King Mafia And His Angel

King Mafia And His Angel
Bekerjasama Mengubah seluruh peraturan nya



Arash sejenak menatap wajah Zehra yang tertidur pulas di samping nya, beberapa kali laki-laki itu menarik kasar nafasnya.


1 ingatan nya soal perkataan Cullen dimasa kemarin.


Kamu tahu, sedikit saja bergerak membohongi aku, orang-orang akan mengejar mu ke ujung dunia, jangan coba-coba membantah semua perintah ku, seperti aku menghabisi nyawa laki-laki yang di cintai Zaffa, seperti itu juga aku bisa menghabisi nyawa mu dan juga Enardo.


"Arash ..Arash... selamat kan dirinya, selamat kan dirinya"


"Enardo..enardo.. aku mohon lakukan sesuatu"


Zaffa terus berteriak histeris saat semua anak buah daddy nya menyeret laki-laki itu, darah segar jelas mengalir di antara seluruh lapisan kulit laki-laki yang mulai diseret menjauh dari mereka.


Arash hanya bisa berdiri mematung, bersamaan dengan Enardo yang tampak kehilangan kata-kata nya.


"Dad .. no... Daddy .. aku mohon maafkan aku, aku akan mendengarkan semua apa yang Daddy katakan, tapi aku mohon jangan lakukan itu padanya, aku mencintai nya, aku mencintai nya"


Teriakan histeris zaffa Malam itu masih terus terngiang di Balik telinga nya, tapi dia dan Enardo sama sekali tidak mampu bergeming.


Satu ucapan akhir yang Arash dengar dari laki-laki itu sebelum sebuah tembakan menghantam keningnya.


"Jangan coba-coba jatuh cinta, sebab sejatinya orang-orang yang hidup di bawah naungan Cullen tidak akan pernah merasakan cinta, sekalinya jatuh cinta maka nyawa mu taruhan nya, bahkan meskipun Cullen telah binasa, orang-orang di belakang nya akan terus bergerak memusnahkan siapapun yang membantah ucapannya"


"Tapi setidaknya aku tidak menyesali pernah mencintai zaffa, karena sejatinya cinta bisa mengubah seseorang tanpa pernah kamu duga"


Arash kali ini mungkin sudah gila, membawa zehra lari dan mencoba membohongi semua orang sama saja dia tengah memilih untuk masuk ke dalam lubang kematian nya sendiri, tapi dia tidak bisa memberikan zehra pada keluarga Cullen kali ini, saat orang-orang tahu siapa yang memberikan sum-sum tulang belakang pada zaffa, itu artinya semua orang akan tahu siapa zehra yang sebenarnya, lalu keluarga Cullen agar mengontrol zehra persis seperti mereka mengontrol zaffa dan Anta.


Lagi-lagi kata-kata Debora terngiang di telinga nya.


"Dia pantas bahagia bersama laki-laki yang mencintai dirinya"


Sejenak bola mata Arash menangkap sosok Daddy nya dan saudara perempuan nya yang baru saja keluar dari mobil mereka menuju ke dalam mansion nya, secara perlahan Arash membelokkan mobilnya dan masuk ke pekarangan rumah.


Senyum Lana Lan tampak merekah, di iringi sang Daddy nya yang tampak berdiri menggunakan tongkat nya.


Arash secara perlahan turun dari mobilnya, kemudian dengan gerakan cepat menyambut hangat kedua orang yang begitu dia cintai itu.


"Dimana istri mu?"


"Dia cukup kelelahan setelah seharian berkeliling kota Paris"


Ucap Arash cepat.


"Kamu yakin dengan keputusan mu, Arash?"


Tanya Daddy nya tiba-tiba, cukup keberatan dengan keputusan yang Arash ambil saat ini. Meskipun mereka tidak begitu dekat karena kejadian masa lalu yang memisahkan mereka, tapi sebagai seorang Ayah dia perlu mengingat kan putra nya.


Arash tampak menganggukkan pelan kepala nya.


"Ini cukup akan membuat 2 kubu mafia saling memanas, aku sudah cukup tua untuk ikut turun tangan, kamu bisa memimpin seluruh pasukan mu sesuai kemauan mu, tapi jangan lupa, saat kamu membawa istri mu keluar dari Cullen Mafia dan membawa nya masuk ke black pearl mafia, itu artinya peperangan benar-benar akan segera di mulai, Son"


Ucap Daddy nya terus berusaha untuk mengingat kan.


"Cinta memang bisa mengalahkan logika seseorang dad"


Sahut Lana Lan cepat.


Alih-alih menjawab, Arash hanya diam, dia memutar tubuhnya lantas langsung membuka pintu mobil dari arah sisi Zahra, laki-laki itu secara perlahan meraih tubuh zehra lantas mengangkat nya.


Dia tahu membawa Zehra menuju ke Manhattan sama saja dia menyatakan pemberontakan, 2 kubu akan memanas dan semua orang akan terluka, tapi Arash fikir kali ini dia tidak bisa lagi menjadi orang yang patuh karena kata balas Budi.


Sudah cukup banyak balas Budi yang dia berikan pada Cullen di masa kemarin, Kali ini dengan rasa egois nya dia dengan berat hati mengabaikan zaffa tanpa mau melukai zehra.


Seperti zaffa yang mengabaikan perintah daddynya untuk menikahi Anta dan enardo.


Arash tidak bisa mundur lagi, karena Zaffa telah maju selangkah lebih dulu dari pada dirinya.


Kali ini mereka berdua benar-benar saling memberontak untuk mengubah peraturan Cullen di masa lalu.


"Aku menolak nya, setelah dia memberikan tukang sum-sum nya, uncle Zein pasti akan membawanya, Bawa dia pergi sejauh mungkin secepatnya"


"Bukankah sudah tidak ada alasan lagi untuk aku hidup di dunia ini? dia sudah meghilang bersama angin, lalu kenapa aku harus dengan egois meminta hidup dari kehidupan saudara yang di buang oleh Daddy ku di masa lalu kemudian menambah penderitaan baru untuk nya hingga terbelenggu Didalam keluarga Cullen"


Ucap Zaffa ke arah nya kemarin dengan bola mata berkaca-kaca.