King Mafia And His Angel

King Mafia And His Angel
Menawarkan keuntungan



ketika Arash berkata, Putri kedua kalian ingin bertemu kepala distrik 1 dalam keadaan hidup-hidup seketika laki-laki itu tampak terdiam.


genggaman tangan mereka mulai mengendur laki-laki itu menatap arah sambil menggelengkan kepalanya.


jangan mengorbankan dirimu untuk diriku lepaskanlah genggaman tanganmu.


ucap laki-laki itu.


Arash tampak diam laki-laki itu meminjamkan pelan kedua bola matanya kemudian dalam hitungan detik Arash menarik tangan kepala distrik 1 dengan sekuat tenaganya.


Agghhhhh.


pada akhirnya Arash berhasil membawa naik laki-laki itu.


keheningan seketika tercipta diantara mereka berdua.


*******


beberapa waktu yang lalu.


Leo dan beberapa anggota timnya tanpa mengikat para mafia Cullen dan Leo memerintahkan orang-orangnya untuk membawa anggota mafia Cullen menuju ke tempat yang telah ditentukan.


"Bawa mereka secepatnya"


Perintah Leo.


lalu anggota Leo langsung membawa orang-orang itu dalam keadaan mata tertutup agar naik ke atas mobil box besar lantas langsung melesat meninggalkan leo dan sisa tim lainnya di sana.


kemudian sama seperti membawa district 1 Leo memerintahkan anak buahnya untuk membawa tim distrik 2 ke tempat yang sama.


*******


di masa kini.


anggota district 1, Distrik 2 dan 3 tampak tercekat dan saling menatap antara satu dan yang lainnya begitu mereka sadar mereka dikumpulkan di mension utama Cullen.


jutaan pertanyaan menyerbu kepala mereka, mereka pikir kenapa mereka dibawa ke tempat ini, apa mungkin Edgard yang memerintahkan mereka agar dibawa ke tempat ini.


namun sepersekian detik kemudian tiba-tiba secara perlahan Zehra keluar dari arah atas menggunakan pakaian serba hitam, perempuan itu menatap tajam orang-orang yang ada di hadapannya satu persatu, Zehra menuruni anak tangga satu demi satu membuat langkah kakinya terasa begitu dingin dan ditakuti.


"kalian tahu siapa yang membuat kalian kemari?"


tanya Zehra dengan tatapan dinginnya.


semua orang tampak saling menoleh sambil mengerutkan kening mereka masing-masing.


mereka pikir itu adalah Edgard, namun rupanya mereka salah.


"aku yang membawa kalian hingga sampai ke tempat ini"


ucap Zahra kemudian.


"apa yang kau inginkan dari kami?"


sang ketua distrik 2 bertanya kepada Zehra.


Zehra tampak menaikkan ujung bibirnya, perempuan itu berkata.


"Aku sedang mengajukan kesepakatan yang cukup menguntungkan untuk kedua belah pihak"


Ucap Zahra kemudian.


"seberapa menguntungkannya?"


sang ketua distrik 3 bertanya.


"cukup menguntungkan sehingga tak perlu mengorbankan banyak hal juga anak dan perempuan dalam semua hal ini"


Ucap Zahra kembali.


********


Seketika sang ketua district 1 menatap dalam bola mata Zehra, dia jelas baru kali ini melihat Zehra.


"aku baru tahu kamu benar-benar mirip dengan Cullen"


ucap laki-laki itu untuk beberapa waktu.


Zehra hanya menyunggingkan senyuman nya.


"karena itu Cullen berharap aku bisa menjadi penerus berikut nya untuk banyak orang"


mendengar jawaban Zehra, sang kepala distrik 1 tampak terkekeh.


"Aku suka tipe perempuan seperti kamu"


Ucap nya cepat.


"Jadi apa yang ingin kau bicarakan padaku"


tanya laki-laki itu kemudian sambil terus menatap ekspresi Zehra.


"Sebuah keuntungan yang sangat menggiurkan"


Ucap Zehra kemudian.


"Aku akan dengarkan seberapa besar keuntungan tersebut"


ucap laki-laki itu kemudian