
Seolah sadar hujan terasa tidak lagi menerjang nya, anta tampak secara perlahan mendongakkan kepalanya.
"Kau membuat ku khawatir"
Ucap Enardo pelan.
Bola mata Anta tampak berkaca-kaca saat menyadari siapa yang ada di belakangnya, menatap laki-laki itu yang tampak memayungi tubuhnya agar tidak kembali kehujanan.
Anta kembali menatap kedepan, memilih untuk diam tidak mengeluarkan sedikit pun suara.
Enardo perlahan duduk di samping Anta, melirik ke arah Anta Sejenak lantas ikut menatap datar ke arah depan.
Cukup lama mereka duduk di antara deras nya hujan malam ini sambil di iringi kebisuan, sama-sama diam tanpa ada yang berniat mengeluarkan suara nya, hingga pada akhirnya hujan mulai berganti gerimis kecil membasahi bumi.
Suara rintik nya terdengar mengalun syahdu diantara arus sungai Seine, bahkan juga mengeluarkan suara indah di atas payung yang ada di atas kepala mereka.
Tiba-tiba enardo menoleh ke arah Anta, tangan kirinya terulur pelan lantas laki-laki itu berkata.
"Mari pulang bersama ku"
Ucap enardo pelan.
Anta menatap perlahan telapak tangan Enardo, Sejenak dia menelan Saliva nya, lantas membuang perlahan pandangan nya.
Alih-alih menjawab, tiba-tiba Anta berkata.
"Hubungan pernikahan ini tidak akan berhasil"
Ucap Anta tiba-tiba.
Sejenak Enardo menoleh ke arah Anta.
"Berhenti membual dan membuat hubungan ini seolah-olah akan berhasil, hubungan atas dasar kasihan dan terpaksa, maka risikonya membuat kita membohongi perasaan kita sendiri. Terlalu lama memendam apa yang kita inginkan dapat menyiksa batin serta membuat ketidaknyamanan hati"
Ucap Anta tiba-tiba.
"Sulit untuk Kita menerima cinta dari menjalin hubungan rasa atas dasar kasihan. Karena pada akhirnya kita hanya mengorbankan diri kita sendiri untuk membuat orang lain senang"
"Dan pada akhirnya kita pasti akan sulit merasa bahagia karena menjalin hubungan terpaksa. Semua yang didasari hubungan kasihan dan terpaksa adalah keterpura-puraan. Hal ini jelas akan menimbulkan rasa kasihan dan aku serta kamu akan kesulitan untuk bahagia"
"Kamu bisa minta kak zaffa membatalkan pernikahan ini bukan? jangan diteruskan sebab realita nya kita tidak saling menginginkan"
Setelah berkata begitu Anta mencoba untuk berdiri, dia mencoba melangkah kan kaki nya untuk meninggalkan Enardo seorang diri.
Tidak.
Ucap enardo dalam hati, dengan gerakan cepat laki-laki itu ikut berdiri lantas dengan cepat pula dia menarik tangan Anta, seketika bak cerita di film-film Enardo tiba-tiba memeluk erat tubuh Anta, Anta jelas terkejut tampi di detik berikut nya Anta tampak diam dan mematung, membiarkan enardo memeluk erat tubuh nya.
Enardo bicara cepat lantas laki-laki itu melepaskan pelukan.
Anta diam sejenak, lantas secara perlahan Mencoba untuk beranjak namun tidak tahu kenapa tiba-tiba pandangan nya menjadi menggelap.
Brakkkkk
"Anta"
Teriakan enardo masih terdengar samar-samar di balik telinga nya.
*********
Didalam ruangan mendominasi berwarna putih Anta tampak tertidur pulas di atas kasur berwarna putih itu, tidak ada pergerakan sama sekali sejak tadi, tubuh gadis itu tumbang seketika selain karena efek lelah, beberapa kejadian berat terus menerpa nya.
Disisi kiri dan kanan tampak beberapa orang berdiri dan duduk disana, Mommy Anta menatap tajam bola mata Enardo, uncle muda Anta tampak bersiap dengan semua nya, seorang laki-laki lagi tampak duduk di antara mereka.
"Lakukan sekarang"
Mommy Anta bicara cepat.
Kedua telapak tangan Enardo dan Uncle muda Anta saling menyatu.
"Ankahtuka wazawwajtuka makhtubataka Anta Khair El Cullen binti El Cullen alal mahri 10,000,000 Euro equals (168,456,946,200.00)
hallan
Artinya: "Aku nikahkan engkau, dan aku kawinkan engkau dengan pinanganmu, puteriku Anta Khair El Cullen binti El Cullen dengan mahar 10,000,000 Euro equals (168,456,946,200.00)
dibayar tunai"
Qabiltu nikahaha wa tazwijaha alal mahril madzkur wa radhiitu bihi, wallahu waliyu taufiq
Artinya: "Saya terima nikah dan kawinnya dengan mahar yang telah disebutkan, dan aku rela dengan hal itu. Dan semoga Allah selalu memberikan Anugerah"
Seketika semua orang saling menoleh.
"Sah"
"Alhamdulillah sah"
"Sah"
Seketika Enardo menoleh ke arah Anta, gadis itu bahkan masih terlelap didalam tidurnya, Enardo Fikir apa yang akan terjadi pada gadis itu ketika dia bangun tiba-tiba mendapatkan sebuah kenyataan pahit jika status gadis nya telah berubah menjadi istri dari seorang laki-laki yang begitu dia benci.