Ex Husband Is Broken

Ex Husband Is Broken
Pergerakan 39



“ Sudah hentikan! Putusan ku sudah jelas bahwa aku akan mundur dan memilih berdamai meskipun aku harus menyerahkan semuanya dengan terpaksa.”


Tak ada pilihan yang pantas untuk dia ambil kecuali kata damai dengan menyerahkan semua yang mereka minta. Arya dengan cepat dan tak rela memberikan tanda tangan nya di atas kertas putih itu dengan terpaksa. Erik hanya mengepalkan tangan nya ketika melihat bos nya memberikan nya begitu saja.


“ Sekarang kalian puas! Aku ingin kalian memberikan Nicolas ku saat ini.”


Arya juga melemparkan dokumen tersebut dengan segera. Semua orang yang di sana kini tersenyum penuh arti. Kemenangan ada di depan mata mereka. Tak ada yang perlu menggunakan kekerasan mereka sepakat menukar nyawa Nicolas dengan semua aset-aset nya yang terpaksa diambil ahli oleh Zac Kozan. Bahkan bisnis nya di bawah tanah kini juga miliknya. Laki laki tua itu kini tak memiliki sisa harta yang akan menyongkong mereka hidup.


“ Kau ingin bertemu dengan Nicolas? Tunggu sebentar.”


Zac memberikan kode kepada orang-orang nya untuk membawa Nicolas ke dalam. “ Dad...” Bryan tentu saja tak menyukai Daddy nya menyerahkan begitu saja.


“ Cukup diam...” Ucapnya dengan tegas.


Satu orang dengan memakai topi menutupi wajah nya telah masuk dengan menarik paksa Nicolas yang lemas tak berdaya. Wajah nya berantakan, baju nya kotor. Semua orang yang menatap nya kini penuh dengan emosi tapi tak ada yang bisa mereka lakukan kecuali mengepalkan tangan mereka dengan menahan rasa emosinya.


“ Kau ingin kembali pada mereka bukan? Kembali lah...” Titah nya dengan tegas.


“ Tidak! Aku tidak ingin kembali...” Nicolas menolak kembali kepada keluarga nya saat ini.


“ Nicolas aku kakakmu. Apa kau lupa siapa aku...” Alex mengulurkan tangan nya agar adik satu-satu nya, orang yang ia lindungi telah menolak kembali kepada nya.


“ Tidak! Aku tidak mau kembali. Aku ingin tetap ingin bersama mereka. Lebih baik aku di siksa dari pada kembali pada kalian...” Teriaknya dengan ia meneteskan air mata nya.


Keluarganya kini hanya mengerutkan keningnya tak tahu kenapa Nicolas malah menolak untuk kembali. “ Apa kau sudah kehilangan akal? Kakek melepaskan semuanya demi kau bisa kembali pada kita...” Alex memberitahu apa yang telah dikorbankan untuk mendapatkan dirinya kembali.


“ Aku tak meminta kalian untuk melepaskan aku.”


“ Kembali lah! Kami sudah bosan bermain dengan mu.”


“ Tunggu! Kenapa suaramu tak asing bagiku...” Arya yang masih bertahan dengan rasa sakit pada pundak nya seakan mengingat suara yang jelas masih ia ingat.


Orang yang memakai topi itu tersenyum tipis di bibirnya dengan segera ia membuka topi nya dan memperlihatkan siapa dirinya saat ini.


Deg!!


Semua mata terkejut dengan mata mereka yang melotot sempurna tak percaya dengan apa yang mereka lihat. Seseorang yang berdiri dengan senyum miring nya kini menatap mereka dengan penuh mengejek.


“ Ba- bagaimana bisa kau?” Dia tak percaya dengan apa yang ia lihat.


Orang itu tertawa seakan mengejek mereka adalah hal yang menyenangkan bagi dirinya. “ Kau tak mengingat kita semua? Ingatanmu sangat payah Tuan Arya...” Ejek nya lagi.


Arya berulang kali melihat ke arah orang itu dan beberapa orang yang ada di belakang. “ Kalian yang menawarkan bantuan untuk mencari Nicholas dan ternyata ini semua ulahmu...” Nada nya tinggi dia tak terima ternyata ini semua sudah direncanakan.


