
Hai para Readrs semua, mince di sini mau bilang maaf ya karena semalam up doble, mungkin mince gagal fokus untuk semalam π€£π€£ tapi untuk hari ini ga salah lagi kok βΊ
Happy Reading π
__________
Angel dan Alex saat ini terus berlari ketika beberapa orang telah mengejar mereka. Kedua orang itu kini mulai menabrak orang orang yang menghalangi lari mereka.
β Minggir... minggir...β Alex berteriak agar orang orang yang juga berjalan di depan mereka saat ini juga segera pergi dari sana.
Beberapa orang yang ada di depan nya kini dengan spontan memberikan jalan kepada mereka yang membutuhkan jalan untuk mereka berlari. sedangkan orang yang dibelakangnya juga terus mengejarnya tak peduli seberapa banyak orang yang telah mereka tabrak hingga terjatuh.
Bug!!!
Alex menabrak orang yang kini malah dia yang terpental jatuh di jalanan.
β Kau bisa liha-β
β Maafkan kami.. Alex ayo bangun...β Sarah menarik tangan Alex agar dia cepat berdiri dan terus melarikan diri dari kejaran orang orang yang juga masih mengejarnya.
β Minggir.. tangkap dia... siapapun tangkap mereka berdua...β Teriakan dari orang orang itu membuat orang yang ada didepan mereka merasa bingung.
β Tangkap mereka.. kami akan memberikan hadiah...β Ujar orang itu yang mampu membuat beberapa orang yang mulai tertarik dengan kedua orang yang berlari.
Angel serta Alex kini kalang kabut mereka tak bisa lari bebas karena beberapa orang tampaknya memperdulikan tentang hadiah yang ditawarkan oleh orang yang mengejarnya. Alex yang berada di depan kini menendang memukul mereka agar mereka minggir dari jalanan. Alex terus menerobos orang orang itu agar mereka tidak menghalangi jalan nya.
Alex serta Angel kini memilih untuk berlari melewati jalan raya yang dipenuhi kendaraan yang berlalu lalang. Suara klakson yang terus berbunyi ketika kedua orang itu secara tiba tiba menyebrang tanpa memikiran mobil yang lewat ke arah mereka.
β Hei kalian ingin mati.β
β Dasar orang gila.βΒ
Beberapa orang berteriak ketika harus terpaksa menghentikan mobilnya secara tiba tiba karena ulah kedua orang yang secara mendadak berlari di depan mobil yang berjalan. Angel dan Alex tak peduli suara klangkon yang terus berbunyi, bangkan umpatan orang orang sama sekali tak membuat mereka untuk tidak terus berlari, lepas dari mereka yang mengejarnya adalah hal yang utama saat ini.
β Alex awas....β Angel berteriak ketika satu mobil dengan kecepatan tinggi tiba tiba ingin menabrak mereka berdua saat ini.
Bruak!!
Kedua orang itu kini tertabrak yang membuat nya terjatuh terpental cukup keras di jalanan yang dipenuhi dengan kendaraan. β Alex kau tak apa?β
Β Angel yang tadi juga ikut terjatuh dengan cepat ia terbangun dan menghampiri Alex yang terpental karena tabrakan tersebut.
β Alex kau tak apa? Ku mohon katakan sesuatu?β Angel panik karena nyatanya Alex tak bergerak atau tak merespon apa yang dikatakan oleh dirinya. β Alex.β
Angel bertambah gusar ketika melihat orang orang itu tampak hampir mendekati mereka berdua. β Angel.. aku.. tak.. apa.. ayo pergi.. dari sini...β Alex yang tadi sempat tak sadarkan diri kini terbangun dengan merintih kesakitan.
Tubuhnya yang terpental menghantam jalanan kini terlihat mengeluarkan darah untuk beberapa goresan yang cukup perih jika dilihatnya. β Ale...β Matanya berkaca kaca dia tak terpikirkan jika mereka harus seperti ini.
β Aku tak apa...β Alex menyakinkan nya bahwa dia tak apa. Mereka kembali berjalan cepat dengan tubuhnya yang sempoyongan serta menahan rasa sakit pada sekujur tubuhnya.
