PRINCESS OF DARKNESS (My Beautiful Target)

PRINCESS OF DARKNESS (My Beautiful Target)
Puncak



Hai semua jangan lupa tinggalkan jejak vote, like dan komentar ya.....🌹


...💞...


...H...


...A...


...A...


...P...


...P...


...y...


...R...


...E...


...A...


...D...


...D...


...I...


...N...


...G...


...💞...


...Dulu kita memulai tanpa sengaja...


...tapi tanpa sadar sesuatu telah mengetuk hatiku...


...sekarang aku menjalani segalanya...


...dan kini akhirnya aku bisa lagi melihatmu...


...tanpa sadar aku selalu memperhatikan dirimu...


...terpukau akan dirimu...


...bertanya-tanya mengapa pesona itu begitu menelan akalku...


...kita telah merajut rasa ini dengan indah...


...aku akan lakukan banyak cara membuatmu bahagia...


...tanpa sadar aku telah jatuh cinta sejak pandangan pertama...


...butuh usaha...


...aku tak pandai merangkai kata...


...dan kini betapa berarti dirimu...


...kaulah wajah pertama yang ingin kutatap saat mata terbuka...


...kaulah wajah pertama yang ingin kulihat saat mata ini mulai terpejam...


...aku membutuhkan dirimu...


...kaulah cinta tanpa syaratku...


...wangi tubuhmu...


...sentuhan nafasmu...


...aku menginginkan dirimu selalu...


...aku lebih dari sekedar memujamu...


...oh...istriku...



...............🍁🍁🍁................


"maaf sayang...kami sepertinya belum bisa kembali" ucap Rafendra lembut sembari menatap wajah istri,putri dan menantunya dibalik layar laptop Bimo.


" kau ini bagaimana Rafen?!! masa masalah yang sudah ketemu akarnya saja belum bisa kau atasi?!! apa usia tuamu sudah membuatmu menjadi selamban siput?!!" suara Anggi terdengar kesal,dan itu cukup membuat Rion dan Tristan terkekeh puas.ayolah seorang Rafendra yang mulai terkena ceramah ibu ratu Wiguna sangatlah menghibur bagi jiwa-jiwa yang selalu merasakan sifat menyebalkan si Lucifer berumur itu.


Rafendra mendengus mendengar kikikan nista para putranya disebrang sofa sana.


"kau disana Rion?" Rion,senyumnya terbit lebar kala mendengar suara lembut Kayra disana,pasti wanita cantik jelmaan iblis itu merindukan dirinya.rion dan kepercayaan dirinya yang mengerikan .


bangkit dan berjalan cepat lalu dengan tidak sopan menarik laptop itu kini berpindah kepangkuanya.


"hai sayang...kau merindukan suami tampanmu inikan?!!" goda Rion terkekeh geli.


"tidak!!"


jleb.....


double kill.........


Bwahahahah...


"mamp*s kau Rion!!!" gelak James terbahak-bahak diikuti tawa pecah para ayah dan sahabat nya yang lain.hell!! Rion mengangga horor dengan memegang dadanya dramatis.


"kau...kau tega sekali istriku!! kau tau disini suamimu ini bertaruh nyawa melawan pria-pria besar yang memegang pedang!!" ucap Rion dramatis.


"benarkah?....." tanya Kayra dengan mimik wajah yang sulit diartikan.


"ia..ia...aku bahkan terkena sabetan pedang dan peluru!!" balas Rion antusias,baiklah sepertinya Rion mode Bucin maksimal kini.


hening....


para pria muda dan ayah mereka menatap dalam mimik wajah Kayra disana,bahkan Anggi sudah melirik Ara penuh arti.


"apa kau bodoh?!! bagaimana kau bisa terkena sabetan pedang dan peluru jika kau sedikit saja memiliki kemampuan pertahanan diri seperti Arkansas!! ck...ck...ck...suamiku ternyata lemah sekali,sekarang kapan kalian bawa kembali sahabatku!!" Kayra menyembur sadis tak perduli wajah syok Rion disana.


"MAM*US!!" ini suara laknat Marsel yang kini sudah terbahak sembari memukul meja dengan keras.


Tripel kill!!!!........


Rion menatap merana pada sosok Istrinya itu,niatnya itu mengadu agar mendapat pertanyaan penuh khawatir dan cinta dari Kayra.lalu ini kenapa dia malah disembur? poor Rion.


