihat! bahkan kini wajah yang biasanya tanpa ekspresi itu kini berubah pias bak raga tak bernyawa.
Rafendra terkekeh,akhirnya apa yang ia rasakan dulu akan dirasakan juga oleh putranya.hatinya bersorak riang melihat wajah pucat putranya itu.ayah tak punya hati memang Rafendra ini.
"mom....pas...pasti bercanda?!! tidak...itu tidak mungkinkan?!!" ucap Arkansas linglung.
."tidak.dan ini adalah kenyataannya!!" ucap Anggi dengan santainya.
"aku...bagaimana bisa tidak menyentuh istriku selama empat bulan?!! lebih baik mommy bunuh saja aku!!" ucap Arkansas nelangsa.
"hei!! ini juga demi keselamatan bayi kalian Kansas!! dia butuh bertumbuh dalam rahim istrimu,bagaimana dia akan tumbuh kuat jika kau terus menyerang dengan benihmu yang lain ?!! biarkan tubuh bayi kalian terbentuk sempurna dulu,setelah itu kau bisa menyentuh istriku lagi!! memang ya laki-laki itu budak nafsu!!" sindir Anggi kesal sendiri.Rafendra tergelak sembari menoel pipi Anggi yang terlihat memerah kesal.
hahahaha....
"sabar sayang!! ingat dia itu putramu,jangan marah-marah nanti keriputmu bertambah!" goda Rafendra geli.anggi menoleh dan menatap nyalang wajah tampan Rafendra yang terus saja tertawa tanpa sadar aura gelap istrinya.
Arkansas menatap wajah Liora yang melongo menatap interaksi ibu dan ayah mertuanya itu,Menghela nafas dan mengecup pipi istrinya lembut.
cup....
"eh...kenapa Ar?" tanya Liora linglung .
"kita kekamar saja sayang,biarkan mom dan dad ribut sendiri disini.ayo sayang kau butuh istirahat" ucap Arkansas kemudian membawa tubuh Liora mengabaikan kedua orang tuanya yang sibuk berdebat.
"oh jadi kau mengatai aku keriput dan sudah tua begitu?!!" sembur Anggi menatap Rafendra sengit.Rafendra kelabakan melihat reaksi sang istri,hell!! niatnya kan hanya menggoda namun mengapa Anggi justru mengamuk begini? Rafendra menggeleng panik.
"tidak sayang....aduh...kenapa jadi marah begini?!! aku hanya bercanda sayang jangan kamu masukan kehati begitu!!" ucap Rafendra panik,Anggi mendelik dan tak lama bangkit menuju lift.didepan Lift,wanita paruh baya itu menoleh dan menatap garang wajah pias Rafendra.
"TIDUR DI LUAR!!"
"TIDAK....ISTRIKU.....SAYANG...ADUH... JANGAN!!" Rafendra berteriak sembari mengejar langkah Anggi yang sudah terburu menutup pintu lift dan meninggalkan Rafendra yang kini meratapi nasib.
"nyamuk...nyamuk....oh nyamuk...malam ini kalian tidak akan sendiri karena seorang tuan besar Rafendra akan menemani kalian ...BWAHAHAH...selamat dad!!" suara laknat Tristan terdengar disambut gelak tawa Ara,Freya dan juga Lukas yang baru saja pulang setelah mengurus tempat kuliahnya.
"diam kalian!! wah....semakin lama semakin kurang ajar kalian ya!!" ucap Rafendra kesal.entah mengapa rasanya usia tuanya membuat anak-anak nakal itu semakin berani saja padanya! rasanya Rafendra ingin mengamuk saja.
