Ex Husband Is Broken

Ex Husband Is Broken
Pergerakan 3



Ceklek !! 


“ Bangun!! Bangun!” Seseorang yang kasar kini telah membangun seseorang yang saat ini tertunduk lemas di kursi ikatannya. 


“ Bangun! Bangun!...” Salah satu teman nya juga membangunkan orang itu tapi sayangnya orang itu juga tak bergerak dia masih saja tertunduk lemas.


“ Apa dia mati?”


“ Atau dia pingsan karena obat yang kita berikan terlalu banyak?”


Kedua orang itu saling menatap tak mengerti kenapa laki laki itu masih saja tertunduk lemas, biasanya laki laki itu akan bangun ketika dibangunkan tapi ini sudah berulang kali dia tak bangun bangun.


“ Sebaiknya kamu telpon bos dan katakan yang terjadi, aku akan mencoba untuk membangunkan nya...” Teman nya kini mengangguk dan langsung pergi untuk mengabari bos nya apa yang terjadi.


Setelah kepergian rekan nya, salah satu dari mereka yang masih disana kini mencoba menggerakkan tubuh laki laki itu tapi sayangnya laki laki hanya bergerak dengan lemas tak berdaya.


“ Bangun! Jangan pikir aku tak tahu kau hanya sandiwara pingsan...” Pancingnya. Dia yang berpikir bahwa orang yang ada didepannya saat ini hanya pura pura belaka.


Byuar!! 


Satu air kini telah disiramkan ke tubuh laki laki itu tapi laki laki itu masih bertahan tak bergerak bahkan hanya hembusan nafas yang terdengar disana. 


“ Apa dia benar benar pingsan?” Laki laki itu jongkok menatap lekat lekat orang itu yang masih menunduk.


Bug!! 


Orang itu dengan cepat menghantam kepala laki laki itu dengan kepalanya yang membuat orang itu tersungkur di lantai dengan segera. “ Sial...” Umpatnya dengan menahan rasa sakit pada kepalanya.


Sedangkan orang yang tadinya terikat kini langsung melepaskan tangan nya dari ikatan yang begitu kencang. “ Jadi kau tadi pura pura untuk mengecoh ku?” Orang itu terbangun dengan segera, dia sedikit terkejut melihat tahanannya telah berdiri tegak.


“ Maju hadapi aku...” Tampaknya orang itu masih mengatur kepalanya yang terasa sakit karena hantaman tadi mengenai kepalanya bagian depan. “ Oh.. kau menemukan dimana kaca itu? Kau ingin melawan ku dengan kaca kecil itu rupanya. Baiklah aku akan ladeni.”


Bug! Hanya dengan satu pukulan telak di wajahnya membuat orang itu terhuyung ke belakang. “ Nicolas.. Nicolas. Kau masih lemah tapi sudah ingin melawan ku.”


Ya laki laki itu adalah Nicolas, dia yang dari kemarin berusaha mengambil pecahan gelas yang tak jauh dari kursinya pada akhirnya dia berhasil mengambil dan dengan pelan dan berusaha telah memotong tali yang telah diikat di kedua tangan nya. dengan sabar dan bersungguh sungguh akhirnya dia berhasil melepaskan diri dan bertekad dia harus kabur dari sana.


Bug! Lagi lagi Nicolas tak bisa membalas karena rasa lemas yang sangat menyerangnya, dia yang belum pulih kini harus kembali  terhuyung ke belakang meskipun dia masih lemas dia masih tak terjatuh.


“ Hanya itu kekuatanmu?” 


Nicolas dengan berusaha menyerang orang itu dengan kekuatan semampunya dan dengan senjata pecahan kaca yang ada di tangan nya. Nicolas yang maju kedepan kini dengan cepat juga menghajar orang itu dan tanpa sengaja menjatuhkan pecahan itu. Orang itu yang dihajar mengenai wajah serta ulu hatinya kini juga merangkak ke belakang sedikit menahan rasa sakit.


Orang itu kini kembali menyerang Nicolas yang membuat Nicolas juga mundur beberapa langkah merasakan sakit pada perutnya. Orang itu kini melemparkan kursi ke arah Nicolas yang membuat Nicolas langsung terjatuh ke lantai dengan darah segar merembes dari kepalanya. Nicolas merasakan rasa pusing serta rasa sakit tapi dia masih berusaha untuk bangun meskipun berulang kali terjatuh lagi.


