Love In Many Ways

Love In Many Ways
Will You Merry Me?



"Iddih, serasa pengen muntah." Ledek Vhino.


"Bilang aja kamu iri sama aku. Karena aku banyak yang suka, lah kamu? Kuntilanak aja ogah pacaran sama spesies manusia kayak kamu, apalagi manusia." Ledek Sarah.


Teman-temannya hanya menggeleng melihat tingkah mereka berdua yang sudah tak bisa berhenti untuk bertengkar, maklum sama-sama sensitif soalnya. Hahaa...


"Iri? Iri kamu bilang. Buat apa sih aku iri sama kamu. Dan... Aku ini banyak naksir tau nggak. Secara kan aku tampan, keren, orang kaya lagi, siapa sih yang nggak mau sama aku." Ucap Vhino berbangga diri.


"Dih, itukan bukan kekayaan kamu, tapi punya Papa kamu. Sok-sok an banget."


.


.


.


Sementara itu...


Di belakang panggung


Setelah bernyanyi Putra langsung menghampiri Felice yang sedang duduk di kursi.


"Hai..." Sapa Putra lalu duduk di samping Felice.


"Hai. Break nya berapa lama?" Tanya Felice sambil memberikan sebotol air mineral pada Putra.


Putra menerima air itu, "15 menit doang kok." Putra meneguk air itu dari botol nya kemudian kembali berkata, "Ntar kamu ikut aku yah."


"Kemana? Panggung?" Tanya Felice.


"Iya."


"Ah nggak. Aku malu tau, apalagi pasti nanti jadi pusat perhatian, kan aku nggak tau harus ngapain."


"Nggak papa kok, ikut aja yah."


"Nggak mau, aku disini aja nunggu kamu."


"Aku ada surprise buat kamu."


"Apa tuh?"


"Kalo kamu mau tau, ya harus ikut lah."


"Tapikan aku malu."


"Nggak papa kok, kan ada aku."


"Putra, mereka udah nungguin tuh, mending kita ke sana sekarang." Tiba-tiba Dion, Andra, dan Zidan menghampiri mereka berdua.


"Yaudah yuk." Putra berdiri dari duduknya sembari menarik lengan Felice agar dia mengikutinya.


"Tapikan..."


"Udah ikut aja."


Mereka semua naik ke atas panggung, di sambut dengan teriakan dan sorakan para penggemar mereka.


"The One by One"


"The One by One"


"Putra..."


"The One by One"


Kenapa Putra tiba-tiba ngadain konser? Ya karena bisa jadi ini terakhir kali nya untuk dia nyanyi di panggung, nyanyi bareng teman-temannya. Karena setelah lulus kuliah, dia akan menikahi Felice, setelah itu dia harus kerja, dia harus memikul tanggung jawab yang berat. Jadi mungkin saja dia sudah tidak punya waktu untuk bernyanyi lagi.


Semua temannya mengerti akan keputusan Putra tersebut, semua temannya mendukung nya. Kalau pun mereka sudah tidak bisa nyanyi bareng lagi, setidaknya mereka masih bisa bertemu. Tapi, satu hal yang harus di ketahui. Semua bahkan seluruh fans dan penggemarnya The One by One mungkin tak ada yang mengetahui fakta tersebut.


.


.


.


"Wee... itu mereka. Yuhuyy.." Sahut Mira antusias.


"Mana mana?" Tanya Sarah antusias sembari melihat ke atas panggung.


"Itu itu."


"Loh? Itu yang cewek siapa?" Tanya Ghea heran saat melihat seorang perempuan yang juga tengah berada di atas panggung, berdiri di samping Putra.


"Eh iya yah, itu siapa?" Sarah balik tanya. "Lisa, kamu tau nggak cewek itu siapa?"


"Kak Felice." Jawab Lisa singkat.


"Kamu kenal?"


"Kok dia di atas panggung sih?"


"Kok dia sama kak Putra?"


"Mereka ada hubungan apa?"


Lisa yang mendapat pertanyaan beruntun tak bisa menjawab satu pun pertanyaan dari mereka, "Nanya nya satu-satu. Pusing denger kalian."


Lisa menghela napas sejenak kemudian menjawab, "Kak Felice itu pacar nya kak Putra."


"APA?!" Sahut Sarah dan Mira berbarengan.


"Oh no, oh no, oh no no no..." Ledek Vhino.


"Ja-jadi kak Putra udah punya pacar?" Ucap Mira dengan wajah sedih dan kecewa.