.............❇️.............
siang ini Liora tengah menemani Kayra, Angel,Daisy ,Jessy,Starla dan amber selesai fitting baju pengantin.entah bagaiman para orang tua pihak sahabatnya menginginkan pernikahan dilangsungkan dihari yang sama.kata mereka agar memiliki cucu dengan usia yang sepantaran.entah kemana jalan fikiran para orang tua itu.
bahkan Samantha dan Anggi bekerja ekstra cepat memutuskan desain gaun pengantin, Bridesmaids bahkan seluruh keluarga besar.
lelah sehabis melihat-lihat contoh gaun di butik Samantha,kini para gadis itu berkumpul disebuah cafe milik Jeremi yang dikelola oleh orang kepercayaan.
kini hanya tersisa Liora dan Kayra karna semua sahabat yang lain memutuskan kembali karna harus menyelesaikan beberapa hal sebelum hari pernikahan.
"Q,mau pesan apa?" tanya Kayra cepat karna sungguh ia sudah sangat haus sekarang.
"kita pesan minuman saja ya Kay,aku ingin segera pulang dan mengantarkan makanan ke kantor Ar.entah mengapa rasanya aku ingin melihat wajah tampan suamiku itu? hihihi...mungkin ini bawaan little baby!!" celetuk Liora riang sembari mengelus perut nya yang masih rata.
"hahaha...ia...ia,little baby mau lihat Daddy ya? maaf ya mami Kayra tunda sebentar.kasihan mommy pasti haus,kita minum dulu ya sayang mami" ucap Kayra lembut sembari mengelus perut Liora seakan berbicara Dengan bayi Liora saja.
yah, semenjak diketahui hamil.Kayra bersama sahabat Liora yang lain serempak memanggil nama mereka mami,mama,bunda bahkan ibu.sama seperti para ibu inti BE menyebut nama mereka dalam keluarga.itu semua agar membuat hubungan keluarga semakin erat hingga anak,cucu mereka nanti.
...........❇️..........
Liora terkikik geli sembari memutar tubuhnya didepan cermin full body dikamar pribadinya.wanita cantik itu begitu bahagia kala dress rumahan khusus ibu hamil yang dibelikan Arkansas kini terpasang cantik ditubuhnya.dengan hati senang istri Arkansas itu terus menatap pantulan dirinya didepan cermin.
"hihihi...baby...Daddy pintar ya pilihkan dress untuk mommy!!" celetuk Liora riang sembari mengelus perut nya sendiri sayang.
dengan mini dress bermotif floral retro dan rambut yang dikepang rapi menyamping,serta polesan make up tipis nan sederhana namun terkesan manis.satu kata, SEMPURNA.
"selesai.... saat nya baby ketemu Daddy !!" ucap Liora seakan berbicara dengan sang buah hati.
wanita cantik itu mengambil tas dan memasukkan ponselnya kedalamnya,keluar kamar menuju dapur dimana Anggi dan kepala koki sudah menyiapkan bekal yanh sudah dimasak oleh Liora dan Anggi sebelumnya untuk Arkansas yang akan dibawa Liora sebagai kejutan.
"mommy!! Liora berangkat ya...." Liora berucap riang dari arah pintu dapur.Anggi terkekeh kemudian membawa kotak bekal makanan itu dan menyerahkan kepada Liora untuk dibawa.
"sayang,kamu hati-hati kalau sudah sampai lobby. telpon suamimu suruh Arkansas jemput paham!!" peringat Anggi tegas.Liora mengangguk riang lalu mengecup punggung tangan Anggi, lalu berjalan keluar mansion dimana James sudah menunggu.karna Anggi sudah menghubungi pria itu sebelumnya.
"wah....wah....wah....bidadari dari mana ini?!! bawa kotak bekal lagi?? buat James ya?!!" goda pria tampan itu gemas.
"cih.....minta istrimu sana!! ini buat Daddy nya baby-ku!!" ucap Liora pedas.James melongo melihat perubahan sikap Liora,apa ibu hamil memang pedas begini kalau bicara? James ngeri sendiri.