Kedua orang itu sebenarnya juga merasakan rasa sakit tapi sayangnya Nicholas yang keadaanya masih begitu lemas kini berulang kali terjatuh meskipun dia berusaha untuk bangun.


“ Kau memang berani...” Orang itu mendekati Nicolas mencekiknya hingga membuat Nicolas menahan tangan orang itu, berusaha menarik tangan itu agar terlepas dari lehernya.


“ Kau sudah kami beri kesempatan untuk tetap hidup dalam penyiksaan ini tapi sepertinya kau harus kami bunu* karena ulahmu yang tak bisa kami maafkan...” Orang itu masih terus mencekik Nicolas meskipun Nicolas hampir kehabisan nafasnya saat ini.


“ Le..pas..kan.. aku...” Ucapnya yang terbata bata karena tangan laki laki itu masih terus mencekik leher dirinya.


Jlep!!


Argh....


Orang itu berteriak kencang ketika Nicholas dengan sengaja menusukkan pecahan yang terjatuh tadi tepat di mata laki laki itu. Darah merah dan segar kini keluar begitu deras dari mata laki laki mudah tersebut. Tangan yang masih setia mencekik leher Nicolas meskipun dia berteriak kesakitan dan pecahan itu mencap di mata nya.


Nicolas yang hampir kehabisan nafas nya kini dengan cepat memberikan bogeman mentah yang tepat mengenai mata satunya yang bisa melihat. Dengan cepat cekikan yang ada di leher Nicolas kini terlepas dengan dia yang jatuh ke lantai dengan menyentuh wajahnya yang penuh dengan darah saat ini.


Uhuk!! Uhuk!!


Nicolas yang terbatuk kini dengan cepat berdiri berjalan dengan rasa lemas serta rasa pusing yang begitu menyasar kepalanya. “ Aku harus bisa kabur dari sini...” Gumam nya dengan berjalan sempoyongan saat ini.


“ Lepaskan aku!! Lepaskan!” Orang itu yang melihat sekilas pergerakan Nicolas yang berusaha kabur dia masih menahan kedua kakinya.


Bug!! Dengan satu tarikan yang kuat pada kaki Nicolas membuat dia terjatuh dengan tengkurap. Dia meringis kembali merasakan rasa sakit pada dada karena bantingan yang begitu cukup keras ia rasakan.


“ Kau masih ingin kabur? Kau pikir aku akan membiarkanmu kabur?”


“ Kaca itu masih menempel di matamu tapi kau masih punya kekuatan, kau sungguh hebat...” Nicolas sempat kagum pada kekuatan orang yang menahan dirinya. Karena terlihat jelas pecahan kaca itu masih menancap di matanya tapi orang itu masih kuat menarik dirinya seakan dia tak merasakan rasa sakit pada matanya.


“ Tapi kau harus mati ditanganku, jika tidak kau akan terus menghalangi ku.”


Bug!!


Nicolas dengan sengaja menendang mata yang masih berlumuran darah itu hingga membuat suara yang mengerikan dari teriakan dari orang itu.


Argh.......


Teriakan itu begitu kencang yang membuat satu rekan nya yang masih bicara dengan bos nya terkejut mendengar suara tersebut. Sedangkan Nicolas kini berusaha payah untuk bangun dari terjatuhnya tadi, dengan langkah sempoyongan dia berjalan keluar dengan mata yang berkunang kunang dia berusaha untuk keluar dari kabin yang mengerikan tersebut.


Rekan nya itu kini dengan lari memasuki ruangan yang dimana ruangan itu terbuka. Rekan nya kini terkejut melihat pemandangan yang mengerikan, melihat rekan nya yang berguling ke sana kemari dengan kaca yang menancap di mata satunya.


Bersambung besok lagi ya,


Selamat hari senin dan selamat beraktifitas buat kalian yang sedang aktifitas di luar rumah, selamat berleyeh leyeh untuk para emak emak cantik 😍,


jangan lupa tinggalkan jejak kalian dengan,


Like 👍


komen ....


Beri ulasan 😍 yang banyak ya 😌


Jadikan favorit juga boleh kok ya 😍


Share juga bisa kok 😌


Makasih banyak sayang dan Selamat hari Senin untuk kalian semua 🥰😍