
" Barang apa yang mereka tawarkan?" Tanyanya dengan datar. Laki laki putih itu hanya bersikap santai. Pada dasarnya setiap diskotik selalu mendapatkan obat-obatan terlarang hanya saja tergantung mereka membeli nya dari mana.
" Semacam obat penenang bos! Tapi mereka juga bilang bahwa obat ini bisa membawa mereka dalam bentuk flx…" Orangnya berkata dengan menunjukan obat kecil yang berwarna putih tersebut.
Sang pemilik diskotik itu hanya mengerutkan keningnya karena dia pertama kalinya melihat obat kecil itu.
" Apa ini obat baru?" Dia mengambil satu untuk ia lihat dengan sungguh-sungguh.
" Di kota ini baru kali ini mereka mengedarkannya bos tapi di kota lain mereka sudah mengedarkannya!"
Bos tampan itu kini mencoba meneliti dengan seksama, tapi obat kecil itu begitu asing dimata nya. " Ini semacam obat yang biasa kita tawarkan kepada pengunjung hanya saja ini baru di sini."
" Tidak bos! Mereka memproduksi sendiri obat ini dan harga nya pun terjangkau. Semua kalangan bisa membelinya termasuk remaja yang juga bisa membelinya."
" Remaja? Maksudmu anak-anak bisa membelinya?" Tanyanya dengan sedikit terkejut. Karena obat terlarang semacam itu biasanya di jual belikan dengan harga mahal agar tak semua orang bisa membelinya apalagi kategori 'Remaja'.
" Mereka mengatakan seperti itu bos. Para remaja di negara mereka juga banyak yang mengkonsumsi. Bahkan kenaikan mereka bisa 60-70% hanya para remaja yang membelinya."
Bosnya tercengang mendengar angka yang begitu fantastis tersebut. Angka yang cukup tinggi untuk kalangan remaja yang membelinya dan memakai obat yang sekarang ada di tangan nya.
" 60-70% gila.. itu angka yang cukup tinggi untuk kalangan remaja yang membeli obat ini. Jadi kemungkinan besar mereka memproduksi khusus untuk remaja agar mereka bisa meraup keuntungan cepat."
" Bisa jadi bos! Tapi tadi aku sudah katakan bahwa di diskotik kita tak boleh para remaja yang masuk tapi mereka masih bersikeras agar anda melihatnya dan mereka yakin bahwa kita akan mengambil barang ini dan menawarkan ke beberapa anak mudah yang sering datang kemari."
Bos nya mengangguk pelan tapi matanya masih melihat butiran kecil yang berwarna putih itu. " Di Negara A dan Negara B sedang marak dalam obat itu bos. Para FBI gabungan telah banyak menyita obat kecil itu, banyak yang mengatakan efeknya sangat bahaya. Banyak anak mudah yang kecanduan hingga dia kejang-kejang dan mulutnya berbusa hingga mereka ada yang mati. Bahkan ada yang hidupnya seperti zombie yang haus akan obat itu…" Timpal salah satu dari orangnya yang dari tadi berusaha mencari tahu obat yang sedang mereka lihat saat ini.
" Kau tau dari mana?"
" Rekan kita yang ada di Negara A yang menjadi FBI. Aku bertanya tentang efek obat itu. Dan benar yang mereka katakan tadi. Angka itu adalah yang sangat fantastis dalam beberapa bulan ini. Mereka juga menyita ribuan butir obat itu. Mereka sudah mengamankan beberapa orang yang menjualnya tapi mereka belum bisa menangkap siapa produksi nya…" Orang itu juga menjelaskan kepada bosnya tentang obat yang saat ini berada di depan mereka semua.
" Kau katakan saja bahwa kita ditawari obat itu?"
" Saya sudah katakan bos tapi menangkap mereka saat ini juga percuma karena mereka tak akan mengaku siapa atasan mereka. Para FBI gabungan juga sudah menangkap banyak orang suruhan mereka tapi mereka tak ada yang mau mengaku siapa atasan mereka."
" Sepertinya orang-orang itu setia kepada atasannya…" Laki laki tampan itu mengangguk. " Lalu apalagi yang mereka katakan agar kita tertarik dengan obat ini?"
" Mereka memberikan harga diskon untuk kita bos! Mereka juga katakan bahwa harga ini akan sangat terjangkau, mereka jamin dalam satu bulan modal yang kita keluarkan untuk membeli obat ini akan segera kembali dengan berlipat-lipat."
" Aku penasaran dengan obat ini tapi sepertinya efeknya sangat bahaya jika dikonsumsi…" Laki laki tampan itu mengangguk dengan memikirkan apa yang harus ia ambil.
" Tak hanya itu bos…" Timpal orangnya lagi. " Mereka juga menawarkan ke beberapa sekolah!"
" APA?" Ucapnya dengan terkejut. " Sekolah? Aku tak salah mendengarnya?"
" Anda tidak salah mendengarnya bos. Mungkin di Negara A para remaja yang membelinya sudah ada orang yang menghampiri mereka dan menawarkan dengan harga murah. Tapi di Negara B mereka sengaja meletakkan bandar di sekolah untuk menawarkan kepada remaja yang masih sekolah."
" Gila ini benar gila. Mereka tak memakai otak ketika menawarkan kepada anak-anak sekolah! Ini benar benar kejahatan serius. Apa mereka tak memikirkan masa depan anak-anak itu jika mereka kecanduan obat ini…" Bosnya kini menganggap ini kejahatan serius.
