King Mafia And His Angel

King Mafia And His Angel
Bab 24 A & A



Disisi lain


Kediaman Leonard


Seorang laki-laki terlihat duduk disebuah kursi bak singasana kerajaan, membiarkan tubuhnya bersandar pada kursi kebesarannya, dia terlihat memutar cincin yang ada di jari manisnya untuk beberapa waktu Sembari bola matanya terus menatap tajam kearah depan.


"Aku tidak suka mendengarkan laporan tidak berguna


Ucap laki-laki tersebut sembari bola matanya menatap salah satu bawahan nya.


Suara laki-laki tersebut terdengar menggema memecah keheningan malam, membuat bergidik siapapun yang mendengarnya.


Leonard De Montfort sang letnan jenderal yang bergerak dibawah kepemimpinan Adalrich, tapi laki-laki tersebut sedang membuat sebuah perencanaan untuk menyingkir kan Adalrich dengan kekuatan nya.


tujuan utamanya adalah agar dia bisa menggantikan posisi jenderal Adalrich dan mencoba naik menjadi konselir untuk maju selangkah lebih dekat dengan presiden.


Ada satu rencana besar yang sedang dia lakukan sejak 5 tahun yang lalu, dia berusaha memegang kendali semua orang dibawah kekuasaannya, dan satu-satunya orang yang dia andalkan saat itu untuk menyingkir kan Adalrich adalah Adeline.


Gadis cantik yang memiliki kekuatan besar untuk bisa menundukkan siapapun dihadapan nya, yang merupakan tunangan nya dimasa itu.


Gadis polos yang begitu mencintainya dan mau melakukan apapun sesuai dengan keinginannya.


melumpuhkan Adalrich dan membuat laki-laki tersebut tunduk di bawah kaki Adeline jelas bukan hal yang sulit, di negara gadis itu, Adeline mampu menundukkan orang-orang berpengaruh atas kecantikan dan kelicikan nya.


Dia awalnya adalah mata-mata negara tetangga yang dikirim untuk menggali informasi ke negara mereka, bertemu Leonard yang merupakan cinta pertama Adeline.


semua rencana adalah yang berubah begitu tertangkap mereka bertemu dan menjalani kisah cinta kembali seperti di masa lalu, gadis tersebut meninggalkan semua pekerjaannya dan bergerak untuk membantu dirinya memperebutkan apapun yang diinginkan oleh Leonard.


menjadikan garis tersebut mata-matanya untuk masuk ke kandang kawan dan juga lawan untuk menundukkan Adalrich dan menghancurkan laki-laki tersebut bersama orang-orang nya.


mereka berdua memiliki ambisi masing-masing untuk pergi selangkah lebih maju mendekati presiden dan melengserkan jabatan presiden yang menjabat pada masa lima tahun yang lalu.


Leonard dengan ambisi besar nya atas kekuasaan, dan Adeline dengan ambisi nya untuk memasukkan kembali Keluarga nya kembali ke istana kerajaan dimana gadis itu bilang jika keluarga mereka dimasa lalu adalah salah satu keturunan para bangsawan yang dibuang ketika orang tua mereka masih anak-anak.


Leonard tidak peduli siapa keturunan Adeline dimasa itu, yang dia pedulikan mereka bisa mendapatkan apa yang mereka inginkan.


mereka membuat rencana untuk menaikkan orang-orang mereka untuk di calonkan pada pemilihan berikut nya dengan perencanaan yang begitu matang dan sangat terkendali.


Jika rencana mereka berhasil maka bisa di pastikan pemberontak serta revolusi orde baru secara besar-besaran akan terjadi.


namun tidak pernah Leonard duga jika Ilse Kock akan menjadi batu halangan paling terbesar untuk dirinya.


perempuan itu mengacaukan besar-besaran rencana pemberontakan mereka karena besar nya kecemburuan konflik atas kata cinta.


Dia hampir sampai pada titik puncak yang dia inginkan dan Adalrich mengetahui identitas sebenarnya Adeline.


Kecemasan melanda dirinya, bahkan dia pikir Adeline akan habis di tangan laki-laki tersebut, namun siapa sangka Adeline bisa bertahan dengan cara nya sendiri yang tidak terduga.


Meskipun tidak tahu bagaimana cara Adeline bisa menyakinkan Adalrich, tapi Leonard jelas senang dengan pencapaian tunangan nya.