"ia... Kayra sayangku......Liora pasti kami bawa pulang,kamu tenang saja" balas Rion sudah malas bermanja-manja lagi,jangankan manja.kiss bye jauh saja ia tak dapat,nasib-nasib.


"huft...." helaan nafas berat Kayra terdengar dan selanjutnya sebuah kalimat yang dilontarkan Wanita itu berhasil membuat bunga-bunga dihari Rion tumbuh mekar seketika.


"baiklah Rion-ku,cepat pulang aku merindukan dirimu.i love you"


klik......


hening......


Rion dan senyum bodohnya,Wajah syok para inti dan wajah mencibir para ayah.


"cie.....cie......ice cream gratis menunggu!! second Leader !! jangan lupa pajak romantis" celetuk Tristan heboh,Rion menoleh dan menatap Gabril yang duduk disampingnya dengan senyuman aneh yang semakin lebar menghiasi wajahnya .


"itu...itu benar istriku?!!" tanya Rion gagap.


"ia..." balas Gabril malas,sungguh kini ia rindu pada bunga Daisy-nya.


Greph...


"apa-apaan kau?!!lepas bodoh!!" amuk Gabril saat Rion mencengkram kedua bahunya dan kini mengguncang tubuhnya kuat,hell!! kepala Gabril pening.


"itu...itu istriku Gabril!! itu istriku!!" ucap Rion heboh sendiri, Rafendra menggeleng miris.putranya dan kebucinan seorang Rion membuat frustasi.


"besok saat kembali ke London akan ku traktir kalian semua!!" heboh Rion girang.


"asikk.....makan enak!!..memang mau makan apa bos!!" ucap Tristan Girang.


"nasi goreng buatanku!!" jawab Rion santai.


Hening......


"mati saja kau!!" hardik Xander kesal.


" si monyet!!" celetuk James emosi


" sejak kapan kau jatuh miskin bos?!!" ucap Tristan polos-polos setan.


Bwahahahah...


pecahlah tawa para ayah, Rafendra bahkan sampai memegangi perutnya yang terasa keram.sungguh semenjak menikah Rion menjadi lebih pelit dari saat ia masih melajang.jika ditanya ia akan menjawab.


yah,itulah pedoman Rion kini.meski beberapa juta dollar tak akan membuatnya bangkrut,tetap saja Rion kini berubah menjadi pria yang perhitungan bahkan untuk si bungsu BE sekalipun.


..............🍁..............



Mobil Lamborghini Hurican itu melaju kencang menembus jalanan dengan hutan dikanan kirinya dengan sebuah motor sport Honda yang mengikutinya dari belakang.



"ck...jika dia melaju bak orang kesetanan seperti itu,aku tak yakin bisa mengikutinya!!" decakan kesal terdengar dari pria tampan yang kini tengah memacu gas motornya.Ryu mengumpat kala melihat Arkansas seakan tak melihat keberadaan dirinya dibelangkang mobil pria tiran itu.


sementara itu....


bip....bip...bip....


sistem penghubung di mobil sport Arkansas berbunyi,yah.sistem yang langsung terhubung dengan ponselnya dimanapun pria itu berada.


" boss..ada panggilan masuk untuk anda,nomor tidak dikenali" suara sistem terdengar dikala Arkansas sibuk melihat GPS yang telah berhasil diselipkan cepat oleh Gabril dengan tembakan jarum yang sangat kecil pada tubuh Hyuga sebelumnya.


"hubungkan!!" jawab Arkansas dingin.


"alur 5 terbuka,silahkan terima panggilan anda bos!!"


Klik...


"siapa?!! katakan cepat!!" ucap Arkansas dingin begitu panggilan telah terhubung.


"CEO AR,ini saya.Leonardo"


hening.......


mobil perlahan melambat,Arkansas mengeryit binggung.untuk apa pria itu menghubungi dirinya? berdehem singkat dan mulai menghentikan laju mobil perlahan.


"lanjutkan!!" ucap Arkansas tegas,sungguh waktunya tak banyak dan dia harus mendapatkan Hyuga untuk bisa bertemu lagi dengan istrinya.


"ini mengenai istrimu......akan kukirim alamatku dan cepatlah kemari" Yah.pria itu Leonardo,ia memang tengah berada di Jepang saat itu untuk menghadiri pernikahan salah satu kolega bisnisnya,dan saat hendak kembali dari Hotel ia tak sengaja berbelok kala melihat pemandangan sebuah hutan Cemara yang terlihat tenang,memutuskan berjalan sejenak menikmati kesendirian.dan entah takdir apa,ia bertemu lagi dengan wanita cantik yang begitu mempengaruhi jalan hidupnya .


