
hai semua jangan lupa tinggalkan jejak vote, like dan komentar ya....🌹
⚜️ Happy Reading ⚜️
Seorang pria tengah duduk santai diatas motor sportnya didepan sebuah fakultas di kota London.
Fakultas Oxford.tempat kuliah bergengsi nomor satu di Britania raya itu memiliki bangunan arsitektur menyerupai kubah kastil.
pria itu bahkan tak memperdulikan tatapan penasaran para mahasiswa yang terus berlalu lalang dihadapannya.
"ck...lama ini Freya!!" dumel pria itu kesal.
akhirnya pria manis itu membuka helmnya dan merengut kesal,sungguh ia tak menyadari pekikan gemas para mahasiswi yang menatapnya.bagaimana bisa ada pria semanis itu?.
"KYAAAAA imut sekali!!"
"astaga itu mukanya kinclong banget!!"
"adiknya siapa?!!"
"astaga karungin boleh tidak?!!"
"aduh!! kenapa semua berisik sih?!! kalau lama lagi Tristan pulang saja!! dasar Freya siput!!" dumel Tristan kesal,bahkan ia sudah berjalan mondar-mandir disamping motor sport milik James itu.jika saja ibu tersayang tidak menyuruhnya menjemput Freya,sudah pasti lebih baik dia main games dimarkas bersama Axel atau Marsel mungkin?.
" Baby Tristan!!!"
Pria manis itu segera menoleh lalu melotot garang saat Gadis remaja itu memanggilnya baby!! oh ayolah sebagai pria kemana mau dia sembunyikan harga dirinya nanti?.dasar Freya tidak tau diri!!.
"Freya jangan panggil begitu kenapa!! malu tau,lagipula aku lebih tua darimu!!" omel Tristan kesal.Pria itu langsung menyerahkan helm pada Freya dengan kasar,gadis itu terkekeh tidak perduli.
"utututu...beda 5 bulan saja protes,senang sekali jadi tua!! enak juga muda" ucap Freya santai.
"ihhh..pokoknya Tristan tidak mau dipanggil baby!! masa pria dipanggil baby,kan malu!!" sembur pria manis itu tak terima.
"kak Rion dan yang lainya saja panggil baby kok!! lagipula suka-suka Freya lah mau panggil apa!! " jawab gadis itu ngotot.
Tristan melotot dan mengngegas motornya keras membuat Freya seketika menutup telinganya kuat.
"YAKH....jangan ngegas!! nanti orang kampus ngamuk!!" ucap Freya panik saat beberapa satpam penjaga mulai terlihat tak senang.
"cepat naik.aku tinggal nih!!" ancam Tristan masa bodoh,memangnya dia takut sama pada satpam penjaga itu? tidak terima kasih.
"ia..ia cerewet kamu seperti perempuan!!" dumel Freya yang sudah naik diatas motor dengan kasar.
...........❇️..........
kini setelah mengantar Freya pulang kemansion dan berganti pakaian,akhirnya pria manis itu melaju kembali menuju Markas,langit sudah mulai gelap saat Tristan melajukan motor milik James itu dijalankan kota.
motor sport ini melaju dengan lincah dijalanan yang mulai sepi, Tristan melirik kaca spionnya Kala merasa puluhan motor KLX mengikuti dirinya.
"hahahaha...lihat kelinci kita didepan mata!!jangan sampai lepas!!
DEG......
"Damn!!!" umpat Tristan yang mulai menyadari puluhan motor itu memang mengikuti dirinya.
Manik Tristan melotot horor kala menebak jumlah musuh yang mengikutinya.ayolah dia tidak takut memang,namun melawan orang sebanyak ini sendiri bisa mati dia!.
Pria manis itu tanpa banyak fikir lagi langsung menancap gas secepat motor sport itu bisa,bahkan sembari memegang stang ia meraih pistol modifikasi miliknya.
Pria manis itu berdecak saat beberapa motor itu mulai mengapit dirinya.
"mau apa tikus-tikus ini?!!" desis Tristan mulai masuk ke mode iblisnya.
aksi kejar-kejaran motor itu akhirnya terjadi, Tristan melajukan motornya zig-zag demi sedikit mengecoh musuh,jalanan yang sepi terasa mencekam kala suara klakson motor-motor itu saling bersahutan.
