Love In Many Ways

Love In Many Ways
Semangat



"Rey abis anterin teman Rey kerumahnya"


"Tapi kok telat pulang?" Tanya Aqeela yang juga ada di sana.


"Kan hujan. Jadi aku mampir dulu bentar sampe hujannya reda."


"Ya sudah kamu ganti baju gih!" Pinta Bunda.


.


.


.


Malam Hari🌛🌃


Meja Makan👈


Rey makan bersama keluarganya, lengkap. Ayahnya juga sudah pulang dari tadi.


"Ayah." Panggil Rey.


"Ada apa Rey?" Tanya Pak Rahardian.


"Ayah kenal nggak sama Pak Daniel?"


"Pak Daniel? Yang mana?" Pak Rahadardian mencoba mengingat Daniel mana yang dimaksud oleh Rey.


"Pak Daniel. Katanya dulu Ayah pernah bantu perusahaannya. Ayah ingat nggak?"


Ayah terdiam sejenak sambil berpikir. "Oh Pak Daniel, iya Ayah kenal. Emang kenapa?" Tanyanya.


"Tadi aku nggak sengaja ketemu. Ternyata dia itu Papa nya teman aku. Pas dia tau Rey anaknya Pak Rahardian dia itu kaget. Trus langsung cerita sama aku tentang masalalu nya sama Ayah." Ucap Rey menjelaskan.


"Iya. Emang Ayah dulu akrab banget sama dia. Tapi udah nggak pernah ketemu akhir-akhir ini."


"Katanya dia nitip salam, Yah!"


"Iya, salam kembali."


.


.


.


Selesai makan, Rey kembali ke dalam kamarnya. Berbaring di tempat tidurnya yang empuk, menatap langit-langit kamarnya.


Huft...


Rey menghela napas berat. Mengingat semua kejadian di sekolah tadi, tepatnya di kantin sekolah. Bagaimana dia harus acting, pura-pura tersenyum, pura-pura bahagia melihat Lisa dengan Al. Rey sudah berusaha sekuat tenaga membuang perasaan nya untuk Lisa, namun kenyataannya? Tak pernah berhasil.


Melihat Lisa bahagia memang membuat dia ikut bahagia, namun tentu ada sedikit rasa sakit yang dia pendam saat melihat Lisa sedekat itu dengan Al.


Nggak. Aku nggak boleh lemah. Aku pasti bisa! Aku harus seneng liat Lisa sama Al. Aku harus ikut bahagia! Aku nggak boleh kayak gini...


~Maafkan Aku #Terlanjur Mencinta~


Lagu: Tiara Andini


Aku tlah tahu kita memang tak mungkin


Tapi mengapa kita selalu bertemu


Aku tlah tahu hati ini harus menghindar


Namun kenyataan ku tak bisa


Maafkan aku terlanjur mencinta


Senyuman itu


Hanyalah menunda luka


Yang tak pernah ku duga


Dan bila akhirnya kau harus dengannya


Mengapa kau dekati aku


Kau membuat semuanya indah


Seolah takkan terpisah


Aku tlah tahu kita memang tak mungkin


Tapi mengapa kita selalu bertemu


Aku tlah tahu hati ini harus menghindar


Namun kenyataan ku tak bisa


Maafkan aku terlanjur mencinta


Bila memang hatimu untuk aku


Salahkah ku berharap


Berharap kau memilih diriku cinta


Tapi mengapa kita selalu bertemu


Aku tlah tahu hati ini harus menghindar


Namun kenyataan ku tak bisa


Maafkan aku terlanjur mencinta


Aku tlah tahu kita memang tak mungkin


Tapi mengapa kita selalu bertemu dan bertemu


Aku tlah tahu hati ini harus menghindar


Namun kenyataan ku tak bisa


Maafkan aku terlanjur mencinta


Ternyata hati tak sanggup melupa


...*****...


🏠Rumah Keluarga Hariwijaya🏠


Kamar Lisa 👈


Selesai makan malam, Lisa langsung masuk kedalam kamarnya. Berbaring di atas tempat tidur nya, memandang langit-langit kamar, sambil senyam-senyum.


Piiingg...


Suara notifikasi hp Lisa, menandakan ada yang mengirimi nya pesan.


Si CoRe🔥🖤


P


Hoi


Udah tidur belum?


Honey?


Balas dong!


Beip?


Sayang?


Pacar?


^^^Me!^^^


^^^Apa?^^^


Si CoRe🔥🖤


Jutek banget sih Yank!


Aku kangen tau...


^^^Me!^^^


^^^Besok kan ketemu.^^^


Si CoRe🔥🖤


Iya juga sih.😁


^^^Me!^^^


^^^Hmm...^^^


Si CoRe🔥🖤


Kamu kenapa sih?


^^^Me!^^^


^^^Nggak papa.^^^


Si CoRe🔥🖤


Kenapa jawab nya kayak


gitu?


Kamu nggak suka yah aku


chat malam-malam?


^^^Me!^^^


^^^Nggak kok, siapa bilang?^^^


^^^Aku seneng kok di chat sama kamu.^^^


^^^Kamu udah makan?^^^


Si CoRe🔥🖤


Belum nih.


^^^Me!^^^


Si CoRe🔥🖤


Nggak mau aja.


Maunya tuh di suapin


sama kamu!


^^^Me!^^^


^^^Dih. Gombal!^^^


^^^Udah sana makan^^^


Si CoRe🔥🖤


Ntar aja. Gimana kalo


kita Vc?