Deg.......


Jantung Arkansas memompa cepat kala mulai menangkap perkataan Leo,ia kembali menghidupkan mobilnya dan segera melaju kencang menuju alamat yang dikirim Leo.


sementara disisi lain,tiada yang tau takdir apa yang kini sedang bermain diantara tiga pria berkuasa itu.


.....


Pria tampan dengan sweeter hitam itu menatap sosok yang kini nampak tertidur lelap diatas ranjangnya.menghela nafas dan terpejam sesaat,lalu menatap ponsel ditangannya sendu.inikah akhir ia bisa menatap wanita cantik itu lagi? Leo,yah.Leonardo kembali merasa sakit.berbalik dan melangkah keluar dari kamar.


"engghhh" Liora mulai membuka mata,ia menatap sekeliling saat tak ada siapapun disekitarnya.


perlahan tubuhnya bangkit dan berjalan menuju kamar mandi,ia melirik diatas sebuah nakas disamping pintu kamar mandi telah ada sebuah paper bag dan secarik kertas.


' LIORA,jika sudah bangun segeralah bersihkan diri dan didalam paper bag ini ada dress untuk kamu pakai berganti pakaian.setelah itu turun dan sarapan,aku menunggu.Leo'


Liora tersenyum tipis membaca pesan singkat yang ditulis Leo diatas sebuah kertas memo berwarna biru laut itu,ia meraih paper bag dan menuju ke kamar mandi dengan segera.


..................🍁🍁.................


Leo tersenyum bahagia sembari tangannya sibuk mengaduk nasi goreng diatas wajan itu.


tak pernah ia sangka,kini.meski hanya sesaat saja ia bisa memasak untuk wanita yang sudah bertahta indah dihatinya.


Ting tong.....


ditengah kegiatannya memasak,suara bel pintu yang begitu tak sabaran terdengar merusak suasana.Leo mendesah kesal,pasti si Hades itu yang datang! namun siapa yang tau.


mematikan kompor dan segera melepas celemek di tubuhnya,Leo berjalan malas membuka pintu hingga.


"ck...kau sungguh tidak sab-" ucapan Leonardo terhenti seketika.


Deg.........


Tubuh pria itu terpaku kala menatap siapa sosok yang kini berdiri angkuh dengan seringai licik diwajahnya.Hyuga!


bagaimana mereka tau tempat tinggalnya?


Leo mundur perlahan sembari menatap tajam sosok dua pria Jepang yang kini berdiri angkuh didepan pintu apartemen yang ia sewa.


"Leo...ada tamu y-"


Deg......


Tubuh Liora menegang kala melihat sosok Hyuga yang kini berdiri dihadapan Leonardo,Leo menoleh dan berjalan cepat berdiri dihadapan Liora,melindungi wanita cantik itu.


"ada perlu apa anda kemari?!! maaf...saya tidak ingin menerima tamu sekarang,jadi silahkan pergi dari sini!!" ucap Leonardo dingin,pria itu meraih telapak tangan dingin Liora dan mulai memberi kode agar wanita itu masuk kedalam kamar dan segera mengunci pintu.


"damn!! kemana Arkansas ?!! apa dia berjalan kaki kemari? mengapa lama sekali?!!" batin Leo was-was.


Hyuga melangkah maju dengan sorot mata tajam yang tak lepas memandangi wajah tanpa ekspresi Liora,wanita itu benar-benar tak bisa dianggap remeh.


Hyuga tersenyum lembut kala pandangan mereka bertemu,wajah cantik dengan tubuh dibalut dress gelap sederhana bermotif bunga itu kini terlihat bagai oasis dihadapannya, hatinya bergetar bahagia.


"Liora sayang,kemarilah dan mari kita pulang " ucap Hyuga lembut tanpa mengindahkan keberadaan Leonardo disana.


"tidak!" balas Liora sarkas,tubuh wanita itu semakin merapat pada Leo dan pria itu dapat merasakan getaran pada suara Liora meski samar.


"brengs*k kau Wiguna!! cepatlah datang atau semua akan terlambat!!" batin Leo gusar kala melihat pria yang berdiri disamping Hyuga tadi mulai berjalan mendekat cepat.


Hyuga mengeram kala melihat tubuh wanita cantik yang sudah ia claim miliknya itu terlalu berdempet dengan Leonardo,ia benci itu!.