β Aku seperti pernah melihat orang yang tertabrak itu?β
β Lihatlah dengan serius. Aku pernah melihatnya tapi di mana?βΒ
β Astaga! Bukankah itu Alex?β Dia tak percaya melihat siapa yang jalan sempoyongan tersebut.
β Alexander.β
***
β Kau menemukan dimana Nicolas?β
β Kita sudah berpencar kemana mana tapi aku juga belum menemukan nya.β
Salah satu dari mereka membuang nafasnya dengan kasar. β Saat ini dia sedang dipengaruhi obat jadi aku yakin saat ini dia sedang bersembunyi sekitar sini. Jika dia keluar pun juga tak mungkin.β
β Apa yang kau katakan benar, dia masih di sekitar sini. Ayo cari lagi sampai dia dapat...β Orang orang itu kini kembali mencari Nicolas bersembunyi dengan mereka yang kembali berpencar karena mereka yakin bahwa Nicolas tak mungkin bisa keluar dari hutan ini dengan mudah.
Sedangkan Nicolas masih berusaha untuk menjaga kesadarannya dia masih berusaha untuk tetap membuka matanya menyembunyikan dirinya di semak semak serta pohon besar. Dia yang duduk di sana dengan menyandarkan punggungnya. Semakin ia tahan rasa kantuk itu maka semakin membuat kepalanya terasa pusing dan berkunang kunang.
β Sadar ku mohon.. sadarlah...β Dia berharap agar kesadarannya tetap ada tapi tubuhnya sama sekali tak bisa berkutik saat ini.
β Rupanya kau sembunyi di sini...β Suara tawa membuat Nicolas terpaksa membukaΒ matanya dia mengutuk dirinya sendiri yang tak bisa lari dari mereka.
β Sial...β Batinnya dengan menahan rasa kesalnya karena dia tak bisa untuk bergerak.
β Bawah dia...β Dia yang tak bisa bergerak kini pasrah di bawah oleh beberapa orang yang sudah menarik kedua tangan nya dengan kasar.
Nicolas yang sudah tak berdaya kini jatuh pingsan karena pengaruh obat yang sengaja dicampurkan kedalam air minum yang telah ia minum tadi pagi. Nicolas benar benar pingsan dan dia tak bisa untuk kabur dari mereka lagi saat ini. Salah satu dari mereka kini tertawa senang karena berhasil menangkap Nicolas kembali.
Plak! Plak!
β Dasar bodoh.. kau pikir kau bisa lepas dari kami....β Orang itu menampar Nicolas cukup keras, memakinya dengan suara yang kencang meskipun dia tau bahwa Nicolas saat ini sudah tak sadarkan diri karena obat yang telah ia konsumsi selama ini.
Mereka sengaja untuk tidak membunuh Nicolas dengan cepat tapi mereka akan perlahan membunuhnya dengan perlahan menggunakan obat yang memang sengaja ia pesan dari kakek nya Arya.
β Bagaimana kau bisa menemukan Nicolas?β
β Saya sudah membawa Nicolas ke markas kembali Tuan.β
β Hmm.. bagus.. ikat dia dan siksa dia sampai dia tak berani untuk berpikir untuk kabur dari sana lagi.β
β Kami akan melakukan nya Tuan.β
Orang itu tersenyum miring dengan senang. β Arya kau akan lihat bagaimana aku membalasmu dengan secara keji. Aku memang tak mungkin bisa menyentuhmu saat ini tapi aku akan menyentuh orang orang yang kau sayangi. Kau akan ingat bagaimana kau dulu menyiksa ku di dalam penjara.β
Laki laki itu mengepalkan tangan nya ketika ia ingat bagaimana siksaan yang sengaja dilakukan Arya sewaktu mereka masih sama sama dalam penjara beberapa tahun yang lalu.
β Sebentar lagi kita akan bertemu...β Ujarnya dengan penuh semangat karena ia sendiri juga tak sabar ingin bertemu dengan teman lama nya semasa di dalam penjara. Laki laki tua itu tak sabar bertemu langsung dengan musuhnya yang selama ini ia pendam dari lama.Β