Ex Husband Is Broken

Ex Husband Is Broken
Pergerakan 36



Bruak!!


Pintu yang ditendang secara paksa kini membuat semua orang yang ada di dalam sana terkejut bukan main. Arya yang dari tadi menghajar Alex kini langsung berhenti dengan menatap orang orang yang masuk dengan segera. Zac yang berada paling depan kini mengepalkan tangan nya ketika melihat putranya menjadi tawanan mereka. Terlihat banyak luka di wajahnya serta keringat yang terus bercucuran di seluruh wajah serta tubuhnya.


“ Siapa kalian?” Arya yang berhenti kini langsung menatap semua orang yang masuk dengan mata yang seakan siap melepaskan kulit mereka semua.


“ Kau tak berhak tahu siapa kami. tapi kau mencari musuh dengan orang yang salah...” Ucapnya dengan dingin dan ketus.


“ Angel...” Nathan yang ada di sana juga melihat wanita yang ia bela mati-matian di depan keluarganya.


“ Nathan...” Angel hanya mampu menunduk dia menyembunyikan wajahnya yang penuh dengan luka serta darah di ujung bibirnya.


“ Ah jadi kau keluarga dari bajinga* n ini rupanya...” Arya cepat tersadar siapa orang orang yang ada di depan nya saat ini.


“ Dasar laki laki tua tak berguna...” Ucapnya dengan penuh penekanan.


“ Lepaskan mereka.”


“ Aku akan melepaskan mereka asal kau juga melepaskan cucu ku Nicolas...” Arya yang ingin bertukar kini mengatakan apa yang ia pikirkan dari tadi.


Hahahaha


Suara tawa yang dari arah belakang membuat Arya mengerutkan keningnya karena orang yang tertawa melainkan bukan orang yang dari depan matanya. “ Kau ingin menukar cucu mu?” Tanyanya dengan nada sombongnya.


“ Siapa kau? Wajahmu tak asing bagiku...” Arya mengingat siapa laki laki yang ada di depan nya saat ini. Tingkahnya yang sombong seakan melupakan siapa orang yang ada di depan nya saat ini.


“ Astaga kau melupakanku? Kau sungguh tak mengenal teman lama mu ini?” 


Arya hanya diam dia mencoba mengingat tapi sayangnya dia tak bisa mengingat siapa orang yang berdiri saat ini. “ Jadi kau tak mengingat ku?”


“ Jangan omong kosong! Aku tak memiliki teman dari sini. Jika pun aku memiliki seorang teman aku pasti akan mengingat nya...” Katanya dengan tak percaya bahwa orang yang ada di depan nya saat ini adalah teman lama nya.


“ Sayang sekali kau tak mengingat teman lama mu ini. Padahal aku ingin memberikanmu kejutan yang tepat untuk mu.”


“ Kau ingin cucumu bebas bukan! Maka lepaskan mereka.”


“ Aku akan melepaskan jika aku melihat cucu ku di sini.”


“ Aku tak butuh caramu untuk melepaskan putra ku...” Zac berkata penuh dengan penekanan.


“ Serang....” Zac dan beberapa orang nya telah berteriak untuk menyerang lawan nya saat ini.


Kini telah terjadi pertarungan antara dua kubu yang saling ingin menjatuhkan dengan cepat. Kelompok Zac yang membawa banyak pasukan kini secara cepat memukul mundur orang orang Arya yang hanya tinggal beberapa orang yang tersisa. Zac yang langsung berhadapan dengan Erik kini saling memukul dan saling menyerang untuk menjatuhkan salah satu dari mereka.


“ Sepertinya saya pernah melihat anda...” Erik yang berbicara pelan dengan dia yang ingin memukul laki laki gondrong tersebut.


“ Bryan kamu tak apa?” Seseorang yang mengunakan topi menutupi wajahnya kini melepaskan ikatan tangan nya.


