Ex Husband Is Broken

Ex Husband Is Broken
Tak Akan Bisa Lolos 2



“ Nathan kau keterlaluan, karena ulah orang kita harus repot seperti ini, rencana yang sudah kita susun hancur berantakan dan kau malah ingin membela orang mu. Apa kau sudah gila?”


“ Ayah aku tau aku salah tapi aku hanya berpikir apa yang aku katakan tadi. Aku tak keberatan jika Ibu menghajarnya karena dia memang bersalah tapi untuk membunuhnya ku mohon jangan lakukan karena dia...” Nathan berhenti.


“ Karena dia apa?” Suhu itu berdiri dengan menatap putranya yang menunduk ketakutan. “ Karena dia apa hah?” Monica yang tak tahan kini mencengkram baju putranya dengan erat, menatapnya dengan tatapan tajam seakan ingin memakan putranya saat ini.


“ Sayang lepaskan putra kita, karena dia wanita. Tentu saja Nathan akan berkata seperti itu...” Abhi yang juga panik melihat sang istri sepertinya akan menghajar putranya kini sedikit memisahkan nya.


“ Karena apa Nathan? Jawab pertanyaan Ibu. Karena Apa?” Emosinya tak terbendung ketika putranya hanya diam seribu bahasa.


“ Nathan jawab karena dia wanita kan-“


“ Diam atau ku hajar kalian berdua di sini.”


“ Suhu jangan seperti ini-“


“ Lalu harus seperti apa?, apa kau pikir aku bodoh tak tau apa yang akan dikatakan putra ku hah?”


“ Ibu maafkan aku...” Tiga kata yang membuat Monica kembali menatapnya dengan geram.


“ Aku tidak akan membiarkan generasi ku memiliki hubungan dengan orang yang sudah berani maju melawan ku atau kelompok ku. sampai kapan pun aku tidak akan membiarkan hal itu...” Tolaknya dengan tegas.


Monica menghempaskan tubuh putranya di kursi belakang putranya dengan tangan yang mengepal rahang yang mengeras Monica pergi dengan menahan rasa amarahnya. 


“ Nathan kau gila.”


“ Anak anak kita memang sudah gila Abhi, sepertinya kita akan mendapatkan masalah di depan sana karena ulah anak anak kita.”


Andre kini juga melirik kearah putra nya yang tadi juga membawa masalah. “ Rasa nya aku ingin pergi jauh dan tenggelam ke dasar lautan daripada di terkam singa seperti tadi.”


Abhi dan Andre kini sama sama pergi meninggalkan sisa orang yang saat ini hanya diam tak berani membuka suaranya. Hari ini banyak masalah yang akan timbul karena ulah para pemuda yang memakai hati mereka, tapi ketika hati berbicara tak ada yang satu orangpun bisa menolaknya.


Semua orang yang ada disana kini saling terdiam, Antoni kini melihat wajah frustasi dari seorang Dokter seperti Nathan. Berulang kali tampak jelas kegusaran dari wajah tampan nya tapi tak ada yang bisa dia lakukan selain hanya bisa pasrah dengan keadaan saat ini.


“ Sebaiknya kau pikirkan caramu untuk menemukan wanita itu dan Alex. Jika kau menemukan Dokter itu mungkin akan mudah untuk bicara membujuknya untuk menyerah daripada tertangkap oleh kita malah lebih mengerikan lagi, apalagi kau dengar ancaman dari Ibu mu tadi...” Antoni yang tadi diam  kini membuka suaranya memberikan saran.


“ Kau benar, tapi dimana aku menemukan nya. rumahnya kosong dan aku terlambat datang...” Nathan mengusap wajahnya dengan kasar.


“ Apa yang kau katakan?”


“ Laki laki bodoh...” Tantangnya dengan berani. “ Wanita yang sudah rela mengorbankan keselamatannya demi seorang berarti dia menyimpan rasa apalagi yang ditolong adalah lawan jenis seperti itu. Percuma jika kau mengejarnya atau kau membela nya.”


“ Jangan banyak bicara tutup mulutmu itu.”


