Love In Many Ways

Love In Many Ways
Konser



"Bilang aja kamu kepoin dia, stalking-stalking sosmed nya nya. Iyakan?"


"Hehee... Dikit doang kok."


"Sama aja gobl*k."


"Gosipnya sih setelah lulus kuliah, dia bakal nikah." Ucap Mira lagi.


"Calon istri nya cakep nggak?" Tanya Sarah antusias.


"Gak tau juga. Kan cuma gosip publik."


"Eh tapi kalian tau..." Belum selesai Sarah bicara, Lisa keburu menyela.


"Gaess udah dong, kalian kok malah gosipin kak Putra sih. Itu mereka udah mau mulai, kalian mau nonton atau mau gibah sih?" Ucap Lisa sambil menunjuk ke arah panggung.


Sarah cengengesan. "Ya maap."


"Nggak bisa nahan." Kata Mira cengar-cengir.


"Kelepasan. Hehee..." Ujar Ghea.


"Aku khilaf." Sahut Vhino.


"Khilaf kok lebih dari dua jam. Malaikat kemana aja nggak bangunin kalian dari gibah?" Tanya Al dengan nada mengejek.


"Udah-udah. Itu konser nya udah mau mulai." Ucap Lisa.


"Wahhh... Ada Putra guys, tuh liat di panggung." Ucap Mira dengan girang.


"Aku aku aku tak bisa berkata-kata..."


"Ya Tuhan, makhluk ciptaan mu ganteng sekali."


Terlihat Putra sudah berada di atas panggung, bersama dengan teman-temannya. Bersiap-siap untuk bernyanyi.


"Hai kalian..." Sapa Putra dari atas panggung.


"Haii..." Jawab para penonton dengan serempak.


"Putra..." Teriak beberapa dari penonton. Begitu histeris saat melihat Putra berada di atas panggung.


"Buat kalian yang udah dateng jauh-jauh kesini buat nonton, makasih banyak. Makasih juga udah support kami dari awal. Kami sangat bahagia melihat kalian sekarang ini. Semoga ke depannya kita masih bisa bertemu yah. Amin..." Ucap Putra sebagai salam pembukanya.


"Oke kali ini kami akan membawakan lagu kami yang terbaru. Kalian udah siap? Are you ready?" Tanya Putra dengan nada semangat.


"Siap..." Teriak penonton dengan serempak.


~Lebih Baik~


Tiada kata yang dapat ku ucap


Saat kau pergi


Ku hanya diam menatap langkahmu


Meninggalkan kita


Walau berat di hati tak apa


Karena ku tahu


Pasti ada tantangan yang berat


Di setiap perjalanan yang hebat


Takkan berakhir di sini


Semuanya akan jadi lebih baik


Walau kita tidak lagi, berlari bersama lagi


Tetapi, doaku ini slalu untukmu


Sampai suatu hari nanti, kita kan bersama lagi


Berbagi cerita terbaik dari hidup ini


Ku hanya diam menatap langkahmu


Meninggalkan kita


Pasti ada tantangan yang berat


Di setiap perjalanan yang hebat


Takkan berakhir di sini


Semuanya akan jadi lebih baik


Walau kita tidak lagi, berlari bersama lagi


Tetapi, doaku ini slalu untukmu


Sampai suatu hari nanti, kita kan bersama lagi


Berbagi dan berbagi cerita terbaik dari hidup ini


Walau kita tidak lagi, berlari bersama lagi


Tetapi, doaku ini slalu untukmu


Sampai suatu hari nanti, kita kan bersama lagi


Berbagi cerita terbaik dari hidup ini


Cerita terbaik dari hidup ini




Setelah lagu berhenti, semua penonton kembali berteriak memenuhi ruangan.


"Oke oke, tenang yah semuanya. Kita nyanyi lagi. Bang Morgan pinjem lagu nya." Ucap Putra dari atas panggung.


