King Mafia And His Angel

King Mafia And His Angel
Semakin mencair



Sejak tadi Anta tampak gelisah, mata nya pun enggan terpejam sama sekali, realita nya pada akhirnya mereka mau tidak mau tidur bersama dalam keadaan suka maupun tidak suka.


Dalam satu kasur berdua, di kamar milik Anta, sebab kamar Enardo di huni oleh Mommy nya.


Sesekali Anta menghela nafasnya, meskipun telah berusaha untuk memejamkan bola matanya sejak tadi, realita nya dia tetap gagal untuk mendapatkan waktu tidur terbaiknya.


Meskipun sudah menikah, tapi mereka persis seperti orang asing yang sibuk berkutat dengan dunia mereka masing-masing, meskipun dalam tiap paginya Enardo selalu menyiapkan makanan untuk nya, realitanya mereka sangat jarang duduk bersama dan makan bersama.


Anta kembali mencoba menghela nafasnya perlahan.


"Belum tidur?"


"Mommy....."


Asha melonjak kaget saat suara Enardo tiba-tiba sudah ad tepat di balik telinga nya, dengan cepat dia berbalik.


Bugggg


"Awh...Anta"


Enardo meringis saat siku Anta menabrak dada nya.


"Hahhh...aku tidak sengaja"


Anta buru-buru menyentuh dada Enardo, bergerak cepat untuk memeriksa nya.


"Anta Hentikan,apa yang kamu lakukan?"


Enardo tampak terkekeh, berusaha menahan tangan Anta yang terus berusaha meraba dadanya dan memaksa laki-laki itu untuk membuka baju nya.


"Aku fikir ini memerah"


Gerakan Anta refleks begitu saja, seolah-olah lupa jika sebelum ini hubungan mereka begitu buruk.


"Aku fikir memang memerah"


Enardo menjawab sambil memperhatikan ekspresi Anta yang melihat bagian dada nya.


Beberapa waktu kemudian Gadis itu bergerak cepat, mencari obat di dalam nakas kecil nya.


"Apakah sakit?"


"Cukup sakit"


Enardo bicara sambil mengulum senyuman, terus memperhatikan gerakan Anta.


"Kamu mengejutkan aku, jadi aku refleks menoleh dan tidak sengaja memukul"


Ucap Anta cepat, lantas kembali duduk mendekati enardo, berusaha untuk mengoleskan dibagian dada Enardo yang tampak memerah.


"Itu bukan masalah"


Jawab Enardo pelan, terus berusaha menelisik wajah Anta secara perlahan.


Dia fikir kapan moment terakhir mereka sedekat ini? seingatnya saat Anta sekolah di Secondary school, setelah Cullen memutuskan untuk menjodohkan diri nya dan Zaffa, kemudian menjodohkan Anta dan Arash,sejak saat itu sikap Anta berubah jadi 180°.


Enardo tidak paham kenapa, dia fikir apakah semua terjadi karena Anta tergila-gila pada Arash? yang kehidupan laki-laki itu mendominasi soal dunia kelam Di luaran sana.


Sejak memiilih bersama Arash, Anta menjadi Begitu dingin, tidak lagi lembut pada nya, bola mata nya jelas menyiratkan ketidaksukaan pada nya selama bertahun-tahun meskipun Enardo selalu mengingat kan diri Anta agar tidak masuk terlalu dalam di kehidupan malam.


Dan yang membuat Enardo kehilangan kata-kata, selai Anta mulai masuk ke dalam kehidupan dunia malam,Anta juga kerap hilir mudik mengenal yang nama nya minum dan pesta malam bersama perempuan-perempuan yang begitu mengerikan.


Saat Anta baru selesai mengolesi obat di dadanya, anta langsung menutupi salab yang ada di tangan gadis itu, niat hati ingin beranjak tapi tiba-tiba Enardo dengan cepat meraih tangannya.


"Eh?"


Anta tampak terkejut, dia menatap bingung ke arah Enardo.


"Ada apa?"


Alih-alih menjawab, tangan Enardo dengan cepat menarik Anta kemudian dalam hitungan detik Anta masuk kedalam dekapan laki-laki itu begitu saja.


Anta jelas terkejut saat Enardo memeluk erat tubuh nya, Menyentuh lembut belakang kepalanya kemudian berkata...


"Maafkan aku dan terima kasih Anta"


Ya?


Seketika Anta membeku, dia tampak kehilangan kata-kata.