King Mafia And His Angel

King Mafia And His Angel
Bab 18 A & A



Kembali ke masa lalu


Awal mula pertemuan Adalrich dan Adeline.


Suara bisikan demi bisikan mulai terdengar memenuhi ruangan yang seperti penjara tersebut, gimana sisi kiri dan kanannya dan seluruh ruangan dipenuhi oleh berbagai macam gadis dan perempuan.


Seluruh orang yang ada di ruangan ini bukan hanya mata-mata tapi gadis dan perempuan yang ditangkap dari luar sana yang sengaja diambil untuk dijadikan budak oleh semua manusia sampah para bawahan jendral Adalrich.


Kebodohan mereka yang pintar jika harus tertangkap basah di tempat ini dan menjadi budak dari para laki-laki bajingan yang dibangga-banggakan oleh presiden dijaman nya Tersebut.


Adeline pikir jika dia akan menjadi santapan para manusia bertopeng kan Malaikat namun berhati kan iblis, maka dia pasti akan memilih mengakhiri hidupnya Secepat nya.


Sejenak Adeline meraba kantong pakaian nya, bisa dia rasakan sebuah botol kecil masih bertahan di dalam sana.


Dia kemudian mengeluar kan sebuah botol kaca kecil yang berukuran cukup tebal dari dalam kantongnya tersebut, perempuan itu menatap botol kaca itu sejenak.


Itu adalah Ricin, Ricinus communis , atau orang menyebutnya biji jarak juga disebut tanaman minyak jarak ,adalah spesies tanaman berbunga abadi dalam keluarga spurge , Euphorbiaceae . Ini adalah satu-satunya spesies dalam genus monotypic, Ricinus ,dan subtribe , Ricininae . Evolusi jarak dan hubungannya dengan spesies lain saat ini sedang dipelajari menggunakan alat genetik modern.


Tanaman Ini mereproduksi dengan sistem penyerbukan campuran yang mendukung selfing oleh geitonogami tetapi pada saat yang sama dapat menjadi penyeberangan oleh anemophily (penyerbukan angin) atau entomophily (penyerbukan serangga).


Jarak adalah tumbuhan liar setahun dan biasa terdapat di hutan, tanah kosong, di daerah pantai, tetapi sering juga dikembangbiakkan dalam perkebunan. Tanaman ini tergolong tanaman perdu, memiliki daun tunggal menjari antara 7 - 9, berdiameter 10–40 cm.


Sebagai seorang yang awan dan suka menggunakan buah Jarak sebagai pengobatan dan tanaman dipekarangan , mereka harus mengetahui soal satu hal dan mungkin harus mulai berhati hati , terutama dengan buah jarak .


Mengalami sembelit ambil daun jarak masih segar, cuci bersih, kemudian kukus hingga matang.Daun  jarak pagar dikunyah sebagai lalapan saat makan.


Banyak  kegunaan daun jarak seperti untuk bayi turun panas,untuk seriawan, untuk menghilangkan kurap, untuk rematik, sakit gigi dan melancarkan proses kelahiran .


Namun tidak banyak ada yang tahu Pohon tersebut sangat beracun. Di Pohon Jarak, ada  zat Ricin sebuah protein beracun yang terkandung pada  biji Jarak Pagar .


Biji jarak yang berasal dari tanaman jarak kepyar (Ricinus communis), mengandung senyawa protein beracun ricin. Sedangkan biji jarak jenis lain yaitu biji jarak pagar (Jatropha curcas, L.) mengandung protein beracun yang disebut curcin. Ricin dan curcin merupakan zat beracun yang dikenal sebagai toksalbumin. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ekstrak biji jarak mampu menggumpalkan sel darah merah dan kematian cepat .


Daya meracun (toksisitas) ricin murni sangat tinggi.  Beberapa butir sebesar kristal garam dapur saja sudah cukup untuk membunuh manusia.


Di sejumlah daerah terutama di negara bagian timur Indonesia banyak kasus anak keracunan biji jarak saat mengkonsumsinya dengan membakar kulit atau cangkangnya.


Buah jarak sangat mematikan, daunnya juga beracun meski tidak sebanyak buahnya. Disisi lain ada anjuran untuk menggunakannya sebagai obat meski cuma daunnya.


Percayalah ricin 6.000 x lebih mematikan ketimbang sianida, 12.000 x lebih mematikan ketimbang racun ular derik. Gejalanya tidak langsung muncul, dan hingga kini belum ada obat penawarnya.


efek jika seseorang menghirup risin adalah berhenti bekerjanya sistem pernapasan dan sirkulasi, dan 36 hingga 48 jam kemudian yang bersangkutan akan meninggal.


Jika tertelan atau tersuntikkan ke dalam tubuh, risin akan menyebabkan mual dan muntah. Risin membuat pendarahan di organ internal terutama pada lambung dan usus. Efek lanjutannya ialah kegagalan hati, limpa, dan ginjal. Jika risin tidak dikeluarkan dari tubuh, korban akan meninggal akibat kerusakan sistem peredaran darah.