Tidak peduli meskipun pada akhirnya Adalrich berhasil menikahi Adeline tanpa status yang pasti di muka publik, yang Leonard tahu mereka telah menyusun rencana untuk bergerak cepat pada satu malam pemberontak Secara besar-besaran, dia dan Adeline telah berencana dimana Adeline akan meninggalkan Adalrich dan melepaskan laki-laki tersebut dalam keadaan hidup atau mati.


Tapi malam itu alih-alih berhasil, ada hal berbeda yang terjadi pada Adeline, gadis yang dia cintai dimana telah menjadi perempuan secara utuh oleh Adalrich menatap nya dengan bola mata berbinar-binar sembari berkata.


Bayangkan bagaimana marah dirinya kala itu.


"Apa kau jatuh cinta pada Adalrich?"


Leonard jelas marah dengan lantang, emosi nya membuncah dan dia benar-benar marah dengan keadaan.


berkali-kali dia meyakinkan jika dia mencintai Adeline, mereka hanya selangkah lagi lebih maju untuk mendapatkan apa yang mereka harapkan, namun sayangnya perempuan tersebut perlahan mulai menjauh dari kehidupannya.


Dan pada akhirnya karena hal tersebut mau tidak mau Leonard harus bisa mengatur strategi baru untuk bisa naik hingga ke atas dan menyingkirkan Adalrich dan merebut kembali Adeline.


Salah satu hal yang harus dilakukan adalah menggenggam Ilse Kock untuk melancarkan rencana nya.


dia membuat persekutuan bersama perempuan ular tersebut, membuat sebuah kesepakatan besar dimana Ilse Kock harus bisa memisahkan Adalrich dari Adeline, dan dia akan merencanakan pernikahan Adalrich dan Ilse Kock dengan kekuasaan nya.


Namun Leonard jelas tidak pernah mengatakan soal pemberontak untuk revolusi orde baru menyingkir kan pemimpin lama untuk menuju ke pemimpinan baru kepada Ilse Kock.


Perempuan itu menyetujui kesepakatan memisahkan Adalrich dan Adeline dengan beberapa syarat, bahkan mereka juga menyelipkan keuntungan lain di dalam rencana untuk memisahkan kedua orang tersebut.


Hal itu tidak mudah ketika Adeline terlihat mulai mencintai Adalrich, Perempuan tersebut bahkan melindungi laki-laki itu tanpa pernah Leonard duga, hingga akhirnya mau tidak mau mereka menyusun strategi untuk membuat Adelin membenci Adalrich.


hingga akhirnya pada suatu malam tragedi besar terjadi, rencana yang mereka lakukan berjalan dengan lancar, dia dan Ilse Kock menjebak kedua orang tua Adeline hingga membuat Adalrick membunuh kedua orang tua perempuan tersebut.


Bahkan dibalik sandiwara malam itu, Leonard harus ikut nyaris meregang nyawa namun Adeline pikir Adalrich telah membunuh Leonard dengan cara yang kejam.


Dan semua rencana mereka berjalan dengan sangat luar biasa.


Adeline benar-benar membenci Adalrich.


Tapi rupanya rencana yang mereka jalani tidak semulus yang dia harapkan, dia terlambat bergerak untuk meyakinkan perempuan tersebut jika dia masih baik-baik saja, malam itu tragedi 5 tahun yang lalu terjadi tanpa bisa dia kendalikan.


Kematian Adeline tidak bisa dia hindari.


bahkan Adalrich mengetahui para musuh yang bergerak dibelakang mereka, dan dia nyaris ketahuan, presiden baru yang naik jelas tidak seperti yang direncanakan, mereka gagal dalam seluruh rencana besar.


Pada akhirnya mereka harus menahan semua nya hingga 1 periode 5 tahun mendatang.


Dan kini Leonard dan orang-orang nya bersiap kembali untuk menurunkan sang presiden dan kembali menyusun rencana lama dalam pemberontakan.


"Malam ini Adalrich akan menghadiri pesta pertunangan putra nyonya Fervita dan tuan Halogen"


jawab laki-laki yang ada di hadapan Leonard sembari dia menundukkan kepalanya.


Mendengar jawaban tersebut seketika membuat laki-laki tersebut menaikkan ujung bibirnya dengan cara yang licik.


"Aku suka melumpuhkan lawan melalui minuman"


Ucap Leonard kemudian.


"Berikan aku sedikit sianida, mari sedikit bermain malam ini bersama sang penghancur Jantung, kita akan lihat bagaimana jantung nya akan berhenti berdetak seperti dia selalu membuat jantung lawan nya berhenti berdetak"


Lanjut Leonard lagi Sembari berdiri dari posisi duduknya.