Ex Husband Is Broken

Ex Husband Is Broken
Pergerakan 9



“ Siapa kalian?” tanyanya dengan gugup. 


“ Dimana mereka berdua?” Tanyanya dengan menekan kata kata nya lagi.


“ Siapa yang kalian cari?, kalian membunuh anakku...” Tantangnya dengan menatap orang yang berdiri membawa senjata laras panjang.


“ Kami menemukan ini di sana...” Salah satu dari mereka membawa sobekan baju wanita yang berlumur darah. Dan darah itu masih basah serta ada peluru yang tergeletak di atas sobekan itu.


“ Dimana orang yang kau tolong itu?” Tanyanya lagi.


“ Saya tidak menolong siapapun dan saya juga tak mengerti apa maksud kalian...” Elaknya dia berusaha menutupi apa yang telah mereka kerjakan sebelum para orang orang berpakain hitam ini datang ke rumahnya.


Plak!! 


Pistol itu dihantamkan tepat di dahinya hingga membuat dahi nya mengeluarkan darah. Laki laki tua itu tersungkur hampir terjatuh sebelum salah satu dari mereka menangkapnya tak membiarkan orang itu terjatuh. 


“ Dimana mereka?” Salah satu mereka kini menekan kata kata nya lagi dengan mencengkram baju nya.


“ Saya tidak tahu!” Tiga kata yang membuat orang itu geram. “ Jadi kau membela nya?, itu pilihanmu.”


Bugh!! Bugh!! Bugh!! 


Laki laki tua itu kini di hajar oleh beberapa orang yang sudah siap berada di belakangnya, semuanya mengeroyoknya menjadikan dia seperti bola yang ditendang kesana kemari. Orang itu hanya meringkuk di bawah kaki beberapa orang yang saat ini menjadikan bola hidup.


Uhuk!! Uhuk!!


“ Katakan mereka bersembunyi dimana?” Salah satu dari mereka kini berjongkok bertanya dengan mencengkram rahangnya dengan keras.


“ Meskipun saya tahu mereka bersembunyi dimana, saya tidak akan mengatakan keberadaan mereka...” Laki laki tua itu bersikeras untuk tak mengatakan bahwa mereka ada di belakang rumahnya, dia memilih untuk di hajar saat ini.


“ Jadi kau memilih untuk kami habisi?” 


“ Bunuh aku! Percuma aku hidup, anakku sudah kalian bunuh...” Matanya menatap sedih kearah Putranya yang sudah tak bernyawa di lantai dengan berlinang darah.


“ Angel kita harus pergi, jika kita tetap bersembunyi kita bisa tertangkap...” Alex dan Angel saat ini masih bersembunyi, mereka yang tadi ingin keluar tak bisa ketika mendengar suara tembakan yang mengenai jantung laki laki muda yang telah menolong dirinya.


“ Tapi bagaimana dengan Paman? Dia akan mati di tangan mereka.”


“ Kita juga akan mati di tangan mereka jika kita tertangkap. Mereka bukan para polisi, mereka orang orang yang mengincar aku.”


Angel menatap semua orang yang berpakain serba hitam dengan laras panjang di tangan nya, dia baru sadar bahwa dia juga tak melihat salah satu dari mereka memakai baju polisi. Angel merasakan jantungnya begitu tak normal rasa takut kini menjalar ketika dia sadar bahwa mereka orang yang tega melakukan hal apapun meskipun membunuh sekalipun.


“ Kita harus segera pergi dari sini...” Bisiknya lagi.


“ Tapi Paman akan mati, kau lihat Putranya juga sudah mati di tembak oleh mereka...” Angel tak tega meninggalkan orang tua yang sudah membantunya saat itu.


“ Tak ada pilihan lagi Angel.”


“ Maafkan aku Paman, aku harus menyeretmu dalam masalah sebesar ini...” Air matanya terjatuh ketika dia melihat orang yang sudah baik kepadanya dan tak tahu apapun kini di siksa bagaikan hewan yang akan mereka ambil nyawanya saat ini.


Angel dan Alex kini mengendap keluar perlahan, mereka harus pergi sebelum mereka tahu bahwa kedua orang yang mereka cari ada disini, satu tempat dan begitu dekat dengan mereka.


Prank!!


Tanpa sengaja Angel menyenggol gelas yang terletak di atas meja belakang hingga membuat semua orang langsung lari ke arah belakang. “ Hei aku di sini, bunuh saja aku...” Laki laki tua itu kini berusaha mencegahnya tapi sayang semuanya sudah terlanjur ketahuan.