Risin murni adalah hasil ekstraksi biji Jarak. Biji Jarak sendiri mengandung beberapa persen risin. Biji Jarak yang masih terbungkus kulit tidak berbahaya jika tertelan, namun jika kulitnya robek, racun risin akan masuk ke sistem pencernaan tubuh. Kasusnya cukup jarang, tapi tetap mengancam nyawa.


Sejenak Adeline menghela pelan nafas nya, dia memasukkan kembali botol kaca tersebut kedalam kantong pakaian nya.


Perempuan tersebut pikir jika dia tidak beruntung maka dia akan mati menggunakan racun tersebut, namun jika dia beruntung maka dia akan bebas pergi dan membunuh siapapun yang berhasil membawa nya malam ini.


Siapa yang akan membawanya keluar dari tempat ini dia belum tahu.


dari sekian banyak prajurit berpakaian serdadu, bisa dipastikan dia akan dipilih oleh salah satu dari pada mereka dan di jadikan budak pemuas nafsu.


Itu bukan lagi hal yang baru untuk para perempuan dan gadis yang ditangkap di kandang musuh.


Jadi jika malam ini sang tunangan tidak juga menerima kode darurat dari nya dan dia terperangkap dalam keadaan, maka kematian akan menjadi pilihan paling tepat untuk dirinya.


"Aku dengar Jendral akan memilih seorang perempuan di antara semua orang, jika beruntung kau tahu? kita akan di bebaskan dari segala kesulitan"


Lagi terdengar bisik-bisik dari arah sisi kiri nya di ujung sana, bisa Adeline lihat mereka bukan kawanan mata-mata atau bahkan pemberontak, hanya rakyat biasa yang kebetulan tertangkap.


Berpikir ketika menjadi perempuan pilihan sang jendral akan mendapatkan sebuah keberuntungan mendalam.


"Siapa yang tidak ingin masuk ke dalam kehidupan jendral? perempuan paling beruntung jelas akan naik kasta dan di bawa kemanapun dalam banyak acara besar"


"Meskipun satu hari dibuang oleh nya, kita masih memiliki kesempatan untuk mendapatkan laki-laki dari kalangan atas"


Obrolan memuakkan tersebut membuat Adeline mendengus, dia membuang pendengaran nya kemudian menoleh kearah depan nya.


Seorang gadis terlihat menatap kearah Dirinya.


"Bukankah kematian lebih indah dari pada menjadi simpanan orang-orang tidak berguna?"


Tiba-tiba sosok gadis dihadapannya tersebut bicara sembari menaikkan ujung alisnya, senyuman maut terlihat jelas di balik bibir gadis manis tersebut.


Alih-alih menjawab Adeline malah mendengus, dia memilih mendongakkan kepalanya keatas untuk beberapa waktu.


Menatap jutaan bintang yang bertaburan tepat di atas kepalanya.


"Yah, seorang gadis yang memiliki harga diri tidak akan Sudi menjadi simpanan dari manusia pecundang yang tidak tahu diri"


Jawab nya pelan nyaris tidak terdengar.


Keheningan sejenak terjadi, gadis dihadapan Adeline terlihat tidak melanjutkan kata-katanya, ikut mendongakkan kepalanya keatas untuk beberapa waktu.


"Bukankah sebentar lagi? ketika presiden lama tumbang digantikan dengan yang baru, kau akan masuk ke istana dan menjadi orang yang paling disegani di negara ini"


Lirih, sangat lirih sekali gadis itu bicara, nyaris tidak terdengar oleh siapapun kecuali Adeline dan para cicak didinding.


Adeline seketika meluruskan pandangan nya, kilat cahaya dari bola mata nya karena terpaan lampu menampilkan keseraman tersendiri dari balik pandangan nya.


"Aku takut tidak bisa bertahan hingga hari itu tiba"


Jawab Adeline begitu dingin dan datar.


"Bukankah kau pemegang kendali nya? jendral akan menjadi boneka tidak berguna yang bisa kau gerakkan tali nya dengan tangan mu, Leonard pasti telah mengatur tempat terbaik untuk mu di belakang semua petinggi"


Setelah berkata begitu gadis tersebut beringsut mendekati dirinya.


"Malam ini Kau akan dipilih Dalmiro atas perintah Leonard, buang jauh-jauh ricin mu, itu akan membahayakan diri mu sendiri, sayang"


Lanjut nya lagi lantas beranjak menjauhi Adeline yang tidak mengeluarkan suaranya sama sekali.


seiring gadis itu beranjak, terdengar teriakan satu orang dari luar sana yang menggema memecah angin malam.


"Jenderal Adalrich dan letnan Dalmiro tiba, persiapkan semua gadis dan perempuan nya"