
"Trus pulangnya kapan?" Tanya Ghea lagi.
"Kalo pulangnya... mungkin bentar lagi pulang." Jawab Sarah.
"Kamu emang selalu sendiri di rumah?"
"Jarang sih. Karena Mama tuh sering pulang cepat dan jarang keluar rumah juga. Kalo soal Resto nya kan ada asisten nya, jadi Mama pergi ke Resto itu cuma kalo ada masalah mendadak atau cuma mau sekedar memantau keadaan di sana. Mama lebih banyak menghabiskan waktu di rumah." Jelas Sarah.
"Oh gitu..."Mira dan Ghea manggut-manggut mengerti.
"Kalo Papa kamu?"
"Di larang banyak tanya! Ini kita mau makan atau mau Quiz sih? Pertanyaan kalian tuh banyak banget!"
"Yaudah sekarang kita makan!" Ucap Lisa.
Semua makan tanpa bersuara. Takut tuan rumahnya ngamuk dan malah ngusir, hehee...
.
.
.
Kamar Sarah👈
Setelah makan dan membersihkan semua peralatan makan mereka, mereka berempat kembali ke kamar Sarah.
Lisa duduk di tempat favorit nya yaitu jendela kamar Sarah sambil melihat ke arah luar menatap langit, Sarah lagi duduk di tepi tempat tidur, Ghea lagi main game sambil rebahan di atas tempat tidur, dan Mira sedang berada di kamar mandi, ntah apa yang dilakukanya. Mungkin lagi buang air. Semua sibuk dengan aktifitas masing-masing.
"Eh kita ngapain nih?" Tanya Sarah.
"Main." Jawab Ghea.
"Main apa?"
"Game online!"
"Kamu mah game terus."
"Kamu juga."
"Tapi aku masih ingat waktu kok, nggak kayak kamu, bwee.." Sarah menjulurkan lidahnya pada Ghea yang di sambut decihan oleh Ghea.
"Cih."
Mira keluar dari kamar mandi. "Gimana kalo kita nonton? Tuh Sarah punya tv." Ucap Mira menyarankan sambil menunjuk sebuah tv yang ada di kamar Sarah.
"Wah bener juga!" Sahut Sarah menyetujui saran dari Mira.
"Yaudah yuk nonton!" Seru Mira.
"Eits tunggu dulu. Nonton nya kagak bakal seru kalo nggak pake makanan. Gimana kalo kita beli makanan dulu." Kata Sarah.
"Iya juga yah, yaudah sana beli. Beli cemilan aja. Tapi pake uang kamu yah, Rah." Ucap Ghea masih terfokus dengan game nya.
Sarah menatap tajam ke arah Ghea. "Huh, dasar. Iya deh pake uang aku. Jadi siapa yang mau nemenin aku keluar bentar?"
Tak ada yang menjawab. Semua terdiam, rupa nya tak ada yang ingin.
"Ck, yaudah kalo nggak ada yang mau nggak usah beli." Ucap Sarah dengan kesal.
"Kalian berdua jaga rumah, jangan sampe ada maling yang masuk!"Pinta Sarah sebelum menutup pintu kamar nya.
"Oke siap!" Sahut Ghea.
Mendengar kalimat Ghea barusan, Sarah kembali membuka pintu kamarnya. "Awas loh kalo ada yang masuk, ntar kalo ada barang hilang kalian berdua yang tanggung jawab."
Ghea berdecak kesal. "Ck, iya iya. Udah sana."
Sarah dan Mira keluar sebentar untuk membeli cemilan, acara malam ini adalah nonton tv.
Lisa menyudahi acara melamun nya dan menoleh ke arah Ghea. Terlihat Ghea masih setia di atas tempat tidur sambil memainkan hp nya.
"Kamu main nya apa sih?" Tanya Lisa memecah keheningan.
"Pubg." Jawab Ghea singkat.
"Loh? Udah ganti lagi? Bukan nya kemaren kamu main nya Mobile Legend sama Sarah?"
"Iya sih. Tapi bosen ah main itu-itu mulu. Jadi aku main yang lain."
