Love In Many Ways

Love In Many Ways
Kamar Mandi



"Wah pantesan, rumah nya indah dan unik juga. Pasti dia yang rancang model nya kan?"


"Iya dong."


Sarah membuka pintu kamar nya. Dan di waktu bersamaan Lisa keluar dari kamar mandi, dengan handuk yang terlilit di tubuhnya. Handuk itu sebatas lutut, memperlihatkan betis nya yang mulus.


Lisa yang melihat ketiga temannya dengan cepat menyilangkan kedua tangan nya di depan dada nya.


"Eh mbak Lisa. Udah selesai mandi nya? Makin cantik yah." Tanya Mira dengan nada mengejek.


Mereka bertiga masuk ke dalam kamar. "So sexy Baby..." Goda Sarah.


"Paan sih kalian?!" Sahut Lisa. Dia berjalan mengambil tas nya yang terletak di atas meja belajar Sarah.


"Kalian udah mandi?" Tanya Lisa.


"Kita belum mandi, hehee..." Kata Mira cengengesan.


"Ih kalian aja kali. Aku mah udah." Sahut Sarah.


"Yaudah kalo gitu aku mau mandi." Ucap Ghea sembari berjalan ke arah kamar mandi.


Lisa yang melihat Ghea buru-buru menahannya. "Eh, aku mau pake baju dulu."


"Di tempat lain aja. Aku mau mandi dulu."


"Ih apa sih? Kan aku yang duluan."


"Aku juga mau mandi." Seru Mira.


"Aku duluan!" Teriak Ghea.


"Nggak, nggak boleh. Aku lebih dulu!" Sahut Lisa.


Sarah menggelengkan kepalanya frustasi melihat tingkah para teman-temannya.


"Udah! Udah nggak usah ribut!" Teriak Sarah.


"Yang pasti aku yang duluan, kan aku yang lebih dulu dateng ke sini, iyakan Rah?" Tanya Lisa.


"Pake baju bisa di ruangan lain, kan? Jadi aku aja yang lebih dulu." Ujar Ghea.


"Aku aja. Aku cuma sebentar doang kok." Kata Mira tak mau kalah.


"Kalian mandi nya di ruangan lain aja. Sarah kan punya banyak kamar mandi." Pinta Lisa.


"Nggak bisa. Aky mau nya di sini aja!" Ucap Ghea kekeh.


"Udah dong. Nggak usah berantem! Kalian hompimpang aja biar adil!" Kata Sarah menyarankan.


"Wah iya." Sahut Mira.


"Yaudah, yuk mulai!"


"Siapa takut?!"


"Pasti aku menang!"


Mereka bertiga melayangkan salah satu tangannya dan memulai permainan yang menurut mereka ini adalah cara yang paling adil. "Hompimpang ala ayum gambreng!" Sahut mereka dengan serentak.


"Yeiy, aku duluan!" Sahut Lisa girang.


"Wah, nggak bisa. Lisa curang!" Ucap Mira tak menerima.


"Iya ih curang. Ulang dong." Pinta Ghea.


"Nggak bisa. Aku udah menang, berarti aku duluan." Kata Lisa.


"Lisa curang. Iyakan, Rah?" Tanya Ghea pada Sarah, semua mata memandang Sarah seolah meminta jawaban. Kan di sini Sarah yang jadj wasit.


Namun, saat mereka lengah. Lisa menggunakan kesempatan itu untuk segera masuk ke dalam kamar mandi. "Aku duluan!" Teriak Lisa sembari berlari ke arah kamar mandi dengan membawa tas yang berisi baju-baju nya.


Semua memandang pergerakannya dengan kaget. "Eh, nggak bisa." Ghea menyusul Lisa namun pintu kamar mandi ke buru di tutup.


Ghea menggedor-gedor pintu kamar mandi. "Lisa, buka! Aku yang duluan!" Sahut Sarah.


"Ntar aja. Kamu tunggu dulu!" Lisa balas menyahut dari dalam kamar mandi.


"Lisa!" Panggil Ghea.


Mira yang melihat nya langsung menjatuhkan dirinya di atas tempat tidur. "Huh, udah lah yang waras ngalah aja!" Ucap Mira dengan cuek.


Melihat Lisa tak mendengar pinta nya, akhirnya Ghea ikut mengalah. "Haih, dasar licik." Kesal Ghea sambil meninggalkan pintu kamar mandi.


