
Sejenak Anta diam, dia menatap dalam bola mata Enardo.
"Saat ada hal yang mengganjal tanyakan lah, agar tidak ada kesalahpahaman lagi yang terjadi di antara kita hmm"
"Perihal dulu terjadi karena kita mematikan komunikasi"
"Dalam suatu hubungan, selisih paham atau pertengkaran dengan pasangan menjadi hal yang umum terjadi. Entah itu karena perbedaan pendapat, cemburu, kurang komunikasi atau bahkan salah persepsi"
"Tapi kesalahan nya Sebagian orang memilih melakukan silent treatment agar pertengkaran tidak terus berlanjut. Akan tetapi, metode ini juga bisa membuat hubungan menjadi renggang dan berpisah"
"Sama seperti kita di masa lalu, yang lebih memilih silent treatment dari pada membicarakan soal kenyataan"
"Silent treatment adalah suatu sikap di mana kita saling mendiamkan atau mengabaikan pasangan dengan menolak berbicara. Ini biasanya terjadi ketika kita merasa marah, frustrasi, atau terlalu kewalahan dalam menghadapi suatu masalah.
"Sebab bagi kita Terkadang diam menjadi pilihan yang terbaik agar kita tidak mengatakan hal-hal yang akan disesali nantinya. Padahal salah satu kunci hubungan yang baik adalah keterbukaan, di mana kita bisa saling mengutarakan apa yang dipikirkan atau dirasakan.
"Dan Kita lupa bahwa silent treatment berbeda dengan menunda pembicaraan. Ketika menunda pembicaraan, kita hanya memerlukan waktu sementara untuk saling menenangkan diri dan akan membahas permasalahan yang ada jika sudah tenang. Sementara silent treatment, menolak membahas masalah yang ada baik sekarang maupun nanti"
Enardo bicara sambil mengelus lembut wajah Anta, laki-laki itu Fikir ini waktu yang tepat untuk membahas soal ini, dia tahu Anta type orang yang lebih suka diam ketimbang bicara, karena itu dia takut kejadian dimasa lalu kembali merusak hubungan mereka.
"Karena tidak ada pembicaraan apa pun, maka tidak ada pula peluang bagi kita dan pasangan untuk saling memahami atau berkompromi dalam menyelesaikan permasalahan tersebut. Masalah yang dibiarkan terus berlarut ini dapat “menggerogoti” hubungan, dan lama-kelamaan menyebabkan perpisahan."
"Kami tahu sayang? Silent treatment juga dapat menjadi salah satu bentuk kekerasan emosional. Sebagian orang menggunakannya sebagai alat untuk mengontrol seseorang atau menciptakan jarak emosional. Hal ini juga digunakan untuk menghindari tanggungjawab atau mengakui kesalahan yang telah dilakukan"
"Akan aku berikan penjabaran soal Orang yang menggunakan silent treatment sebagai suatu kontrol dalam hubungan akan melakukan hal berikut ini"
- Bersikap dingin selama berhari-hari atau berminggu-minggu
- Menolak berbicara, melakukan kontak mata, menjawab panggilan, atau membalas pesan dari pasangan
- Melakukan silent treatment ketika suatu hal tidak sesuai dengan keinginan dia
- Menghukum pasangan dengan silent treatment ketika ia membuat kita kesal
- Menekan pasangan untuk meminta maaf atau menyerah agar Anda mau berbicara lagi padanya
- Terus mengabaikan pasangan hingga ia merendahkan diri dan memohon pada Anda
- Menggunakan kemarahan dan permusuhan untuk membuat pasangan diam
- Menjadikan silent treatment sebagai cara utama untuk menangani konflik
"Orang yang melakukan silent treatment ini akan merasa kuat dan mempunyai kendali penuh. Sementara, orang yang menerimanya merasa bingung dan takut hubungan berakhir. Selanjutnya, komunikasi pun akan terfokus untuk membuat kita kembali biasa saja, bukan untuk menyelesaikan masalah"
"Jika ini terjadi secara berulang kali, maka bisa menciptakan hubungan yang toxic dan abusive."
"Kamu tahu sayang? Penelitian menunjukkan bahwa sering diabaikan dapat membuat pasangan merasa tidak berharga, tidak dicintai, terluka, bingung, tidak penting, dan mengurangi rasa memiliki. Bahkan hal tersebut juga dapat berkontribusi terhadap depresi dan kecemasan."
"Sementara, penelitian lain menyatakan bahwa pasangan yang terlibat dalam pola ini merasa lebih tidak puas dengan hubungannya, memiliki keintiman yang kurang, dan komunikasi yang lebih buruk. Hubungan yang melibatkan pola perilaku ini juga lebih banyak dipenuhi kecemasan dan cenderung menyakiti"
Ucap Enardo secara perlahan, memberikan penjelasan dan pengertian dengan cara yang begitu lembut agar dapat Anta pahami.
"Aku ingin ketika ada beban yang mengganjal, keanehan dalam hubungan kita, kecurigaan yang tidak mendasar, salah mendengar kan berita,kita membicarakan nya dengan obrolan yang jelas menggunakan kepala dingin pada waktu yang tepat hingg membuat hubungan kita terus menjadi harmonis hingga hari tua hmm?"
Ucap Enardo sambil menggenggam erat telapak tangan Anta.
"Mari melewati waktu bersama baik suka maupun duka,menua bersama dan tidak saling melepaskan tangan antara satu Dengan yang lainnya?"
Enardo menatap dalam bola mata Anta, bicra dengan kesungguhan dan berharap mereka akan terus bersama hingga maut memisahkan.
Air mata Anta seketika tumpah, dia mengangguk kan pelan kepalanya.
"Mari melewati semua nya bersama dan menghabiskan waktu hingga maut memisahkan kita"
Ucap Anta dengan suara yang sedikit parau.