King Mafia And His Angel

King Mafia And His Angel
Tenang tapi mematikan



Hari sebelum nya.


Seorang dokter laki-laki tampak memeriksa kondisi kesehatan Zehra, cukup lama edgard menunggu hasil nya, meski bagaimana pun dia tidak ingin sesuatu yang buruk terjadi pada perempuan itu.


"Janin nya bagus dan sangat sehat, Mommy nya sangat sehat, boleh bergerak tapi tidak berlebihan, kau tahu edgard? di Dunia mafia memang tidak boleh ada yang lemah, tapi jangan lupa dia seorang perempuan"


Ucap laki-laki itu cepat.


Zehra tampak tersenyum senang sambil menyentuh lembut perut nya.


Edgard tampak diam, melirik ke arah zehra sejenak.


"Permainan itu cukup beresiko, aku khawatir..."


Belum juga dokter itu menyelesaikan kata-katanya, zehra langsung memotong ucapannya.


"Bukan masalah, aku bisa melakukan nya"


Ucap Zehra sambil tersenyum ke arah laki-laki itu.


"Anda bisa memanggil saya, dokter John Miss"


Laki-laki itu bicara cepat.


"Aku ingat anda dok, saat masih anak-anak Daddy selalu mengandalkan anda dalam banyak hal"


Laki-laki itu menundukkan kepalanya.


"Itu sudah tugas seorang dokter"


"Bisa kita bicara hanya berdua? ada hal yang ingin aku tanyakan kepada Anda"


Zehra bertanya cepat ke arah laki-laki itu, sejenak Zehra melirik ke arah edgard.


"Apakah bisa, edgard?"


Yang di tanya tampak mengangguk, mulai berbalik lantas meninggalkan kedua orang itu.


Zehra diam sejenak, lalu menarik pelan nafasnya.


"Aku tahu betul siapa anda"


Zehra mulai membuka pembicaraan.


"Edgard bukan kah telah di cuci otak nya?"


Tanya Zehra tiba-tiba.


"Ya?"


Dokter John tampak terkejut mendengar ucapan Zehra.


"Bagaimana anda...?"


Dia jelas tercekat.


"Siapa yang melakukan nya?"


Zehra bertanya sambil menaikkan sebelah alisnya.


"Itu... nona.."


"Aku ingin sebuah perubahan di klan Cullen"


Ucap Zehra kemudian.


"Saat aku memilih masuk,aku jelas telah mempertimbangkan semua nya dengan begitu matang"


Dokter John tampak menundukkan kepala nya.


"Satu-satunya cara mengubah seluruh sistem cullen, kejam boleh tapi ad tempat dimana kita harus berlaku kejam. Antara kawan dan lawan atau bahkan keluarga jelas harus menerapkan perbedaan Sempurna"


Ucap Zehra cepat.


"Tapi kenapa anda memilih membicarakan soal semua nya pada saya nona?"


Doktor John bertanya dengan sejuta pertanyaan dikepalanya.


"Aku tahu betul siapa anda,ada 2 jenis type manusia diduni ini yang aku kenal, bekerja menggunakan hati atau bekerja demi money!"


Zehra menatap dalam bola mata doktor John.


"Dan aku tahu anda bekerja menggunakan hati, selama seseorang masih menggunakan hati, dia jelas bisa menempatkan mana sisi baik dan buruk yang harus dia lakukan"


"Seperti masa tadi, Anda jelas lebih memperhatikan kesehatan aku dan bayi ku ketimbang misi"


"Karena itu aku meminta untuk bicara dengan Anda hanya berdua"


Dokter John tampak diam sejenak.


"Lalu apa yang bisa aku lakukan, nona?"


"Cari alternatif untuk menukar memori Edgard, dia harus kembali pad ingatan lama nya"


"Itu artinya aku harus berhadapan dengan doktor Hans"


Ucap doktor John cepat.


"Itu akan cukup membuat pertikaian baru"


"Tapi akan ada banyak orang mendapatkan keuntungan dari kembali nya ingatan edgard, contohnya kakak perempuan ku, zaffa"


"Ya?"


Lagi-lagi dokter John terkejut mendengar ucapan Zehra.


"Bagaimana anda bisa tahu soal nona zaffa?"


Dokter John jelas tercekat.


Zehra meletakkan jari nya dikepalanya.


"Itulah fungsinya Tuhan memberikan kita...."


Zehra tidak melanjutkan kata-katanya, tiba- seseorang muncul dari arah balik kamar ya.


Seketika doktor John tercekat, bola mata nya jelas membulat dengan sempurna.


"Leo?"


Sang tangan kanan kepercayaan Arash telah berdiri tepat di belakang Zehra.


"Jadi... pelarian anda atas campur tangan Leo?"


Doktor John jelas kehilangan kata-kata nya.


Leo menundukkan pelan kepalanya.


"Siapa lagi yang berdiri di belakang kita, nona?"


"Kak Debora dan Aida"


"Ya?"


Lagi-lagi doktor John kembali tercekat.


Dia fikir Zehra terlihat begitu lemah tak berdaya, rupanya perempuan itu bahkan bergerak persis seperti angin dan air, begitu tenang tapi bisa mematikan.