" Beberapa orang sudah tertangkap bos tapi pihak FBI tak bisa berbuat banyak karena mereka masih di bawah umur."
" Di Negara A dan Negara B saat ini sedang dijaga ketat oleh para militer, saat ini kedua negara itu sedang berperang melawan obat itu bos. Mereka berjaga jaga di setiap sekolah memeriksa semua orang yang masuk dengan teliti. Karena di Negara B angka kematian khusus anak-anak 40% karena obat itu, sedangkan remaja 30%. Di tempat rehabilitas juga tak penuh karena menampung anak-anak agar bisa sembuh dari kecanduan obat itu."
" Mereka benar-benar ingin merusak anak-anak sepertinya. Tapi aku tak pernah mendengar berita ini."
" Pemerintah Negara A dan Negara B sepertinya sepakat untuk menyembunyikan berita yang menghebohkan dunia ini bos. Mereka menyembunyikan ini agar para pembuatnya tak kabur dan mereka beranggapan masalah ini tak serius. Tapi sayangnya berita itu cepat tersebar ketika sa para bandar itu tertangkap. Para polisi tak bisa menanganinya hingga masalah ini diambil ahli oleh para FBI."
Pemilik diskotik itu kini membuang nafasnya dengan kasar. " Aku tak menyangka obat sekecil ini bisa membuat efek gila seperti itu. Aku rasa aku tak tertarik dengan obat ini, aku tak ingin merusak anak-anak dan remaja yang membelinya."
" Tapi tunggu jangan katakan dulu kepada mereka aku ingin bertemu dengan mereka, aku ingin tawar menawar dengan mereka tapi aku juga perlu diskusi dengan orang-orang kita yang lain nya…" Sambungnya lagi.
" Kapan aku bisa bertemu mereka?"
" Nanti malam anda bisa bertemu dengan mereka jika anda ingin bertemu bos."
" Baiklah nanti malam tapi aku ingin bertemu dengan orang-orang kita yang lain. Aku harus mendengar pendapat mereka dulu tentang obat ini…" Laki laki itu berdiri dan segera meninggalkan ruangan pertemuan itu.
Dengan langkah cepat dia harus pergi dia ingin bertanya kepada orang-orang nya tentang obat yang efek sampingnya bikin orang geleng-geleng kepala. Dia tak menyangka obat sekecil itu mampu memiliki efek samping mengerikan seperti itu.
***
Penjelasan sedikit ya
Dext*ro akan menimbulkan kerusakan permanen pada susunan saraf pusat manusia. Kerusakan tersebut berakibat pada pelemahan koordinasi mental dan motorik yang disertai dengan kecanduan.
Kalau di indonesia sering disebut pil dextr*o atau pil anjing. Pil di sini banyak nama nya tapi yang cukup terkenal di kalangan remaja karena harganya juga murah adalah Dextromethorphan.
Apa efek samping pil dext*ro?
Efek samping yang mungkin terjadi selama pemakaian dextromethorphan antara lain: Sistem Gastrointestinal: mual muntah, nyeri perut, diare. Sistem saraf pusat: pusing, mengantuk, kejang, hiperaktivitas psikomotor, somnolen, sindrom serotonin, eksitasi, gugup, sensasi mabuk atau tinggi, insomnia, bingung.
Banyak yang bertanya-tanya tentang obat ini apa juga termasuk narko*ba karena pengedarnya juga bisa di tangkap oleh pihak polisi.
Apakah Dext*ro narkoba?
Sama seperti halnya pil dobel L, pil de*xtro tidak termasuk kategori narkotika dan obat-obatan terlarang. Tapi keduanya termasuk dalam kategori obat daftar G (berbahaya) atau obat keras. Apabila digunakan dalam jumlah besar atau tanpa petunjuk dokter akan berdampak negatif dan bisa mematikan.
Sebenarnya obat itu sendiri adalah obat khusus merupakan salahsatu obat batuk biasa yang dijual bebas di apotik, tetapi siapa sangka ternyata obat ini menjadi sangat meresahkan pihak-pihak orang tua utamanya dibidang pendidikan. Masalahnya sekarang obat batuk ini telah banyak disalahgunakan oleh para remaja, mulai dari anak usia remaja hingga dewasa yang pada saat ini telah merambah dunia pendidikan mulai dari SLTP sampai Perguruan Tinggi. Hal dilakukan untuk mendapatkan efek teler dan dan dianggap membuat orang menjadi tenang, bisa menghilangkan stress.
Di lingkungan Pendidikan obat Dektrometorfan sudah menjadi hal telah dikenal oleh kalangan pelajar, bukan karena ia sebagai obat batuk tetapi dikenal sebagai obat yang bisa membuat orang menjadi fly atau menyebabkan euforia dan rasa tenang ketika digunakan dalam jumlah dosis yang cukup besar.
Pertama kali diperkenalkan di pasar pada tahun 1950-an di Amerika, Dekstrometorfan (DMP) merupakan obat penekan batuk (anti tusif) yang sangat populer dan selama ini dapat diperoleh secara bebas, dan banyak dijumpai pada sediaan obat batuk maupun flu. Indikasi obat ini adalah untuk batuk kering atau batuk tidak berdahak.
***
Tinggalkan jejak kalian ya dan jangan lupa mampir di Cinta Bernoda Darah juga Up hari ini 😁 makasih banyak ya mak 🥰