"astaga Liora!! bercanda elah!! sakitnya hatiku karna dirimu-"
"banyak menye kamu!! cepat,suamiku sudah lapar tau!!"
James mendengus,sudah ucapanya dipotong .mana dihina lagi,salah apa dirinya coba? James rasanya mau menangis saja.
"ya sudahlah malas aku bercandaan sama singa betina!! salah sedikit kena semprot!! sudah masuk cepat!!" kesal James yang sudah masuk kedalam mobil dengan muka masam.
akhirnya Liora masuk tanpa memperdulikan wajah masam James,salah saja baby diperutnya tengah merajuk ingin bertemu ayahnya.ya jadi beginilah Liora maunya marah saja.dasar bumil.
akhirnya mobil Alphard putih itu berjalan meninggalkan tanah pribadi Wiguna Family diikuti beberapa mobil anggota BE yang menjaga dari jauh.
.........❇️........
mobil mewah itu akhirnya berhenti di depan sebuah gedung kembar yang terlihat berdiri kokoh menjulang.
"sudah sampai nyonya Wiguna!!" sindir James dengan wajah masam.
Liora terkekeh kemudian berucap ramah,sungguh James melongo melihat perubahan ekspresi secepat membalik halaman buku dari istri bos tiran itu.
Liora beranjak dibantu oleh James keluar dari mobil,wanita itu tersenyum manis dan menatap James penuh terima kasih.
James menghela nafas akhirnya luruh juga.pria itu mengantar Liora hingga depan pintu lobby.
"James,kau pulang saja biar aku sendiri yang temui Arkansas suamiku!!" ucap liora riang.
Menatap Liora sesaat penuh perhitungan,akhirnya James menyerah dan melihat istri dari Arkansas mulai berjalan masuk.
saat wanita cantik itu masuk,ia berjalan anggun dan tenang sembari menuju mendekat kearah resepsionis.melupakan pesan dari ibu mertuanya itu.
"selamat siang nyonya muda Liora!!" sapa ramah seorang resepsionis wanita dengan rambut pirang sebahu itu ramah.sedang salah seorang lagi menatap sinis wajah cantik Liora.resepsionis wanita dengan rambut dicat maroon.Liora perduli? maaf saja waktunya terlalu berharga meladeni manusia yang penuh iri.
menatap wanita ramah berambut pirang itu lalu Liora berucap.
"selamat siang Riley!! apa suamiku ada?!!" tanya Liora ramah.
"ada,beliau dan tuan besar Rafendra baru saja selesai rapat.nyonya langsung saja keruangan CEO" jawab wanita bernama Riley itu ramah.
"terima kasih!!" balas Liora dan berbalik pergi.
"nyonya muda Wiguna itu sangat cantik,baik juga ramah.aku sangat senang bos memiliki istri yang baik seperti itu!!" celetuk Riley antusias.
wanita berrambut Maroon itu mencibir.
"cih...dia itu hanya wanita munafik yang beruntung!!" balas wanita itu sinis.Riley menggeleng miris melihat kelakuan temannya itu.
"hati-hati dengan ucapanmu!! bos punya mata dimana-mana!!" balas Riley was-was.
"terserah!!"
...........❇️..........
Liora berdiri dengan senyum lebar di wajah cantiknya.pintu besar mahoni berwarna hitam elegant dengan ukiran rumit itu terpampang jelas dihadapan liora.Wanita cantik itu menarik nafas lalu mulai meraih handle pintu.
ceklek.....
" Ar......."
manik Liora membola horor kala melihat beberapa orang pria berjas rapi duduk di sofa tamu suaminya itu.
"eh...maaf...aku akan kembali nanti!!" panik Liora dan segera menarik kembali handle pintu sebelum suara berat nan maskulin Arkansas menghentikan dirinya.
"sayang.....kamu disini?! mau kemana sini masuk!!" titah Arkansas lembut nan tegas.