Lisa yang mendengar kalimat Ghea barusan langsung cengengesan. "Hehee... Tuh tau. Lisa di lawan!"


Sarah duduk di kursi yang ada di samping meja belajarnya sambil memijat-mijat hp nya, mungkin hp nya lagi pegal linu kali yah. Ghea duduk di tepi tempat tidur sembari bermain game, aktifitas yang dari dulu merupakan hal yang paling dia sukai, hobi nya yah main game. Sedangkan Mira rebahan di atas tempat tidur, dia memejamkan mata nya.


Pintu kamar mandi terbuka. Lisa keluar sambil menenteng tas nya. Dia melihat kesibukan para teman-temannya langsung menyahut. "Aku dah selesai. Kalian mandi sana!" Pinta Lisa sambil meletakkan kembali tas nya di atas meja makan.


"Mira, sana mandi." Pinta Ghea.


"Kamu aja dulu. Aku belakangan aja, mau tidur dulu." Jawab Mira masih memejamkan mata nya.


"Kamu aja dulu, aku mau selesaiin ini dulu. Ntar aku AFK lagi, kan rugi!" Ghea masih sibuk dengan game nya.


"Lah? Tadi pada buru-buru, sampe berebutan segala. Lah ini?" Ujar Lisa.


"Ck. Udah, Ra. Ntar aja kamu tidur, kamu mandi dulu sana!" Pinta Ghea.


"Aku ntaran aja, aku ngantuk banget rasanya." Jawab Mira.


Sarah meletakkan hp nya kemudian ikut bersuara, "Haih, terserah kalian lah. Aku mau siapin makan malam dulu!" Sahut Sarah sembari berdiri.


"Aku juga. Toh aku udah mandi, jadi aku mau bantu-bantu aja." Seru Lisa menyindir Mira dan Ghea.


Mira dan Ghea tak menghiraukan.


"Yaudah, ntar kalo kalian udah pada mandi turun ke bawah, itu pun kalo kalian mau makan. Kalo nggak mau yaaa terserah." Ujar Sarah.


"Oke, ini dikit lagi kok!" Jawab Ghea tanpa mengalihkan pandangan nya dari hp nya.


"Hm, oke!" Jawab Mira juga.


"Yuk, Rah." Ajak Lisa.


Lisa dan Sarah keluar kamar dan menuju ke dapur untuk membantu asisten nya untuk menyiapkan makan malam. Meninggalkan dua manusia yang sedang asyik dengan dunia nya masing-masing. Sudah tak peduli dengan hal yang membuat mereka ribut dengan Lisa.


.


.


.


Persiapan makan malam hampir selesai. Lisa sibuk membawa makanan ke meja makan, sedangkan Sarah sibuk menata makanan di atas meja. Sedangkan Asisten Rumah Tangga sudah pulang dari tadi, karena di suruh oleh majikannya untuk pulang dan beristirahat.


Terlihat Mira berjalan menuruni tangga, dan berjalan ke arah meja makan. Dia melihat menu hari ini. "Wah, yang masak siapa?" Tanya nya sambil duduk di kursi.


"Ya pasti yang masak manusia lah." Ucap Sarah.


"Ghea mana?" Tanya Lisa, lalu ikut duduk di kursi.


"Masih mandi!"


"Aku di sini!" Teriak Ghea sambil berlari menghampiri teman-temannya.


"Kamu mandi lama bener."


"Ya emang kalo aku mandi. Hehee..." Ghea cengir lalu ikut duduk.


"Pamali tau mandi berjam-jam." Ucap Lisa.


"Lah emang bener?" Tanya Ghea penasaran.


"He-em."


"Emang pamali karena apa?" Tanya Ghea lagi.


"Nggak boleh banyak nanya!" Sahut Sarah.


"Ya nggak tau juga. Tapi, yang pasti pamali lah." Ujar Lisa.


"Udah-udah. Makan aja!" Pinta Sarah.


"Eh tunggu dulu, Mama kamu mana?" Tanya Mira.


"Mama? Mungkin Mama masih di Resto." Jawab Sarah.


"Restoran? Mama kamu punya Restoran?" Tanya Ghea.


"Iya."


"Trus pulangnya kapan?" Tanya Ghea lagi.


"Kalo pulangnya... mungkin bentar lagi pulang." Jawab Sarah.


"Kamu emang selalu sendiri di rumah?"


Bersambung...


JANGAN LUPA LIKE KOMEN AND VOTE!