Bryan yang terikat segera ditangkap oleh orang nya. bryan yang hampir terjatuh dan pingsan kini sedikit sadar melihat keadan yang sudah kacau karena pertarungan tersebut. “ Paman Sarah! Dia pingsan karena mendapatkan kejutan listrik....” Katanya dengan sedikit memejamkan matanya.


“ Sarah ada di tangan Suhu!” 


Sedangkan Suhu cantik itu yang dari tadi ingin menggapai Sarah nyatanya harus di hadang oleh laki laki yang belum tahu siapa musuhnya saat ini. Dua orang yang tadi menghalangi Suhu kini dengan beberapa menit sudah terkapar di lantai dengan tangan yang sama sama patah.


“ Anda bisa membawa Sarah karena dia belum sadar.”


“ Jangan sok perhatian dengan Sarah ku! kau urus saja urusanmu yang berkhianat. Sayangnya kau tak ikut melawan, jika kau ikut melawan aku akan senang menghajarmu tanpa ampun...” Ucapnya dengan dingin.


Angel yang tadi membantu Suhu melepaskan ikatan Sarah kini hanya bisa menahan segala emosinya. Dia tahu bahwa semua orang akan membencinya karena dialah ini semua terjadi.


“ Maafkan aku!” Gumam nya dengan meneteskan air matanya.


“ Maaf! Sayangnya kau tak butuh permintaan maafmu yang tak penting....” Ketusnya Suhu yang malah membuat hati Angel begitu hancur. “ Nikmati saja diri yang berada di kelompok bajinga*n.”


Monica yang tanpa ingin berbaik hati kini segera membopong Sarah meninggalkan Angel yang menunduk menahan rasa sakit hatinya dengan air mata yang terus menetes. Dia merasa terhina dan sangat hina. Semua yang terjadi sudah tak bisa dikembalikan seperti semula lagi. 


Bugh!! Bugh!!


Monica yang masih di hadang kini malah dengan mudah menghajar lawan nya meskipun tangan satunya merangkul Sarah yang pingsan. Lawan nya dengan cepat terjatuh terpental cukup keras di lantai. Mereka bukanlah orang orang yang pantas melawan Suhu Monica yang kekuatanya setara dengan kekuatan lelaki.


Baku pukul di sana tak terhindar lagi antara dua kubu yang sama sama panas saat ini. Arya hanya bisa melihatnya dari kejauhan dengan suka rela dia harus merelakan beberapa orangnya sudah terjatuh dan terkapar di lantai dengan cepat. Orang orang Zac yang terlalu banyak kini cepat memukul mundur para lawan nya.


“ Gerakan mereka sangat lincah! Apa mereka semacam militer atau pengawal khusus!” Batin Arya yang dari tadi hanya melihat gerak gerik mereka yang begitu pandai mengalahkan orang orang nya.


Bug!!


Zac yang dapat menjatuhkan Erik kini menatap ke arah Arya dia memiliki kesempatan terbuka untuk menggapai laki laki tua yang diincar dari tadi. Zac dengan cepat mengeluarkan pistolnya menarik pelatih melesatkan tembakan yang ia arahkan ke arah Arya yang tepat mengenai bahu kirinya.


Argh!!!


Bug!!


Suara teriakan serta di barengi suara jatuh nya seseorang membuat orang orang nya menoleh kebelakang dengan terkejut melihat bos nya yang terjatuh di lantai dengan darah segar di bahu kirinya saat ini. Semua orang tak ada yang menyadari bahwa pistol tadi sudah melesat cepat karena pistol dari Zac sendiri telah dilengkapi dengan peredam suara.


“ Mundur...” Erik berteriak menarik orang orang nya untuk mundur dengan cepat.


Orang orang nya kini telah mundur, saat ini yang bisa ia lakukan hanya mundur karena bos nya yang sudah terluka di bahu kirinya. Kelompok Dio Della Morte kini telah berhasil memukul mundur orang orang tersebut dengan melukai bos nya.