Liora berjalan masuk dengan wajah memerah malu sembari menunduk dan melangkah pelan mendekati sosok Arkansas yang menatapnya geli.
"aku..aku bawakan kamu makan siang,apa aku menganggu?" cicit Liora pelan,para pria itu menatap Liora penuh pesona bahkan mereka tak sadar sorot mata Arkansas yang mulai berubah bengis.
"terima kasih istriku,aku memang lapar sayang!!" suara Arkansas terdengar penuh nada posesif dan claim kepemilikan yang tidak bisa diganggu-gugat.
para pria rekan bisnisnya meneguk Saliva ngeri kala suara itu terdengar mengalun penuh ancaman.
Cup.......
seketika bola mata semua orang membulat saat Arkansas dengan seringai licik nya menciumi bibir Liora didepan para koleganya.Liora membeku dan melirik malu pada para tamu suaminya itu.
"A.....Ar!! apa...apa yang kamu lakukan?!!" cicit Liora malu,sungguh rasanya ia ingin lari dan bersembunyi dari dunia.
"ma...maaf Mr Ar,kamu sebaiknya pamit undur diri" ucap salah satu dari para pria itu gagap.
"hm... pergilah,lanjutkan lain kali jika kalian masih ingin investasi dari perusahaan ku!!" ucap Arkansas dingin.para tamu itu mengangguk dan berlalu cepat.
nyutttt......
"ishhh....kenapa aku dicubit sayang?!! aduh...sakit juga ya!!" ujar Arkansas meringis saat cubitan Manja Liora begitu terasa.
"dasar mesum!!" sembur Liora kesal.
"jangan merajuk,nanti aku tambah cinta!! oh ia...kamu bawa apa sayang?" tanya Arkansas berusaha mengalihkan perhatian sang istri dari kekesalan wanita manis itu.
"oh ia!! ini ada ayam panggang madu,capcay dan tempura udang!! mom masak udangnya kalau ayam sama capcay aku yang masak!!" terang Liora riang.
"astaga....pintarnya istriku!! pasti enak...mana aku sudah lapar sayang!!" ujar Arkansas antusias.
Liora terkekeh geli dan mulai membuka kotak-kotak bekal tiga susun itu.
"sudah!! mari makan Ar..." ujar Liora semangat menunggu reaksi Suaminya.
"sayang suapi aku ya,aku masih harus mengecek berkas" ucap Arkansas beralasan.
Liora tertawa samar.
"baby....lihat Daddy manja sama mommy!!" Arkansas terbahak kala melihat Liora layaknya mengadu pada calon bayi mereka itu.
Greph....
Haph.....
"kyaaaa.....Ar....." Liora berujar kaget saat Arkansas menarik tubuh wanita itu kepangkuan nya dan mendudukkan Liora tepat menghadapnya.
cup.....
"ah...geli..Ar......jangan gigit leher aku!!" Liora mendesah kala gigitan serta jilatan Arkansas pada lehernya membuat bulu kuduk wanita itu serasa berdiri.
Dengan berat hati Arkansas melepas bibirnya dari leher jenjang sang istri dan mulai menatap serius wajah manis memerah itu geli.
"sekarang suapkan suamimu ini!!" ucap Arkansas santai.
"dasar nakal!!" sembur Liora gemas sembari mulai menyuapi Arkansas dalam keadaan duduk dipangkuan pria tampan itu.
"sayang,mau susu!!" goda Arkansas sembari membuka satu kancing dress rumahan Liora menggoda.
plak......
"aduh....teganya!!" kaget Arkansas saat pukulan telak dilayangkan Liora pada punggung tangan suaminya itu keras.
"diam.dan.makan!!" tegas Liora tajam.
akhirnya Arkansas mengangguk lesu sembari menatap lapar dada montok istrinya itu.
"baru sehari,kalau 4 bulan bagaimana nasib pusaka milikku nanti?" batin Arkansas miris.
TBC.......