
" Jangan biarkan dia sadar! Aku ingin dia merasakan penyiksaan ini secara perlahan dan aku ingin dia mati secara pelan pelan."
" Siap bos."
" Bryan ada yang harus kau ingat! Meskipun kita sudah menahan Alex dan Nicolas di sini bukan berarti kita sudah menang. Jadi kau harus tetap waspada dan berhati hati."
" Apa ada yang membuat Daddy takutkan?"
Zac berpikir sebentar sebelum dia kembali menatap ke arah putranya. " Meskipun kelompok kita mafia tapi masih banyak mafia lain di dunia ini, kita tak tahu bahwa mereka anggota dari siapa saat ini dan mereka meminta perlindungan ke siapa. Jadi pesan Daddy cuma satu jangan meremehkan lawanmu karena kita tak tahu kekuatan mereka."
" Aku tak mengerti maksud Daddy?" Bryan mengerutkan keningnya.
" Bryan Daddy akan mundur dari dunia gelap saat nya Daddy bersantai dengan Mommy mu, sampai detik ini Daddy cukup membantu mu untuk menangkap lawanmu sekarang semuanya aku serahkan kepadamu. Daddy hanya berpesan bahwa jangan pernah meremehkan siapa lawanmu meskipun lawanmu sudah ada di tanganmu tapi ingat kemenangan belum ada di tanganmu sebelum dia mati di bawa kaki mu…" Katanya dengan sungguh sungguh.
Hari ini ketika melihat putra nya mulai dengan memimpin kelompoknya dia menyakinkan dirinya untuk mundur. Ini saat nya dia hanya menghabiskan masa masa nya bersama sang istri. Saat ini dia ingin melepaskan rasa tanggung jawab yang selama ini dia pikul.
" Daddy yakin mempercayakan semuanya kepada ku?" Semua orang yang ada di sana saat ini terdiam mendengar apa yang di katakan oleh bos nya Singa.
Mereka sebenarnya senang jika Dio Della Morte bangkit kembali tapi disisi lain mereka juga akan merasa kehilangan ketika bos nya harus mundur dan digantikan oleh putranya. Meskipun mereka semua tahu bahwa jiwa dingin dan kejamnya akan mewarisi dari sang Singa.
" Daddy yakin!" Zac menghela nafasnya dengan berat dia juga berat melepaskan nya tapi dia juga tak mungkin selamanya berada di sini. " Daddy dan Mommy ingin memiliki kehidupan yang normal seperti orang lain, di masa tua Daddy tak ingin ada pertumpahan darah di tangan kami. Sekarang giliranmu yang melanjutkan nya dan Daddy yakin kamu bisa melakukannya."
" Masalah ini membuat Deddy tambah yakin bahwa kamu memang pantas berada di sini untuk menggantikan Daddy menjadi pimpinan mereka. Ingat mereka tak kenal ampun apa yang mereka dapatkan maka kamu harus membalasnya dengan ribuan luka. Mata dibalas mata, nyawa dibalas nyawa. Mereka adalah keluarga dan mereka akan saling melindungi satu sama lain. Ketika kalian bertarung ingatlah bahwa kalian adalah keluarga yang harus tetap hidup bagaimanapun caranya."
Semua orang terdiam mendengar Zac sang Singa yang bicara tak hanya memberikan nasihat kepada satu orang tapi kepada seluruh orang yang berada di ruangan tersebut. Zac sengaja mengumpulkan mereka semua setelah para tahanan mereka pingsan tak sadarkan atas siksaan tersebut.
Zac sebenarnya sudah memberikan kekuasan penuh kepada putranya tapi kali ini dia sudah melihat sendiri bagaimana anak nya melawan para musuhnya meskipun dia masih di bantu oleh dirinya. Tapi kali ini Zac sang Singa kejam mengatakan bahwa dia akan mundur dari kelompok yang telah dia bangun dari kecil hingga saat ini terkenal di dunia gelap.
" Daddy tahu kau tak nyaman dengan ini semua tapi kau harus terima karena inilah keluarga Daddy dan Mommy mu sebenarnya. Sekarang giliran melebarkan sayapmu semakin lebar dari Daddy mu."
