Love In Many Ways

Love In Many Ways
Received



Terlihat Felice tak mampu berkata-kata. Matanya berair sudah akan meneteskan air mata. Ntah dia bahagia atau malah sedih, semua itu tergantung dengan jawaban yang akan dia lontarkan.


Untuk beberapa menit, tak ada yang bersuara, semua terdiam. Menatap ke arah Felice, menunggu jawaban.


Untuk yang bertanya apakah konser itu terlihat di tv atau bisa di lihat di tempat lain selain di gedung itu? Jawaban nya adalah 'ya' karena konser itu di adakan oleh label pak Jaya. Jadi bisa di lihat di siaran tv atau tempat lain.


Putra yang melihat Felice hanya terdiam melontarkan pertanyaan yang sama, "Felice, will you merry me?" Ulang Putra.


Terlihat Felice berpikir sejenak, sampai akhirnya, "Yes, I will." Setelah mengucapkan kalimat itu air matanya sudah tak bisa dia bendung, air mata yang sedari tadi menunggu akhirnya jatuh begitu saja dari kelopak matanya.


Sorakan dan teriakan terdengar dari penonton. Semua senang dan bahagia melihat pasangan sejoli tersebut.


"Putra..." Mira menatap ke arah panggung dengan tatapan tak rela.


Sarah mengusap pundak Mira berusaha menenangkan nya. "Sabar yah, kita senasib. Patah hati yang sangat amat sakit." Ujar Sarah dengan lebay nya.


"Mohon bersabar ini ujian." Sahut Vhino.


"Diem aja kamu, jangan memperkeruh suasana." Mata Sarah melotot melihat Vhino


"Udahlah relain aja. Jodoh udah ada yang atur." Ucap Vhino dengan santainya.


"DIAM!" Sahut Sarah dan Mira berbarengan.


"Lebay banget kalian." Ucap Vhino tak henti-hentinya.


"Kak Putra sweet banget sih." Ucap Lisa.


"Kalian berdua relain aja susah banget sih. Dia juga berhak bahagia." Kata Al.


"Iya ih, kalian ini gimana sih!" Ghea membenarkan.


"Emang kak Putra udah lulus yah, Lisa?" Tanya Sarah kemudian.


"Belum sih, tapi katanya lusa udah wisuda."


"Lusa?"


"Iya. Emang kenapa?" Tanya Lisa balik.


"Nggak papa sih. Ntar kalo udah mau kawin undang kita juga yah."


"Nikah sayang nikah." Sela Ghea.


"Iya, pastilah di undang."


"Semoga mereka langgeng yah..." Ucap Mira.


"Amin..."


"Amin..."


"Eh, aku punya satu pertanyaan lagi." Ucap Vhino.


"Apa tuh?" Ledek Sarah.


"Kok nggak ada yang tau kalo kamu adik nya Putra?" Tanya Vhino yang pertanyaan itu di tujukan untuk Lisa.


Lisa yang mendengar pertanyaan itu menjawab, "Ya karena aku nggak mau kalo mereka tau."


"Kok gitu?" Tanya Vhino.


"Bukannya bagus yah kalo mereka semua tau, ntar kamu jadi kecipratan fans nya kak Putra. Ntar kamu juga bisa jadi seleb." Sarah ikut bersuara.


"Anj*y seleb." Sahut Mira.


"Nggak ah, aku nggak mau." Jawab Lisa.


"Kenapa?"


"Kalian pikir punya banyak penggemar itu enak? Nggak kali. Contohnya aja kak Putra. Kak Putra tuh nggak bebas, misalnya aja kalo mau keluar rumah harus sembunyi-sembunyi ntar kalo ketahuan pasti di serbu sama fans nya. Trus kak Putra juga sering dapet surat cinta tau nggak. Hahaa..." Lisa tergelak saat mengingat waktu dirinya membaca surat dari fans nya Putra.


"Untung aja kak Felice orang nya sabar, nggak cemburuan."


"Oh gitu."


"Trus hatters juga. Aku juga paling nggak suka sama netizen-netizen yang suka nyinyir nggak jelas." Ghea ikut bersuara.


"Trus yah apa-apa di atur, apa-apa di atur sama fans. Kalo kita nggak sesuai dengan ekspektasi mereka, nggak sedikit dari mereka bakal ngehujat kita. Misalnya soal jodoh, kalo nggak sesuai yah mau nggak mau pasti di hujat." Jelas Lisa.