“ Hei jangan lari kalian berdua...” Salah satu dari mereka berteriak ketika melihat kedua orang yang mereka cari telah keluar dari rumah itu.


“ Sial.. kejar mereka...” Semua orang yang ada disana kini mengejar Alex dan Angel kembali. 


“ Dasar kurang ajar, kau menyembunyikan mereka rupanya.”


Bug!! Bug!! Bug!! Bug!!


Dia yang kesal dan geram karena laki laki tua itu berani menyembunyikan buronan itu kini terus mengejarnya dengan kasar bahkan laki laki tua itu kini sudah tak sadarkan diri, dia kehilangan kesadaran karena begitu menyakitkan dengan siksaan seperti ini.


Bug!! 


Pimpinan tim itu kini menendang laki laki tua untuk terakhir kalinya sebelum dia menginjak dadanya yang kemudian pergi meninggalkan rumah itu. Dengan  rasa dan garam pimpinan itu tak menoleh ke arah belakang.


Duar!!


Sebuah ledakan yang cukup keras yang membuat rumah itu hancur tak tersisa, kobaran api kini menjulang tinggi kelangit, kepulan asap hitam kini membuat semua orang ketakutan membayangkan apa yang terjadi hingga apinya serta asapnya yang berwarna hitam. Angel dan Alex kini menatap ke atas dia yakin ini ulah mereka.


“ Alex...” Lirihnya dengan sedih. Dia yakin itu rumah sang Paman.


“ Maaf tapi kita tak bisa berbuat banyak.”


“ Hiks.. hiks.. hiks.. Paman.. pasti itu rumah Paman dan itu ulah mereka...” Angel menangis dia merasakan rasa yang sangat bersalah saat ini. Karena nya dia harus mengorbankan orang yang tak bersalah seperti kedua orang yang sudah menolongnya kini malah menjadi korban kekejaman orang orang itu.


“ Kita harus lari lagi Angel...” Angel yang tak rela pergi dari sana kini hanya bisa mengangguk pasrah dia tak bisa berbuat apa apa selain hanya kata maaf yang mampu diucapkan karena sudah menyeret orang orang yang sama sekali tak tahu masalahnya.


Sedangkan orang orang itu kini masih berusaha mengejarnya meskipun di kerumunan banyak orang mereka masih mencari buronan yang saat ini kabur.


“ Kalian menemukan nya?”


“ Antoni Kami tadi hampir menangkapnya, tapi mereka lolos lagi. Maafkan saya.”


“ Bodoh.”


“ Mereka disembunyikan oleh seorang yang dikatakan oleh Tuan Andre dan benar mereka sengaja menyembunyikan mereka.”


“ Lalu kau apakan mereka yang sengaja menyembunyikan buronan kita?”


“ Aku membunuhnya dan membakar rumahnya.”


“ Bagus! Cari lagi mereka sampai dapat.”


Orang orang yang berlaku keji yang menyiksa laki laki tua serta membunuh putranya serta membakar rumah tersebut adalah tim yang berada di naungan Antoni dan Andre. Kedua tim itu yang terkenal sebagai tim hantu serta tim yang tak memiliki kata ampun. Orang yang sudah berhadapan dengan kedua tim itu maka hanya akan menjadi abu, tak akan ada jasad yang mereka temukan, mereka akan menemukan abu.


Kedua tim ku dikenal dengan caranya yang keji, serta mereka selalu melakukan pembunuhan secara brutal. Mereka memang dilatih untuk membunuh orang secara keji dan brutal.


Alex dan Angel tanpa sadar sudah membangunkan kedua tim tersebut dan tanpa mereka sadari mereka berdua sudah mengorbankan orang yang tak bersalah dan mengorbankan orang yang sama sekali tak tahu permasalahan mereka berdua.


Itulah manusia yang kadang lupa untuk berterima kasih ketika mendapatkan kebaikan seseorang, melainkan membalasnya dengan perbuatan yang begitu keji. 


Bersambung besok lagi ya,


Selamat hari minggu buat kalian yang sedang berada di mode kencan 😁, selamat berleyeh leyeh untuk para emak emak cantik 😍,


jangan lupa tinggalkan jejak kalian dengan,


Like 👍


komen ....


Beri ulasan 😍


Jadikan favorit juga boleh kok ya 😍


Share juga bisa kok 😌


Makasih banyak sayang dan selamat hari minggu untuk kalian semua 🥰😍