Duakh............
motor sport Tristan ditendang dari samping hingga hampir jatuh,jika saja kemampuan mengendara motor pria itu buruk! sudah pasti ia akan langsung jatuh.
"damn!! oh....mau keroyokan?? baiklah mari bermain!!" ujar Tristan licik.
Pria itu menggas motor dengan kecepatan full,tangan satunya meraih pistol di belakang tubuhnya dan mulai membidik kearah samping motornya.
"say hello to my Gun!!" ucap Tristan jenaka.
pria yang mengendarai motor disamping Tristan langsung terbelalak kaget,sungguh dalam kecepatan diluar batas ini pria manis itu masih bisa membidik? para pengejar itu melotot horor.
Dorrrr.........
motor KLX yang ditembak Tristan oleng saat ban motor itu ditembak telak,motor oleng dan akhirnya menghantam tiga motor dikanan-kiri dan belakangnya.
"hahaha...makan tuh peluru!!" ejek Tristan puas.
Brum......Brum........
pengejar yang lain mengeram murka saat lawan mereka tewas begitu saja,motor yang lain segera menambah kecepatan dengan penumpang mereka mulai membidik senapan mereka ke arah Tristan.
Tristan merasa ini percuma,pria itu akhirnya membalik motor sportnya ke arah mereka.berhenti! motor itu kini berhenti menghadap para musuhnya.
Tristan duduk dengan tenang setelah menghubungi bantuan terdekat,gila saja jika ia mau berkelahi seorang diri!.
"menyerah heh?!!! hahaha...kelinci ini sudah menyerah kawan-kawan!! hahaha...."
Tristan memutar bola matanya malas,sungguh banyak sekali bicara mereka.
"nyeeee....nyeeee.....nyeeee" ejek Tristan masa bodoh,maniknya menatap awas para musuh yang benar-benar mengepung dirinya.
"HEI...JIKA KITA BISA MENGHABISI SALAH SATU INTU BE....BOS AKAN MEMBERI KITA HADIAH!!" teriak salah seorang yang memakai motor KLX berwarna merah,pria yang berada paling depan.pria itu membuka helmnya dan tertawa sinis bersama teman-teman nya.
"ck....beraninya main keroyokan,coba berani jika bukan aku seorang diri.ku yakin kalian sudah lari terbirit-birit!!" balas Tristan dengan senyum mengejek diwajahnya.
"serang dia!!" seru salah satu pria yang duduk diatas motor KLX merah itu.
sekitar 10 orang maju kearah Tristan,katakan memang Tristan tak sebaik teman-teman nya dalam senjata dan racun,tapi soal ilmu beladiri dia adalah peraih sabuk hitam taekwondo.Pria manis itu turun dan melepas helmnya.
Krak....Krak.....
suara peregangan otot pria manis itu terdengar saat ia menggerakkan kepalanya.
"maju!!"
maka perkelahian pun terjadi, Tristan menangkis pukulan-pukulan yang terarah padanya sembari bergerak gesit membalas.
Bugh.......
Duakh....
Krakhhhh.......
babyface itu menendang bahkan menghantamkan tinjunya pada tubuh lawan,ia bahkan mematahkan tangan mereka dengan sekali serang.
ARKHHHHH......
suara jeritan kesakitan terdengar jelas ditelinga pria itu.
Bakhhhhhh...
"Fu*k you man!!" umpat Tristan kala kepalanya berdenyut akibat pukulan benda tumpul dari belakang.
darah mengalir terlihat dari keningnya.
"pengecut!! berani kau main belakang hah!!" geram pria manis itu nyalang.
Sring.....
kini kedua tangan pria itu berisi dua buah belati yang berbentuk seperti bulan sabit.
"maju kalian!!" seru Tristan emosi,kepalanya berdenyut dan tubuhnya sudah mencapai batas kala ia harus melawan 50 orang seorang diri.
Srethhh....
srakhhhhh....
jleb........
pria itu mengayunkan senjata tajam itu dengan lihai,menyayat,merobek dan menusuk siapapun yang berada dalam jarak terdekat darinya.
"BEDEBAH!! mereka tidak mau menyerahkan!!" batin Tristan.tubuhnya hampir tumbang namun jika ia berhenti maka ia yang akan mati.