"Lebih baik kayak gini, hidup tenang, nggak ada yang atur-atur, nggak ada yang ganggu. Kita bebas, yakan Lis?" Tanya Ghea.


"Betul betul betul. Club banget, tos dulu dong..." Lisa melayangkan tangannya yang di sambut oleh Ghea.


"Eh Lis, kak Felice bisa nyanyi?" Tanya Mira dengan pandangan melihat ke arah panggung.


"Nggak tau juga."


"Tuh liat mereka mau duet." Tunjuk Sarah ke atas panggung.


"Ih kak Putra sweet banget." Ucap Lisa lagi.


Al yang mendengar ucapan Lisa, langsung menjawab, "Itu mah nggak ada apa-apa nya, ntar aku lamar kamu di atas Burj Khalifa, biar semua orang menyaksikan kalo perlu semua manusia di dunia." Ucapnya dengan percaya diri.


"Iddih mimpi banget." Cibir Ghea


"Nikah juga belum tau kapan." Ledek Sarah


"Masih sekolah woy." Ucap Vhino.


"Bucin nya meningkat yah Bund." Sahut Mira.


"Iri bilang bos." Ucap Al memprovokasi.


Lisa menutup kedua telinganya, "Aku nggak mau denger."


"Karena hari ini hari yang bahagia, dan aku rasa kalian pasti sudah tau kan siapa wanita di samping aku ini? Jadi nggak perlu di jelaskan lagi yah, karena udah jelas. Kita nyanyi bareng-bareng lagi. Oke?" Sahut Putra dari atas panggung.


"Oke." Teriak penonton dengan serempak.


"Semua tangannya diatas." Pinta Putra.


~Teman Cintaku~


Bahagianya diriku telah milikimu


Tak pernah ku meragu


Tak lagi ku mencari cinta selainmu


Takkan kutinggalkan kamu


Jika ku dapat menata jalanku


Kuingin kau slamanya denganku


Engkau wanita tercantikku


Kuingin kau tau


Maukah kau jadi teman cintaku


Tak akan ku mencari cinta selainmu


Takkan kutinggalkan kamu


Jika ku dapat menata jalanku


Kuingin kau slamanya denganku


Engkau lelaki terbaikku


Kuingin kau tau


Kuingin kau jadi teman cintaku


Jangan pergi dari hidupku


Tetap disini temaniku


Sungguh ku tak mau kamu jauh dariku


Jangan tak setia padaku


Kau hanya untukku


Engkau wanita tercantikku


Kuingin kau tau


Kau merubah warna hidupku


Engkau lelaki terbaikku


Kuingin kau tau


Kau merubah warna hidupku


Dan aku jatuh cinta kepadamu (kepadamu)


Tanpa batas waktu


Maukah kamu jadi teman cintaku


Piiingg...


Suara notifikasi hp Lisa berbunyi. Lisa melihat sebuah pesan masuk.


Manager Rumah🙆🏻‍♀️❤️


Sayang...


Pulang sekarang


ini udah malem banget nak


^^^Me!^^^


^^^Oke Mom^^^


Sebenarnya Lisa masih ingin menonton konsernya yang belum selesai, namun Lisa tak ingin membuat Mommy nya khawatir lagi seperti kemarin.


Lisa berbisik pada Al yang berada di sampingnya, "Al, pulang yuk."


"Loh? Kenapa? Ini konsernya belum selesai."


"Mommy aku suruh pulang sekarang."


"Oh yaudah yuk." Al berdiri dari duduknya.


"Guys, aku duluan yah." Lisa juga berdiri dari duduknya sambil berpamitan pada temannya.


"Loh kenapa?" Tanya Sarah.


"Mommy ku suruh pulang sekarang."


"Tapikan konsernya belum selesai." Cegah Ghea.


"Sorry yah teman-teman, tapi aku bener-bener harus pulang. Lain kali kita jalan lagi."


"Yaudah deh, kamu hati-hati yah." Pesan Mira.


"Al jangan ngebut-ngebut!" Pinta Sarah.


"Al, jaga mata jangan deng zsa pu hati, saling percaya dalam hubungan tuh pasti..." Vhino malah bernyanyi.


"Gak jelas." Ucap Al.


"Maksudnya tuh jagain Lisa." Ucap Vhino.


"Ya tinggal ngomong gitu kan bisa. Nggak usah di buat runyam." Kesal Ghea.


Bersambung...


JANGAN LUPA LIKE KOMEN AND VOTE!