
"Sudah memikirkan rencananya?"
Arash Bertanya cepat ke arah Zehra, laki-laki itu dengan cepat menyelimuti Zehra, memeluk sang istri sambil menggesek-gesekkan dagunya ke ujung kepala Zehra.
"Aku sudah mengumpulkan beberapa klan untuk bergerak jika-jika dalam kondisi terdesak"
Jawab Zehra pelan.
Arash tampak menarik pelan nafasnya
"Saat semua bergerak keluar, berjanjilah pada ku biarkan kami yang bergerak menyelesaikan semuanya dan kamu tetap lah berada di tempat paling aman yang telah aku siapkan"
Zehra tampak diam sejenak, dia memejamkan bola matanya beberapa waktu.
"Aku punya satu rencana lain untuk Edgard"
Ucap nya kemudian.
Arash tampak mengerutkan keningnya.
"Maksud kamu baby?"
Zehra mendongak kan kepalanya.
"Apa kamu tahu hubungan Edgard dan kakak perempuan ku dimasa lalu?"
Tanya Zehra cepat kearah Arash.
Laki-laki itu diam sejenak.
"Tahu"
Jawab Arash pelan.
"Aku butuh bantuan untuk membuat semua berjalan sesuai rencana"
Ucap Zehra lagi.
Arash masih mengerutkan keningnya.
"Aku fikir ada banyak rencana istri ku yang tidak aku ketahui selama ini? misalnya saat dia mengumpulkan seluruh klan mafia diam-diam dibelakang ku"
Ucap Arash sambil menautkan kening mereka.
Zehra tampak mengulas senyuman.
Arash menyentuh lembut perut Zehra.
"Jangan bergerak tanpa sepengetahuan dari ku lagi hmmm, kalian adalah orang-orang paling penting dalam hidup ku,jika sesuatu yang buruk terjadi, katakan padaku bagaimana aku bisa hidup tanpa kalian?"
Arash mulai mengeluh, menatap khawatir ke Zehra.
"Semua pasti baik-baik saja, bukan kah kita hanya pengatur? tapi Allah yang menentukan semuanya? selama tujuan nya baik, bukan kah pada akhirnya niat baik akan berbuah baik?"
berbuat baiklah. Karena perbuatan baik, akan dibalas dengan kebaikan. Allah سبحانه و تعالى berfirman,
هَلْ جَزَاءُ الْإِحْسَانِ إِلَّا الْإِحْسَانُ
“Tidak ada balasan kebaikan kecuali kebaikan (pula).” (QS. Ar Rahman : 60)
"Aku ingin semua sistem mengerikan didalam Cullen hancur tidak tersisa, tidak ada lagi mafia kejam tidak berhati tanpa toleransi"
"Tidak ada pembunuhan terhadap perempuan dan anak-anak, tidak ada lagi rezim tidak berhati yang tidak bisa membedakan kawan dan lawan, tidak ada penyiksaan pada istri dan anak sendiri"
"Aku benci sistem Daddy ku yang selalu merendahkan martabat perempuan, seolah-olah dia boleh mengatur perempuan sesuka hatinya, hingga berimbas pada seluruh orang di klan Cullen, tidak ada lagi penghormatan untuk perempuan dalam waktu yang lama"
"Maafkan aku ini terdengar menyakitkan memang, Tapi realita nya mereka lupa jika perempuan adalah seorang ibu, yang melahirkan anak-anak nya juga, perempuan juga seorang istri yang melayani suami tanpa balas jasa, mereka lupa tanpa perempuan apakah arti nya seorang laki-laki? tanpa perempuan mereka bisa apa?"
"Perempuan telah di paket lengkap oleh Allah untuk seorang laki-laki, melayani kebutuhan biologis sang suami, melayani laki-laki untuk mengurus segala sesuatu pasangan dari ujung kaki hingga ujung kepala mereka tanpa pamrih"
"Bahkan kadang perempuan rela mengalah demi banyak hal, saat di atas meja makan hanya tersisa 1 piring makanan, banyak para istri lebih mementingkan perut sang suami ketimbang perut mereka sendiri, saat suami berpeluh mencari nafkah, mereka harus pandai mengatur keuangan rumah, saat remaja mereka berfoya-foya dengan uang orang tua, tapi setelah menikah mereka rela tidak menghabiskan uang pasangan nya"
"Saat masa sebelum menikah mereka bahagia, realita nya ada banyak perempuan menahan tekanan batin Demi kebahagiaan suaminya"
"Lalu kenapa di sistem Cullen mereka lebih menyiksa nya lagi? seolah-olah perempuan hanyalah barang yang boleh mereka atur sesuka hati? Bahkan tidak peduli jika para perempuan itu hati nya begitu gampang pecah"
"Aku ingin meruntuhkan stigma soal itu, juga kejam nya cara bisnis mereka yang bebas membunuh siapapun dalam berbisnis, aku ingin setelah ini sistem itu hancur tak tersisa tanpa terkecuali"
Zehra terus meluapkan semua isi hatinya, bicara dengan perasaan bercampur aduk menjadi satu soal kejam nya aturan didalam Cullen.
Arash tampak diam sambil menghela berat nafasnya.
"Tapi aku tidak ingin kita meruntuhkan mereka juga dengan cara melenyapkan semua orang dalam konsep peperangan, itu artinya kita tidak kurang dari pada mereka bukan? aku ingin kita meruntuhkan mereka dengan pola yang berbeda"
"Aku menyiapkan banyak kawan hanya untuk dalam kondisi terdesak, ketika ada yang memang tidak bisa di ajak berkompromi menggunakan hati dan pikiran dingin, maka baru kita bergerak menggunakan kekuatan"
Arash paham maksud Arah tujuan Zehra, dia tahu Zehra bisa mengatasi beberapa orang menggunakan hati, tapi tetap saja di dalam Cullen tidak semua orang bisa di ajak berkompromi.