"mati kau!!!" seru seorang yang tertawa bahagia melihat tubuh Tristan yang sudah hampir tumbang.
Dorrrr.........
tiba-tiba dari arah belakang dimana motor sport Tristan terparkir, dua motor sport melaju kencang sembari melepaskan sebuah tembakan pada pria yang hampir membuat kepala Tristan lepas tadi.
kedua motor itu berhenti dengan dua sosok pria yang berdiri tegap memakai jaket hitam mereka.
"woy babyface butuh bantuan?!!" pekik salah seorang yang sudah melepas helmnya.james!.yah pria itu berdiri dengan senyum jenaka diwajahnya.
"mati saja kalian!! tunggu aku tinggal nama baru kalian sampai?!! dasar laknat memang!!" grutu Tristan kesal.
"BEDEBAH!! jangan ikut campur,ini bukan urusan kalian!!" seru lantang pemimpin para pengendara KLX itu.
"hahaha...bukan urusan kami kau bilang?!! apa kau bodoh?!! pria manis yang kalian keroyok itu kawan kami bodoh!!" seru James berang.pria itu berjalan dan mulai memapah tubuh lemah Tristan mendekat pada Ryu.
"jangan banyak bicara James,percuma kau memberi nasihat pada para banci perempatan ini!! mereka terlalu tuli untuk mendengar!!" nah kan,keluar sudah mulut wasabi milik Ryu.sungguh putra Lingga ini sekalinya bicara nyelekit-nya sampai ke ulu hati.
Tristan sudah setengah mati menahan tawa kala melihat wajah musuh mereka sudah memerah murka.
"kau sudah tumbangkan berapa Tan?" tanya James enteng.
"1,2,3......15 orang mungkin" hitung Tristan tak yakin.
"lumayan!!" balas James santai.
"HEH...KENAPA KALIAN BANYAK BICARA!! MAU JADI IBU-IBU HAH?!!" ujar kesal ketua mereka.
"aduh Tan,kau kenapa mau buang-buang tenaga melawan tikus kecil seperti mereka?!! mana lama lagi,kau tau Axel sudah bosan menunggumu dengan PS baru dimarkas" ucap Ryu dramatis.
pria berdarah Jepang itu mengeluarkan sesuatu dari balik jaketnya.
deg....
musuh mereka melotot horor kala sebuah bom rakitan sebesar bola kasti kini terlihat.
"BOMMM!!!" pekik mereka kaget.
Wushhhh
asap mulai keluar kala pemicu telah terlepas.
"mati!!"
DUAR........
tepat ditengah motor-motor itu berkumpul,bom meledak dan semua motor itu hancur bersama dengan pengendara nya sekalian.
"nah mati dengan cepat!!" ucap Ryu begitu santai seakan tak terjadi apapun.
Tristan melongo dengan tawa membahana James melihat ketidak sabaran Kawanya itu.
"wah Ryu kau terlalu tidak sabar,bukankah baik kalau kita olah raga dulu!!" ucap James tak habis Fikir,Ryu mengangkat bahu acuh lalu mulai menghidupkan kembali motor Honda miliknya.
"terlalu lama!!" balas Ryu acuh.
Tristan mengangguk riang lalu mulai naik ke atas motornya sendiri dengan Ryu dan James yang menjaga dari belakang,mereka kembali ke markas.
.............❇️⚛️❇️...........
sudah beberapa hari sejak penyerangan Tristan terjadi,dan kini semua kembali tenang.
disebuah bar,seorang pria dengan rambut acak-acakan tengah meracau tidak jelas akibat terlalu banyak minum,Bartender menggeleng geli sudah biasa melihat kelakuan pria tampan itu.
"sialan hik....dasar wanita gila hik...beraninya menolakku hik...awas saja hik" racaunya tidak jelas akibat terus cegukan.
"hahaha...ada apa lagi James?!! kau ini tidak ada masalah lainkah selain wanita??! tobat sana!!" Bartender itu berucap jengah melihat kelakuan pria itu,yah James memang selalu ke bar dan minum sendiri jika sedang badmood.percuma ia dimarkas,sudah pasti mulut iblis-iblis disana akan semakin senang membully dirinya.