^^^Me!^^^


^^^Vc? Nggak ah.^^^


Si CoRe🔥🖤


Loh kenapa?


^^^Me!^^^


^^^Aku udah ngantuk nih.^^^


Si CoRe🔥🖤


Yaudah kamu tidur


yah sayang!


Selamat tidur Yank😚🖤


^^^Me!^^^


^^^Kamu tidur juga^^^


Si CoRe🔥🖤


Iya.


Lisa?


^^^Me!^^^


^^^Iya?^^^


Si CoRe🔥🖤


Saat kamu sudah akan tidur


percayalah aku mengucapkan


selamat tidur buat kamu dari jauh


kamu nggak akan denger!


^^^Me!^^^


^^^Dih! Sok-sok an ngikutin Dilan😂^^^


Si CoRe🔥🖤


Aku serius...


^^^Me!^^^


^^^Iya deh. Aku tidur dulu yah.^^^


^^^Besok ketemu di sekolah^^^


Si CoRe🔥🖤


Oke. Daaahh...


Lisa meletakkan hp nya di meja. Lalu berbaring di atas tempat tidur nya, siap-siap untuk tidur.


"Selamat tidur juga Al..." Gumam Lisa pelan, sambil tersenyum. Kemudian perlahan memejamkan matanya sampai dia terlelap dalam mimpi nya yang indah.


.


.


.


Pagi Hari🌞🌄


"Hoo... Walau rintangan kan selalu datang aku takkan pernah mundur..." Lisa memakai seragam sekolahnya sambil bernyanyi dengan riang.


Jam masih menunjukkan pukul 05.42 masih terlalu pagi. Tapi Lisa sudah sangat bersemangat untuk berangkat ke sekolah.


Setelah semuanya selesai, Lisa membuka pintu kamar dan turun ke bawah, menemui Mommy nya yang sedang memasak bersama Asisten Rumah Tangga.


Lisa meletakkan tas nya di kursi. Lalu menghampiri Mommy nya.


"Selamat pagi Mom..." Ucap Lisa dengan riang.


"Eh udah bangun."


"Ada yang bisa di bantu Mom?" Tanya Lisa.


"Iya. Kamu bawa semua ini ke meja makan."Pinta Mommy.


"Siap Mom."


Lisa membawa semua makanan yang sudah jadi ke meja makan.


.


.


.


Setelah semua makanan sudah beres, Lisa bersama keluarganya pun makan bersama.


"Kak Putra nanti anterin Lisa yah." Ucap Lisa lalu menyendokkan makan nya ke dalam mulut.


"Nggak bisa dek, kakak ada ujian pagi ini. Kamu sama Pak Anto aja yah." Kata Putra dengan halus.


"Ya anterin Lisa dulu lah kak. Lisa nggak mau dianterin sama Pak Anto!" Keluh Lisa.


"Sudah sudah. Nanti biar Daddy aja yang anterin!" Kata Daddy.


"Beneran Dad?" Tanya Lisa dengan antusias.


"Iya. Ayo cepet habisin makannya!"


"Asyiikk."


.


.


.


🏠SMAN Bakti Husada🏠


Depan Gerbang 👈


Lisa di antar oleh Daddy nya bersama dengan Pak Anto. Tepatnya Pak Anto yang menyetir duduk didepan sedangkan Daddy dan Lisa duduk di belakang.


"Makasih yah Dad, udah anterin Lisa." Lisa mencium punggung tangan Daddy nya. "Makasih Pak Anto."


Lisa sudah akan turun dari mobil, namun kemudian ucapan Daddy nya membuat nya terhenti. "Cuma makasih doang nih?" Ucap Daddy nya.


Lisa menoleh kembali ke arah Daddy nya. "Kenapa Dad?" Tanya nya.


"Cuma makasih doang?" Ulang Daddy.


Mendengar pertanyaan itu Lisa langsung mengerti. Lisa tersenyum lucu kemudian mencium pipi Daddy nya singkat.


Cup...


"Makasih Daddy, Lisa masuk dulu yah." Lisa keluar dari mobil, kemudian berjalan memasuki sekolah.


Saat melewati koridor, Lisa melihat Sarah dan Ghea sedang duduk di salah satu kursi di depan kelas sambil berbincang-bincang.


Lisa pun menghampiri mereka. "Hai guys..." Sapa nya.


Sarah dan Ghea menoleh bersamaan. "Eh Lisa. Ayo sini duduk." Ucap Sarah.


Lisa pun duduk di samping Sarah. "Mira mana?" Tanya nya.


"Ada di kelas." Jawab Sarah.


"Yaudah aku langsung ke kelas yah." Lisa berdiri lagi dari duduknya tadi.


"Kamu duduk aja dulu. Ngobrol sama kita!" Ujar Ghea.


"Iya. Nanti aja yah. Aku mau ke kelas dulu. Daahh..." Lisa berlalu pergi meninggalkan mereka berdua.


Aku udah nggak sabar ketemu sama Al. Al dimana yah?


Lisa memasuki kelas, namun senyum bahagia nya tiba-tiba lenyap saat melihat tak ada Al di kelas.


Lisa berjalan memasuki kelas, lalu duduk di tempat duduknya.


"Mira, Al udah dateng?" Tanya nya pada Mira yang sedang asyik memainkan hp nya.


Mira menengok ke arah Lisa. "Tadi sih ada. Udah masuk ke kelas tadi."


Lisa mengerutkan dahinya "Trus? Sekarang dia dimana?"


"Nggak tau!"


Bersambung...


JANGAN LUPA LIKE KOMEN AND VOTE!