"Oh aja." Lisa merogoh saku nya untuk mengambil hp nya. Namun, tak ada.
"Kamu liat hp aku nggak?" Tanya nya pada Ghea.
"Nggak."
"Lah? Trus? Tadi aku simpen dimana yah?"
"Meneketehe." Ucap Sarah cuek.
Lisa berdiri dan berjalan ke arah meja belajar untuk mencari hp nya. Lisa mencari hp nya di atas meja belajar, mencari di dalam tas nya namun tetap saja tak ada. Lisa kembali mencari di antara buku-buku Sarah yang terletak di atas meja belajar. Namun, bukan nya mendapat apa yang dia cari, dia malah menemukan hal lain. Yaitu sebuah foto yang terletak di antara buku-buku tersebut. Lisa mengambil foto itu, dan betapa terkejutnya Lisa saat melihat foto itu ternyata...
Foto nya Al? Kok foto Al bisa ada di sini sih? Di kamar Sarah? Apa jangan-jangan...
Mata Lisa kembali menangkap sebuah buku di sana, buku yang terlihat berbeda dari buku-buku Sarah yang lain, buku yang terlihat unik. Sampul nya terlihat tulisan 'Dear Deary'
Lisa mengambil buku itu dan menatap sampul nya.
Ini buku harian nya Sarah? Buka nggak yah? Kalo aku buka dan baca, itu nggak mungkin sopan membaca nya tanpa se izin Sarah. Tapi, aku juga penasaran sih. Kalo aku izin Sarah dulu pasti dia nggak bakal izinin aku buat baca. Aku juga sedikit curiga dengan foto nya Al, kenapa foto Al ada di sini? Apa ada kaitan nya dengan buku ini?
Pikiran Lisa di penuhi dengan pertanyaan-pertanyaan. Dia yakin semua pertanyaan-pertanyaan yang ada di benak nya pasti semua akan terjawab jika dia membaca buku itu. Tapi dia juga merasa sedikit ragu untuk membuka nya.
Lisa menoleh ke arah tempat tidur, memastikan Ghea masih ada di sana. Ghea masih terlihat asyik dan terfokus dengan hp nya, tak mempedulikan yang lain.
Setelah merasa cukup aman, perlahan Lisa membuka buku itu. Lisa membaca setiap baris, setiap lembar dari buku itu. Dia terlihat kaget saat membaca tulisan itu. Bagiamana tidak? Semua tulisan Sarah dalam buku nya itu semua tentang Al. Saat pertama kali dia bertemu dengan lelaki yang bernama Al, bagaimana dia bisa jatuh hati dengan lelaki itu, apa yang membuat nya begitu bahagia saat melihat Al, apa yang dia sukai dari Al, saat dia begitu berharap pada Al, bagaimana dia menembak Al waktu itu sampai akhir nya di tolak dan seketika membuat harapannya hancur. Semua tentang itu di tulis dan di catat dengan sangat-sangat rinci oleh Sarah.
Kaget? Sedih? Haru? Tak menyangka? Semua itu di rasakan oleh Lisa saat dia membaca nya, yang paling membuat Lisa sedih saat membaca nya adalah bagaimana Sarah harus mengorbankan perasaan nya untuk sahabat nya, yaitu Lisa.
Air mata Lisa menerobos keluar saat membaca halaman yang paling akhir. Yang tertulis kan bagaimana Sarah harus menahan rasa sakit dan pedihnya saat melihat Al, orang yang sudah membuat nya berharap lebih, tapi harus melihat nya bahagia dengan sahabat nya Lisa.
Lisa buru-buru menyimpan kembali buku dan foto itu di tempat nya semula. Dia berlari masuk ke dalam kamar mandi dan mengunci nya. Di dalam sana Lisa menangisi sejadi-jadi nya.
Sarah aku sayang sama kamu. Sayang banget. Kenapa, Rah? Kenapa kamu harus kayak gini? Kenapa kamu harus ngorbanin perasaan kamu? Kenapa kamu harus ngerelain Al?
Bersambung...
JANGAN LUPA LIKE KOMEN AND VOTE!