"diam kau!! aku sedang tidak mood meladeni ocehanmu!!" ucap James kesal.
"biarkan saja dia Albert,dia memang sudah gila!!" suara seorang pria berseru jengah dari belakang tubuh James,pria itu menoleh dan mendapati sosok Marsel yang menatap dirinya bosan.
putra Marvel itu duduk disamping James dan mulai memesan segelas cocktail pada bartender.
pria itu menguap bosan mendengar racauan James yang tak bermutu.wanita,wanita dan wanita saja yang ia sebut.sungguh ingin sekali Marsel merobek mulut bocor Kawanya itu.
Pukh......
seorang pria berbadan besar menepuk pundak James keras.
"lepas!!" James menepis tangan yang bertengger pada bahunya tanpa melihat siapa yang menepuk bahunya.
"kau pria bedebah BERANIYA membuat kekasihku menangis!!"
Marsel menoleh dan melotot horor melihat pria bertubuh besar layaknya gorila itu melotot pada mereka .
Glek.....
Marsel bergidik,jika pria itu menghajar mereka tentu sudah jadi perkedel mereka.sebenarnya bisa saja mereka melawan,tapi ini tempat kolega Alex dan mereka kalah jumlah!.
"James!! sadar bodoh!!" umpat Marsel panik sembari menampar wajah James gusar.
"lihat kebelakang sialan!!" sembur Marsel jengkel.
"oh...hai gorila apa kabar?" tanya James dengan tampang bodohnya.
pria itu menggeram diikuti suara retakan otot yang terdengar mengerikan.
Marsel dan James saling melirik memberi kode.
kedua pria itu bangun dan tersenyum semanis yang mereka bisa, para wanita penggoda disana terpekik gemas melihat kedua pria tampan itu,tapi ini bukan waktu yang tepat tebar pesona dan saatnya siaga 1.
" kuhitung sampai tiga kita kabur" bisik James yang terlalu malas berkelahi.
"3"
Brakhhhh....
sebelum Marsel menjawab,pria tidak tau diri itu sudah lari sendiri setelah melempar kursi kearah para pria berbadan besar itu seenak hatinya.
"JAMES BEDEBAH KAU!!!...TUNGGU AKU!!" teriak Marsel dengan tidak elitnya.
"kejar Mereka!!" titah pria dengan tubuh penuh tato itu.
akhirnya kejar-kejaran kembali terjadi,mereka berlari menerobos kerumunan orang-orang yang tengah berjalan kaki.
"woy....berhenti kalian bedebah!!" teriak pria bertato itu murka.
James dan Marsel terus berlari,Marsel.pria itu mengutuk kesialannya akibat kelakuan James.
"hah...sialan kau hah...James..menyesal aku menjemputmu!!" umpat Marsel dengan nafas memburu,mereka terus berlari.
"BERHENTI!!" teriak para preman yang mengejar mereka.
"BODOH,KALAU KAMI BERHENTI ITU ARTINYA KAMI BODOH!!" balas James santai.
"damn!! jalan buntu!!" umpat Marsel lama didepan mereka sebuah tembok menghalangi jalan mereka.
"lompat saja hah...kau jangan seperti anak perempuan hah...aku hitung" ucap James mulai kehabisan nafas.
keduanya melirik kebelakang,lalu mengangguk satu sama lain.
Hap....
keduanya melompat bersama meraih ujung tembok.
Duak.....
mendarat sempurna hingga.
"ARKHHH...turun bodoh kau menimpa diriku!!" sembur Marsel kesal.
James langsung melompat menjauh dengan cengiran bodoh menatap Marsel yang mendelik sinis.
"lain kali kalau kau menggoda wanita,pastikan dia tidak memiliki kekasih bodoh!!" sembur Marsel sambil mencoba berdiri dan sesekali meringis sakit pada punggungnya.
"ya...ya...semerdeka dirimu!!" jawab James asal.kedua pria itu hanya terkekeh mendengar umpatan dari balik tembok yang berhasil mereka lompati.
"ayo kembali" ucap Marsel setelah rasa sakit pada punggungnya sedikit reda.
akhirnya mereka segera dengan cepat kembali ke club dan mengambil motor sport mereka sebelum para pria besar itu kembali.
TBC.......