“ Hei Tuan, apa yang aku katakan memang benar. Sekarang coba kalian pikir, Dokter Angel cantik dia memiliki karir yang bagus, jabatan yang sudah ada. Lalu sekarang dia rela melepaskan itu semua hanya demi narapidana, dia rela kabur bersama nya hanya demi Alexander...” Kedua laki laki itu sama sama terdiam mencernah apa yang dikatakan oleh Aneth.


“ Sekarang coba anda pikir, untuk apa dia rela membantu Alex? Untuk uang? Bukan kan? Untuk jabatannya juga bukan kan? Lalu untuk apa, jika bukan karena hati yang berbicara?, cinta kadang tak memakai pikiran dan logika tapi hati mereka yang berbicara. Cinta bisa membutakan orang, mereka bisa melakukan hal apapun untuk orang yang dicintainya, termasuk melepaskan jabatannya atau mati sekalipun.”


“ Apa yang dikatakan oleh dia benar, tak ada hanya untuk balas budi, pasti ada rasa di antara mereka berdua...” Antoni kini menyadari apa yang dikatakan oleh wanita itu ada benarnya.


“ Dokter Nathan kau laki laki tampan, kau kaya, kau mapan, siapa yang tak ingin bersamamu, bahkan semua wanita rela sengaja menggodamu untuk mendapatkan mu. Bukan hanya karena cinta tapi mereka juga ingin menunjang masa depannya jika bersamamu. Tapi jika kau malah terpaku dengan satu wanita yang tak mencintaimu atau tak melihat kearah mu sama sekali akan sama saja kau membuang waktumu. Kau bisa mencari wanita yang lebih baik dari Angel itu. Dia wanita yang bodoh karena melepaskan semuanya hanya karena sebuah kata cinta.”


Nathan terdiam dia masih memikirkan apa yang dikatakan oleh Aneth memang benar, semuanya akan sia sia saja jika tak ada cinta diantara mereka. “ Apalagi keluargamu tak akan setuju dengan pilihanmu.”


“ Lalu apa yang harus aku lakukan sekarang?” Dia menutup wajahnya dengan kedua telapak tangan nya. saat ini dia benar benar frustasi dan di ambang kehancuran.


“ Lupakan dan anggap dia musuh mu saat ini. Aku yakin akan lebih mudah melupakan orang yang aku cintai dan menganggap dia adalah orang yang harus kau tangkap.”


“ Dia akan membenciku.”


“ Jika menurut pandangan ku dia berani berbuat senekat ini karena dia berpikir bahwa kamu tak akan menghukumnya, karena dia tau kau menyukai nya jadi dia sedikit memanfaatkan mu. Karena pada dasarnya laki laki lemah jika di depan wanita yang dicintai.”


“ Entahlah hari ini aku benar benar hancur.”


“ Bangkit dari rasa hancurmu, jangan karena cinta kau lemah tak berdaya seperti ini, dia akan tertawa melihat kehancuranmu. Anggap dia musuh terbesarmu karena sudah berani menghancurkan mu serta menghancurkan misi keluargamu. Aku yakin kamu pasti bisa melakukan itu.”


Antoni diam dengan memandang Aneth dengan pandangan yang berbeda, senyum tipis terbit di ujung bibirnya. Dia tak menyangka wanita yang dia tolong waktu ingin menghabisi nyawa nya kini malah memberikan semangat ke orang lain. Orang yang juga frustasi karena cinta.


“ Jangan sampai kau menyesal karena sudah membela nya seperti tadi tapi kau tak di hiraukan sama sekali olehnya. Aku yakin mereka ada rasa yang terpendam dan dia tak memiliki rasa padamu.”


Kata kata Aneth terus terdengar di telinga nya, apa yang dikatakan memang benar semua. Angel tak mungkin rela melepaskan semuanya jika tak memiliki rasa sedikitpun kepada Alex saat ini.


“ Kalian berdua akan membayarnya! Kalian akan membayarnya..." Gumam nya dengan geram dan emosi yang tak tertahan lagi.