~Ada Cinta~


Ada cinta yang ku rasakan saat bertatap dalam canda


ada cinta yang kau getarkan saat ku resah dalam harap


oh indahnya cinta


pernah ku ragu akan sikapmu


tapi mengapa kini semuanya indah


oh resahnya


ada cinta yang ku rasakan saat bertatap dalam canda


ada cinta yang kau getarkan saat ku resah dalam harap


oh indahnya


pernah ku malu pada hatiku tapi mengapa kini seolah cinta


(seolah cinta) tlah ku genggam


ada cinta yang ku rasakan saat bertatap dalam canda


ada cinta yang kau getarkan saat ku resah dalam harap


oh indahnya


Tuhan ku ingin tahu semoga semua ini (segalanya)


bukan hanya rasa, rasaku saja, rasaku sendiri


ada-ada saja dengan apa yang ku rasa


bergetar di dada buatku merana


i got the feeling cause you making me smiling


thinking of you pusing tujuh keliling


ku merasa oh ada cinta


ada cinta yang ku rasakan saat bertatap dalam canda


ada cinta yang kau getarkan saat ku resah dalam harap


ada cinta yang ku rasakan saat bertatap dalam canda


ada cinta yang kau getarkan saat ku resah dalam harap


oh indahnya oh indahnya


"Kak Putra..." Sahut Sarah dengan histeris.


"Bener-bener idaman." Sambung Mira sambil menatap Putra di atas panggung.


"Lebay banget sih." Cibir Vhino.


Sarah yang mendengar ucapan Vhino langsung naik pitam. "Emang kenapa? Masalah buat kamu? Ha?" Gertak Sarah.


"B aja sih." Ucap Vhino dengan cueknya.


"Ngeselin banget sih, sini aku tendang kamu ke rumah sakit." Tantang Sarah.


"Uuuh... Takut..." Ucap Vhino dengan nada mengejek.


"Udah udah. Kalian ini kok berantem terus sih dari tadi, dikit-dikit berantem. Ntar kalian jodoh baru tau rasa." Ucap Mira menyela adu mulut di antara mereka berdua.


"Dih aku mah ogah sama b*nci." Ledek Sarah.


"Lebih lebih aku. Aku juga ogah kali di jodohin ama nek lampir kayak kamu. Mending aku sama Ghea, iyakan sayang?" Ucap Vhino sambil mengedipkan sebelah matanya pada Ghea.


Ghea menutup kedua telinganya, "Aku nggak denger."


"Udah-udah."


Mereka kembali melihat ke atas panggung, namun penyanyi nya sudah tak ada.


"Loh? Mereka kemana?" Tanya Mira.


"Iya yah mereka kemana?"


"Mereka lagi istirahat bentar. Kalian sih pake acara ribut segala. Kan udah nggak tau mereka kemana." Ucap Lisa.


"Si Vhino ka*pret ngajak ribut mulu." Kata Sarah dengan kesal.


"Aku nggak ngajakin kok, kamu nya aja yang ngegas." Sahut Vhino.


"Jelas kamu ngajak aku berantem, pake acara meledek, kan aku jadi kesel." Ucap Sarah dengan geram.


"Salah sendiri, jadi cewek kok emosian banget. Tanda-tanda nggak pernah pacaran kali yah atau memang nggak ada yang mau, nggak laku?" Tanya Vhino yang membuat Sarah semakin emosi.


"Bukannya nggak laku, tapi emang lagi nggak jual aja. Barang kali yah. Hahaa..." Ghea menyela pertengkaran mereka.


"Enak aja yah kamu kalo ngomong. Aku gini-gini juga banyak ngantri. Tapi yah aku kan orang nya pemilih kalo masalah pasangan, jadi maaf-maaf aja." Ucap Sarah dengan pede nya sambil mengibaskan rambutnya ke samping.


"Iddih, serasa pengen muntah." Ledek Vhino.


"Bilang aja kamu iri sama aku. Karena aku banyak yang suka, lah kamu? Kuntilanak aja ogah pacaran sama spesies manusia kayak kamu, apalagi manusia." Ledek Sarah.


Teman-temannya hanya menggeleng melihat tingkah mereka berdua yang sudah tak bisa berhenti untuk bertengkar, maklum sama-sama sensitif soalnya. Hahaa...


Bersambung...


JANGAN LUPA LIKE KOMEN AND VOTE!