“ Kau baru sadar?”


“ Albert kau akan menyesal telah mengkhianati kita...” Timpal Erik yang juga tak terima.


“ Aku tak mengkhianati siapapun tapi ini semua sudah menjadi rencana ku. kalian pikir hanya kalian yang berani mengancamku. ancaman omong kosong dan tak berguna...” Tatapan dingin dan datar.


“ Jadi.. kau merencanakan ini semua. Kau menipu ku dengan berpura-pura membantu ku padahal kau sendiri yang ada di balik ini semua...” Arya yang saat ini berbicara untuk menyakinkan dirinya.


Albert menghela nafasnya. “ Kau benar kakek tua. Aku yang memang sengaja berada di sini untuk menjebak kalian. Aku lah dalang di balik ini semua. Kau pikir pengacara mana yang mau membela cucumu yang sudah terlihat salah. Kau pikir aku bersedia membela nya hanya karena aku takut dengan ancamanmu? Kau salah. Ancaman mu tak ada guna nya bagi ku.”


“ Jangan mendekat kak. Mundur...” Perintahnya yang membuat Alex menghentikan langkah nya.


“ Mereka sudah mempermainkan kita semua Ni.”


“ Hentikan dan diam di sana.”


Semua orang hanya tersenyum tipis di bibirnya sedangkan lawan nya merasa heran karena orang yang dibela malah tak ingin kembali. Dia malah ingin tetap di siksa.


“ Siapa kalian sebenarnya?” Tanya nya dengan gugup.


“ Kita sudah selesai bukan. Kita sudah mendapatkan apa yang aku mau dan kau mendapatkan apa yang kau mau. Aku sudah bisa mengambil nya dan kau ambil kembali cucu mu itu.”


“ Tidak! Aku ingin tetap bersama kalian...” Nicolas berbalik badan menatap laki laki gondrong dengan tatapan memohon.


“ Kami sudah tak membutuhkan kau ada di sini dan kami lelah harus menjaga mu.”


“ Ayo pergi dari sini biarkan Nicolas kembali kepada mereka.”


“ Paman...” Nathan berbicara pelan.


Zac mendengarkan apa yang telah di bisikan oleh Nathan sebelum ia pergi. Mata nya menatap satu persatu lawan nya dengan tatapan datar dan dingin nya saat ini. “ Kau yakin?” Tanyanya dengan nada yang begitu pelan.


“ Aku yakin Paman.”


“ Nathan jangan konyol kau bisa kena amukan Ibumu...” Tampaknya sang Ayah, Abhi mendengarkan apa yang telah putra nya katakan.


“ Tapi Bryan sendiri yang meminta nya.”


“ Bryan.”


“ Apa yang dikatakan Nathan benar Dad. Aku ingin dia juga ikut bersama kita.”


Zac menghela nafasnya dengan kasar dia hampir frustasi mendengarkan permintaan konyol kedua laki laki yang saat ini ada di belakang nya. “ Aku meminta Angel untuk kembali bersama kami.”


Angel yang tadi menunduk kini langsung menatap ke arah mereka dengan terkejut. “ Apa? Kau mengatakan apa?” Alex seakan tak terima jika wanita yang ia cintai tak ada di sana bersama nya.


“ Aku ingin Angel ikut kami kembali. Sepertinya kalian tak bisa menghargai wanita dan tak bisa berucap terima kasih pada gadis itu.”


“ Jangan pernah bermimpi untuk mendapatkan Angel karena Angel adalah tawanan ku. dia tidak akan pernah bisa keluar dari sini karena dia milih ku.”


“ Cih!! Laki laki yang hanya bisa memanfaatkan kepolosan wanita....” Hina nya dengan nada sinis.


“ Kau bicara apa?”


“ Kau memanfaatkan kepolosan wanita seperti Angel.”


" Dia mungkin polos tapi dia bodoh mudah aku tipu."


Hati Angel saki dia yang mendengar langsung tak menyangka Alex menganggap dia bodoh. Mungkin benar saat ini dia terlalu bodoh mudah untuk di tipu.