
Zehra secepat kilat melesat masuk ke dalam hutan, berlarian ke arah selatan memecah diri di antara semua orang.
Kau tahu bagaimana cara seorang mafia bertahan? dibunuh atau membunuh, mati atau hidup, yang kamu hadapi sesama kelas mafia yang memperebutkan posisi paling teratas untuk menjadi pemimpin di antara para mafia atau jika tidak pihak agen yang menyamar menjadi orang biasa atau menjadi seorang mafia, menjebak mu dalam misi untuk memberantas setiap klan mafia dan yang terakhir bisa saja kita berhadapan dengan interpol, bertarung nyawa untuk bertahan atau di tahan.
Kata-kata Daddy nya di masa lalu tiba-tiba melintasi kepalanya, zehra hanya menaikkan ujung bibirnya, terus melesat lari menuju ke titik sasaran nya.
Sejenak Zehra menatap wilayah hutan yang dia masuki, sasaran utama mereka adalah mendapatkan mahkota berlian nya, berhasil berarti naik tahta, gagal....!!
Jika kamu punya 2 pilihan, maka aku akan memberikan pilihan yang sama.
Edgard bicara sambil menatap tajam bola mata Zehra.
Menang dan naik tahta, kalah dan kami menghancurkan Arash.
Bukan kah cinta itu begitu rumit? kadang kala kamu menjauhi nya untuk melepaskan nya dan menyelamatkan dirinya, kadang juga kamu bisa mati hanya demi orang yang kamu cintai?.
Dan yang menyakitkan itu, ketika kamu mencintai orang yang sama sekali tidak mencintai kamu, bahkan kamu rela mengorbankan semuanya untuk orang yang kamu cintai.
Zehra mencoba menatap pohon oak yang ada di hadapannya, zehra dengan cepat menarik 2 belati di paha kiri dan kanan nya, meletakkan busur panah dan Arrow di punggung nya.
Dengan gerakan cepat Zehra melesat naik dengan cara menancapkan belati tersebut secara bertahap, seperti sudah begitu terlatih zehra memanjat naik hingga ke atas.
Bola matanya Zahra menembus ke arah sisi kiri kanan depan dan belakang nya, Seketika zehra menaikkan senyuman nya, seolah mendapat kan mangsa nya Zehra Mulai meraih Arrow milik nya lantas memasang kan nya ke dalam busur panah nya.
Di ujung nan jauh di bawah sana,Seorang laki-laki tampak berlarian ke arah Utara, mencoba mempercepat gerakan nya secepat mungkin untuk mencari kawan dan menembak lawan.
Seketika Zehra menarik busur panah ya, bola matanya menatap lurus ke arah sasaran.
1 detik
2 detik
3 detik
4 detik
5 detik
Dan....
Perjalanan panjang anak panah melintasi udara melesat cepat menuju ke arah sasaran nya.
crasshhhhhh
"Akhhhh"
Brakkkkk
Seketika sang laki-laki terjatuh dan tumbang diiringi suara pekikan panjang karena rasa sakit yang menyerangnya tiba-tiba.
Seketika beberapa orang yang mendengar langsung menghentikan langka mereka,bola mata mereka mencoba mengawasi sekitaran.
Zehra kembali menaikkan ujung bibirnya, menemukan kembali 1 lawan, dia kembali meraih Arrow milik nya di belakang punggung nya, lantas secara perlahan memasang nya ke busur panah nya.
Lantas bola matanya Kembali fokus pada seorang laki-laki yang tampak tidak bergerak sejak tadi, mencoba mendengar dimana asal suara yang tadi.
Sepersekian detik kemudian Zehra dengan cepat melepaskan anak panahnya menuju ke arah laki-laki tersebut.
Csshhhhhh
Seperti kilatan angin anak panah tersebut melesat dengan cepat melewati angin dan pepohonan dan...
crasshhhhhh
"Sisi selatan di atas salah satu pohon oak"
Tiba-tiba seseorang berteriak lantang, Zehra menoleh ke arah asal suara.
Beberapa orang tampak menarik busur panah mereka, Zehra secepat kilat mencari cara untuk turun, dia mengandalkan akar pohon yang bergelantungan.
"Kejar target sekarang juga"
Terdengar suara edgard memecah hutan.
Zehra tahu 2 lawan nya tumbang, mungkin sisa temannya yang lain bisa menghabisi beberapa lawan lainnya, tapi untuk melawan edgard zehra fikir cukup harus butuh ketelitian mengingat bagaimana karakter laki-laki itu.
Edgard merupakan tipe yang bergerak tanpa ampun, selama misi berjalan edgard jelas bukan type orang yang akan menyerah di pertengahan jalan.