
Anta sejak tadi sibuk membuat beberapa menu makanan, hari ini dia seharian berkutat di dapur mencoba untuk membuat menu resep makanan yang dia pelajari dari YouTube.
Mengatasi kebosanan dengan cara memasak cukup manjur.
Dia fikir akan membuat beberapa macam menu masakan, dari masakan Belanda, jepang hingga ke masakan Chinese.
menu awal adalah masakan Belanda Waterzooi, Menu masakan yang satu ini memiliki bentuk seperti sup, sangat tepat untuk dimakan saat udara dingin.
Bola mata Anta terus menatap ke arah depan, beberapa kali keningnya berkerut karena merasa was-was apakah resep yang dia buat benar atau tidak.
"Bik"
Anta bicara cepat ke arah pelayan dapur.
"Ya?"
"Apa ini benar? kenapa rasanya cukup meragukan?"
Anta terus bertanya ke arah sang pelayan.
"Benar nona, ini sudah sesuai resep dan saya fikir rasanya pasti lezat"
Ucap pelayan itu cepat.
Anta hanya menganggukkan kepalanya cepat.
Pada akhirnya resep pertama cukup berhasil anta buat.
Menu kedua anta Fikir dia cukup penasaran bagaimana caranya membuat pangsit rebus, Jika di YouTube terlihat begitu gampang sekali tapi realita nya Anta harus menelan kegagalan beberapa kali.
"Gagal lagi?"
Sang pelayan bertanya dengan tatapan khawatir ke arah Anta.
Gadis itu hanya menghela nafasnya panjang kemudian mengangguk pelan.
"Gagal lagi"
Ucap anta pelan.
terlalu tebal hingga berakhir pada kata keras ketika coba di makan, terlalu lembek malah tidak bisa di beri isian dan dibentuk, terlalu banyak tepung maka bukan menjadi pangsit tapi berubah menjadi sesuatu yang dia tidak pahami apa.
"Ini ajaran google aliran nya yang sesat atau aku yang tidak nyambung-nyambung sejak tadi?"
Keluh Anta sambil mulai membereskan semuanya.
Sang pelayan tampak mengulum senyuman nya, membantu Anta membereskan semuanya.
"Aku akan membuat sushi untuk yang terakhir"
Ucap Anta cepat.
Dari daging,sosis, sayuran, jamur, rumput laut dan lainnya untuk pembuatan nya, tidak lupa alat penggiling sushi nya dan nasi yang sudah matang.
Anta mulai Bergerak lincah memisah kan bahan-bahan nya ,lantas mulai memotong bahan apa saja yang harus dipotong dengan sempurna.
Anta mulai memakaikan sarung tangan khusus memasak secara perlahan, dan dia mulai meletakkan rumput laut dan nasi di atas alat penggulung sushi, menambahkan bahan-bahan isian kemudian secara perlahan Anta mulai menggulung sushi nya dengan gerakan hati-hati.
"Cukup sempurna"
Puji sang pelayan.
Seketika Anta melebarkan Senyuman nya.
"Beberapa kali latihan pasti hasilnya lebih sempurna"
Ucap pelayan itu lagi.
Anta hanya menganggukkan kepalanya, dia mulai meletakkan kembali rumput laut, disusul nasi ke dalam alat penggulung sushi, mulai memasukkan bahan-bahan nya kembali satu persatu.
Namun tiba-tiba karet rambut Anta putus begitu saja, karena cukup terganggu dengan rambutnya yang tergerai, Anta langsung berkata pada sang pelayan.
"Bik bantu ikatkan kembali rambut ku"
Ucap Anta cepat sambil terus mengisi bahan-bahan ke atas nasi.
Karena tidak mendapatkan respon Anta bicara sekali lagi namun bola matanya tetap fokus pada pekerjaan nya tanpa berniat menoleh kebelakang sama sekali.
"Bik, bantu ikatkan kembali rambut ku"
Ulang Anta lagi.
Sepersekian detik kemudian Sebuah tangan dengan gerakan perlahan mulai meraih rambu Anta, mengumpulkan semua rambut itu menjadi satu, gesekan antara kulit tangan dan leher indah itu terasa begitu lembut,secara perlahan tangan itu menyentuh leher anta, meraih sisa-sisa rambu yang terurai indah, lantas tangan itu Mulai mengikat rambut anta dengan lembut agar tidak menyakiti kepala gadis itu.
"Terima kasih bik"
Anta bicara sambil mengembangkan senyuman nya, masih tetap fokus pada pekerjaan nya tanpa sedikitpun menoleh ke arah belakang.
"Maaf non, ada apa?"
Sang pelayan tiba-tiba muncul dari arah samping kiri Anta, gadis itu menoleh sejenak lantas Anta mengerutkan dahinya.
"Siapa yang mengikat rambut ku tadi?"
Sang pelayan yang di tanya tampak bingung, dia menggelengkan pelan kepalanya.
Buru-buru Anta menoleh kebelakang, dia menatap punggung enardo yang sudah mulai menjauhi diri nya.
Seketika wajah Anta memerah.