"Aku mah apa atuh..." Sambung Al sembari cengengesan.


"Kak Putra jahat, hiks." Ucap Sarah dengan mimik wajah yang sengaja di sedih-sedihkan.


"Aduh mas, sakit hatiku mas..." Ledek Al.


"Ambyar."


"Kalo cuma fans itu nggak usah ngarep lebih, kan kalo gini kan sakit sendiri jadinya." Ucap Vhino dengan santainya.


"Kamu nggak ngerti sih perasaan aku, gimana kalo kamu jadi aku, gantiin posisi aku? Kamu juga nggak bakal rela kan?" Ucap Sarah.


"Sorry aja sih. Aku sih nggak mau jadi kamu, perjalanan hidup kamu itu terlalu pahit buat manusia semanis aku."


"Gausah mancing-mancing, aku lagi sedih, nggak mood berantem."


"Halo semuanya... Mohon maaf tadi break dulu sebentar. Sekarang kita lanjut lagi yah." Ucap Putra dari atas panggung. "Oh iya, pasti kalian bertanya-tanya dengan sosok perempuan cantik di sebelah aku ini. Mohon bersabar ntar aku ceritain ke kalian semua. Sekarang kita nyanyi dulu yah."


Felice yang mendengar ucapan Putra pun hanya bisa tersipu malu tak berkata apapun.


~Janji Suci~


Lagu: Yovie & Nuno


Dengarkanlah, wanita pujaanku


Malam ini akan kusampaikan


Hasrat suci kepadamu, dewiku


Dengarkanlah kesungguhan ini


Aku ingin mempersuntingmu


'Tuk yang pertama dan terakhir


Jangan kau tolak dan buat 'ku hancur


'Ku tak akan mengulang 'tuk meminta


Satu keyakinan hatiku ini


Akulah yang terbaik untukmu


Dengarkanlah, wanita impianku


Malam ini akan kusampaikan


Janji suci, satu untuk selamanya


Dengarkanlah kesungguhan ini


Aku ingin mempersuntingmu


'Tuk yang pertama dan terakhir


Jangan kau tolak dan buat 'ku hancur


'Ku tak akan mengulang 'tuk meminta


Satu keyakinan hatiku ini


Akulah yang terbaik untukmu


Jangan kau tolak dan buat 'ku hancur


'Ku tak akan mengulang 'tuk meminta


Satu keyakinan hatiku ini


Akulah yang terbaik untukmu


Jangan kau tolak dan buat 'ku hancur


'Ku tak akan mengulang 'tuk meminta


Satu keyakinan hatiku ini


Akulah yang terbaik untukmu


Akulah yang terbaik untukmu


O-o-o-o-o-o-oh ...


Putra bernyayi sambil memegang tangan Felice. Banyak penggemar yang melihat adegan tersebut sudah bisa menebak, siapa perempuan yang bersama Putra tersebut. Namun sebagian dari mereka juga ingin mendengar langsung dari mulut Putra dan menjelaskan tentang perempuan itu.


Setelah lagu yang di nyanyikan oleh Putra telah selesai, tiba-tiba Putra berlutut di depan Felice, lalu menatap kedua bola mata Felice dengan tatapan penuh harap.


Putra menghela nafas sejenak, berusaha memantapkan hati nya. "Felice, will you merry me?"


Mendengar pertanyaan tersebut, sontak Felice terkejut, tak hanya Felice seluruh penonton bahkan Lisa dan teman-temannya pun merasa terkejut. Tiba-tiba Putra melamar Felice di atas panggung, di saksikan oleh banyak penonton bahkan lewat siaran tv.


Terlihat Felice tak mampu berkata-kata. Matanya berair sudah akan meneteskan air mata. Ntah dia bahagia atau malah sedih, semua itu tergantung dengan jawaban yang akan dia lontarkan.


Untuk beberapa menit, tak ada yang bersuara, semua terdiam. Menatap ke arah Felice, menunggu jawaban.


Untuk yang bertanya apakah konser itu terlihat di tv atau bisa di lihat di tempat lain selain di gedung itu? Jawaban nya adalah 'ya' karena konser itu di adakan oleh label pak Jaya. Jadi bisa di lihat di siaran tv atau tempat lain.


Putra yang melihat Felice hanya terdiam melontarkan pertanyaan yang sama, "Felice, will you merry me?" Ulang Putra.


Bersambung...


JANGAN LUPA LIKE KOMEN AND VOTE!