"Liora.jangan bantah ucapanku!!" desis Hyuga emosi.tanganya terangkat dan mulai turun dengan cepat hendak menampar wajah Cantik Liora.


Greph....


Trakhh...


Liora mematung,tangan Leo yang mencengkram lengan Hyuga dan pistol Kabuto yang kini mengarah ke kepala pria itu.Leo tak bergeming akan ia lindungi Liora apapun yang terjadi.


"lepaskan aku!!" berontak Leo kala Kabuto dengan cepat menarik dan mengunci pergerakan tubuhnya.Kabuto tersenyum remeh dan tak perduli.


kini Liora berdiri sendiri tanpa perlindungan.


Hyuga duduk dan menyilangkan kedua kakinya angkuh disebuah sofa single di ruang tamu,pria itu menatap Intens Liora dan dibalas tatapan dingin wanita cantik itu.



manik indah Liora seakan kosong meski ia menatap Hyuga namun fikiranya entah kemana.


"kau tau Liora? aku sangat mencintaimu,begitupun dengan pria itu.aku tau dia juga mencintaimu tapi dia dengan bodoh menyerah begitu saja dan membiarkan dirimu menikahi putra Wiguna itu.tapi,bagus juga karena aku tak perlu membunuh pria lemah itu juga.kau tau sayang? jika aku tidak bisa memilikimu,maka tak kubiarkan siapapun memiliki bunga yang sudah ada dalam genggamanku!!" ujar Hyuga dengan senyum mengerikan di wajahnya.


"semua pembantaian yang dilakukan Arkansas itu semua karena dirimu,semua orang suruhan ku mati ditangan bedebah itu.itu semua karenamu,kau harus bertanggung jawab dengan menikah denganku!!" ucap Kembali Hyuga lebih tajam.


"salahku? kau sedang melawak tuan?!! dimana kau letakkan otakmu itu? kapan aku memintamu melakukan semua itu? lagipula itu adalah kesalahan dirimu yang mengusik keluarga kami.kau mengusik milik Arkansas suamiku!!" balas Liora sengit.Hyuga terbahak dan berdecak kesal tak lama kemudian.


"milik Arkansas kau bilang? sayang..oh sayangku,Lioraku yang manis.saat dia mati kau akan menjadi milikku,dan jika kau tak bisa kumiliki maka biar aku habisi kalian berdua!!" ucap Hyuga dingin,sungguh ia tak mau merasakan sakit hati.maka dari itu lebih baik menghilangkan sosok Liora jika wanita itu tak mau bersama dirinya.


"dasar gila!!" ucap Leonardo sinis.


Liora menoleh pada Leo sejenak,merasa miris melihat luka lebam diwajah Leo akibat kaki tangan Hyuga.


"tidak bisakah kau berdamai dengan dirimu Hyuga? carilah wanita lain yang mencintai dirimu,hanya karena aku dan suamiku saling mencintai dan kamu ingin membunuh kami? kau terlalu buruk untuk disebut pria terhormat" ucap Liora dengan nada lirih


"Liora aku mencintaimu namun kini aku juga membenci dirimu,kenapa tidak mau menerima cintaku? apa kekurangaku? aku benci pesona dirimu karena semua pria-pria itu juga jatuh untuk itu,termasuk diriku!" lirih Hyuga menatap sayu wajah cantik Liora.


"sekarang,kutanya sekali lagi.terima aku atau lebih baik mati!!" ucap Hyuga yang telah berjalan kearah Liora perlahan,ditanganya sudah ada sebuah Baretha yang siap menembakkan isinya.


menutup mata dan tak lama menatap tegas wajah tampan namun hampa Hyuga yang kini berdiri tak jauh darinya.


"i'm so sorry, there's only my husband in my heart,Arkansas!" ucap Liora tegas.


tes....tes...tes....


air mata jatuh dari wajah Hyuga,kini ia akan lepaskan rasa sakit hatinya.tersenyum getir dan mulai menarik pelatuk pistolnya.


"goodbye my Love"


Liora menutup mata pasrah dan tersenyum lembut sembari mengelus perut nya yang mulai terlihat membuncit.


"baby....mommy akan selalu bersamamu,kita akan lihat Daddy dari atas sana" batin Liora sendu.


hingga......


dor...........


"LIORA!!!!"


semua serasa kosong,telinga Liora seakan menjadi tuli.


...TBC...


mohon beri like setelah membaca.....nyari ide tidak segampang menarikan jemari anda di atas layar ponsel! well...... terima kasih yang sudah memberi jejak 💞