
Edgard jelas membeku saat menyadari siapa perempuan yang berdiri di ujung sana.
Zaffa, yah kata informan nya nama perempuan itu adalah Zaffa, yang menurut sang pemberi informasi jika dia dan perempuan itu memiliki kisah di masa lalu, bahkan mereka memiliki seorang anak dari hubungan mereka di Masa lalu.
Edgard jelas tidak memiliki ingatan Sama sekali soal masa kemarin, tapi rasa penasaran dan ingin tahu nya jelas makin lama makin menghantam.
Sejenak laki-laki itu membeku saat melihat perempuan di ujung sana terlihat tertawa renyah, bicara entah dengan siapa namun obrolan nya jelas terdengar begitu akrab dari ujung sana hingga ke telinga nya.
Sejenak Edgard mencoba bersandar di balik tiang, menikmati suara perempuan itu dibalik telinga nya, sambil Edgard menghisap perlahan rokoknya sedikit demi sedikit tanpa henti.
"Aku matikan dulu, hari sudah cukup larut, ini waktunya aku mendapatkan istirahat"
Terdengar suara dari ujung sana yang mulai terdengar lelah, kemudian hanya tersisa keheningan saja, sepersekian detik kemudian terdengar pintu kaca di geser, Edgard yakin perempuan itu telah masuk ke dalam kamarnya.
Laki-laki itu kembali menghisap sisa terakhir rokoknya, kemudian secara perlahan Edgard membuang sisa rokok itu lantas dia secara perlahan ikut masuk ke dalam kamarnya dan memilih untuk segera beristirahat.
Yah belum malam ini untuk dirinya menampakkan diri, dia juga masih butuh waktu untuk mencerna keadaan ini, besok mungkin waktu yang tepat untuk nya menemui perempuan itu sambil melontarkan beberapa pertanyaan yang cukup mengganjal hati.
******
Colosseum
Italia
Pagi-pagi sekali Edgard melihat Zaffa sudah melesat pergi dari hotel menuju ke Colloseum, tidak tahu kenapa tapi seolah-olah tujuan pertama perempuan itu adalah disana.
Edgard terus berusaha mengikuti langkah perempuan itu dari jarak yang cukup jauh, bola mata Edgard terus menatap perempuan itu tanpa henti, bahkan terkadang mereka berjalan dari arah yang berbeda namun terlihat begitu dekat sebab melangkah menuju ke tempat yang sama.
Satu kali nanti Edgard mengikuti langkah Zaffa, di lain kesempatan nya dia mengintip Zaffa dari celah-celah bangunan tua yang dia lihat, tidak tahu kenapa seolah-olah saat ini mengikuti perempuan itu menjadi candu untuk dirinya.
Entah sudah berapa lama waktu berlalu hingga akhirnya pada satu moment dimana Zaffa tanpa sengaja memutar tubuhnya dengan spontan, mengarahkan kamera nya ke satu arah, seketika tubuh perempuan itu membeku saat lensa nya jelas menangkap satu sosok wajah yang begitu familiar untuk dirinya.
Seketika tubuh perempuan itu bergetar, dia fikir apa mungkin dia sedang berhalusinasi? atau dia kembali mendapatkan trauma stress nya di masa lalu. Zaffa mencoba menekan kamera nya, takut jika-jika dia salah melihat, sepersekian detik kemudian secara perlahan dia menurunkan kamera itu dari tangannya.
"Edgard?"
Perempuan itu tampak tercekat, sebab ada yang dilihat nya sama sekali tidak beranjak atau bahkan menghilang dari pandangan nya.
******
Catatan \=
Colloseum
Ini adalah salah satu Wisata di Italia yang terkenal sampai ke seluruh dunia, Colosseum Ini merupakan landmark Kota Roma yang berupa reruntuhan amphiteater. Bangunan di jantung Roma ini, disebut-sebut sebagai sebuah karya terbaik arsitektur Romawi yang jadi lambang kekaisaran Roma.
Memang tempat ini hanya berbentuk reruntuhan saja, akan tetapi tidak membuat wisatawan lokal atau mancanegara mengurungkan niat untuk berkunjung ke tempat wisata Roma, Italia tersebut.
Colosseum atau kolosseum merupakan lokasi bersejarah yang sangat terkenal dan terletak di Roma, Italia. Peninggalan bersejarah yang merupakan bangunan dari arena gladiator ini dibangun oleh Kaisar Vespasian dan merupakan bangunan untuk pertunjukan besar yang memiliki bentuk elips. Di balik kemegahan dari bangunan yang merupakan salah satu dari tujuh keajaiban dunia ini.
Bukan rahasia umum lagi bila memang Colosseum merupakan bangunan yang memiliki bentuk sangat estetik dan menjadi simbol dari kejayaan Romawi di masa lalu. Meskipun memang kini Colosseum sudah memiliki beberapa bagian yang rusak akibat gempa bumi maupun oknum manusia tak bertanggung jawab, tapi perpaduan bangunan yang terasa elegan dan megah tetap terlihat dari colosseum.
Colosseum memiliki lebih dari 80 pintu masuk dan dapat menampung kurang lebih 50.000 penonton.Dan Tentu saja jumlah itu sangat fantastis untuk sebuah arena pertunjukan pada masa lalu.