" Jika memang itu keputusanmu aku akan terima Dad! Aku akan menjaga mereka semua seperti yang kamu lakukan, aku akan berusaha sekuat tenaga untuk saling melindungi mereka…" Bryan akhirnya sekarang menerima tahta sebagai pimpinan mafia saat ini.
" Jangan pernah ambil keputusan apapun sebelum kau merundingkan dengan mereka semua karena menjadi pimpinan tak hanya memimpin mereka tapi juga mendengar keputusan mereka…" Bryan mengangguk.
" Dengarkan aku baik baik untuk kalian semua!" Zac menarik nafasnya sebentar sebelum melanjutkan apa yang ingin dia sampaikan. " Aku Zac Kozan saat ini resmi menyerahkan kepemimpinan ini kepada Bryan Kozan. Dia yang akan bertanggung jawab atas semua saat ini, semuanya kalian laporkan kepada Bryan karena dia mulai sekarang adalah bos kalian."
Suara tepuk tangan dari mereka semua sebagai tanda bahwa mereka setuju dengan apa yang dikatakan oleh laki laki gondrong itu. Bryan saat ini malah tak menyangka dengan kasus ini dirinya malah benar benar diangkat menjadi pimpinan dari anggota mafia yang terkenal.
" Nanti Paman Paman mu akan mengajarimu lebih jauh tentang Dio Della Morte. Tapi saat ini yang harus kau fokuskan adalah balas dendam atas pembunuhan Amel dan Paman nya…" Sambungnya lagi.
" Aku tau Dad! Terima kasih sudah percaya kepadaku!" Bryan memeluk erat Daddy nya. Dia tak tahu harus senang atau terbebani tapi mau tak mau kali ini dia benar benar harus terima keputusan ini.
" Kau senyum kepada siapa?" Suara pelan dari arah belakang mengejutkannya.
Sarah saat ini juga berada di sana dia juga sebagai saksi bahwa Bryan telah di angkat sebagai pimpinan dari kelompok mafia tersebut.
" Aku tersenyum karena aku senang!" Elaknya dengan cepat.
" Tunggu!"
" Maaf Cristian kau bisa melepaskan tangan ku…" Sarah yang tadi ingin menghindar dengan langsung pergi harus tertahan ketika Cristian malah menarik tangan nya.
" Maaf!" Dia segera melepaskan tangan Sarah ketika dia sadar. " Kau seperti menghindariku ada apa? Apa aku memiliki salah denganmu?"
" Saat ini bukan tentang siapa yang menghindar atau tentang siapa yang salah Cris! Aku hanya lebih fokus dengan balas dendam ini. Aku berterima kasih karena kamu beberapa hari ini ada untuk ku tapi saat ini aku benar benar harus fokus dengan para musuhku di tambah lagi mereka sudah tertangkap dan itu membuat ku senang jadi aku harus lebih mementingkan mereka daripada hal yang tak penting."
" Tapi tak perlu kau meng-"
" Cristian aku rasa sekarang tak tepat berdebat tentang apa yang kau tuduhkan kepadaku. Hari ini Bryan baru menjadi pimpinan jadi ku mohon jangan membuat ulah. Aku permisi."
Sarah langsung pergi dia pindah ke tempat lain yang lebih jauh dari Cristian dia tak ingin membuat keributan di sini. Dia juga tak ingin membuat Bryan memanfaatkan kekuasaan nya untuk menghukum Cristian hanya karena melihat mereka dekat. Meskipun dia tau bahwa Bryan tak mungkin mencampurkan urusan pribadinya dengan urusan kelompoknya saat ini.
Ada apa dengan Sarah? Dia menghindari ku sangat menghindariku. Batinnya dengan tanda tanya besar.
Bersambung besok ya mak 🤭 untuk satu minggu ini Mince Up nya satu bab ya karena ada saudara nikahan jadi Mince benar benar sibuk 😁
Selamat malam mingguan buat kalian semua 🥰